Warning: include(/hermes/bosoraweb178/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-base.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /hermes/bosnaweb08a/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 53

Warning: include() [function.include]: Failed opening '/hermes/bosoraweb178/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-base.php' for inclusion (include_path='.:/usr/local/lib/php-5.2.17/lib/php') in /hermes/bosnaweb08a/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 53

Warning: include_once(/hermes/bosoraweb178/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/ossdl-cdn.php) [function.include-once]: failed to open stream: No such file or directory in /hermes/bosnaweb08a/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 70

Warning: include_once() [function.include]: Failed opening '/hermes/bosoraweb178/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/ossdl-cdn.php' for inclusion (include_path='.:/usr/local/lib/php-5.2.17/lib/php') in /hermes/bosnaweb08a/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 70
Tanda Pelangi | GPdIWorld
Wednesday October 22nd 2014

Tanda Pelangi

Author : | This author have 131 posts

Keluaran 12:13.

Ada 4 hal yang Tuhan tentukan sebagai Tanda bagi manusia, yaitu:

1. D A R A H —->  Kel 12:13.
2. PELANGI —->  Kej 9:12-17
3. S U N A T  
4. M U J I Z A T

Sekarang kita akan mempelajari darihal Tanda Pelangi. Mengapa Tuhan memberikan Tanda Pelangi ?

1. Karena ALLAH tidak akan membinasakan dunia ini dengan air bah lagi.
2. Menunjukkan KEMULIAAN TUHAN.
3. Menunjukkan KEMURAHAN TUHAN.

Dalam Kej. 9:12-17, Tanda kedua yang Tuhan berikan yang didalamnya terdapat suatu perjanjian antara Allah dan Manusia, Perjanjian sudah Allah sampaikan kepada manusia dengan memberikan Tanda ini. Latar belakang cerita ini adalah kalau saudara baca ayat-ayat sebelumnya, maka kita tahu bahwa Allah berbicara kepada Nuh sesudah air bah, banjir besar datang ke bumi pada waktu itu. Ribuan tahun yang lalu manusia hidup dalam dosa luar biasa, sehingga Allah melihat keadaan manusia itu, Allah sedih !  Allah sedih ! Bahkan Allah berkata, Allah menyesal telah membuat manusia, Allah ingin supaya manusia hidup dekat dengan Allah, agar manusia mempunyai kemuliaan daripada Allah. Tetapi dosa membuat manusia sudah menjadi begitu jeleknya dengan dosa.  Sehingga, meskipun Allah cinta manusia, tapi Allah benci dosa. Maka mau tidak mau dosa harus dibinasakan dan orang yang masih mempunyai dosa itu turut binasa.

Mengapa Allah murka sehingga IA mendatangkan air bah ? Kejahatan Manusia. Kej. 6:5: “…bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata”. (Bhs Inggris: the Imagination of the thoughts of his heart). Dia melihat imaginasi, pikiran, hati manusia; walaupun belum sampai  berbuat, tapi pikiran sudah berimaginasi sehingga menghasilkan kejahatan, perbuatan-perbuatan kejahatan semata-mata, Mulai dari hati, pikiran lalu sampai menjadi kejahatan.  

Manusia hidup dalam kekerasan dan dosa. Kej. 6:6: ” ….hal itu memilukan hatiNya”. Menyakitkan hatiNya, menyakiti hati Tuhan, sedih Tuhan melihat manusia yang begitu banyak dosa nya, hidup dalam dosa. Kej. 6:13: Allah akan habiskan/musnahkan manusia sebab bumi sudah penuh dengan kekerasan. Kej. 6:17: Allah marah benar-benar, Allah marah, Allah itu adalah Allah yang penuh kasih, cinta. Tapi Allah juga bisa serius marah. Marahnya karena apa ? Karena “Dosa”.

Apa yang dipikirkan oleh manusia, apa yang dibuat oleh manusia adalah kekerasan, dosa, kejahatan semata-mata, sehingga Allah mau binasakan seluruh manusia. Bagaimana Allah membinasakan ? Baru saja kita membaca bahwa Tuhan akan mendatangkan air bah meliputi bumi, hujan akan turun. Pada waktu itu belum pernah ada hujan turun. Alkitab berkata bahwa: Pada waktu itu belum pernah ada hujan turun, tapi Allah berkata: Aku akan kirim air bah. orang bingung, pikir… bagaimana air bah datang. Mereka belum pernah lihat ada air turun dari atas. Dari mana datangnya air itu ?.

