Wednesday May 23rd 2012

Tanda Darah

Author : | This author have 132 posts

Keluaran 12:13.

Kitab Keluaran menceritakan apa yang Tuhan perintahkan kepada bangsa Israel sebelum mereka keluar dari Tanah Mesir, dari aniaya, sengsara dan mereka di janjikan Tuhan: pergi ke Tanah yang Tuhan sudah sediakan bagi mereka, dimana bisa hidup merdeka dan tanahnya subur penuh dan berlimpah dengan susu & madu. Itulah tanah yang Tuhan janjikan bagi bangsa Israel waktu itu.

Tetapi sebelum sampai kepada itu semua, Tuhan perintahkan kepada mereka dalam Kel 12 : 12 – 13. Tuhan menjatuhkan hukuman ke tanah Mesir: setiap anak sulung dari manusia, anak sulung dari binatang dan juga allah-allah di Mesir akan dihukum oleh Allah. Jadi ada banyak allah, tetapi Tuhan berkata AKULAH TUHAN. Satu TUHAN.  Banyak macam allah-allah, tetapi Tuhan itulah yang berfirman kepada bangsa Israel: Aku akan membawa kamu keluar.

Darah sebagai Tanda. Pada Kel. 12 : 13 – Darah itu menjadi tanda bagimu. Saudara-saudara kita tahu bahwa sebelum bangsa Israel keluar dalam Kel. 11 & 12, Tuhan sudah perintahkan bangsa Israel, kalau kamu mau keluar dari tanah penjajahan ini, pergi ke tanah yang merdeka yang Tuhan sudah sediakan bagi mereka, mereka harus mengambil seekor anak domba, simpan selama 4 hari kemudian sembelih; lalu darahnya tertumpah dan darah tsb, digosokkan pada dua tiang pintu dan ambang diatas. Jadi ada 3 bagian dari pintu itu yang harus digosok dengan darah. Dan Tuhan berkata: “Dan darah itu (yang digosok) menjadi tanda bagi mu pada rumah-rumah dimana kamu tinggal. Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan lewat daripada kamu. Jadi tidak akan ada tulah kemusnahan ditengah-tengah kamu, apabila Aku menghukum tanah Mesir”. Tuhan berkata nanti malam: Aku akan lewat dan tiap rumah akan dilihat pintunya. Kalau dua tiang pintu dan ambang pintu rumah itu sudah digosok dengan darah dari anak domba yang disembelih, maka kematian tidak akan datang kedalam rumah itu.  Tetapi rumah yang tidak mempunyai Tanda darah kematian akan datang; anak sulung manusia, binatang sulung semua akan mati.  

Definisi “Selamat” adalah:

1. Tidak ada Kematian. Kalau Rumah Tangga itu percaya apa yang Tuhan perintahkan dan melaksanakan apa yang Tuhan perintahkan; Percaya kepada Firman Allah, melaksanakan Firman Allah yaitu: sembelih anak domba, darahnya digosokkan pada ke dua tiang pintu dan ambangnya,  maka keuntungan bagi rumah tangga tsb adalah: Kematian tidak akan datang atas keluarganya.

2. Mempunyai Tanda (kepekaan). Tanda darah ini, Tanda ini adalah bagimu. Jadi mereka harus melaksanakan Firman Tuhan dan pakai darah itu dan darah itu merupakan tanda bagi mereka. Kalau kita berbicara tentang tanda, ada banyak tanda.  Tanda itu mengingatkan kita kepada sesuatu. Tanda itu memberikan suatu perjanjian kepada kita; Tanda itu memberitahukan kepada kita ada sesuatu yang akan jadi. Misalnya kalau saudara sedang jalan lalu melihat banyak polisi di jalan-jalan protokol / dipersimpangan-persimpangan jalan, itu tanda nya akan ada sesuatu yang akan lewat, dan benar tidak lama kemudian. ada Presiden atau Tamu Agung yang lewat. Sebab kita sudah lihat tanda-tandanya, persiapan sudah dibuat – ada tanda-tanda yang sudah dilakukan.   

