Tuesday May 22nd 2012

Penguburan Keledai

Author : | This author have 132 posts

Pada saat Yeremia dipanggil menjadi nabi, keadaan bangsa Yehuda sangat menyedihkan.  Mereka terus melawan kehendak Allah dan berdosa di hadapan Allah, sehingga Ia memakai seorang raja kafir untuk menghajar mereka. Semua orang kaya dan pandai diangkut ke kota Babel. Sebagian besar kota Yerusalem dihancurkan.  Bait Allah yang dibangun oleh raja Salomo, dibakar habis.  

Keadaan bangsa yang sangat menyedihkan membuat nabi Yeremia menangis dan meratap, sehingga ia dikenal sebagai nabi yang suka menangis.  Apalagi ketika ia melihat perilaku raja yang memerintah saat itu – raja Yoyakim.  

PENGUBURAN KELEDAI. Yeremia 22:18-19 mencatat, bahwa mata dan hati raja Yoyakim hanya tertuju pada pengejaran untung, penumpahan darah orang yang tidak bersalah, pemerasan dan penganiayaan. Karena segala dosa yang telah dilakukannya, maka Tuhan menjatuhkan hukuman : oraang tidak akan meratapi kematiannya. Ia akan dikubur secara penguburan keledai – diseret dan dilemparkan ke luar pintu-pintu gerbang Yerusalem !  

Demikianlah akhir hidup raja Yoyakim – diseret dan dibuang ke luar pintu gerbang, seperti binatang najis. Tidak ada upacara sebagai penghormatan terakhir. Tidak ada orang yang meratapi kematiannya. Kehormatan telah hilang sama sekali.  Yang ada hanya kehinaan.  

PENGERTIAN. Tuhan berkuasa dan mengatur segala sesuatu dalam dunia ini.  Dia yang mengangkat dan memecat raja-raja. Dia pula yang memberikan hikmat kepada orang bijaksana dan pengetahuan kepada orang yang berpengertian – Daniel 2:21.  

Tuhan mengangkat atau memecat seseorang berdasarkan atas pengertian yang dimiliki orang itu tentang Firman Allah.  \Kepada setiap orang yang mendengar Firman tentang Kerajaan Sorga (=Injil), tetapi tidak mengertinya, datang si jahat dan merampas benih yang ditaburkan dalam hati orang itu; Itulah benih yang jatuh di pinggir jalan \” – Matius 13:18.  

Tuhan memberikan penghormatan yang tinggi kepada mereka yang mengerti dan menjalankan Firman Tuhan.  Ketika Stefanus dirajam dengan batu sampai mati. Tuhan Yesus yang biasa duduk di sebelah kanan Allah Bapa, saat itu Ia berdiri sebagai penghormatan, menyambut roh Stefanus – Kisah 7:55-56.  

Tuhan Yesus menghormati Stafanus, sebab ia mempunyai pengertian akan Firman Allah dan melakukannya. Sebaliknya, orang seperti raja Yoyakim, yang tidak mempunyai pengertian, yang mendengar tetapi tidak mengerti Firman Tuhan, sangat direndahkan.  

YANG TIDAK MEMPUNYAI PENGERTIAN. Manusia yang tidak mempunyai pengertian meski kaya, mulia dan disanjung orang, boleh disamakan dengan hewan yang dibinasakan – Mazmur 49:17-21,  Seperti Yoyakim yang mati seperti hewan, demikianlah akhir hidup orang yang tidak memiliki pengertian akan Firman Allah.  

Karena manusia tidak mempunyai pengertian, maka Tuhan akan menukar kemuliaan mereka dengan kehinaan – Hosea 4:6-7. Bagaimana kita menangkap dan mengerti Firman yang kita dengar, menentukan kemuliaan yang akan kita terima pada akhir hidup kita.  Jadi sangat penting untuk memperhatikan, mencerna, mengerti, dan melakukan Firman Tuhan.  

Umat Tuhan yang tidak mengenal Tuhan, dan tidak mempunyai pengertian adalah anak-anak  tolol !! Mereka mendengar Firman Tuhan, tetapi tidak mengerti. Mereka pintar berbuat jahat, tetapi tidak tahu untuk berbuat baik. Bumi akan berkabung, dan langit akan menjadi gelap.  Pada saat penghukuman datang, Tuhan tidak menyesalinya dan tidak akan mundur – Yeremia 4 : 22-31.  Allah itu panjang sabar. Ia mau mengampuni kita. Tetapi bila kita terus mengeraskan hati, Ia akan datang dengan pehukumanNya.  

YANG MEMPUNYAI PENGERTIAN. Yang mempunyai pengertian akan Firman, akan menduduki tempat yang tinggi dalam Kerajaan Sorga – Matius 5:17-19. Tuhan menyediakan kemuliaan yang luarbiasa bagi mereka yang mengerti dan setia menjalankan FirmanNya.  

Penderitaan yang kita alami sekarang ini, tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita – Roma 8 : 18.        Jadikan Firman Tuhan sebagai dasar hidup kita, belajar untuk mengerti dan melakukan FirmanNya, maka Ia akan memberikan kemuliaan kepada saudara dan saya.  

Ketika ditanya apa yang ia kehendaki dari Tuhan, Salomo tidak minta umur panjang, kekayaan atau nyawa para musuhnya. Yang ia minta ialah pengertian !! Dan Tuhan memberikan apa yang ia minta. Tuhan juga memberikan apa yang tidak dimintanya, yaitu kekayaan dan kemuliaan – 1 Raja 3:11.

Mari jadi anak-anak Tuhan yang mempunyai tanah hati yang baik, yang menerima, mencernanya sampai sungguh-sungguh mengerti, dan melaksanakan FirmanNya.    Maka Tuhan akan memberikan kepada kita kemuliaan dalam sorga yang kekal.Tuhan memberkati saudara !(WJ.1119/Swd-123003).

Previous Topic:

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Akhir Zaman – Eskatologi* (1)
Akhir Zaman – Eskatologi* (1)

I.Pentingnya Pelajaran Kedatangan Yesus Kedua Kali. Para malaikat berkata kepada murid-murid Tuhan ketika menyaksikan [Read More]

Kolose (21-30)
Kolose (21-30)

COLOSSIANS  21 There can be no statement of more importance to the church than that which the Apostle made concerning [Read More]

Kolose 11-20
Kolose 11-20

COLOSSIANS  11 Redemption is necessary when a person or item of some sort is held captive by an evil force or group. A [Read More]

Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)
Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)

BAB I: KEBERADAAN MALAIKAT. Memang harus diakui bahwa ayat-ayat referensi tentang malaikat dalam Alkitab hanya sedikit. [Read More]

Kolose (1-10)
Kolose (1-10)

Greetings in the lovely name of our Lord Jesus Christ. It is a joy to once again be able to send you a daily study. My [Read More]

Insider

Archives