Ayat Pokok: Kisah Para Rasul 1:6-11
Saat itu adalah masa antara Kenaikan Yesus dan Pencurahan Roh Kudus pada hari Pantekosta. Tuhan Yesus memerintahkan murid-murid agar sehati berkumpul di Yerusalem – jangan kemana-mana, meski rindu pulang ke kampung halaman! Tujuannya hanya satu: supaya mereka menerima janji Bapa, yaitu Roh Kudus!
Dan benar! Saat lebih mendengarkan perintah Yesus ketimbang mengikuti kata hati untuk mudik, pengorbanan para murid tidak sia-sia! Mereka dipenuhkan dengan Roh Kudus! Sesuatu yang dahsyat mereka alami. Perubahan drastis terjadi. Mereka tidak lagi takut, kuatir, cemas menghadapi ancaman penjara, aniaya dan penderitaan.
Itu sebabnya, saya pun mengajak saudara untuk rela berkorban. Manfaatkan masa 10 malam ini untuk berdoa, berdahaga, dan sepenuhnya berharap untuk mengalami secara pribadi dahsyatnya pengalaman dipenuhkan dengan Roh Allah. Dan hidup saudara akan berubah drastis! Haleluya!
Prioritas
Melalui pesan terakhir menjelang kenaikanNya, Yesus menegur sekaligus mengingatkan pengikutNya untuk bisa menentukan kepentingan mana yang patut dijadikan prioritas hidup!
Pertanyaan: “Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?” menunjukkan murid-murid hanya memikirkan kepentingan sesaat; kepentingan pribadi! Jawaban Yesus merupakan teguran, bahwa Bapa sangat tahu apa yang dilakukanNya! Ada hal lain yang jauh lebih penting, yang harus menjadi prioritas utama mereka! “Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya.”
Jangan jadi seperti orang/bangsa yang tidak mengenal Allah –yang kuatir akan perkara-perkara jasmani. “Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu” – Matius 6:31-32.
Prioritas utama hidup ini – bukanlah kepentingan sesaat, perkara-perkara jasmani – melainkan Kerajaan Allah! Perkara-perkara rohani harus ada di urutan pertama! “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-nya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu” – Matius 6:33.
“Tetapi Kamu Akan Menerima Kuasa…”
“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”
Itulah rencana besar Allah bagi hidup setiap saudara dan saya! Mengapa kita dipanggil menjadi umatNya? Mengapa Tuhan mengadakan mujizat heran dalam hidup kita? Kini kita tahu jawabnya. Saudara dan saya terlibat dalam proyek besar Allah, yaitu agar seluruh bumi mendengar Injil! Dan proyek besar ini hanya bisa dicapai apabila kita semua memiliki kelengkapan, yaitu ROH KUDUS.
Tujuan kita dipenuhi Kuasa Roh Kudus adalah agar kita siap pakai menjadi saksi Kristus, untuk memberitakan Injil ke seluruh muka bumi. Haleluya!
Kiranya Roh Kudus melantik, melegalisasi, memenuhi saudara dan saya menjadi alat bagi kemuliaan Allah. Jadilah penginjil di mana saja. Siap menjadi saluran berkat Tuhan di mana saja kita berada. Puji Tuhan. Tuhan Yesus memberkati saudara! [gpdiketapang-051610].
