Timbul pertanyaan: \Apa tujuan kita datang ke gereja?\”. Pasti kita mengharapkan menerima sesuatu dari Allah. Yakobus 1:17 mengatakan bahwa \”setiap pemberian yang baik …..datangnya dari atas…\”, \”…dan bergembiralah karena TUHAN; maka ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu\” (Mazmur 37:4). Yesus sendiri berkata, \”Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; ..\” (Matius 7:7). Anak-anak senang sekali menerima kado. Kita adalah juga seorang anak yang juga senang menerima pemberian. Pemberian adalah suatu tanda bahwa ada orang yang cinta kepada kita sehingga dia mau membagi sesuatu. Suratan Efesus mengatakan bahwa keselamatan di dalam Yesus Kristus adalah pemberian Allah. Jadi Yesus adalah pemberian Allah, yang sebenarnya kita tidak layak menerimanya.
Semua pemberian adalah berkat. Allah mempunyai maksud dalam setiap berkat yang Dia berikan kepada kita, yaitu supaya kita dapat memberkati orang lain. 2 Korintus 9:6-8 berkata: \”Orang yang menabur sedikit akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga\”. Jadi orang yang suka memberi akan diberkati Tuhan. Tentu kita semua ingin menerima lebih banyak lagi. Namun berkat yang telah kita terima jangan membuat kita menjadi pasif, karena hal ini pada suatu waktu akan membuat kita tenggelam. Ada Orang-Orang Kristen yang berkeyakinan bahwa Allah hanya bertugas memberi, dan datang ke gereja hanya sebagai suatu kesempatan untuk menerima sesuatu dari Allah. Dan bila sudah diberkati, merasa dirinya sudah punya segala-galanya.
Sebaliknya, ada juga Orang-Orang Kristen yang merasa dirinya tidak punya apa-apa, tidak dapat berbuat apa-apa, merasa dirinya kecil, bodoh. Ini tidak Alkitabiah, karena Alkitab berkata bahwa setiap orang mempunyai sesuatu, meskipun kecil. Seorang anak kecil yang diceritakan dalam Yohanes 6, hanya mempunyai lima ketul roti dan dua ekor ikan, kemudian diberikan kepada Yesus. Pemberiannya ini dipakai Yesus untuk memberi makan 5000 orang sampai kenyang bahkan sisa 12 keranjang. Ini menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang terlalu kecil di hadapan Tuhan. Tuhan dapat memakai sesuai keadaan kita. Mungkin pemberian kita kelihatannya kecil di pandangan Tuhan, tetapi \”saya beri ini karena saya cinta kepadaMu\”.
Ini adalah salah satu tujuan dari kehidupan kristiani, yaitu ada kemampuan untuk memberi. \”Berilah apa yang ada padamu, maka Dia akan memberkati kehidupanmu, dan Dia juga akan membuat pemberianmu menjadi berkat bagi orang-orang lain\”. (2 Korintus 8:12). \”Persembahkanlah tubuhmu sebagai ibadahmu yang baik\” (Roma 12:1). Dia dapat melakukan perkara yang luar biasa bila kita melakukan apa yang Dia perintahkan.Tuhan memberkati.(Rev.Hans Ollofsson, Swedia.Ketapang-062903).
“
