Pernah ada polling pendapat di Amerika yang menyatakan bahwa setiap 1 orang yang yakin masuk Neraka, ada terdapat 120 orang lainnya yang yakin mereka akan masuk surga. Hasil polling yang menggembirakan tapi Alkitab menyajikan fakta sebaliknya. Mat.7:13-14. Jalan ke Neraka lebar dan banyak yang melaluinya tapi jalan ke Surga sempit dan sedikit yang mendapatinya.
Kita tidak akan otomatis masuk ke sorga. Tapi kita akan otomatis masuk neraka kalau masalah dosa kita tidak diselesaikan. Semenjak Adam berdosa di Eden, maut dan kebinasaan diwariskan kepada semua umat manusia yang lahir sebagai keturunan Adam.
Saat kematian, roh manusia akan meninggalkan tubuhnya. Eccl.12:7. Roh manusia itu kekal. Setelah tubuh mati, roh langsung pergi ke Sorga, atau ke Neraka.
Matt.16:22-31 merupakan kisah keberadaan Lazarus di Firdaus, dan Orang Kaya di Neraka.
Luk.23:43 Yesus janjikan Firdaus (Abraham’s Bossom/ Tempat orang percaya yang mati sebelum Yesus disalib) pada penjahat yang disalib disebelahNya.
Jadi akan terjadi suatu perpindahan kesadaran secara langsung dalam sekejap setelah kematian. Sorga atau Neraka 2 Cor 5:8, Rev.6:9-11, Phil.1:23.
Kehidupan kita tidak berhenti saat kematian. Tapi berlanjut pada tempat yang baru, Sorga atau Neraka. Inilah awal dari hidup kekal kita yang tidak akan berakhir sampai selama-lamanya. Dari sini tidak akan ada kematian lagi.
Sebaiknyalah bagi kita untuk serius menyelidiki kebenaran akan hal ini, kemudian memikirkan dan mengambil keputusan yang benar, karena tidak ada kesempatan atau koreksi lagi setelah kita mati. Tuhan Yesus menawarkan keselamatan pada semua orang. Kita yang harus memutuskan untuk menerima atau menolak keselamatan yang diberikan sebagai anugerah, bukan sebagai upah.
Dulu, sebelum lahir baru, saya ingat kalau saya tidak berani membayangkan kata selama-lamanya. Saya sadar akan ketakutan dari hal yang sangat mengerikan setelah kematian. Puji Tuhan…! Setelah menerima Yesus dengan sepenuh hati, ketakutan itu hilang. Sebagai gantinya Tuhan berikan damai, ketenangan dan harapan serta penghiburan.
Penderitaan (pada langkah awal penyaliban keinginan daging yang dikuasai dosa) sementara selama didunia ini tidak sebanding dengan apa yang akan kita terima pada kekekalan nanti.
Kita tidak perlu meledakkan bom bunuh diri untuk menghukum orang yang tidak percaya pada Tuhan, supaya bisa menyenangkan hati Tuhan dan mendapat tempat di Sorga. Penghukuman bagi orang berdosa adalah haknya Tuhan. Dan saat ini belumlah waktunya Tuhan menghakimi dan menjatuhkan hukuman. Masih ada waktu dan kesempatan bagi semua manusia untuk menerima keselamatan oleh iman pada Yesus, bukan karena apapun perbuatan kita, karena semua usaha dan perbuatan kita tidak bisa membawa kita pada jalan kebenaran yang ada, dan yang hanya satu-satunya. John 14:5.
Tuhan yang penuh kasih memerintahkan kita untuk memberitakan kabar sukacita yang sederhana kepada semua manusia tentang Injil yang menyelamatkan. Melalui hal ini Tuhan memberikan mereka kesempatan untuk menerima keselamatan seperti yang telah kita miliki melalui imam.
Orang percaya yang mati langsung masuk Sorga dan tinggal disana sementara menunggu sangkakala ke 7 berbunyi. Rev.10:7. Di Surga mereka berada dihadirat Allah, tempat penuh sukacita tanpa penderitaan. Mereka tidak akan tinggal di sini selamanya. Tempat tinggal kita yang kekal adalah di Bumi Yang Baru. Tuhan akan turun dan berdiam bersama umatNya. Rev.21:1-3. Di Yerusalem Baru, Gereja yang sempurna sebagai Mempelai Kristus.