Nuh & Keluarga, Selamat. Nah saudara-saudara, dalam Kej.7:19-20, Waktu air bah itu datang, hujan turun luar biasa hebatnya. Empat puluh hari, empat puluh malam hujan, dan tidak ada henti-hentinya. Akibatnya semua gunung di kolong langit ini tertutup oleh air. Gunung-gunung semua tertutup. Gunung tertinggi di Jawa, Semeru, maupun gunung yang tertinggi di dunia ini Mount Everest, yang orang akan merasa bangga apabila berhasil mencapai puncak gunung tsb, dan segera tancapkan bendera negara tanda telah sampai di puncak gunung tsb. Itupun tertutup oleh air, banjir yang begitu hebat ! Kej. 7:24: “…seratus lima puluh hari seluruh bumi tertutup air”, semua mati, binasa. Ingat, waktu itu masih belum ada kapal, belum ada kapal perang, belum ada kapal selam atau pesawat udara. Belum ada apa-apa ! Orang sama sekali tidak percaya akan datang banjir, orang sama sekali tidak percaya tentang hujan, apalagi akan turun hujan, mereka bilang, hujan itu apa ? Mereka belum pernah melihat air turun dari langit. Tiba tiba datang hujan ! Saudara-saudara, banyak yang tidak siap ! Itu semua binasa, manusia, binatang, semua binasa; kecuali (ada yang hidup) adalah Nuh & keluarganya.  Kej. 7:23. Hanya Nuh dan semua yang ada didalam bahtera, lain ayat berkata: Hanya Nuh dan istrinya, 3 anak laki nya, Sem, Ham, Yafet dan ke tiga anak mantunya. Jadi, total semua ada delapan orang.  Angka 8 juga berbicara angka keselamatan. Jadi bukan hanya angka Hokkie saja, memang Hokkie bener mereka, sebab mereka selamat. Ini bicara tentang keselamatan, mereka selamat dari banjir yang besar itu.

Membawa Korban Pujian. Waktu sudah seratus lima puluh hari, lalu air mulai surut sampai pada Kej. 8:13-14, mulai kering, akhirnya telah kering. Kering sama sekali ! Karena sudah kering maka kapal yang dibangun oleh Nuh itu, bahtera itu, sudah tidak ngambang lagi diatas air, bahkan kapal kena diatas gunung itu. Waktu Nuh membuka pintu dan melihat semua sudah kering, Nuh keluar, buat apa tinggal didalam lagi, pikirnya ? Kej. 8:20: “Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN..”  Nuh selamat, dan karena dia selamat, sedangkan bangkai manusia, binatang, berserakan dimana mana. Nuh, selamat ! Apa yang dia buat nomor satu ? Orang yang sudah selamat, nomor satu berbuat apa ? Jalan-jalan, tidak !! Pertama-tama yang dibuat Nuh adalah: Membuat mezbah! Menyembelih binatang dan membawa korban bakaran kepada TUHAN untuk mengucap syukur. Kalau Saudara juga sudah selamat, apakah saudara juga membawa korban kepada TUHAN ?

Nuh, membawa korban. Apakah sekarang kita juga bawa korban dengan mesti sembelih binatang ? Tidak!! Di jaman sekarang kita tidak lagi membawa korban binatang. Sebab didalam Ibr.10:6: Allah tidak berkenan lagi akan korban-korban binatang. Kalau ayam mau dipotong, saudara goreng lalu makan sendiri, terserahlah, tapi untuk membawa itu korban kepada TUHAN, Allah tidak mau terima korban yang begitu, siapapun juga, Allah tidak berkenan. Sebab itu, orang Yahudi juga sekarang, meskipun mereka ingin membangun Bait Allah mereka, lalu mendirikan lagi Mezbah untuk bawa korban, ALLAH tidak akan izinkan. Allah tidak akan ijinkan hal itu.!! Tetapi kalau kita sudah diselamatkan, masa kita diam-diam saja ? Saudara ingat, Yesus pernah sembuhkan sepuluh orang sakit kusta. Berapa yang kembali kepada Yesus ?? Satu orang saja. Apa kata Yesus: “Bukankah sepuluh yang sembuh, mana yang sembilan orang? Jadi Tuhan rupanya sangat harapkan kalau sepuluh orang sembuh, kesepuluh orang tsb. datang kepada Tuhan Yesus untuk ucapkan “Terima kasih”. Kalau sepuluh yang sudah selamat, kesepuluh orang tsb. harus datang kepada Tuhan, tapi…. banyak orang, kalau sudah selamat, lupa Tuhan. Tapi Nuh memberikan contoh kepada kita, kalau dia sudah selamat, dia tidak lupa kepada Tuhan, dia membawa korban kepada Tuhan.  