Di Amerika, ada rumah-rumah yang pintu & jendelanya atau juga seringkali saya lihat dihalaman depannya suka ada tanda bahwa ada “SECURITY” yang dihubungkan dengan bagian pusat security yang ada di distrik tsb; sehingga apabila ada orang yang tidak dikenal mau coba buka pintu rumah tanpa diketahui pemilik rumah tsb, maka alarm bunyi, bukan hanya di rumah tsb. melainkan juga dipusat security (polisi) yang berhubungan dengan rumah tsb. sehingga langsung datang bagian security / polisi kerumah tsb. Ada tanda! Ada juga rumah yang mempunyai anjing galak, dipasanglah tanda didepan rumah “AWAS ADA ANJING GALAK”; sehingga dengan tanda itu orang tahu dan harus hati-hati apabila masuk atau lewat rumah tsb. Tanda berbicara kepada kita tentang sesuatu, tanda menjanjikan kepada kita tentang sesuatu, tetapi Alkitab juga berbicara tentang apa yang Tuhan tunjuk sebagai Tanda bagi manusia. Tanda adalah sesuatu yang Tuhan berikan untuk manusia dan dengan Tanda ini kalau manusia itu menjalankannya dengan baik, maka ada keuntungannya.

Ada 4 hal yang Tuhan tentukan sebagai Tanda bagi manusia. Tanda ini adalah tanda yang datang dari Allah ditentukan oleh Tuhan bagi manusia, bagi kebaikkan manusia.

1. Darah —-> Kel 12:13.

2. Pelangi —–> Kej 9:12-17.

3. Sunat.

4. Mujizat.

Pintu Hati = Percaya & Terima Darah Yesus. Orang yang mempunyai tanda darah pada kedua tiang pintu, Selamat!, tidak ada kematian. Nah, ini terjadi pada 3500 tahun lalu. Sekarang kita hidup di tahun Masehi sesudah Yesus datang kedalam dunia ini sebagai Juru Selamat maka sekarang kita tidak dan jangan gosok-gosok pintu rumah pakai darah. Saudara-saudara, itu buat 3500 tahun yang lalu. Buat 2000 tahun yang lalu. Tapi sekarang ini tidak sebab anak domba yang disembelih 3500 tahun lalu itu adalah bayangan dari YESUS KRISTUS sebagai Anak Domba Allah yang disembelih yang di Salibkan dan mati, menumpahkan Darah buat kita semua. Saudara mengerti, bukan ?!

Jadi, anak domba dahulu, sekarang itu adalah YESUS. Yesus yang sudah disembelih, Darah Yesus yang sekarang itu digosokkan pada pintu; pintu mana ? Jangan pintu rumah saudara, Pintu Hati kita ! Pintu hati kita inilah yang dalam Wahyu 3:20 mengatakan Tuhan mau tinggal dalam kita. Nah, saudara-saudara, kalau pintu hati kita sudah digosok oleh darah Yesus Kristus, bagaimana caranya ? Apakah dengan jalan mengoperasi hati (yang sesungguhnya) lebih dahulu ? Lalu digosok ? Tidak !! Membuka hati kita, menerima Yesus, menerima Darah Yesus, percaya kepada Darah Yesus yang tertumpah 2000 tahun yang lalu, percaya dan terima itu kedalam hati kita, maka Malaikat Kematian akan lewat, kita tidak akan mati selama-lamanya. Kalau mati karena penyakit, mati karena kecelakaan, mati dan lain sebagainya, saudara-saudara, orang Kristen pun juga mati. Tetapi orang yang percaya kepada Darah Yesus dan menerima Darah Yesus sebagai penyelamatan jiwanya, maka meskipun secara jasmani dia bisa mati dan di kubur, tapi Roh nya hidup selama-lamanya dan tinggal dalam Surga, Halleluyah!

