Rasul Paulus mendorong Timotius, anak rohaninya, agar menjadi kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus. 2 Tim 2:1. Sesungguhnya kita tidak layak menerimanya, tetapi oleh kemurahan Tuhan, saudara dan saya bisa memperoleh kekuatan Allah.
Yesus Kristus adalah Sumber kekuatan yang sangat besar. Untuk mendapatkan kekuatan itu, kita harus mempunyai hubungan yang erat dengan Dia. Tanpa persekutuan dengan Dia, tak mungkin kita memiliki kekuatanNya.
JADILAH KUAT. Umat Tuhan harus kuat di dalam perkara-perkara berikut :
1. Pekerjaan Tuhan. Dalam Amanat AgungNya, Tuhan Yesus berkata : \Pergilah ke seluruh dunia, beritakan Injil kepada semua bangsa\”. Kita harus merespon panggilan ini secara pribadi. Artinya, kita harus siap untuk melayani dan bekerja bagi Tuhan dimanapun kita ada. Bersaksi, berdoa, menolong sesama, memberi bantuan dan dukungan kepada yang membutuhkan. Hanya Dia yang dapat menolong kita untuk tetap giat dalam pekerjaan Tuhan.
2. Peperangan Rohani. Orang percaya senantiasa ada dalam peperangan rohani. Alkitab berkata, kita tidak berperang melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintahan, penguasa dan penghulu dunia yang gelap serta roh-roh jahat di udara. Ef 6:12. Hanya Tuhan yang dapat menolong saudara dan saya dalam peperangan iman dan menjadikan kita keluar sebagai pemenang.
3. Pencobaan. Iblis selalu mencobai kita dengan berbagai cara agar kita jatuh. Itu sebabnya kita sangat memerlukan kuasa Allah. Kita tidak dapat menghadapinya dengan kekuatan sendiri. Yakobus berkata, \”Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima Mahkota Kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia\” Yakub 1:12.
CARA Menjadi Kuat Dalam Tuhan. Tuhan telah menyediakan jalan/cara agar saudara dan saya kuat di dalam Dia :
1. Kemurahan Yesus. Alkitab berkata, oleh anugerah, kita telah diselamatkan oleh iman. Meski kita tidak dapat memahaminya, tetapi kita bisa mengalami kemurahan Allah. Dengan kemurahan Tuhan pula kita menerima selengkap senjata Allah untuk menghadapi semua lawan kita. Di dalam Yesus kita mempunyai segala kepenuhan Allah. Dan dari kepenuhan Allah, kita menerima kemurahan demi kemurahan. Dari hari ke hari kita perlu belajar semakin bersandar pada anugerah/kemurahan Allah.
2. Firman Allah. Tuhan Yesus berkata, manusia bukan hidup dari roti saja, melainkan dari Firman yang keluar dari mulut Allah. Bagi kita yang telah diselamatkan, pemberitaan tentang salib adalah kekuatan Allah. 1 Kor 1:18. Firman Allah itu hidup dan berkuasa, lebih tajam daripada pedang bermata dua. Ibr 4:12. Untuk menerima kuasa dan kekuatan Firman Allah, kita perlu membaca Firman Allah setiap hari. Dengan kekuatan dari Firman Allah kita akan mampu mengalahkan Iblis. Halleluyah ! Firman Allah adalah sesuatu yang heran dan luar biasa.
3. Kuasa Roh Kudus. Tuhan Yesus berjanji, bahwa kita akan beroleh kuasa untuk menjadi saksi bagiNya, apabila Roh Kudus turun ke atas kita. Kis 1:8. Dengan kuasa Roh Kudus, gereja mula-mula telah menjangkau banyak orang dari generasi mereka. Tetapi kuasa Roh Kudus tidak akan jatuh begitu saja ke atas kita. Kita perlu menanti-nantikan kedatanganNya. Yesaya 40:31 berkata, \”Mereka yang menanti-nantikan kedatanganNya akan mendapat kekuatan baru\”. Artinya, kita perlu mencari dan menunggu sampai kita mengalaminya.
4. Kehadiran Tuhan. Tuhan berjanji, Ia akan menyertai kita sampai kesudahan alam ! Ia tidak akan pernah meninggalkan saudara dan saya. Ibr 13:5. Kita harus sadar, bahwa Tuhan ada dan senantiasa berjalan bersama kita. Qleh sebab itu, kita tidak perlu takut atau kuatir. Dia selalu ada beserta dengan saudara dan saya.
5. Persekutuan Orang Beriman. Untuk menjadi kuat di dalam Tuhan, kita perlu bersekutu dengan sesama orang percaya. Gereja mula-mula senang berkumpul dan bersekutu, dan Allah bekerja di tengah-tengah mereka. Mereka sehati berdoa, dan mereka semua dipenuhi dengan Roh Kudus. Pengalaman yang luar biasa terjadi ketika orang percaya bersekutu dalam doa.
H A S I L. Menjadi kuat di dalam Tuhan akan mendatangkan hasil :
1. Menyelamatkan Diri Sendiri dan Orang Lain. Saudara dan saya diselamatkan untuk menjadi alat bagi keselamatan orang lain yang mendengar kita. 1 Tim 4:16.
2. Menjadi Teladan. Firman Allah mendorong kita untuk menjadi teladan bagi dunia di dalam kasih, perkataan, perbuatan, roh, iman dan kemurnian. Kita bisa menjadi teladan bagi orang lain, apabila kita kuat di dalam Tuhan.
Tuhan Yesus menyelamatkan saudara dan saya agar kita bisa menyelamatkan orang lain. Apakah saudara siap dan mau melayani Tuhan ? Dengan berbagai talenta yang Tuhan berikan, saudara dan saya bisa bekerja bersama-sama untuk kemuliaan dan kebesaranNya.
Allah sudah menyiapkan suatu pekerjaan bagi saudara dan saya. Bersediakah saudara untuk dipakai oleh Allah ? Dia akan menolong saudara. Tetapi sebelumnya, saudara dan saya harus lebih dulu kuat di dalam Dia. Puji Nama Tuhan ! Tuhan memberkati saudara sekalian.(WJ1082/swd-030903, canada).
“