Dalam kitab Ibr.13:15: “…yaitu ucapan bibir yang memuliakan namaNya”. Nah, buat kita sekarang, kalau kita mau bawa korban kepada Tuhan, korban apakah yang kita bawa kepada Tuhan ?? Ucapan bibir! Dengan bibir mulut kita, kita harus mengucap syukur kepada Tuhan, katakan “Puji Tuhan”, “Terima Kasih Tuhan”, Halleluyah dan Amin. Itu ucapan syukur dari bibir mulut ini. Kita muliakan Tuhan dengan bibir mulut kita ini. Apalagi Tuhan juga sudah jaga kita seminggu yang lalu sampai hari minggu ini masih sehat, bisa datang ke gereja untuk berbakti. Apakah ini bukan kemurahan Tuhan ? Tuhan sudah tolong kepada kita, satu bulan, satu tahun, dst, mari kita belajar mengucap syukur kepada Tuhan dengan bibir mulut ini. Jadi kalau dulu Nuh membawa korban binatang yang disembelih, kita sekarang membawa “Korban Pujian”.

Kej. 9:11: Memusnahkan bumi yang pada waktu itu, seluruh bumi habis. Sekarang air bah ada kecil-kecilan, di Jakarta pun kena banjir. Bahkan sudah diperingatkan oleh pemerintah bahwa akan ada banjir. Hati hati, siap-siaplah untuk membersihkan selokan-selokan disekitar rumah saudara. Karena mungkin banjir datang, dan saya nonton di TV diberitakan bahwa bukan hanya di Indonesia, tapi juga di negara lain di Asia, Australia juga ada banjir, Amerika juga, di Eropah juga ada banjir dan di Afrika juga terkena banjir. Dan memang malapetaka alam itu pasti masih terjadi. Firman Allah katakan demikian, tetapi air bah, banjir seperti di zaman Nuh, tidak akan terulang lagi, kata Tuhan. Bumi tidak akan dibinasakan lagi dengan air bah.

Kelak, Bumi / dunia dimusnakan dengan Api. 2 Pet. 3:10 Pada satu waktu, semua yang ada di bumi ini akan hilang lenyap oleh “Api”, bukan lagi oleh air bah. Tidak akan ada banjir yang menutup seluruh bumi lagi, tapi yang akan datang “Api” dari langit yang membakar semua yang ada dimuka bumi ini. Itu lebih dasyat lagi! Karena itu, Nuh mendapat perjanjian. Apa kata Tuhan, Dia janji: “Tidak akan ada air bah lagi! dan Tandanya ada pada Kej.9:12, Kej. 9:13, Busur Ku, yang dimaksud disini adalah Pelangi. Kalau Tuhan berikan Tanda Pelangi dan seringkali saudara melihat Pelangi kalau habis hujan, Matahari masih bersinar, lalu kena hujan, tiba tiba kita melihat setengah bulatan berwarna, Pelangi, dan kalau Tuhan tandakan Pelangi dilangit secara alami orang sudah katakan memang itu karena sinar Matahari yang menembus air hujan yang masih di langit, keluarlah warna-warna yang indah Pelangi, tapi Pelangi itu mengandung arti. “Ini adalah Tanda perjanjian Tuhan dengan Bumi, tidak akan ada air bah seperti di jaman Nuh lagi” Dan Nuh, sudah selamat. Selamat nya Nuh dari air bah, sampai Tuhan berikan perjanjian untuk semua orang yang hidup di dunia ini, rupanya mempunyai korelasi dengan jaman dimana kita sekarang hidup.  

