Wahyu 22:7,12,20
Alkitab banyak kali mengingatkan kita dengan pesan yang diulang, supaya kita tidak putus asa dan tetap memiliki dorongan untuk tetap tinggal setia di dalam mengiring Tuhan. Yesus pergi untuk menyediakan tempat bagi kita di sorga, setelah itu Dia akan kembali untuk membawa kita ke negeri yang kekal.
Kita mengalami penderitaan dan aniaya di dunia. Tuhan tidak menjanjikan kehidupan yang mulus tanpa kesulitan, namun Dia berjanji untuk memberikan pertolongan tepat pada waktunya. Hadapi hari-hari di akhir zaman ini tidak dengan mereka-reka kapan waktunya Yesus datang kembali, melainkan tetap berusaha untuk fokus, dan bahkan lebih giat lagi melayani Tuhan. Beritakan Injil kepada mereka yang memerlukan. Yeremia mengingatkan bangsa Israel untuk turut mengusahakan kesejahteraan dan berdoa bagi Babel, tempat mereka dibuang [Yer 29:7].
Tiga hal yang ditulis dalam Wahyu 22:
Berbahagia orang yang menuruti firman Tuhan [ay 7]
Tuhan mengakui kita sebagai anak-Nya oleh kelahiran kembali di dalam Dia, dan tidak pernah akan menolak kita bagaimanapun keadaan kita, bahkan di saat kita berjalan dosa sekalipun. Bertobatlah dan berjalan kembali di dalam kebenaran Allah, tidak ada dosa yang terlalu besar untuk tidak diampuni oleh Tuhan.
Anak yang bungsu hilang saat dia berjalan dalam dosa dunia. Dia tidak lagi hilang saat dia kembali kepada Bapanya, yang lari untuk menyambut dan menerimanya kembali. Tanamkan firman Allah di dalam hati, gunakan saat musuh datang untuk meruntuhkan iman kita.
Mat 28:30 dan Mrk 16:15 mencatat amanat agung Yesus supaya kita memberitakan Injil, dimulai dari rumah tangga, sampai ke seluruh dunia. Luk 24:48 menulis bahwa kita semua adalah saksi, untuk menceritakan semua yang hal yang kita alami sebagai penggenapan firman Tuhan. Serahkan hidup kita di dalam tangan Tuhan untuk menjadi berkat bagi orang lain.
Ia membawa upah [ay 12]
Tuhan melihat tetesan airmata, rajinlah di dalam doa sebab Dia membalas setiap doa yang kita naikkan kepada-Nya [Mat 6:6].
Siap menyambut kedatangan-Nya [ay 20]
Bagaimanakah keadaan kita hari ini? Apakah kita siap untuk menyambut kedatangan-Nya?
Tetaplah setia mengiring Tuhan, hidup dalam kekudusan supaya kita siap untuk menyambut kedatangan-Nya.
Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita 1 Tesalonika 5:23
Oleh Pdt. Emmanuel Iryola di gpdisingapura.
