Lukas 13:10-17
Yesus masuk ke rumah ibadat pada hari Sabat. Kata \Sabat\” berarti: Istirahat, berhenti bekerja. Hari Sabat adalah hari dimana orang Israel tidak boleh bekerja. Allah sendiri menciptakan langit dan bumi dalam enam hari, kemudian pada hari ke tujuh, Ia beristirahat.
“
Peraturan Tentang Sabbat. Peraturan tentang Sabat baru diberikan pada zaman Musa – Keluaran 16:23. Peraturan ini kemudian dimasukkan ke dalam 10 hukum Taurat yang harus dilaksanakan oleh semua bangsa Israel – Keluaran 20 : 8 -11.
Peraturan mengenai hari Sabat sangat keras. Yang melakukan pekerjaan pada hari Sabat harus dihukum mati – Keluaran 31:15. Sebaliknya, mereka yang menjalankan peraturan tentang Sabat, Tuhan berjanji akan memberkati dan menjadikan Sabat sebagai hari Kenikmatan / Kesukaan – Yesaya 58:13-14.
Tuhan kemudian menetapkan Sabat sebagai Hari Pertemuan Kudus = hari untuk beribadah – Imamat 23:2-3. Tuhan Yesus sendiri masuk ke rumah ibadat pada hari Sabat untuk membaca Alkitab – Lukas 4 : 16. Pada hari Sabat, rasul Paulus dan kawan kawan pergi ke rumah ibadat untuk mendengar pembacaan Kitab Taurat dan Kitab nabi-nabi – Kisah Rasul 13:14-15. Tuhan berfirman kepada Harun tentang larangan minum anggur / minuman keras bagi Imam, bila masuk ke dalam Kemah Pertemuan, yang biasa dilakukan pada hari Sabat – Imamat 10 : 8-11. Jadi hari Sabat merupakan hari yang sangat penting bagi bangsa Israel di zaman dulu.
Allah Yang Menyembuhkan. Yesus ada di dalam rumah ibadat pada hari Sabat dan bertemu dengan seorang perempuan yang sudah 18 tahun dirasuk oleh roh (ayat 10) – diikat oleh iblis (ayat 16). Perempuan ini datang ke rumah ibadat dengan harapan bahwa Tuhan akan menyembuhkannya.
Tuhan berjanji, jika sungguh-sungguh mendengarkan dan melakukan Firman Tuhan, maka Tuhan tidak akan menimpakan penyakit manapun, sebab Tuhanlah yang menyembuhkan – Keluaran 15:26. Tuhan menyatakan diri sebagai YEHOVA RAFA – ALLAH YANG MENYEMBUHKAN.
Yesus berjalan keliling ke semua kota dan desa untuk memberitakan Injil Kerajaan Surga dan melenyapkan segala penyakit dan kelemahan – Matius 9 : 35 – 36. Kalau orang Yahudi bisa membaca Alkitab Perjanjian Lama, yakni Kitab Taurat dan Kitab Nabi-nabi pada hari Sabat, Yesus memberitakan Injil Kerajaan Surga, dan menyembuhkan segala penyakit.
Yesus melihat perempuan ini datang dengan penderitaan , lalu tergeraklah hatiNya oleh belas kasihan. Allah adalah Allah Penyanyang (bhs Inggris – God full of compassion = penuh dengan belas kasihan) dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah-limpah kasih dan setia, Mazmur 86 : 15
Delapan belas tahun lamanya perempuan ini diikat oleh Iblis sehingga sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak. Tapi Puji Tuhan, Yesus melihat, dan jatuhlah belas kasihannya. Ia memanggil dia, dan berkata : \Penyakitmu telah sembuh\”, lalu Ia meletakkan tanganNya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu dan memuliakan Allah.
Meski telah menderita sekian lama, perempuan ini tetap datang ke rumah ibadat, sebab yakin suatu hari Allah akan menyembuhkannya. Ia mendengar panggilan Yesus lalu datang kepadaNya. Dan seketika itu juga ia sembuh dan memuliakan Allah. Ia tahu, bahwa yang menyembuhkan dia adalah Allah.
Tantangan. Akan tetapi, kepala rumah ibadat menjadi gusar sebab Yesus menyembuhkan orang pada hari Sabat. Yesus kemudian menegur dan menyebut mereka munafik. Sebab sesungguhnya mereka telah melanggar peraturan hari Sabat, karena melepaskan lembu atau keledai dari kandang dan membawanya ketempat minuman pada hari Sabat. Yesus menekankan pentingnya belas kasihan terhadap orang yang menderita ketimbang menjalankan peraturan tentang Sabat.
Jangan Keraskan Hati. Orang berdosa adalah orang yang disukai / diikat oleh Iblis. Tuhan mau melepaskan kita dari ikatan segala iblis. Dia tidak akan membiarkan kita terus menderita dalam dosa. Dia memandang saudara dan saya dengan penuh belas kasihan. Dia tahu setiap penderitaan dan kesulitan yang kita hadapi. Dia mau menyembuhkan, melepaskan dan mengampuni segala dosa kita. Dia sanggup melakukan semua itu. Maukah saudara mendengar suara Tuhan dan datang kepadaNya ?
Sabat yang sesungguhnya, bukanlah harinya, melainkan Damai Sejahtera yang Tuhan mau berikan / bebas dari ikatan Iblis, bebas dari segala tanggungan dan penyakit. Bagi mereka yang mau mendengar pangggilan Tuhan dan menjalankan Firman Tuhan, Tuhan berkata: \”Akulah TUHAN yang menyembuhkan segala penyakitmu\”. Halleluyah.
Perempuan itu mendengar panggilan Yesus, lalu datang mendekat. Yesus menumpangkan tangan keatasnya dan seketika itu juga ia berdiri dan mulai memuliakan Allah.
Tuhan ada ditengah kita saat ini. Mari dengar panggilanNya dan datang kepadaNya. Dia mengetahui keadaan saudara dan Dia sanggup melakukan perkara-perkara yang heran dan besar bagi saudara. Jangan keraskan hatimu ! Alami jamahan Tuhan sekarang juga ! Tuhan memberkati saudara.(WJ1092/SWD-051803).”