Lukas 17:26-27: Dan sama seperti terjadi pada zaman Nuh, (ribuan tahun yl. +/- 4000 th yl lebih) demikian pulalah halnya kelak pada hari hari Anak Manusia (Yesus). Jadi rupanya sebelum Tuhan kirim hujan yang besar itu, Allah sudah berkata kepada Nuh, beritahukan kepada bangsa pada waktu itu, akan datang banjir murka Allah, Nuh mulai membangun sebuah kapal, bahtera, tapi mereka mengolok ! Sebab mereka tidak melihat tanda-tanda bahwa akan ada hujan. Air setetes pun di langit tidak pernah turun, mereka tidak percaya kepada Nuh. Mereka asyik dengan makan-minum, kawin-mengawinkan, lebih enak. Sama halnya dunia saat ini, yang paling laku adalah makanan, sehingga banyak cafe-cafe dipinggir jalan untuk makan-minum. Begitulah yang terjadi saat itu.

Lukas 17:28-29: Yesus akan datang, Yesus telah naik ke Surga. Kita tidak bisa melihat DIA, mata ini tidak bisa melihat DIA, dengan keker (alat pembesar) sekalipun, kita tidak bisa melihat Yesus yang dalam Surga. Tetapi DIA akan datang kembali, Halleluyah ! DIA akan keluar dari Surga, lalu DIA akan datang kembali ke bumi ini. Tapi kalau DIA datang, inilah yang akan terjadi. Seperti di jaman Nuh, orang tidak mau mendengar dan percaya dan seperti di jaman LOT, orang akan makan minum dan akhirnya dibinasakan. Seperti tidak mau dengar apa yang Tuhan katakan kepada mereka, dosa mereka bertambah-tambah, sampai datang penghukuman dari Allah.  

Jadi ada dua kejadian: Zaman Nuh, dan Zaman Lot, yang mempunyai hubungan dengan zaman kita, dimana kita sekarang sedang menunggu Yesus akan datang kembali. Dan sebelum Yesus datang kembali, keadaan dalam dunia ini sama dengan zaman Nuh dan juga zaman Lot itu. Banyak orang tidak peduli, mereka lebih senang makan-minum. Mereka lebih senang jual-beli dsb. Begitulah sifat yang ada sekarang ini. Tapi, Puji Tuhan, waktu banjir bah datang, keluarga Nuh selamat, waktu api datang membakar Sodom & Gomora, Lot selamat. Ada yang selamat. Meskipun dunia akan binasa, tapi ada yang selamat. Saudara-saudara, Allah begitu cinta kepada manusia, sehingga meskipun karena dosa semua akan dibinasakan, ada yang selamat. Kira kira saudara mau masuk golongan yang selamat atau masuk golongan yang dibinasakan dengan api ?. Saya harap kita semua mempunyai satu kerinduan, ingin selamat ! Dan selamat inilah yang sangat perlu bagi kita.

Kemurahan Tuhan. Yehez. 1:28. Hamba Allah ini dipanggil oleh Tuhan, diberikan tugas kepadanya untuk membawa berita, manusia meskipun sudah memberontak melawan Allah, Allah masih berikan jalan pengampunan & keselamatan. Seperti busur Pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilingi. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan Tuhan, jadi gambar kemuliaan Tuhan itu kelihatan seperti Pelangi, Jadi Pelangi yang Tuhan tunjukkan, itu juga merupakan gambaran daripada kemuliaan Tuhan.

Saudara-saudara, Tuhan berikan satu Tanda kepada dunia ini, juga kepada manusia bahwa: Ada kemurahan, sehingga tidak akan binasa seperti di zaman Nuh, kalau orang melihat, percaya kepada Tanda Pelangi itu yaitu: Kemuliaan Tuhan. Mereka akan selamat dan melihat kemuliaan Tuhan.  Apakah Kemuliaan Tuhan itu ? “Pelangi” Yoh. 11: Waktu Yesus datang ke kubur Lazarus, Lazarus telah mati empat hari, sudah berbau busuk. Marta menyalahkan Yesus, lalu berkata: Tuhan, kalau Engkau sudah datang lebih dulu Guru, pasti Lazarus tidak mati, tapi Engkau datang terlambat, apa boleh buat, dia sudah bau busuk. Tapi Yesus berkata:”Jikalau kamu percaya, engkau akan melihat kemuliaan Allah”. Yoh. 11:40. Apakah yang dimaksud Tuhan dengan kemuliaan Allah, Marta tunggu! apa itu kemuliaan Allah ? Yesus bilang: dia (Lazarus) akan bangkit ! Marta bilang: Iya…nanti bangkit hari kiamat, disitulah dia (Lazarus) bangkit ! Tuhan berkata: “Jika engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah”. Yesus berkata: “Lazarus dikubur, keluar engkau”. Keluar Lazarus !! Sudah mati empat hari, sudah dalam kubur. Lazarus bangkit !. Kemuliaan Allah dinyatakan !

