Wednesday May 23rd 2012

Takut Akan Tuhan

Author : | This author have 132 posts

Kisah 2:42-47

Saya ingin melanjutkan untuk mempelajari apa yang terjadi sesudah hari PANTEKOSTA. Tuhan memenuhi murid-murid Nya dengan Roh Kudus, dan sorenya 3000 orang bertobat dan dibaptis. Apa yang dilakukan oleh gereja mula-mula, dimana letak kesuksesan dari gereja mula-mula yang setiap hari bertambah secara signifikan jumlahnya. Alkitab mencatat bahwa setiap hari ribuan orang bertobat didalam gereja.  Dalam bahasa Inggris ditulis bahwa para murid-murid yang memberitakan Injil disebut sebagai orang yang “mengubah” dunia. (These who have turned the world upside down – Kisah Para Rasul 17:6 )     

“Hal ini bisa terjadi karena melihat cara hidup dari orang-orang yang baru datang kepada Tuhan. Sehingga perlu bagi kita semua untuk mencari tahu dan mempelajari, apa yang mereka lakukan dan bagaimana cara mereka menjalankan kehidupan mereka pada waktu itu. Apabila kita telah mengetahui dan melakukan hal yang sama dengan mereka itu, saya percaya dunia saat ini juga akan melihat banyak orang akan bertobat dan menerima Yesus sebagai Juruselamat-nya.

Beberapa point yang dilakukan oleh gereja mula-mula pada 2000 tahun yang lalu:

1. Bertekun dalam pelajaran/pengajaran rasul-rasul.                            

2. Bertekun dalam persekutuan.                                      

3. Berkumpul untuk  memecahkan roti, (Perjamuan Suci untuk mengingat Yesus yang disalib).

4. Bertekun dalam doa.             

Ketika jemaat berdoa, maka “goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan Firman Allah dengan berani ” – Kisah Para Rasul 4:31. Jadi, orang-orang yang baru bertobat, setelah dibaptis dengan air, mereka juga dipenuhkan dengan Roh Kudus dan pergi untuk memberitakan Injil dengan berani.

TAKUT AKAN TUHAN – Ulangan 10:12-13

Takut disini adalah “takut kepada Allah”, yang berarti menghormati Tuhan.  Kalau seorang anak takut terhadap orang tuanya bukan berarti orang tuanya jahat, tetapi dia menghormati orang tuanya. Sebagai umat, sesudah percaya kepada Tuhan kita perlu mempunyai rasa takut kepada Tuhan, selalu menghormati Tuhan, percaya kepada Tuhan, percaya kepada apa yang diajarkan. Dan melakukan apa yang diajarkan.

Ada 5 (lima) hal yang merupakan satu paket yang dituntut oleh Tuhan dari bangsa Israel yang telah keluar dari tanah kesengsaraan dan perbudakan di Mesir yaitu :

1. Takut akan Tuhan Allahmu.

2. Hidup menurut segala jalan yang ditunjuk-Nya.

3. Mengasihi Dia.

4. Beribadah kepadaNya dengan segenap hati dan jiwa.

5. Berpegang pada perintah dan ketetapan Nya.

Sedang tujuan atas ke-5 (lima) tuntutan Tuhan tersebut adalah supaya keadaan mereka  baik. Dalam Kitab Ulangan, mula-mula Tuhan meminta kita untuk takut akan Dia dan berjalan pada jalan yang ditunjukNya. Itu permintaan daripada Tuhan, perintahNya diberikan. Sedangkan dalam Mazmur 128:1, merupakan satu nyanyian dari orang yang sudah mempunyai pengalaman dari hal apa artinya hidup dengan “takut akan Tuhan”, apa artinya “berjalan menurut jalan yang ditunjukkan oleh Tuhan”; nyanyian ini berkata: “Berbahagialah setiap orang yang takut akan Tuhan, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkanNya”.    

Jadi telah terbukti bahwa apa yang Tuhan minta dulu dalam kitab Ulangan, akan mempunyai dampak yang sangat luarbiasa. “KEBAHAGIAAN” akan menjadi milik setiap orang yang takut akan Tuhan dan berjalan pada jalan yang ditunjukNya.

Demikian juga halnya dengan kita, kalau saja kita menurut apa yang Tuhan minta dari kita – barangkali kita mulai mempertimbangkan untung ruginya lebih dulu, kita mulai berfikir apa untung-ruginya atau adakah kesenangan dari apa yang Tuhan inginkan ? Pertanyaan-pertanyaan semacam ini mungkin timbul dalam benak saudara, tapi Firman Allah mengatakan, bahwa apa yang Tuhan minta kepada bangsa Israel dulu, kemudian menjadi nyanyian pengalaman bagi Pemazmur yang juga memberikan kesaksiannya bahwa Takut akan Tuhan dan berjalan menurut jalan yang Tuhan tunjukkan baginya adalah : KEBAHAGIAAN !! Ada Kesaksian nyata dari orang yang pernah mengalaminya.!!

