Tuesday May 22nd 2012

Penebusan Bagi Manusia

Author : | This author have 132 posts

Kita kembali belajar dari kitab Keluaran.  Dari ayat-ayat yang telah kita baca, terdapat peraturan-peraturan yang TUHAN berikan kepada bangsa Israel.  Mereka sudah keluar dari Mesir dan pada saat mereka keluar, TUHAN berikan peraturan darihal \buah sulung\” baik dari manusia maupun dari binatang, hewan harus di persembahkan kepada Tuhan. 

Keluaran 13:2, beberapa waktu yang lalu saya katakan kepada saudara dari hal \”Kuduskanlah bagi Ku semua anak sulung, dan di ayat 11 ini hal yang sama diulang lagi.  Bahwa tiap anak sulung (laki-laki) manusia atau anak sulung binatang (jantan) harus di persembahkan kepada Tuhan, harus dikuduskan kepada TUHAN. Nah, tentu saja untuk binatang, hal itu diserahkan kepada Imam-imam yang merupakan tugas daripada Imam – Bilangan 18:17-18.  \”tetapi dagingnya adalah bagianmu………\” – yang dimaksud dengan ‘mu’ pada ayat 18 tersebut adalah para imam-imam.  Jadi, binatang-binatang yang di persembahkan kepada Tuhan itu dibakar sebagai korban bakaran yang berkenan kepada Tuhan; sedang ‘daging’-nya yang disebut disini adalah merupakan bagian ‘mu’. itulah yang dimakan oleh para imam.  

Para Imam itu makan daging domba, kambing atau lembu, dan itu semua merupakan binatang-binatang halal dan kudus. Tetapi dalam kitab Keluaran 13, kita membaca bahwa anak laki-laki yang pertama lahir, itu juga di persembahkan kepada Tuhan.  Bukan berarti bahwa mereka lalu di sembelih; tetapi diserahkan kepada TUHAN, sebagaimana kita percaya juga kita menyerahkan anak-anak kita kepada Tuhan.  Begitulah anak-anak itu juga yang lahir pertama diserahkan kepada Tuhan untuk menjadi pelayan Tuhan.  Tetapi kalau anak sulung binatang, lembu, sapi, kambing atau domba itu bisa langsung disembelih, dikorbankan menjadi bau yang harum bagi TUHAN; dagingnya di makan oleh imam-imam.  Hanya dalam Keluaran 13:13 Tetapi anak keledai yang lahir terdahulu, kau tebuslah dengan seekor domba; sedangkan lembu, domba, kambing ‘t i d a k’ ditebus.  Sudah kudus mereka ! Sudah halal mereka sehingga bisa langsung dapat dikorbankan.  Tapi  keledai  harus ditebus, kalau tidak ditebus harus dipatahkan batang lehernya.  

Saudara-saudara, keledai ini lain daripada binatang-binatang yang lain.   Kalau kita lihat dalam Firman Allah, maka kita akan mengerti: Mengapa ada perbedaan antara domba dan keledai ? Sedangkan orang Israel itu rata-rata mempunyai kambing domba dan lembu atau juga keledai dalam rumah.    Sebab keledai itu dipakai !  Barangkali kalau Tuhan kehendaki, minggu depan , saya akan coba bawakan kepada saudara apa yang Firman Allah katakan tentang keledai.  Ada banyak ayat mengenai keledai itu. 

Bilangan 18:15-16: Semua yang lahir pertama dari manusia dan dari binatang, itu harus dipersembahkan kepada Tuhan. Tetapi ditambahkan dalam ayat tersebut. bahwa anak sulung binatang yang najis harus ditebus. Begitu pula halnya dengan manusia, anak manusia yang lahir laki-laki pun harus ditebus.   

