FIRMAN ALLAH DI TENGAH KRISIS. Di tengah krisis yang dihadapi bangsanya, ketika harus berhadapan dengan musuh yang kuat, yaitu Aram di sebelah timur, raja Israel mencari Firman Tuhan. Ia datang kepada abdi Allah yang sedang menanti ajal. Abdi Allah kemudian menyuruhnya mengambil busur dan anak-anak panah, serta membuka jendela yang di sebelah timur.
Seringkali kita tidak mengerti maksud Tuhan. Tetapi apabila kita tunduk dan taat, serta mulai melangkah sesuai perintahNya, kita akan melihat kuasa Tuhan dinyatakan. Rasul Paulus berkata, ia datang bukan dengan kuasa dan hikmat manusia, melainkan dengan kenyataan dan kuasa Roh Kudus yang berkuasa melakukan lebih dari apa yang kita minta dan bayangkan. Sebagai orang Kristen, kita harus percaya, bahwa Allah sanggup melakukan segala perkara yang mustahil.
ANAK PANAH ALLAH. Elisa meletakkan tanganNya ke atas tangan raja; lambang ia mengurapi raja menjadi pelepas bagi bangsanya. Raja menarik busur, dan anak panah melesat ke timur.
Hari ini, Allah masih mencari orang-orang yang mau menjadi anak-anak panah kemenangan Allah. Mari tinggalkan perkara-perkara yang di belakang, pandang ke depan dan terus melangkah maju, sambutlah kebangunan rohani yang luar biasa di negeri ini. Tidak ada yang dapat menghentikan pekerjaan Tuhan, kecuali ketidak-percayaan dan kemalasan umat Tuhan.
MENYALA-NYALA BAGI TUHAN. Elisa lalu menyuruh raja mengambil anak-anak panah yang tersisa dan memukulkannya ke tanah. Tetapi raja hanya memukulkannya tiga kali, lalu berhenti. Hal ini membuat abdi Allah menjadi gusar.
Mengapa raja hanya memukul tiga kali ? Oleh sebab ia bukan seorang yang radikal dan berapi-api bagi Tuhan. Ia tidak \jatuh cinta\” kepada Tuhan. Banyak di antara kita mengaku mencintai Yesus. Tetapi apakah saudara sungguh-sungguh jatuh cinta kepadaNya ? Ada perbedaan mendasar antara \”mencintai\” dan \”jatuh cinta\”. Jika kita jatuh cinta kepada Yesus, maka tidak ada hal lain di dunia ini yang lebih penting daripada Dia.
Tuhan menyatakan kekecewaannya kepada jemaat Efesus karena telah meninggalkan kasih yang mula-mula – Wahyu 2:4. Masih ingatkah saudara ketika pertama kali jatuh cinta kepada Yesus ? Saudara begitu bersemengat dan berapi-api; rela melakukan apa saja buat Yesus. Apakah sekarang ini hati saudara masih menyala-nyala buat Kristus ?
Karena raja hanya memukulkan anak-anak panah itu tiga kali, maka ia hanya akan mengalahkan Aram tiga kali saja. Akibatnya, sampai sekarang Aram masih merupakan musuh yang tangguh bagi Israel. Sebuah harga mahal yang harus dibayar akibat ketidak-taatan !
\”UTUSLAH AKU, YA TUHAN \”. Ketika tujuh tahun yang lalu Tuhan memanggil saya dari Afrika Selatan untuk pergi ke Sudan, saya berusaha berdalih agar Tuhan mengutus orang lain. Sudan merupakan medan tempur terburuk dan tak berkesudahan di Afrika. Tempat yang sarat dengan ilmu sihir. Hanya dengan US$ 50.00 orang bisa membeli seorang manusia. Orang membeli budak antara lain untuk memperjual belikan organ-organ tubuh mereka. Dalam sepuluh tahun terakhir, sekitar 2,5 juta orang hitam dari selatan Sudan dibunuh.
Di tempat inilah Allah menempatkan saya untuk membawa terang, kebenaran, kasih dan kemerdekaan kepada bangsa yang hidup dalam kegelapan. Ketika Tuhan memutuskan sesuatu, tidak ada kuasa, manusia atau sistem pemerintahan yang dapat menghalangi Dia. Yang Tuhan butuhkan adalah seorang yang mau menjadi anak panah kemenanganNya; seorang yang tidak memperdulikan bahaya atau keadaan, seorang yang berkata. \” Aku siap, ya Tuhan, kemana pun Engkau mengutus aku\”.
Sebelum memenuhi panggilanNya, saya minta tiga perkara dari Tuhan :
1. Kenyataan hadirat Allah setiap saat.
2. Perlengkapan supranatural dari Allah dan
3. Perlindungan illahi.
Hampir setiap hari, Sekolah Alkitab kami dihujani roket dan bom, bahkan suatu ketika dengan bom kimia, tetapi t a k seorang pun dari 150 orang staff dan murid Sekolah Alkitab yang terluka. Kami mengalami kuasa perlindungan Tuhan yang amat heran dan dahsyat, sehingga orang disekitar kami berkata, \”Lihat, Allah memelihara orang-orang ini !\”.
Satu-satunya alasan saya pergi ke Sudan adalah karena saya begitu mengasihi Yesus. Allah menuntut ketaatan dan cinta yang membara kepadaNya. Ia mau memakai, mengubah, dan menjadikan kita anak panah kemenangan bagi bangsa ini dan bangsa-bangsa lain di dunia.
Dunia membutuhkan saudara dan saya sebagai anak-anak panah Allah. Maukah saudara menjadi anak panah Tuhan ? Tuhan memberkati. (Ketapang 091403-Sudan).
“