Saat sangkakala ke 7 berbunyi, tubuh orang percaya yang sudah mati akan dibangkitkan 1 Cor 15:17-19. Sedangkan tubuh orang percaya yang masih hidup akan diubahkan Tuhan dalam sekejap, dan kita bersama-sama akan bertemu diudara bersama Yesus. Saat ini semua pekerjaan orang percaya diuji dan mendapat upah di Judgement Seat Of Christ. Dari sini kita akan bersama Yesus masuk dalam pemerintahan 1000 tahun damai, tinggal di bumi dengan tubuh yang sudah diperbaharui …Tubuh Kebangkitan seperti Tubuh Yesus setelah kebangkitanNya.
3.5 tahun sebelum hari itu, gereja yang sudah sempurna menikah dengan Kristus, dan melalui 144.000 perawan sebagai rahim, gereja melahirkan seorang anak laki-laki yang dilarikan ke Sorga, dan gereja disingkirkan ke padang belantara. Sorga hening selama 30 menit pada pembukaan materai ke 7 diyakini sebagai saatnya pernikahan gereja yang terdiri dari semua orang percaya yang masih hidup saat itu, dengan Yesus. Gereja akan mengalami perkara-perkara besar pada peniupan 3 sangkakala, dalam perlindungan Tuhan. Di peniupan sangkakala ke 4 gereja disingkirkan ke padang belantara dan antikris mulai dinyatakan.
Mereka yang tinggal di Sorga sekarang dapat mengetahui kejadian tertentu di bumi. Rev.6:9-11. Para martir tidak saja ingat kejadian penganiayaan mereka di bumi, tapi mereka tahu bahwa Tuhan belum membalaskan kejahatan tesebut. Rev.18:20.
Suatu hari kelak Malaikat mengajak penghuni sorga untuk bersukacita atas penghakiman Babylon. Mereka tahu apa yang terjadi di Bumi. Rev.19:11-14. Kitapun akan ingat tentang kejahatan manusia di bumi saat kita turun pada peperangan terakhir bersama Yesus.
Dengan mengetahui hal-hal buruk dan kejahatan dibumi sukacita surga tidak akan berkurang. Penghuni sorga tahu tentang hal di bumi dan penderitaan di Neraka tapi tidak mengurangi sukacita mereka di hadapan Allah. Rev.14:10. Abraham dan Lazarus melihat penderitaan orang kaya di Neraka, tapi mereka nampak tidak terpengaruh karena semua ketentuan Tuhan jelas dan keputusanNya adil dan benar.
Luk.16:23-26. Sukacita sorga tidak terpengaruh dengan kebebalan manusia di bumi. Mereka disana akan bersuka jika mengetahui orang yang dikasihi melayani Tuhan. Heb.12:1.
Alkitab mencatat ada tiga tingkatan langit. Susunan ke tiga langit ini digambarkan oleh Tuhan di bumi kepada bangsa Israel melalui tiga tempat di Tabernakel Musa, juga di Bait Salomo, sebagai: Halaman Luar, Tempat Kudus dan Ruang Maha Kudus. Tempat Kudus di bumi merupakan bayangan Tempat Kudus sorgawi. Heb. 8:1-5; 9:1-28; Ps 19:1-6; Amos 9:6; Rev 11:9; 15:1-5.
Yesus Kristus sekarang melayani Bait Suci sorgawi sebagai Imam Besar yang menjadi perantara kepada Bapa bagi kita.
Langit Yang Pertama dari pandangan manusia adalah Langit Atmosfir. Ini adalah langit di atas dan di sekitar planet bumi. Langit atmosfir inilah yang menyebabkan adanya angin dan hujan, yang memungkinkan manusia bernafas. Langit ini digambarkan sebagai Halaman Luar di Tabernakel Musa. Langit itu yang akan digulung dan hancur karena panas yang bernyala-nyala (Gen 1:8; II Pet 3:5-6; Rev. 21:1,2). Langit inilah yang “tertutup” dan yang menahan hujan karena dosa manusia (II Chro 6:26; 1 Kings 17:1; Deu 28:23; Lev. 26:19; Job1:16; 15:15, Rev. 6:13-15; 20:11; 21:1; 12:7-12). Langit inilah yang dikotori oleh hadirnya iblis dan malaikat-malaikatnya yang memberontak dan jatuh, yang kemudian menjadi penguasa Kerajaan Angkasa. Ef.2:2. Roh-roh jahat diudara. Ef.6:12.
