Rasul Paulus dalam kitab Efesus 2 : 11-18 mengingatkan jemaat Efesus bahwa dahulu kita tanpa Kristus dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan, dan tanpa Allah kita bukan orang-orang Yahudi menurut daging yang disebut orang tidak bersunat. Tetapi sekarang dipersatukan dalam Kristus oleh karena iman percaya kita.
Pada ayat di atas Rasul Paulus mengangkat satu isu yaitu mengenai sunat. Dalam Kejadian 17 : 10-14, sunat adalah tanda perjanjian Allah dengan Abraham. Perjanjian yang dimaksudkan di sini adalah perjanjian yang kekal, yaitu sesuatu yang melampaui batas dalam dunia ini yaitu hidup yang kekal, keselamatan manusia.
Kitab Keluaran 4 : 24-25 menceritakan bahwa dalam perjalanan Musa ke tanah Mesir untuk menghadap raja Firaun, Allah marah kepada Musa karena Musa lalai untuk menyunat anaknya. Namun Zipora, istri Musa itu peka, lalu ia segera menyunat anaknya. Sehingga pada akhirnya Allah membatalkan niat untuk membunuh Musa.
Dalam hal ini dapat kita ketahui bahwa segala sesuatu yang sudah ditetapkan Allah sebagai tanda perjanjian tidak dapat diabaikan, karena Allah itu keras & tegas terhadap hukum yang telah ditetapkan-Nya. Sunat itu penting karena dalam sunat ada perjanjian Allah dengan umat-Nya sebagai perjanjian yang kekal. Sedangkan orang yang tidak disunat akan binasa.
Ulangan 10 : 12-16, dalam ayat-ayat ini Musa kembali mengingatkan bangsa Israel untuk hidup takut akan Tuhan dan mengasihi Tuhan. Allah mengetahui bahwa bangsa Israel beribadah kepada Allah hanya karena kebiasaan, jadi tidak ada unsur ilahi dalam ibadah mereka. Tetapi dalam hal ini, Allah masih berbelas kasihan kepada bangsa Israel sehingga Firman Tuhan mengatakan dalam ayat 16 “Sebab itu sunatlah hatimu dan janganlah lagi kamu tegar tengkuk.”
Karena apalah artinya disunat secara jasmani apabila hati seseorang itu tetap keras tengkuk dan melawan Roh Kudus. Jadi sunat hati itu adalah pertobatan dan lahir baru, dan itulah yang terpenting dalam kehidupan kerohanian kita, dan lebih penting daripada sunat jasmani.
Kolose 2 : 11-15 menegaskan bahwa di dalam Tuhan, kita telah disunat yaitu sunat Kristus yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa (perubahan-perubahan yang tejadi dalam kehidupan kita).
2 Petrus 1 : 3-4
3 Karena kuasa ilahi-Nya telah menanugerahkan kepada kita segala sesuatu yang beguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib. 4 Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.
Ibrani 12 : 3-4
3 Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya kamu jangan menjadi lemah dan putus asa. 4 Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah. Amin. Tuhan Yesus memberkati. -080308-
Wednesday May 23rd 2012