Begitulah juga dengan kita, kalau kita percaya, kita akan melihat kemuliaan Allah. Bukan hanya Pelangi dibumi, sekarang orang dunia pun bisa melihat Pelangi. Sebagai orang percaya, kalau saya lihat Pelangi, saya selalu katakan: “Oh Tuhan kemurahan Mu masih berlaku”   Tetapi kita lihat, bagaimana Tuhan nyatakan kemuliaanNya kepada orang yang percaya. Lalu Yehezkiel, yang tadinya tidak tahu apakah dia benar-benar dipanggil, karena dia melihat kemuliaan Allah seperti Pelangi itu maka, Yeh 1:28 b – “..Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman”. Begitu dia melihat kemuliaan Allah seperti Pelangi itu, dia sembah sujud kepada Tuhan. Saudara-saudara, Tuhan mau nyatakan kemuliaanNya, Tuhan mau nyatakan kemurahanNya. Mungkin orang di zaman dulu, kalau ada orang yang masih hidup akan berpikir, bagaimana susahnya menghadapi hujan, air bah yang hebat sekali.  Tapi Tuhan berjanji kepada Nuh: Nuh, Aku tidak akan lagi membinasakan bumi ini dengan air seperti zaman dahulu. Tapi Tuhan nyatakan kemuliaanNya dengan memperlihatkan Pelangi itu. Bagi kita pun sekarang ini, kita tahu Tuhan pun memperlihatkan kemuliaanNya kepada kita. Lalu Tuhan berkata kepada Yehezkiel (Yeh 2:1): “Hai anak manusia, bangunlah dan berdiri karena Aku hendak berbicara dengan engkau”. lalu kita melihat bagaimana Allah berbicara kepada Yehezkiel dan Dia tunjukkan kepada Yehezkiel apa yang dia harus buat, dia harus berbicara kepada umat Allah pada waktu itu yang sudah memberontak kepada Allah. Yeh. 2:1-5. Bangsa ini telah memberontak kepada Allah dan kesanalah juga Yehezkiel diutus untuk memberitakan \”Ada Keselamatan”, kalau mereka mau kembali kepada TUHAN. Itulah Tanda dari Pelangi: Kemurahan daripada Tuhan.

Yeh 3:7-8: Yehezkiel dikuatkan oleh Tuhan untuk pergi kepada mereka, (ay.9) “Seperti batu intan yang lebih keras daripada batu, kuteguhkan hatimu”. Pada waktu Tuhan memperlihatkan kemuliaanNya seperti Pelangi, bangsa yang dihadapinya adalah bangsa pemberontak. Dan disitulah Yehezkiel membawa berita keselamatan, akhirnya kalau kita baca pasal-pasal selanjutnya kita akan mengetahui, betapa Tuhan berkemurahan terhadap bangsaNya. Karena Pelangi menunjukkan kemuliaan daripada Tuhan, kemurahan yang Tuhan berikan kepada bangsanya.

Sebagai Peringatan. Tapi yang penting Nuh selamat dari banjir, dan Lot selamat dari api yang turun keatas Sodom & Gomora. Bagaimana kalau ini di hubungkan dengan akhir zaman. Seperti zaman Nuh, begitu di zaman Anak Manusia. Seperti zaman Lot, begitu juga di zaman Anak Manusia. Nah, kita hidup di zaman kedatangan Anak Manusia yaitu Yesus Kristus, apakah juga ada yang dilepaskan, apakah juga ada yang diselamatkan nanti dari Api yang akan datang membakar bumi ini ? Kita sudah bisa menarik kesimpulan: Yesus berkata, sebagaimana di zaman Nuh, sebagaimana di zaman Lot, dosa bertambah tambah, sehingga hukuman Allah datang. Yang satu dengan Air bah, yang satu dengan Api dari langit. Diakhir zaman ini, yang sudah pasti adalah: Api dari langit akan datang membakar bumi ini, dan semua yang memberontak melawan Allah, yang hidup senang-senang saja, makan-minum, kawin-mengawinkan, berdagang jual-beli dst. (Lukas 17:26-30).   