Langit kedua adalah Langit Planet. Langit ini digambarkan sebagai Tempat Kudus di Tabernakel. Di langit itulah yang di dalamnya ada bilyunan planet, galaksi, bintang-bintang dan matahari yang bersinar dan bergerak sesuai dengan orbit yang ditentukan Allah dalam berbagai galaksi mereka. Benda-benda langit ini yang dikatakan para Nabi akan menjadi gelap pada hari-hari terakhir pada waktu penghukuman sebelum dan saat kedatangan Tuhan Yesus Kristus (Joel 2:10,30; Hagai 2:6; Isa 50:3; 51:6; 13:13; 34:4).
Langit Ketiga. II Cor 12:1-4 yaitu langit yang mengatasi segala langit. II Chro 6:18; 2:6, tempat kediaman Allah. II Chro. 6:30-35, atau di kehadiran Allah. Heb 9:24, disebut juga Firdaus. Luk 23:43; Rev 2:7; II Korintus 12:1-4 merupakan Sorga tempat yang paling kudus atau Ruang Maha Kudus yang ada di Tabernakel Musa dan Bait Salomo. Tempat dimana terdapat Tabut Perjanjian. Ini adalah Ruang Tahta Allah yang kekal. Mat. 5:34; Rev 4:2a; Act 7:47-50; Isa 66:1-4, tempat dari terang-benderangnya kemuliaan Allah. Tempat ini disebut juga di Alkitab sebagai:
Sorga (Mat. 6:19,20).
Firdaus (II Cor. 12:2-4).
Rumah Bapa-Ku (John 14:2).
Langit yang ketiga (II Cor 12:2-4).
Langit Baru dan Bumi Baru dengan Kota baru Yerusalem (II Pet. 3:13; Isa 65:17; Rev. 21:1,2).
Kota Allah (Heb. 11:10-16; 13:14; Rev. 21:1,2).
Tempat yang disediakan (John 14:2,3).
Tanah Air Sorgawi (Heb.i 11:10-16).
Kehidupan kekal (I John. 5:11,12).
Dengan Kristus (Phlp. 1:23).
Kemuliaan (Ps. 73:24).
Kehadiran dan tangan kanan-Mu (Ps. 16:11).
Kehadiran kemuliaanNya (Jud 1:24).
Di tempat ini orang percaya dijanjikan “Pohon Kehidupan” (Rev. 2:7), mereka tidak akan diganggu kematian kedua (Rev.2:11); mereka diberikan batu dengan nama baru diatasnya (Rev. 2:17); mereka akan berkuasa bersama Kristus (Rev. 2:26,27); mereka diberi pakaian putih dan nama-nya pada Buku Kehidupan (Rev. 3:3-5); mereka akan aman di Kota Allah (Rev. 3:12).
Sorga, tempat kediaman kekal bagi orang yang ditebus dari segala masa. Yesus berkata bahwa Ia pergi “untuk menyediakan tempat” bagi milik-Nya, Ia akan datang kembali dan menerima milikNya, supaya dimana Ia berada mereka juga ada disana (John 14:3). Dimana saja Yesus ada, disanalah Sorga. Sorga adalah tempat terang, kasih, kekudusan, kebenaran, penyembahan, pelayanan, kesukaan, damai sejahtera dan kehidupan kekal , karena Yesus Juruselamat ada disana. Disana tidak ada kegelapan, kebencian dosa, ketidak benaran, keluhan, perselisihan, atau kematian.
Di Sorga tidak ada kematian, penderitaan, rumah duka, klinik aborsi, rumah sakit jiwa. Tanpa pemerkosaan, penculikan anak, dan rehabilitasi pengguna obat terlarang. Tanpa pembunuhan, depresi dan problem ekonomi. Tanpa perang, penganguran, kesedihan dari kegagalan dan salah pengertian. Tanpa permusuhan, kesakitan, kebosanan dan kemurungan. Tanpa sakit penyakit dan handicaps. Tanpa kanker, pajak, rekening tagihan, sakit mental, septic tank, dll.
Disana sahabat karib tanpa klik, tawa ria, keintiman tanpa cobaan imoral, tanpa agenda tersembunyi, tanpa pengkhianatan, tanpa kongkalikong. Bayangkan saat makan yang penuh cerita, tawa dan sukaria tanpa takut dan tersinggung, tanpa marah, gossip dan tingkah yang tidak sesuai, nafsu, cemburu, yg mengurangi sukacita.. itulah Sorga….tempat kediaman kita nanti.
Heb. 11:10, 13:14, Sorga merupakan suatu Kota. Heb.11:16, Sorga digambarkan sebagai suatu Negara. Bumi yang baru merupakan pengganti dari Bumi yang lama. Yang lama telah dimusnahkan tanpa bisa diingat lagi.