Saudara sudah terima Darah Yesus, saudara percaya Darah Yesus dapat menolak segala kuasa Kematian. Kita dijanjikan, perjalanan hidup yang kekal dan kita memiliki hidup yang kekal itu pada saat kita percaya dan menerima Darah Yesus dalam hidup kita. Itulah yang dimaksud “Janji’ disini. Dan Tuhan berkata, kalau Aku melihat Tanda itu (darah) Aku akan lewat, Aku tidak akan mampir bawa kematian, Aku akan lewat dan biarkan kamu hidup, sehingga tidak ada tulah kemusnahan, tidak ada hukuman di tengah-tengah kamu, tapi kamu akan hidup selama-lamanya.

Yesus Sebagai Korban Untuk Sekali Dan Selama-Lamanya. Ibr. 9:22. Orang dijaman dahulu kalau ada salah, minta ampunnya harus membawa korban. Ada korban, lembu disembelih, lembu-sapi; ada domba-kambing yang disembelih; ada burung disembelih. Pokoknya untuk mengampuni segala dosa di jaman dahulu (di jaman Perj. Lama) selalu ada binatang yang harus dikorbankan untuk menumpahkan darah. Tanpa penumpahan darah ayat ini berkata tidak ada pengampunan.(dijaman dulu). Di jaman sekarang tanpa penumpahan Darah Yesus tidak akan ada pengampunan ! Tapi kalau dulu, tiap kali berdosa, binatang dikorbankan, berdosa, binatang dikorbankan, tiap hari ada binatang yang dikorbankan. Sehingga buat kita yang hidup sekarang ini:

1. Lebih murah, tanpa bawa korban binatang, sebab Yesus telah jadi Korban kita;

2. Praktis ! Dulu…….. tiap hari repot bener bawa korban, sekarang Darah YEsus berlaku untuk selama-lamanya.

Tiap hari kita tidak perlu potong Yesus, potong Yesus, kita tidak dan jangan salibkan Yesus dan salibkan Yesus – YESUS DISALIBKAN HANYA SEKALI dan UNTUK SELAMA-LAMANYA. Sebab itu kita tidak perlu lagi menyalibkan Yesus; membawa Yesus untuk dikorbankan, dibawa bawa untuk disalibkan / korbankan berulang-ulang, melainkan, kita ingat kepada Dia, kita hargai kematian Yesus – Puji Tuhan. Kita berterima kasih, sebab Yesus mau mati supaya kita jangan mati ! Halleluyah ! Dia angkat Kematian yang kita harus tanggung dengan Kematian Yesus, maka kita bebas dari Kematian.

Yosua, Tembok Yericho & Rahab. Musa, hamba Allah yang sampai mencapai usia 120 th, 40 tahun dia tinggal di Mesir, di Istana Firaun – 40 th kemudian, dia hidup di padang pasir dengan mertuanya – karena dia lari dari istri Firaun, 40 th yang ke tiga dia hidup membawa bangsa Israel keluar dari Mesir, mengembara 40 th di padang pasir sampai hampir masuk ke Tanah Perjanjian.  Musa mati tanpa masuk ke Tanah Perjanjian. Karena ada sebabnya. Saya tidak usah jelaskan sekarang. Nah, penggantinya adalah Yosua. Waktu Yosua memimpin, bangsa Israel sudah mau masuk ke Tanah Israel, ke Tanah Perjanjian, Musa meninggal, Yosua memimpin ! Apa yang Yosua buat ? Karena untuk masuk ke Tanah Perjanjian, di ujung batas itu ada satu kota yang namanya Yericho. Kota Yericho ini adalah satu kota yang kuat, sekarang dikenal sebagai kota tertua di dunia. Dan kota ini mempunyai tembok yang sangat besar dan kokoh. Besar, lebar, kuat dan tinggi tembok tsb, dan biasa saudara-saudara, jaman dulu tiap kota selalu mempunyai tembok. Seperti  di R.R.C yang juga punya tembok (Great Wal), untuk menjaga agar supaya jangan ada bangsa lain yang masuk ke RRC. Dijaga pakai tembok ! Demikian juga Yerusalem ada tembok, kota Yericho pun ada tembok.  