Sehingga apabila kita menuruti apa yang Tuhan minta dari kita maka saya yakin kita tidak akan mengalami KEKECEWAAN, Tidak ada ruginya, kalau kita menjalankan perintah Tuhan yang antara lain adalah: Takut akan Tuhan, menghormati Tuhan dan percaya kepada Tuhan !! Karena Firman Allah berkata: “Berbahagialah setiap orang yang takut akan Tuhan”. Nah, saudara-saudara begitulah kepada saudara dan saya ditawarkan sekarang ini, seperti yang dilakukan oleh orang-orang 2000 tahun yang lalu.  Mereka juga takut akan Tuhan dan ternyata, dasar kehidupan mereka yang mula-mula itu berjalan terus sampai sekarang ini. Kalau kitapun sekarang ini juga mau melakukan hal yang sama, percayalah saudara-saudara kitapun akan mengalami “Kebahagian” yang Tuhan janjikan kepada kita. Puji Tuhan !

Apakah Saudara mau takut akan Tuhan, percaya kepada Tuhan, dan menjalankan apa yang Tuhan perintahkan kepada saudara ??.    Berjalan dalam jalan yang DIA tunjukkan; bukan mengikuti jalan kita sendiri. – Yesaya 55:8-9. Jelas sekali perbedaannya antara jalan Allah dengan jalan manusia, kemauan Tuhan dengan kemauan kita, rancangan Tuhan dengan rancangan manusia; bedanya seperti langit dari bumi. Tidak bisa dibandingkan !!  Apa yang Tuhan berikan kepada kita itu jauh dari apa yang kita pikirkan. Itulah hal yang pertama yaitu Takut akan Tuhan, berjalan pada jalan yang Dia tunjukkan pada kita.

SUPAYA BAIK KEADAANMU – Ulangan 10:12b

Apa maksudnya “baik” disini ?  Mereka sudah keluar dari Mesir, terlepas dari perbudakan, dari aniaya dan sekarang mereka berjalan menuju tanah yang berkelimpahan susu dan madu; dan mereka diperintahkan untuk (1) Takut akan Tuhan serta (2) Berjalan dalam jalan Tuhan, (3) Mengasihi Dia; apa janji Tuhan apabila kita (4) Beribadah dengan sepenuh hati dan (5) Melakukan semua perintah Tuhan ? SUPAYA BAIK KEADAAN KITA !!    Sekali lagi apa maksud nya ini ??

KEMAKMURAN.

Ulangan 10:12b “……supaya baik keadaanmu” = 3 Yohanes 1:2 : “…..semoga engkau baik-baik……..” = . Alkitab bahasa Inggris – “……that you may prosper – to prosper = makmur.   Itulah doa daripada Yohanes yaitu : Semoga engkau (Gayus) makmur hidupmu. Apakah artinya “Makmur” (to prosper) disini ? Seorang yang hidupnya makmur, segala sesuatu berkelimpahan. Dan saya percaya, kalau Yohanes yag adalah seorang rasul dan kepadanya di-ilhamkan oleh Tuhan untuk menuliskan hal ini, kita percaya bahwa Firman Tuhan adalah sesuatu yang ditulis oleh manusia tetapi di-ilhamkan oleh Allah melalui Roh Kudus. Yohanes sebagai Rasul, dia berdoa supaya engkau baik,  makmur, berarti “DIBERKATI” !! – Mazmur 1 :1-3 : “….apa saja yang diperbuatnya berhasil” (prosper/ prosperity). Tidak salah bila ada orang yang mengalami kemakmuran dalam hidupnya, sebab Allah memang sanggup memberikan lebih dari apa yang kita doakan dan pikirkan – Efesus 3:20.

Di Alkitab ada seorang yang bernama YUSUF, yang dibenci oleh saudara-saudaranya karena dicinta oleh bapanya. Mereka berencana untuk membunuhnya, tetapai salah satu dari antara saudaranya menolak dan akhirnya Yusuf dijual kepada orang Mesir, seorang pedagang berkebangsaan Mesir.  Singkat cerita, mereka ambil bajunya Yusuf dan dicelupkan kedalam darah binatang sehingga dengan demikian mereka menipu bapanya, bahwa Yusuf telah mati diterkam oleh binatang – padahal mereka telah menjualnya. Yusuf dibawa ke Mesir dan dijual/menjadi hamba-budak ; sampai pada suatu hari Yusuf difitnah oleh isteri Potifar dan di masukkan dalam penjara. Suatu keadaan yang sangat kontradiksi bila dibandingkan dengan kehidupannya di tengah-tengah keluarga yang serba berkecukupan dan dimanja oleh bapanya.    