Di sorga kita akan alami sukacita terbesar dalam Tuhan. Kita akan menyembah dan bersyukur padaNya tatkala Ia singkapkan keajaiban dari penciptaan. Tuhan telah memutuskan manusia untuk membantuNya menjalankan Jagad Raya. Luk.19:11-27. Ia akan memberikan kita pikiran dan tubuh yang diperbaharui dan menjadi manusia yang seutuhnya yang penuh dengan energi dan visi. Gereja sempurna akan memerintah bersamaNya di kerajaan 1000 tahun damai. Yang diperintah adalah para malaikat dan orang percaya yang sudah mati sebelumnya. Kita akan melaksanakan kepemimpinan dan otoritas dan membuat keputusan penting Luk.19:17-19. Di sorga kita juga akan beristirahat. Rev.14:13. Kita tahu apa arti istirahat dan kerinduan berisitirahat. Heb.4:10-11. Kita akan melayani Yesus disana dan bekerja untuk kemuliaanNya. Kita tahu apa itu bekerja dan keinginan untuk bekerja. Kita akan kerja disana tanpa derita kerja keras yang datang karena kutuk Rev.22:3.
Sorga merupakan tempat kediaman Allah. Dimana ada Allah, disitulah Kerajaan Sorga. Demikian halnya dengan Bumi Yang Baru. Immanuel…, God with us. Jesus akan bersama kita di Bumi Yang Baru. Tahta Allah ada disini dan kita akan melayaniNya. Kalimat dalam Doa Bapa Kami menjadi nyata…datanglah kerajaanMu di bumi seperti di sorga.
Langit Baru, Bumi Baru dan Yerusalem Baru. Alkitab menunjukkan bahwa pada waktunya nanti akan ada langit baru dan bumi baru. II Petrus 3 : 13 – Tetapi sesuai dengan janjiNya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran. Ini akan menjadi tempat kediaman kekal dari orang-orang yang ditebus. Yerusalem baru akan menjadi ibukota yang baru dari alam semesta dan tempat dimana orang percaya berkumpul untuk menyembah dan melayani (Rev 21:1-2; Isa 65:17; 66:22; II Pet 3:13). Kitab Suci memberikan sedikit tentang langit baru dan Yerusalem baru, dan inilah penjelasan yang terbaik mengenai tempat kediaman kita nanti.
- Itu adalah langit baru dan bumi baru, karena yang sebelumnya akan berlalu (Gen 1:1, Rev. 21:1).
- Tidak akan ada lagi laut yang merupakan pemisah dan pembagi tanah (Rev. 21:1).
- Akan ada Yerusalem baru, kota yang kudus, yang berbeda dengan Yerusalem lama, yang menjadi kota yang kotor. Inilah kota yang dicari Abraham, yang pembangun dan pembuatnya adalah Allah (Heb 11:10-16; Gal 4:20; Rev. 3:12; 21:2).
- Kota ini akan menjadi Tabernakel Allah, tempat kediaman Allah dan umat tebusanNya. Ia akan menjadi Allah mereka dan mereka dan mereka akan menjadi umatNya, dengan demikian menggenapi janji Perjanjian Baru seperti yang diberitakan di Perjanjian Lama dan Baru (Ex 19:4-6); Jer 31:31-34; Rev 21:3).
- Tidak akan ada air mata, kesusahan, tangisan atau sakit disana (Rev. 21:4).
- Tidak akan ada lagi maut, upah dosa, karena itu adalah bagiannya di bumi dan orang-orang yang belum ditebus (Rev 21:4).
- Kota itu dipenuhi kemuliaan dan kehadiran Allah (Rev. 21:10-21).
- Segala sesuatu transparan, yaitu tak ada bayang atau gelap ke-tidak pastian (Rev. 21:21).
- Penyembahan akan berpusat pada Allah dan Anak Domba secara kekal dan bukannya bait atau korban di dunia (Rev. 21:22).
- Semua menjadi terang abadi di langit baru dan bumi baru, Yerusalem baru tidak ada gelap atau malam disana (Rev 21:23-26; 22:5).
- Tidak ada orang yang tidak benar atau tidak kudus di kota ini (Rev 21:27; 22:1-5).
- Sungai kehidupan akan ada disana yang muncul dari tahta Allah dan Anak Domba (Rev. 22:1,7).