Apakah ada yang selamat ? 2 Pet 2:4-7: Malaikat malaikatpun kalau berdosa, DIA buang ke neraka !   2 Pet 2:5: Dunia di zaman dulu yang belum ada polusi, Allah tidak menyanyangkan dunia purba, hanya menyelamatkan Nuh dan keluarganya yang disayang Tuhan dan selamat ! 2 Pet 2:6: Zaman Nuh datang banjir besar, semua manusia binasa, kecuali Nuh dan keluarganya, delapan orang selamat. Sodom dan Gomora, Api datang membakar Sodom-Gomora habis sama sekali, itu sebagai Peringatan bagi semua mereka yang hidup di masa-masa kemudian. Sodom dan Gomora, itu kira kira 4000 th yl, terjadi !! Tapi, apa yang terjadi di Sodom – Gomora merupakan Peringatan buat semua orang yang dikemudian hari. Dan kita inilah yang hidup dikemudian hari daripada zaman Sodom Gomora. Biarlah kita ingat, Tuhan sudah katakan: “Tidak akan ada lagi Air bah, hujan-banjir yang akan membinasakan seluruh bumi, tapi akan datang Api yang membakar bumi ini. Kalau Sodom-Gomora, Allah bakar dengan Api, bumi inipun sama sekali juga akan dibakar habis dengan Api, nanti waktu Yesus datang kembali. Ini jadi peringatan !

2 Pet 2:7: Sodom dan Gomora dibakar habis “Tapi Ia menyelamatkan Lot, orang yang benar”. Nuh selamat di zaman Air bah. Lot selamat di zaman Sodom Gomora. Di zaman kedatangan Tuhan kembali nanti, Gereja akan selamat. Halleluyah ! Orang-orang yang benar, orang orang yang saleh, Nuh dikatakan: pemberita kebenaran, dia yang membawa berita kebenaran, Lot adalah orang yang benar, yang terus menerus menderita oleh cara hidup orang-orang yang tak mengenal hukum dan yang hanya mengikuti hawa nafsu mereka saja. 

Yesus berkata: “Seperti di zaman Lot, begitu juga di zaman kedatangan Anak Manusia”. Keadaan hidup manusia sekarang, nanti sampai Yesus datang kembali, juga mereka yang tidak mau bertobat, yang tidak mau kenal kepada Tuhan, yang mau hidup menurut hawa nafsunya. Lot yang hidup didunia pada waktu itu, melihat cara orang orang jahat ini hidup, orang orang dunia ini hidup menurut hawa nafsu mereka. Lot menderita !! Hanya lihat saja, Lot sakit hatinya ! Lihat dosa, dengar tentang dosa yang dibuat, lihat semua kejahatan-kejahatan yang dilakukan sekarang di dunia ini, lihat dalam siaran TV, saudara saudara, siapa tidak sakit hati, melihat kekejaman-kekejaman yang terjadi di dunia sekarang ini. Orang benar seperti Lot, sakit hati melihat itu, apalagi Allah dalam Sorga. Kita yang juga orang berdosa, tapi oleh kemurahan diselamatkan oleh Tuhan, Tuhan sucikan kita, melihat hidup orang berdosa menurut hawa nafsu mereka yang luar biasa itu, sakit hati kita melihatnya ! Apalagi Tuhan yang suci, kudus, tidak pernah berbuat dosa melihat dunia ini yang penuh dengan dosa, sakit hatiNya. Zaman Nuh, memilukan hatiNya melihat keadaan itu, Allah melihat pilu hatiNya, sedih hatiNya, menyesal Dia telah membuat manusia sehingga Dia berkata “AKU harus membunuh semua !” Dan percayalah, akan datang harinya bahwa Allah akan membinasakan dunia ini dan semua orang yang hidup menurut hawa nafsu mereka.

2 Pet 2:8: Orang yang benar merasa tersiksa melihat kehidupan dunia sekarang ini. Saudara saudara, jangan takut menangis, kalau lihat dosa, sedih melihat kejahatan yang terjadi. Biarlah kita berdoa: Tuhan…hanya Engkau yang menghibur kita, kita ada di tengah-tengah dunia, kita ada dalam dunia, kita berada ditengah dunia orang-orang yang berdosa. Kita ada di dalam dunia ini, Yesus berkata: Tapi kita bukan dunia punya. Kita turut merasakan kejahatan-kejahatan yang terjadi.