Nah, sekarang bangsa Israel sudah mau masuk ke Tanah Perjanjian, tapi ada kota disini, kota Yericho yang harus ditaklukkan lebih dulu. Bagaimana menaklukkannya, bagaimana mengalahkannya ?? Perlu strategi !!  Yosua lalu dengan hikmat, dia kirim dua orang mata-mata, dua orang pengintai. Berkatalah Yosua kepada ke dua orang tsb: Kamu pergi, masuk ke kota Yericho, lihat, pelajari, lihat keadaan kota Yericho, lalu bawa kabar kepada kami ! Masuklah kalian ke kota Yericho ! Yos 2.

Rahab & Dua Pengintai. Dua orang pengintai tsb. pergi menyusup, menerobos dan rupanya mereka masuk ke kota Yericho pada waktu malam. Mereka cari tempat yang aman dan sampailah di suatu rumah yang dihuni oleh seorang perempuan nyonya rumah yang tidak ada / mempunyai tuan, namanya, tertulis di Alkitab: Rahab, profesinya: Pelacur. Biasanya wanita dengan profesi ini dianggap kurang / tidak baik.  Masuklah ke dua pengintai ini kerumah tsb. Mereka saling memperkenalkan diri dan tiba-tiba ada “satpam” yang mengetahui kehadiran 2 orang asing / yang tidak dikenal tsb, lalu satpam melaporkan kejadian tsb. kepada Raja Yericho. Dan Raja menyuruh orang kepada Rahab untuk membawa keluar dua orang pengintai tsb. yang telah masuk kerumahnya. Tapi Rahab, si perempuan ini, rupanya mengetahui bahwa dua orang ini bukan orang sembarangan, mereka ini orang Israel; sebab banyak polisi (katakanlah begitu untuk jaman sekarang) yang datang mencari dua orang tsb, yang oleh Rahab telah disembunyikan diatas loteng. Dan dengan cerdiknya Rahab menyuruh polisi mengejar sambil mengatakan kepada polisi bahwa ke dua orang tsb. telah pergi. Mengapa Rahab menyembunyikan ke dua pengintai tsb ? Sementara polisi mengejar, naiklah Rahab keatas sotoh rumah menemui ke dua orang tsb. sambil berkata bahwa aku telah menyelamatkan engkau / berbuat baik kepada kalian (Yos 2:12), sekarang kamu juga harus tolong aku, sebab sebentar lagi bangsa mu akan lewat disini, dan Kematian akan datang. Kamu sekarang selamat kan saya dan keluargaku.

Rahab Cinta Akan Keluarga. Dia bukan memikirkan dirinya sendiri, selamatkan aku, kata Rahab kepada ke dua orang tsb: Selamat kan keluarga ku. Pikiran, hati daripada Rahab adalah Cinta kepada keluarga nya. Dia tahu bahwa nanti kalau bangsa Israel datang masuk ke kota Yericho, seluruh kota Yericho akan hancur, seluruh penduduk Yericho akan binasa. Sekarang dia minta supaya jangan dia sendiri saja Selamat, tapi juga seluruh keluarga nya supaya juga Selamat. Baik bukan….? Apakah saudara juga demikian, saudara juga mau keluarga saudara diselamatkan ?  Cintailah keluarga mu, jangan biarkan keluargamu kacau, jangan biarkan keluarga mu tidak selamat, melainkan usahakanlah, doa kanlah, bersaksilah kepada mereka, supaya seluruh keluarga mu diselamatkan ! Itulah hati seorang Rahab !! Ini perempuan tidak baik, profesinya pelacur , tapi hatinya masih ingat dan cinta kepada keluarga nya.  