- Pohon kehidupan kekal akan dipulihkan bagi manusia di Firdaus sorgawi ini. Manusia mendapat pemulihan karena dengar-dengaran akan Allah (Rev. 22:2,14; 2:7; Gen 2:17).
- Semua orang yang ditebus akan melihat mukaNya dan namaNya akan ada di dahi mereka. Dosa tak ada disana (Gen 3:22-24; Rev 22:4; Gen 4:14-16; Mat 5:8; II Cor 3:10-18; Ex 33:20-33).
- Orang yang ditebus akan menyembah dan melayani Allah dan Anak Domba secara kekal sebagai imam raja menurut aturan Melkisedek (Rev 1:6; 5:9-10; 22:5).
Sekarang Bumi masih dibawah kutuk akibat dosa Adam. Kelak Bumi pun akan dibebaskan dari kutuk dan kembali pada kondisi indah sempurna tanpa kutuk dosa. Bumi yang baru hanya didiami oleh Allah dan umat tebusanNya, yaitu orang-orang yang percaya Yesus dari berbagai bangsa dan bahasa. Agama atau bangsa tertentu tidak menjamin hak dan kepastian untuk tinggal disini. Hanya mereka yang percaya Yesus…semua orang yang menerimaNya sebagai juruselamat pribadi.
Sejak semula umat manusia ditempatkan Allah di Eden untuk memerintah bumi. Dosa dan Setan telah menggagalkan hal tersebut. Kelak manusia kembali akan memerintah bersama Yesus di bumi yang baru selama-lamanya. Rev.22:5. Dan 7:18. Yesus akan menjadi pemerintah absolut, kemudian Ia akan menyerahkan kerajaan yang telah dimenangkanNya ini kepada Allah Bapa 1 Cor 15:28. Umat Allah akan memerintah jagad raya yang sudah diperbaharui yang berpusat pada Bumi yang baru dan Yerusalem Baru sebagai ibu kotanya.
Rev.21, 22 menjelaskan bahwa disana kita akan makan, minum, bekerja, menyembah, belajar, travel dan mengalami banyak hal seperti yang kita kerjakan sekarang ini.
Yesus katakan bahwa berbahagialah mereka yang lapar sekarang karena mereka akan dipuaskan. Juga mereka yang sedih sekarang karena mereka akan dihiburkan. Diberkatilah engkau jika orang membencimu karena upahmu besar di sorga. Luk 6:21-23.
Di bumi yang baru, bangsa-bangsa tetap eksis dengan etnis budaya masing-masing Rev.21:24, 26. Ditengah-tengah kota akan terdapat Pohon Kehidupan secara fisik seperti di Eden dahulu. Kita akan makan berbagai macam jenis buah-buahan disana Rev.22:1-2. Sungai besar akan mengalir melalui tengah kota. Alam dan budaya manusia akan tetap eksis di bumi yang baru. Hanya tubuh kita yang tinggal disana adalah tubuh yang sudah dibangkitkan seperti tubuh Yesus.
Allah menetapkan untuk menciptakan manusia secara fisik, Ia pun telah menjadi manusia di bumi yang sama. Ia lakukan semua itu untuk menebus manusia dari dosa dan untuk menikmati persekutuan yang indah bersama manusia selamanya di bumi yang telah disediakan bagi mereka. Isa 65:17, 66:22. Dunia inilah yang kita sedang nanti-nantikan 2 Pet. 3:13. Kita belum pernah tahu dunia yang tanpa dosa, penderitaan dan kematian. Kita sedang menantikannya. Tuhan katakan bahwa dunia yang kita dan semua mahluk sedang nantikan yaitu yang telah dibebaskan dari kutuk, suatu saat akan menjadi milik kita yang akan kita tinggali selama-lamanya Rom.8:19-23.
John 14:3. Yesus katakan bahwa Ia akan kembali menjemput orang yang percaya padaNya. Sehingga dimana Ia ada merekapun akan berada disana. Sorga adalah suatu tempat yang nyata dan merupakan tujuan kita yang percaya. Kita sedang menantikan tubuh yang baru, bumi yang baru dan budaya yang baru tanpa dosa dan kematian. Kita menantikan suatu kebangkitan dari kematian yang merupakan ajaran pokok dari kekristenan 1 Cor 15.
Yesus katakan pada pembaharuan segala sesuatu, kamu akan duduk di tahtaku menghakimi ke 12 suku Israel Mat.19:28. Segala sesuatu akan diperbaharui, dosa, kutuk dan kematian akan berlalu. Petrus katakan di Act 3:21, Kristus harus tinggal di Surga sampai saatnya Allah memperbaharui segala sesuatu seperti yang Ia janjikan sejak dahulu melalui nabi-nabiNya. 2 Pet. 3:13 kita menantikan langit dan bumi yang baru tempat kediaman orang-orang benar.