2 Pet 2:9: Tuhan tahu menyelamatkan, Tuhan tahu menyimpan kita, Tuhan tahu memelihara kita, Tuhan sanggup memelihara kita. Dunia semakin jahat. Firman Tuhan katakan: “Yang kudus akan menjadi lebih kudus, Yang jahat akan menjadi lebih jahat (Why 22:11). Kita harus ingat, ini waktunya, maka kita harus bertindak!

2 Pet 2:10-12: “..sama dengan binatang yang hanya dilahirkan untuk ditangkap dan dimusnahkan….” Orang- orang berdosa di akhir zaman ini, nafsu manusia di akhir zaman ini akan membuat manusia hidup seperti binatang di mata Allah. Kalimat ini kasar sekali kedengarannya, tapi ini Firman Allah. Hidup seperti binatang, tidak ada moral sama sekali, Tuhan melihat dan Tuhan akan membinasakan bumi ini karena hal hal yang demikian ini.

2 Pet 3:11-13: Itu datang akhirnya, pelajaran kita, tujuan hidup kita, kita yang hidup di akhir zaman ini, kita akan melihat kembali apa yang pernah terjadi dulu, dalam keadaan yang lebih hebat lagi, lebih dasyat lagi yaitu seluruh bumi ini akan hancur dibakar oleh Api dari langit. Dan untuk itu, kita yang masih hidup, yang menantikan kedatangan Tuhan, DIA katakan tadi (ay. 11), betapa suci dan salehnya kamu harus hidup. Saudara mau minta Tuhan sucikan hati kita, sucikan pikiran kita ?

Kej. 6:5: Mengapa Allah mengambil keputusan akan membinasakan bumi pada waktu itu dengan Air bah ? Karena melihat pikiran, hati manusia condong / cenderung akan melakukan perbuatan perbuatan yang jahat semata-mata.  Tapi kita yang mau menantikan kedatangan Tuhan, seperti Nuh selamat dari Air bah; seperti Lot selamat dari Api yang membakar Sodom Gomora. Gereja Tuhan, orang orang yang hidup saleh, mereka itulah yang akan selamat dan akan hidup dalam langit dan bumi yang baru. Syaratnya: Hidup Suci. Itu sebabnya sekarang saatnya bagi kita untuk minta Tuhan sucikan hati dan pikiran kita. Saya tidak tahu dosa apa yang tersembunyi dalam hidup saudara, tapi sebagai Hamba Tuhan saya pun tidak kenal keadaan jiwa dan perasaan, perbuatan dan dosa-dosa saudara. Tapi Allah yang tahu, dan kalau Tuhan melihat ke bumi penuh dengan dosa, DIA binasakan !! Kalau Tuhan melihat orang yang saleh, Tuhan selamatkan.  Tuhan Periksa Hati Kita. Puji Tuhan, hanya Dia yang sanggup menolong dan menyelidiki hati kita. Amin.(Pdt.A.H.Mandey.swd-101302).

Be Sociable, Share!
Previous Topic:

More from category

Akhir Zaman – Eskatologi* (1)
Akhir Zaman – Eskatologi* (1)

I.Pentingnya Pelajaran Kedatangan Yesus Kedua Kali. Para malaikat berkata kepada murid-murid Tuhan ketika menyaksikan [Read More]

Kolose (21-30)
Kolose (21-30)

COLOSSIANS  21 There can be no statement of more importance to the church than that which the Apostle made concerning [Read More]

Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)
Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)

BAB I: KEBERADAAN MALAIKAT. Memang harus diakui bahwa ayat-ayat referensi tentang malaikat dalam Alkitab hanya sedikit. [Read More]

Kolose (1-10)
Kolose (1-10)

Greetings in the lovely name of our Lord Jesus Christ. It is a joy to once again be able to send you a daily study. My [Read More]

Love (111-125 – Selesai)
Love (111-125 – Selesai)

ALLAH ADALAH KASIH. #111 Besarnya ukuran satu kata sederhana BEGITU tidak dapat, ataupun tidak pernah akan terukur, [Read More]

Insider

Archives