Rahab minta tanda, rupanya waktu ngomong-ngomong dengan kedua pengintai tsb. terjadilah kesepakatan antara Rahab yang telah menyelamatkan / menyembunyikan ke dua orang tsb. dengan imbalan bahwa Rahab minta tanda yang dapat dipercaya. Sebab banyak yang bohong-bohong di jaman sekarang; tanda yang bohong pun ada. Tanda Terima bohong, korupsi sekarang banyak Tanda Terima bohong, bukan ? Kwitansi bohong, Janji-janji bohong. Tanda yang bohong, ada !  Pasang merk didepan rumah: ” Awas Anjing Galak”, ternyata tidak ada anjing galak, tahu-tahunya istri yang jadi anjing galak, bohong !! Tapi sekarang Rahab minta, berikan kepada ku tanda yang dapat dipercaya. Jawab mereka (ay. 14): “Pokoknya Rahab, jangan takut, kami lah jaminannya !!  

Yos 2:15c: “…jadi pada tembok itulah ia diam\”. Perempuan itu (ia) diam, jadi jelas disini bahwa dia tinggal sendiri di rumah itu. Bapak nya tinggal ditempat lain, ibu dan bapaknya tinggal ditempat terpisah dengan perempuan ini. Bapak & ibunya malu punya anak perempuan yang begini ini. Kerjanya: pelacur !  Malu.!! Orang tua tidak mau tinggal serumah, kakak-kakaknya, adiknya, saudara-saudaranya tidak mau tinggal serumah dengan perempuan ini, malu… ! Sehingga dia tinggal sendiri dalam rumah itu. Yos 2: 16: \”…Pergilah ke pegunungan, rupanya kalau kerusuhan terjadi, biasa orang lari ke gunung, apa yang terjadi juga di daerah-daerah tertentu di Indonesia kita baca di koran-koran, kita dengar kesaksian-kesaksian mereka, laporan-laporan mereka; Kalau terjadi kerusuhan, lari ke gunung ! Aman diatas gunung.  Kamu pergi kesana, tinggallah disana tiga hari sampai pengejar-pengejar itu pulang dan mereka ini akhirnya tidak mendapat apa-apa.  Kalau sudah mereka pulang, kamu kembali !  Itu strategi Rahab, pergi ke gunung. Yos 2:17-18: “….Kau kumpulkan di rumahmu”. Jadi rupanya, tadinya bapak, ibu dan saudara-saudaranya tidak tinggal serumah dengan perempuan ini (Rahab), sehingga harus dikumpulkan dulu. Rupanya yang saya lihat kira-kiralah, orang-orang ini, kaum keluarga ini tidak senang dengan si Rahab ini, pekerjaannya “begituan” Hanya nolong mereka-mereka yang  “hidung belang”, susah…!, mereka malu punya saudara begini, orang tua malu punya anak begini. Susah begini !  
 

Rahab & Benang Merah = Selamat. Tapi, mereka berkata pokoknya kalau nanti, kami bangsa Israel ini masuk ke kota ini semua akan dibinasakan, rumah ini dari jendela ini harus ada tanda benang  merah. Nanti kalau bangsa Israel masuk, pembunuhan disini terjadi, kalau jendela ini ada tanda benang merah: Selamat”.  Benang Merah, merah warna apa ? Darah !!  Benang Merah, Tanda Darah ini, maka kalau kamu kumpulkan orang tua, saudara-saudaramu dan orang-orangmu dan teman-temanmu, semua kau kumpulkan dirumahmu; maka semua nya itu akan Selamat!!  Karena lihat tanda itu. Luar Biasa ! Tali nya tidak banyak, Tali Merah, tapi warna merah adalah warna darah, itu sebagai tanda. Yesus berkata kepada bangsa Israel kalau malam itu Tuhan adakan pembunuhan di tanah Mesir, kalau Dia lewat rumah, Dia lihat ada tanda darah, Dia lewat, tidak ada Kematian. Begitu juga rumah dari Rahab sebab ada tanda merah, tanda darah itu, maka semua yang berkumpul dalam rumah itu Selamat sama sekali. Halleluyah !

