Puji Tuhan. Oleh kemurahan Tuhan kita berada di hari terakhir tahun 2007 dan kita akan menapaki tahun 2008, tahun baru yang penuh dengan berkat dan juga ujian dari Tuhan.
Sebagai bekal dalam menapaki tahun yang baru mari kita baca 1 ayat Alkitab.
Ibrani 11:6 “Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.”
Coba baca 2 sampai 3 kali ayat diatas perlahan-lahan. Apakah anda sudah menemukan sesuatu yang ganjil ?
Kalau belum mari saya tunjukkan. Sepotong ayat diatas berkata “barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada”.
Kalimat ini ganjil karena 3 alasan :
1. Apabila seseorang “berpaling kepada Allah”, sudah pasti orang tersebut tahu bahwa Allah ada, jadi tidak perlu lagi disuruh untuk “harus percaya bahwa Allah ada”
2. Apakah dengan percaya bahwa Allah ada, sudah cukup untuk mendapatkan perkenan Tuhan ? Banyak orang yang mengaku Kristen dan percaya Allah ada namun boleh dipastikan dari kehidupannya kalau mereka tidak mendapat perkenan Allah.
3. Kitab Ibrani ditulis khusus untuk orang Ibrani yaitu orang-orang yang sudah meninggalkan berhala dan dunia, kemudian beralih kepada Allah yang hidup. Orang-orang ini sudah menerima Yesus sebagai Tuhan dan mereka percaya bahwa Allah ada. Itulah sebabnya mulai dari pasal pertama kitab ini penuh dengan kekayaan rohani yang sangat tinggi. Namun mengapa kepada orang yang sudah mengenal Kristus secara demikian disuruh lagi untuk percaya bahwa Allah ada ? Tidak mungkin.
Dapat dipastikan bahwa kalimat “barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada” kurang tepat. Dari segi tata bahasa sudah benar, namun dari segi maksud kurang tepat.
Terjemahan bahasa Inggris New International Version juga terjebak di kata yang sama dengan menerjemahkan “anyone who comes to him must believe that he exists”. Namun puji Tuhan King James Version menerjemahkan secara interlinear lebih baik yaitu : “for he that cometh to God must believe that he is”.
Barang siapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah “adalah”. Jadi bukan hanya percaya Allah ada, melainkan harus percaya bahwa Allah “ADALAH”
Apa maksud dari Allah “ADALAH” ? Artinya Allah adalah segala sesuatu yang kita butuhkan dan harapkan.
Anda mau sembuh ? Anda harus berpaling pada Tuhan dan percaya bahwa Dia “ADALAH” penyembuh.
Anda mau di tolong dalam usaha ? Anda harus berpaling pada Tuhan dan percaya bahwa Dia “ADALAH” penolong
Anda mau jalan keluar atas masalah rumah tangga anda ? Anda harus percaya bahwa Dia “ADALAH” jalan keluar.
Anda butuh kekuatan ? Anda harus berpaling kepadaNya dan percaya bahwa Dia ADALAH sumber kekuatan.
Apapun yang kita butuhkan, kita harus percaya bahwa Allah “ADALAH” jawaban atas segala sesuatu yang kita perlukan. Inilah iman yang berkenan kepada Allah.
Dengan demikian Ibrani 11:6 jika di gabungkan dengan Ibrani 11:1 dengan jelas sekali memberikan defenisi iman :
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ADALAH “segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat”.
Apakah saudara percaya bahwa Dia ADALAH jawaban atas segala kebutuhanmu ? Jika YA, berpalinglah kepadaNya. Jika Tidak, anda tidak perlu berpaling kepadaNya.
Di tahun 2008, masalah boleh datang, kesusahan boleh datang, aniaya boleh datang, apapun boleh menimpa kita, namun bagi kita, Allah ADALAH jawaban dan pertolongan atas segala sesuatu.
Selamat Tahun baru 2008, Kasih Karunia dan Damai Sejahtera dari Allah Bapa dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kita sekalian. Amen !
