Monday December 30th 2013

GPdI El-Shaddai

Pada tahun 1973 Pdt. H. B. Tambuwun kembali melayani di Sumatera Utara setelah tamat dari Sekolah Alkitab Beji Batu Malang tahun 1971-1972, yang sempat sebelumnya praktek di Bali dan Kalimantan Selatan.

Di tahun 1973 Pdt. Charles Simamora menyerahkan salah satu cabang di GPdI Jl. S. Parman yang digembalakan oleh Ibu Pdt. R. N. Wakkary – Sorongan kepada Pdt. H. B. Tambuwun. Dan sejak dalam penggembalaan Pdt. H. B. Tambuwun, jemaat terdiri dari 3 keluarga dan 1 pemudi. Tahun 1976 Pdt. H. B. Tambuwun pulang ke kampung halaman Sulawesi Utara, sekaligus mencari tulang rusuk / pendamping hidup, dan pada tanggal 28 Agustus 1978 menikah dengan seorang pemudi asal jemaat GPdI El-Shaddai Sario, dan waktu itu sedang berpraktek di Gereja Pantekosta Pusat Samratulangi – Manado Sulawesi Utara, yaitu Pdp. Selvie. W. Mumu.

Dan pada bulan september 1976 bertolak ke Sumatera untuk pelayanan. Tahun 1976 bulan oktober menyewa tempat ibadah di Gang Ganefo No. 2 Padang Bulan Medan, yang sebelumnya beribadah di rumah Ibu Sinulingga di Gg. Keluarga Titi Rante dengan nama Jemaat GPdI Pattimura Padang Bulan, sesuai jalannya.

Tahun 1977-1978 Ibu Pdt. H. B. Tambuwun lewat proses ujian pelayanan, sakit parah. Perkembangan jemaat mulai bertambah dengan anak-anak sekolah minggu + 100 orang, Kaum Muda 15 orang, dewasa 10 orang. Tanggal 27 Februari 1979 melahirkan seorang anak pertama laki-laki dan hanya 1 hari dipanggil Tuhan ke surga. 8 Maret 1980, melahirkan seorang anak kedua perempuan dan sekaligus dalam waktu yang sama pindah sewa rumah yang lebih besar di Gang Saroha No. 2 Padang Bulan Medan, karena jemaat makin bertambah. Anak sekolah minggu + 100 dan kaum muda + 60 orang/ aktif, dan dewasa + 50 orang. Tanggal 10 September 1983 lahir anak laki-laki dan sekaligus Tuhan memberi sebidang tanah di Pasar V Gg Danau Toba Padang Bulan dan inilah cikal bakal Gereja sekarang, dan mulai membangun dengan Gereja ukuran 8 x 16 m dengan tanah 10 x 33,5 m.

Tahun 1989 membeli sebidang tanah di samping gereja dengan ukuran ukuran 6 x 33,5 m. Tanggal 27 Februari 1991, melahirkan seorang anak keempat, perempuan. Tahun 1991 Pdt. H. B. Tambuwun diproses lagi dengan mengalami kecelakaan kendaraan di Surabaya dalam rangka mengikuti Musyawarah Besar GPdI. Tangan hampir diamputasi, dan Puji Tuhan tangan Tuhan telah campur tangan, dan pada akhirnya tidak mengalami amputasi dan tangan kembali seperti semula.

Tahun 1992, membangun kembali Gereja dengan ukuran 13 x 16 m, karena jemaat makin bertambah-tambah. Tahun 1995 membeli tanah di belakang dengan ukuran 12 x 10 m dan tahun 2002 tanah tersebut dibangun pastori dengan ukuran tanah diatas, dan inilah pastori sampai sekarang.

Sampai sekarang ada beberapa cabang pelayanan GPdI El-Shaddai Medan:

1. Tanggal 22 Mei 1994 membuka cabang di Desa Namutrasi – Langkat, dan telah memiliki gereja ukuran 10 x 15 m, lahan 13 x 38 m dengan jumlah jemaat 40 KK (kepala keluarga). (terlampir).

2. 02 September 1996 membuka pelayanan cabang di perkebunan Sawit Seberang – Langkat dan telah memiliki 2 gereja dan dilayani oleh hamba-hamba Tuhan muda.

3. 11 Oktober 1995 membuka pelayanan cabang di Desa Tanjung Anom dan sudah diserahkan ke Pdt. H. Kalangi.

4. 28 Juni 1999 membuka pelayanan cabang di Milala Rumah Tengah dan sudah diserahkan ke Pdt. B. Purba

Bertahun-tahun dijalani dengan sukacita, pelayanan makin berkembang sehingga sekarang GPdI El-Shaddai telah memiliki Sel sebanyak 14 sel keluarga dan 6 sel wanita, Tim Pelayan Kasih yang telah dibentuk beberapa tahun lalu dengan pelayanan antara lain:

1. Pelayanan ke Rumah Sakit setiap hari Minggu.

2. Membagi-bagi pelayanan kasih ke gereja-gereja yang sedang merintis

3. Menyiapkan sarana tempat untuk hamba-hamba Tuhan dari luar kota, sekaligus menampung orang-orang yang sakit.

Tahun 2007, sedang mempersiapkan pembangunan gereja karena tidak memadai lagi, walaupun Ibadah minggu telah di adakan 3 gelombang setiap hari minggu.

* Jam 07.00 – 09.00 Ibadah Minggu I

* Jam 10.00 – 12.00 Ibadah Minggu II

* Jam 19.00 – 21.00 Ibadah Minggu III

Dengan kemurahan Tuhan Jemaat yang pernah mengecap berkat-berkat Rohani di Jemaat El-Shaddai telah tersebar keseluruh pulau-pulau di Indonesia, dan beberapa yang telah menjadi hamba Tuhan bahkan pemimpin-pemimpin gereja

Sekarang Anak-anak juga membantu pelayanan kami. Mereka adalah :

1. Trivena Lina Tambuwun,SS / Sekolah Alkitab Batu Beiji Batu-Malang Angkatan 50, 52

2. Moody Moses Tambuwun, SSi

3. Keren Bertha Tambuwun – Siswa kelas III SMU

Kami dititipkan Tuhan diatas dunia ini untuk kasih dan kebesaran Tuhan.

Be Sociable, Share!

Latest Topics

www.ecfcyouth.com

www.ecfcyouth.com

Be Sociable, Share! Tweet [Read More]

Barnabas Ministries

Barnabas Ministries

                  Be Sociable, Share! [Read More]

Menanti-nantikan Tuhan

Menanti-nantikan Tuhan

Ayat Pokok: Mazmur 25:1-5 Oleh: Pdt. A.H. Mandey Allah mengangkat lima jawatan: rasul, nabi, pemberita Injil, gembala [Read More]

Setia Melayani

Setia Melayani

Hari Minggu kemarin kami melayat akan salah satu saudara kami yang sudah lama kami tidak pernah bertemu. Satu hal yang [Read More]

Barnabas Ministry

Barnabas Ministry

BARNABAS  MINISTRY Ini adalah salah satu ministry diakonia dimana angotanya adalah member milis GPdIWorld yang [Read More]

Insider

Archives