Saya pikir-pikir, bapaknya sama ibu disana, saudara A, saudara B, saudara C dan sebagainya di tempat lain, tahu sendiri jaman dulu orang banyak anaknya, rumah di mana-mana. Bangsa Israel sudah dekat, Rahab bingung, gimana nih ? Dikumpulkannya bapak & ibu nya. Dia pergi ke bapak nya: “Pa mari pindah kerumah saya, pindah….lihat tuh bangsa Israel sudah mau masuk. Kalau kita kalah, celaka lah kita. Ayo dong Pa, pindah ! Bapaknya mencibir: Hmm……anak begini, durhaka, kerjanya begini, manggil bapa lagi, nggak mau, nggak !!   Tapi Rahab tetap berusaha keras untuk membujuk orang tuanya, ibu nya bilang…….tidak ! (Apalagi ibu nya pasti sangat malu lihat anaknya kerja sebagai pelacur), kembali Rahab merayu bapak-ibunya sambil mengatakan, daripada mati kita disini, ayo dong papa, mama pindah ke rumah saya. Akhirnya, orang tua,dan semua saudaranya, kerabat saudara-saudaranya semua akhirnya karena Rahab mempunyai tekad: Aku dan seisi rumahku, kami mau Selamat – Halleluyah !!

 Akhirnya, seluruh keluarga besar itu kumpul di rumah Rahab yang di jendela nya ada benang merah, tentara Israel masuk bangsa Israel masuk, dan rumah Rahab selamat karena ada Tanda Darah itu. Darah ini menjadi tanda bagi orang yang akan bebas dari Kematian – Halleluyah.!!  Apakah ada Darah Yesus dalam hati saudara ? Apakah Saudara Percaya kepada kuasa Darah Yesus ?. Iblis kita kalahkan dengan kuasa Darah Yesus Kristus. Sebab itu kalau ada diantara saudara yang menghadapi ujian pencobaan apapun juga, panggil Darah Yesus yang memberikan Kemenangan kepada kita. Ada Kuasa Dalam DarahNya. Kalau ada orang sakit, Darah Yesus berkuasa menyembuhkan !

Dalam Pujian ada Kuasa. (Bangsa Israel masuk Yericho). Yos 6:1: “….Karena orang Israel ….” Orang Israel mau masuk dan menyerbu, pintu gerbang ditutup, tembok tinggi; sehingga bangsa Israel tidak bisa masuk. Tidak ada orang yang bisa keluar atau masuk, tertutup mati. Mau merobohkan / mengalahkan kota Yericho bukan beli senjata dulu, bukan !! Apa yang Tuhan katakan kepada bangsa Israel. Kelilingi kota itu, satu kali, baris, pagi jalan keliling satu kali, hari ke 2, satu kali lagi, hari ke 3, hari ke 4, hari ke 5, hari ke 6, kalau keliling itu jangan rame-rame. Orang sekarang kalau demonstrasi, rame bener berteriak-teriak. Dulu……diam, keliling sampai enam hari, sudah enam kali lewat . Tetapi pada hari yang ke 7, tujuh kali kamu harus mengelilingi kota itu, sedang para Imam meniup sangkakala. Kalau hari ke tujuh, mutarnya bukan seperti biasanya, sehari satu kali, melainkan harus mengelilingi tujuh kali. Bukan dengan cara menembak atau menggempur tembok tsb, melainkan para Imam meniup sangkakala, pakai terompet. Coba lihat nanti tgl. 31 Desember (Old & New) Jakarta punya kebiasaan lain dari lain, penjual terompet laku. Ada terompet dari kertas, kaleng dsb. Begitulah kira kira keadaan bangsa Israel pada hari ke tujuh, Imam-imam meniup sangkakala mereka. (Yos 6:5). Runtuhnya tembok Yericho hanya dengan sorak dan pujian. Kalau Imam meniup sangkakala dan berbunyi panjang, bangsa Israel bangun dan serempak bersorak, berteriak, memuji Tuhan.  Apa terjadi ??  Tembok Yericho Roboh. Israel menang !!   Karena Pujian. Kalau semua penduduk telah binasa, kota Yericho telah dikuasai bangsa Israel. Siapa yang selamat ?? Rahab dan seluruh keluarganya selamat. Yos 6:25. Siapakah Rahab, orang apakah Rahab ? Orang Israel menganggap dia sebagai orang kafir. Dia bukan orang Israel. Pekerjaannya: Pelacur, Kelakuan yang amoral yang seharusnya dilempari batu sampai mati, ia selamat.