Yesus memiliki tubuh kebangkitan yang bisa berjalan, makan, dan bicara John 21:1-14, Luk 24:36-43. Tubuh kita pun akan menjadi sama denganNya 1 Cor 15:20,48-49, Phil.3:21, 1 John 3:2. Setelah kebangkitanNya, Yesus mempersilahkan murid-muridNya untuk menjamah tubuhNya yang terdiri dari tulang dan daging, bukan roh. Luk 24:39. Tubuh seperti inilah yang akan kita miliki kelak setelah kebangkitan. Di bumi yang baru kita tidak merupakan roh-roh tapi manusia fisik yang telah diperbaharui, dalam tubuh kebangkitan.
Jangan pernah berpikir untuk melihat wajah Tuhan dalam kondisi sebagai manusia berdosa Exo.33:18-23. Hanya umat tebusanNya yang telah dibangkitkan di bumi yang baru yang bisa melihat wajahNya Rev.22:4. Tuhan yang tak terhampiri menjadi terjangkau melalui Yesus John 1:14. Manusia dapat melihat Yesus dan melihat Allah. Di Rev. 22:4 menyatakan bahwa kita dapat melihat wajah Allah Bapa secara langsung. Matt.5:8.
Binatang merupakan bagian dari design Tuhan bagi manusia dan bumi di awal penciptaan. DiciptakanNya berbagai jenis binatang dan semuanya baik Gen.1:25. Berdasarkan hal ini maka di bumi yang baru pun akan terdapat dunia binatang, semua mahluk merindukan pembebasan tubuh yang sama saat kebangkitan Rom. 8:19, 23. Isa 11, 60, 65. Rencana Allah bagi bumi setelah banjir zaman Nuh melibatkan juga dunia binatang.
Yesus katakan bahwa di rumah Bapa ada banyak tempat. Ia akan pergi kesana dan menyediakan tempat bagi kita John 14:2. Surga merupakan Rumah Allah yaitu suatu tempat yang besar dengan banyak ruang yang merupakan rumah indah bagi setiap individu. Luk.16:4 menganjurkan kita untuk memanfaatkan sumberdaya yang kita miliki didunia untuk pemberitaan injil dan keselamatan jiwa-jiwa. Nampaknya dampak pelayanan kita di dunia yang menyebabkan orang lain memliki rumah mereka di surga akan terus berlanjut sampai kekekalan. Luk.16:9 menjelaskan bahwa kita akan menikmati persahabatan kekal dengan teman-teman kita didunia ini. Yesus janjikan kita suatu rumah, ruang, dan tempat. Kita tahu bahwa kita akan memiliki tubuh pada Bumi Yang Baru secara fisik.
Kita akan tinggal di kekekalan sebagai mahluk yang terbatas. Tuhan yang tidak ditentukan oleh waktu dapat menyesuaikan diriNya pada kita dengan masuk kedalam waktu. Tapi kita tidak dapat masuk kekondisi yang tidak terbatas dengan waktu. Rev.8:1 menulis tentang keadaan sunyi di surga sekitar 30 menit. 2 Pet. 3:8 ayat ini menunjuk pada Tuhan, bukan manusia. Ia menciptakan kita untuk tinggal pada suatu tempat dan waktu tertentu sebagai mahluk yang terbatas. Luk 15:7 Sorga nampak terlibat dengan rentetan waktu yang terjadi di bumi. Sorga bersuka tatkala satu orang bertobat. Rev.6:9-11 para martir menantikan waktu pembalasan bagi bumi dan bertanya pada Tuhan berapa lama lagi? dan Tuhan menjawab mereka supaya menunggu sedikit waktu lagi. Menunggu melibatkan serentetan waktu yang harus dilalui. Kitab wahyu menunjukkan kesinambungan interaksi antara surga dengan urutan peristiwa yang terjadi di bumi.