Namun saudara, kita membaca dalam firman Tuhan yang menceritakan bahwa bagaimanapun keadaan Yusuf dan apapun yang dikerjakan Yusuf selalu BERHASIL. Pada saat dia bekerja di keluarga Potifar, diapun berhasil melakukan apa saja. Begitu juga di dalam penjara, sekalipun sebagai seorang tahanan/tawanan dia menderita, tetapi karena  apapun  yang dikerjakan berhasil; sehingga dia diangkat / mendapat kepercayaan dalam penjara.   Kemudian kita tahu ceritanya bahwa dia dibawa ke istana Firaun; dan disanapun dia bekerja. Dan apapun dia buat juga berhasil; sehingga pada saat datang bela kelaparan yang luar biasa, bangsa Mesir tidak kekurangan makanan, sebab apapun yang dikerjakan Yusuf berhasil !!  Apapun yang Yusuf buat selalu mendatangkan kemakmuran, bukan hanya berhasil bisa tutup ongkos, bisa tutup biaya sehingga modal tidak lenyap, tetapi berhasil dalam arti kata dia MAKMUR. Itulah yang Tuhan berikan kepada mereka yang takut akan Tuhan.

Percayakah saudara bahwa saudara dan saya pun bisa menjadi seperti Yusuf ??  Apapun yang kita lakukan berhasil. Saya percaya Tuhan mau membuat hidup kita makmur.  Bukan saja makmur secara rohani, yaitu keselamatan jiwa kita. Tetapi juga makmur jasmani. Sebab setiap pemberian yang baik dan anugerah yang sempurna datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala Terang; padaNya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran – Yakobus 1:17.  Puji Tuhan !! Tuhan tetap sama. Dia adalah sumber segala terang dan sumber setiap pemberian yang baik dan anugerah yang sempurna.

TUJUAN BERKAT TUHAN.

Tujuan Tuhan memberi kelimpahan kepada kita adalah agar kita dapat memberi dari kelebihan kita kepada orang yang berkekurangan. Pada suatu waktu, mungkin orang yang menerima bantuan kita akan ganti menolong di saat kita mengalami kekurangan, supaya ada keseimbangan – 2 Korintus 8:8-14.

Ketika Allah memanggil Abraham keluar dari negerinya ke tempat yang akan ditunjukkan Tuhan kepadanya, Ia berjanji akan memberkati Abraham, dan ia akan menjadi berkat – Kejadian 12:1-3. Inilah prinsip Tuhan bagi orang percaya – kita diberkati untuk menjadi berkat. Tuhan sanggup memberi kemakmuran dan menjadikan kita kaya, dengan satu tujuan, yaitu: menjadi saluran berkat bagi orang lain.

Orang yang tidak berjalan menurut jalan manusia, tetapi berjalan menurut jalan Tuhan adalah orang yang berbahagia.  Orang yang kesukaannya adalah Taurat Tuhan dan merenungkannya siang dan malam bagai pohon yang ditanam di tepi aliran air.  Ia tidak pernah mengalami kekeringan. Selalu menghasilkan buah dan tidak layu daunnya. Apa saja yang diperbuatnya berhasil (=prosper) ! – Mazmur 1:1-3  Puji Tuhan.

Mari kita berdoa, minta kepada Tuhan supaya kita diberikan kekuatan untuk sanggup menjalankan apa yang Tuhan perintahkan dan berjalan menurut jalanNya serta mengasihi Dia dengan segenap hati kita. Tuhan memberkati

 

Previous Topic:
Next Topic:

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Akhir Zaman – Eskatologi* (1)
Akhir Zaman – Eskatologi* (1)

I.Pentingnya Pelajaran Kedatangan Yesus Kedua Kali. Para malaikat berkata kepada murid-murid Tuhan ketika menyaksikan [Read More]

Kolose (21-30)
Kolose (21-30)

COLOSSIANS  21 There can be no statement of more importance to the church than that which the Apostle made concerning [Read More]

Kolose 11-20
Kolose 11-20

COLOSSIANS  11 Redemption is necessary when a person or item of some sort is held captive by an evil force or group. A [Read More]

Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)
Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)

BAB I: KEBERADAAN MALAIKAT. Memang harus diakui bahwa ayat-ayat referensi tentang malaikat dalam Alkitab hanya sedikit. [Read More]

Kolose (1-10)
Kolose (1-10)

Greetings in the lovely name of our Lord Jesus Christ. It is a joy to once again be able to send you a daily study. My [Read More]

Insider

Archives