Rahab Masuk Dalam Silsilah Tuhan Yesus Kristus. Karena percaya kepada Darah Yesus, Rahab, meski orang kafir, bukan saja diterima masuk ke tengah-tengah bangsa Israel, tetapi juga termasuk dalam daftar silsilah Tuhan Yesus Kristus. Mat. 1:1-6 Demikian juga kita yang termasuk bangsa kafir akan masuk menjadi keluarga Allah, menjadi anak-anak Allah, asal kita percaya kepada Darah Yesus Kristus. Kemurahan Tuhan berlaku bagi Rahab, Kemurahan yang sama juga berlaku bagi saudara dan saya. Rahab menikah dengan Salmon (yang merupakan salah seorang dari dua orang pengintai yang telah ditolong oleh Rahab) untuk mendapatkan keturunan. Apa yang terjadi di kota Yericho, itu juga yang terjadi di kota Sodom dan Gomora. Dua orang dikirim ke Yericho; dua Malaikat Tuhan dikirim ke Sodom dan Gomora, sementara yang satu datang menemui Abraham.  Kedua pengintai ini adalah bayangan dari dua oknum Allah yaitu: Yesus Kristus dan Roh Kudus, salah satunya kemudian menjadi suami Rahab. Rahab adalah bayangan dari kehidupan saudara dan saya, Gereja yang penuh dengan dosa dan kenajisan (pelacur, hina) Tetapi kita di sucikan dengan Darah Yesus, maka kita bukan hanya tinggal sebagai anggota keluarga Allah, tetapi juga menikah dengan Kristus yang adalah mempelai laki-laki Gereja. Sungguh heran rencana Allah, Rahab yang berdosa dan kafir, menjadi mempelai bagi salah satu saksi yang datang ke dunia ini. Saudara dan saya yang berdosa, najis hidup nya dan kafir, telah diangkat untuk menjadi mempelai Yesus Kristus yang Sempurna. Dari lumpur dosa, Tuhan angkat kita menjadi kekasih Nya untuk selama-lamanya. Untuk itulah saudara-saudara, patut kita berterima kasih kepada Tuhan atas berkat dan kemurahaanNya. Dia sungguh baik !! Ia yang begitu Mulia dan Kudus rela mengorbankan diriNya hanya untuk mengangkat dan menyucikan kita dan menjadikan kita gerejaNya, mempelaiNya yang mulia , kudus dan tak ber cacat cela. Sempurna !! Halleluyah. Amin.(Pdt.A.H.Mandey, Jakarta.swd-100602).

Previous Topic:
Next Topic:

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Akhir Zaman – Eskatologi* (1)
Akhir Zaman – Eskatologi* (1)

I.Pentingnya Pelajaran Kedatangan Yesus Kedua Kali. Para malaikat berkata kepada murid-murid Tuhan ketika menyaksikan [Read More]

Kolose (21-30)
Kolose (21-30)

COLOSSIANS  21 There can be no statement of more importance to the church than that which the Apostle made concerning [Read More]

Kolose 11-20
Kolose 11-20

COLOSSIANS  11 Redemption is necessary when a person or item of some sort is held captive by an evil force or group. A [Read More]

Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)
Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)

BAB I: KEBERADAAN MALAIKAT. Memang harus diakui bahwa ayat-ayat referensi tentang malaikat dalam Alkitab hanya sedikit. [Read More]

Kolose (1-10)
Kolose (1-10)

Greetings in the lovely name of our Lord Jesus Christ. It is a joy to once again be able to send you a daily study. My [Read More]

Insider

Archives