Hanya Tuhan yang maha tahu 1 Cor 13:12. Kita tidak akan menjadi serba tahu tapi kita akan mengetahui lebih banyak dari sekarang, dan kita tidak akan pernah menjadi Tuhan. Di sorga kita tanpa cacat dan kekurangan. Tidak mengetahui semua bukalah kekurangan tapi merupakan bagian dari keterbatasan sebagai manusia. Malaikat tidak mengetahui semua, dan mereka rindu untuk mengetahui lebih banyak lagi 1 Pet.1:12. kita akan tinggal pada kekekalan dan mendapat lebih banyak pengetahuan yang kita cari. Tuhan menaruh kita di kerajaan sorga sehingga pada masa mendatang Ia akan menunjukkan kekayaan dari kemurahanNya yang tiada bandingan. Eph.2:6-7. Tuhan akan menyatakan diriNya sepanjang kekekalan. Hal ini menunjukkan bahwa kita akan tetap belajar di sorga nanti. Ketika masuk ke surga nanti nampaknya kita akan mulai dengan pengetahuan yang kita miliki saat kematian. Tuhan mungkin akan memperbaiki dan menambahkan pengetahuan kita. Ia akan menyingkapkan banyak hal baru dan menempatkan kita pada suatu situasi belajar di kekekalan. Saat kita memiliki tubuh yang dibangkitkan dengan otak yang juga sudah dipulihkan maka kita akan memiliki kapasitas untuk belajar yang luarbiasa.
Mat.11:29 Yesus katakan, belajarlah padaKu. Kita akan banyak belajar tentang Tuhan juruselamat kita yang maha kuasa lebih dalam lagi .
Kita tidak akan lupa kehidupan kita sewaktu di bumi. Rev.6:9-11 menceritakan tentang keadaan para martir yang ingat akan penderitaan mereka. Bahkan mungkin di surga kita akan ingat lebih banyak dibanding sewaktu kita masih hidup dan kita mungkin akan mengetahui pertolongan Tuhan yang tidak kita sadari ketika hidup di bumi. Luk.16:25 merupakan penghiburan bagi mereka sehubungan dengan perkara buruk semasa hidup mereka. Jika kita tidak ingat perbuatan buruk kita, jadi untuk apa penghiburan/confort yang dimaksud disini.
Setelah mati kita harus mempertanggungjawabkan perbuatan dan perkataan kita 2 Cor 5:10, Mat.12:36. Nampak disini bahwa ingatan kita lebih jelas dibanding sewaktu kita hidup. Di sorga kita disucikan tapi asal dan sejarah kita tidak dihapus. Tanpa keraguan kita akan mengingat pekerjaan kemurahan Tuhan dalam kehidupan kita. Di Bumi yang baru sejarah umat manusia akan tetap diingat. Akan ada kenangan pada 12 suku dan para rasul Rev. 21:12-24. Kaki dan tangan Yesus yang berlubang paku masih nampak pada tubuh kebangkitanNya John 20:24-29. Bukti bahwa penderitaan serta penebusanNya mutlak untuk dosa-dosa kita dan tidak akan kita lupakan.
Kematian orang percaya bukanlah akhir dari segalanya tapi merupakan perpisahan sementara dengan orang-orang yang dikasihi. Kelak mereka akan bertemu lagi pada tempat bahagia di sorga dan kita akan dipertemukan kembali pada reuni akbar ada bersama Yesus Tuhan selama-lamanya. 1 Thes 4:17-18.
Di sorga kita akan bertemu kembali dengan orang-orang yang kita kasihi yang telah meninggal. 1 Tes.4:14-18 menjelakan sukacita pertemuan ini karena kita masih mengingat dan tahu mereka semua. Di puncak gunung 3 murid Yesus mengenali Musa dan Elia meskipun mereka belum pernah tahu sebelumnya. Mat.17:1-4. Kelak kitapun akan mengetahui segera orang-orang yang kita tahu tapi belum pernah bertemu sebelumnya. Hal ini mungkin disebabkan karena perbedaan karakter pribadi yang muncul dari penampilan masing-masing. Kalau kita bisa mengenali orang-orang yang belum pernah kita temui, apalagi orang-orang yang pernah kita kenal. Kita akan bertemu lagi dengan teman-teman lama dan juga teman-teman baru pengikut Kristus.
Di sorga tidak ada kawin dan mengawinkan. Hanya ada satu perkawinan yaitu Yesus dan mempelai wanitaNya. Mat.22:30. Kita menantikan perkawinan yang sempurna yang akan kita miliki bersama Yesus. Institusi perkawinan manusia akan berakhir karena telah terpenuhi dan terrefleksi dalam perkawinan Yesus dengan gereja Efe.5:23-32. Tapi dia tidak mengatakan bahwa hubungan yang dalam selama didunia akan berakhir atau terlupakan. Hubungan kita dengan sesama di dunia memiliki dampak eternal. Surga merupakan tempat luarbiasa bagi kekeluargaan dan persahabatan akan terjadi. Hubungan ini akan sangat lebih baik dan sempurna dari sebelumnya. Surga tempat kita memiliki bukan tempat kita kehilangan.
