Saya percaya, ucapan syukur/terima kasih adalah salah satu sifat Roh Kudus. Tuhan Yesus mengucapkan \Terima kasih\”. Di depan kubur Lazarus, Yesus menengadah ke atas dan berkata : \”Bapa, Aku mengucap syukur kepadaMu…..\” Yohanes 11:40-42. Yesus mempunyai hati yang berterima kasih.
CIRI GENERASI AKHIR ZAMAN. Kita hidup di tengah masyarakat yang bergerak sangat cepat. Dan semakin cepat dan kaya, suatu masyarakat, yang semakin tidak memiliki hati yang mengucap syukur. Kita sering menganggap suatu pemberian/ perbuatan baik sebagai sesuatu yang layak kita dapatkan, sehingga kita tidak berterima kasih karenanya.
Alkitab mencatat, bahwa salah satu ciri generasi orang di akhir zaman adalah orang-orang yang tidak tahu berterima kasih – 2 Timotius 3 : 2
HATI YANG PENUH UCAPAN SYUKUR. Ucapan syukur atau terima kasih harus menjadi satu unsur pokok dan harus bekerja aktif dalam kehidupan dan hati setiap orang percaya. Hati yang penuh ucapan syukur berarti: hati kita terbuka – mempunyai telinga yang suka mendengar – memiliki hati yang menerima dan penuh dengan iman.
Hati yang penuh ucapan syukur menyenangkan hati Allah. Ucapan terima kasih menarik Allah lebih dekat kepada kita. Tidak mungkin memiliki kehidupan yang positif, tanpa mempunyai hati yang berterima kasih. Dengan mengucapkan \”terima kasih\”, berarti kita memberi hormat kepada orang yang perlu dihormati.
Dari sepuluh orang kusta yang mengalami kesembuhan, hanya satu yang kembali untuk mengucapkan terima kasih. Yesus berkata, \”Bukankah ke-sepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Dimanakah yang sembilan orang itu? Tidak adakah diantara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah, selain daripada orang asing ini ? Lukas 17:11-19.
Perhatikan, orang yang kembali itu adalah orang asing. Artinya, sembilan yang lain bukan orang asing. Mereka menganggap sudah sepatutnya Allah menyembuhkan mereka, sehingga mereka tidak merasa perlu berterima kasih. Karena sudah begitu terbiasa, sebagai orang kristen, kitapun sering menganggap hal-hal rohani sebagai hal-hal biasa.
Tetapi orang asing yang kembali untuk berterima kasih kepada Allah, dialah yang dipulihkan. Ke-9 orang lainnya memang mengalami kesembuhan. Tetapi satu orang yang kembali kepada Yesus, ia bukan hanya mengalami kesembuhan, tetapi juga pemulihan. Saya percaya, Allah mengembalikan ruas-ruas jari yang telah hilang akibat penyakit kusta yang dideritanya.
Ada perbedaan antara orang yang tidak tahu berterima kasih dengan orang yang tahu berterima kasih, antara orang yang disembuhkan dengan orang yang disembuhkan dan dipulihkan.
Rasul Paulus bersyukur kepada Allah, yang didalam Kristus selalu membawanya di jalan kemenanganNya – 2 Korintus 2:14. Ia mengucap syukur kepada Allah karena karuniaNya yang tidak terkatakan. 2 Korintus 9:15.
MENGUCAP SYUKUR DALAM SEGALA HAL. Kita harus mengucap syukur kepada Allah dalam segala perkara: baik ketika mengalami hal yang positif maupun yang negatif. Inilah kehendak Allah.
Ada perkara-perkara tidak menyenangkan yang membuat saya enggan mengucap syukur. Saya kehilangan dua anak perempuan. Amat sukar untuk berterima kasih atas perkara negatif yang terjadi dalam hidup saya. Tetapi Alkitab mengajar kita untuk senantiasa mengucap syukur dalam segala hal, termasuk ketika menghadapi hal-hal yang negatif. Mengucap syukur atas perkara negatif yang terjadi, membawa kita lebih dekat kepada Tuhan.
Alkitab mengajar kita untuk mengangkat tangan-tangan yang kudus. Jika ada yang sakit, biarlah ia berdoa. Bila ada yang susah hati, biarlah ia menyanyikan pujian. Dengan sikap seperti itu, kita membuka roh kita dan memberikan ucapan syukur dari dalam hati.
Mazmur 100:4, mendorong kita untuk, \”Masuklah melalui pintu gerbangNya dengan nyanyian syukur….\”. Dalam segala hal, biarlah kita selalu mengucap syukur, bahkan untuk hal-hal sederhana yang kita alami. \”Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur\” Kolose 4:2.
Rasul Paulus berkata: \”Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah\”. 2 Korintus 9:12. Dalam Efesus 1:16 ia berkata, \”akupun tidak berhenti mengucap syukur karena kamu. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku\”.
TERIMA KASIH. Ucapan terima kasih adalah sesuatu yang sangat penting. Hargai orang yang telah melakukan sesuatu yang baik bagimu. Sampaikan ucapan terima kasih, entah lisan atau lewat kartu atau e-mail. Allah menghendaki kita menjadi orang-orang yang tahu berterima kasih. Rasul Paulus mengucap syukur kepada Tuhan karena telah menempatkannya ke dalam pelayanan.
Maukah saudara berterima kasih kepada Tuhan? Mari berterima kasih kepadaNya atas keselamatan, kesembuhan, kesehatan, dan nafas yang kita nikmati sampai hari ini. Tuhan kiranya memberkati saudara sekalian.(WJ1100/Swanda).
“