Mustahilkah kita mengetahui secara pasti bahwa kita akan ke Surga?
1 John 5:13 menyatakan secara pasti bahwa kita akan pergi ke surga jika kita mati.
Upah dosa adalah maut. Dosa menjauhkan manusia dari standard kekudusan Tuhan. Dosa pertama manusia terjadi di Eden. Rom.3:23 menyatakan kita semua telah berdosa. Terpisah dari hubungan dengan Tuhan Isa.59:2. Ada jurang yg tak tersebrangi bagi kita yang tinggal di surga dan di Neraka, Tak ada yang bisa kita perbuat untuk menyebranginya. Dosa telah menipu kita dengan mengatakan bahwa benar itu salah dan sebaliknya. Prov.14:12.
Dosa memiliki akibat yang mengerikan tapi Tuhan menyediakan jalan keluar. Rom 6:23. Yesus mengasihi kita dan ia membebaskan kita dari dosa. John3:16. Ia menjadi sama dengan manusia tapi tidak terkontaminasi oleh dosa Heb.2:17-18,4:15-16. KematianNya disalib adalah satu-satunya jalan sempurna yang bisa memuaskan hati Allah yang kudus 2 Cor 5:21. Disalib Ia ambil bagiNya Neraka yang diperuntukkan bagi kita supaya kita bisa memiliki surga. Ia bangkit dari kematian mengalahkan dosa dan kematian 1 Cor 15:3-4, 54-37. Tak ada orang yang bisa membayar harga ke sorga tanpa melalui Yesus. John 14:6, Act.4:12.
Yesus banyak berbicara tentang Neraka dibanding orang lain. Mat.10:28, 13:40-42, Mar.9:43-44. Ia katakan bahwa tempat ini nyata. Digambarkan secara jelas dan menakutkan sebagai tempat dimana apinya tidak pernah padam dan cacing tidak bisa mati. Orang yang tidak selamat akan tinggal disana di tempat ratap dan kertak gigi. Mat.8:12. Hindari tempat ini dengan menjadikan Yesus sebagai Juruselamat kita. Hanya Dia yang bisa mengampuni dosa manusia karena Dia lah Allah pencipta yang telah menjelma menjadi manusia untuk bertanggungjawab karena telah menciptakan Adam yang mengakibatkan dosa, kematian dan membawa kebinasaan bagi semua keturunan Adam. Dengan pengorbanan Yesus Ia menawarkan pilihan dan jalan keselamatan kepada semua manusia yang sedang menuju pada kebinasan di Neraka. Pilihan ada pada kita, Tuhan tidak bisa memaksa karena di Surga hanya akan ada orang-orang yang dengan sukarela dan kesadaran penuh mau menyembah kepadaNya saja.
Untuk diampuni kita harus sadar akan dosa dan bertobat. Prov.28:13. Pengampunan tidaklah otomatis tetapi melalui pengakaun dan pertobatan. 1 John 1:9. Yesus menyediakan pengampunan dan keselamatan bagi semua orang yang menginginkannya Rev.22:17. Tidak ada perbuatan kita yang layak membawa kita ke surga Tit 3:5. Semua itu adalah anugrah Eph.2:8-9. Carilah Tuhan selama Ia dekat dan dapat dicari. Isa 55:6.
Ada banyak orang yang percaya Bumi Yang Baru, Sorga, Firdaus, dan segala sesuatu yang bahagia dan damai dikemudian hari. Mereka berusaha mencapainya dengan berbagai cara dan jalan yang berbeda. Tapi tanpa Yesus mereka tidak memiliki janji jaminan untuk sampai ke Rumah Bapa. Tanpa Yesus mereka tidak memiliki Jalan, Kebenaran..dan Hidup. Tanpa Yesus mustahil manusia dapat mencapai akhir yang bahagia ini. Karena hanya Dia satu-satunya manusia yang telah bangkit dari kematian 2000 tahun lalu. Dia yang tahu jalan ke Bapa di Sorga, dan Dia yang berjanji akan membawa kita kelak untuk tinggal bersamaNya.
Without HIM no clues whatsoever how to get there…! He is the way, the truth and the life. John 14:6. Did any one dare to say so and proofable ? He was..! [nyc-031510].