PERTAMA : saya mau jelaskan darihal: anak laki-laki yang pertama lahir dari seorang ibu, harus ditebus apabila mereka telah sampai di Tanah Perjanjian. M e n g a p a ?  Sebelum mereka sampai kesana, tentu mereka keluar dulu dari tanah Mesir dan waktu bangsa Israel keluar dari Tanah Mesir kita tahu itu terjadi pada waktu malam.  Waktu orang-orang Israel diharuskan untuk menyembelih anak domba paskah,darahnya di gosok-gosokkan pada dua tiang dan ambang pintu karena malaikat kematian akan masuk ke setiap rumah diseluruh Mesir yang rumahnya tidak ada tanda darah pada tiang dan ambang pintunya .    

Semua anak sulung akan mati, mulai dari Firaun sampai kepada orang-orang tahanan, orang-orang hukuman. Merekapun anak sulungnya akan mati kalau tidak ada tanda darah pada pintu mereka. Tapi anak-anak orang Israel selamat, mengapa, karena ada tanda darah pada pintu masuk.  Jadi mereka diselamatkan, anak-anak sulung orang Israel diselamatkan oleh karena adanya anak domba yang di sembelih. Dan darah digosokkan pada pintu mereka; sehingga selamatlah anak-anak sulung orang-orang Israel. 

Selanjutnya TUHAN katakan: Kalau kamu sudah sampai nanti di Tanah Perjanjian disanapun harus kamu lakukan ini lagi.  Bahwa setiap anak laki-laki yang lahir, juga harus ditebus dengan domba, tetapi sekaligus juga, binatang-binatang lain boleh disembelih sebab halal sudah (Kambing, lembu dan domba). Tetapi keledai, dia adalah binatang yang najis, haram, harus ditebus dengan lima syikal perak.   

Jadi ada 2 macam anak sulung yang h a r u s ditebus, kalau mereka telah sampai di Tanah Perjanjian :

1. Anak sulung manusia

2. Binatang yang haram.

Kalau demikian, artinya bahwa semua anak sulung manusia di-samakan dengan binatang yang haram ! 

Mengenai binatang-binatang ini – Imamat 11:1.

Binatang halal :

1. Semua binatang yang berkaki empat dan memamah biak.

2. Setiap binatang yang berkuku belah.

Binatang haram :

1. U n t a     – walaupun memamah biak, tetapi tidak berkuku belah

2. Pelanduk – walaupun memamah biak, tetapi tidak berkuku belah     

3. Kelinci     – walaupun memamah biak, tetapi tidak berkuku belah

4. Babi        – Tidak memamah biak, sekalipun kuku nya belah.

KELEDAI sama dengan MANUSIA, ditebus ! Kalau begitu keledai adalah  sejenis dengan Pelanduk, Kuda yang walaupun memamah biak, tetapi kukunya tidak berbelah.  N a j i s, oleh sebab itu keledai harus ditebus !  Alat penebuasnnya adalah \” uang perak\”. (lima syikal perak). Kalau sudah ditebus, boleh dikorbankan. Kalau tidak maka saudara-saudara dia tidak boleh dikorbankan, malahan batang lehernya harus dipatahkan, kepalanya harus dipancung. Dan harus dibakar, tidak boleh ada sisanya. Karena apa ? N a j i s !! Demikianlah keadaan daripada keledai.   

Nah saudara-saudara, herannya, keledai ini harus ditebus sama seperti anak sulung manusia yang juga harus ditebus.  Keledai ditebus dengan lima syikal uang perak, anak sulung manusia pun ditebus; tapi bukan dengan uang perak melainkan dengan seekor domba. Jadi pada prinsipnya, baik keledai (binatang) maupun anak manusia, keduanya h a r u s ditebus.  Jadi kalau binatang itu ditebus karena dia najis, apakah kesimpulan kita ? Manusia pun dihadapan Allah disebut, bahkan dianggap dan digambarkan sebagai sesuatu yang najis. Keadaan manusia yang belum lahir baru, keadaan manusia yang belum ditebus oleh domba adalah najis.    

Tiap manusia yang lahir dalam dunia ini yang tidak ditebus oleh domba yang disembelih, maka manusia itu adalah najis sama halnya dengan keledai yang najis.  Dan seperti saya katakan tadi, kalau nanti minggu depan saya coba untuk kemukakan beberapa banyak hal tentang keadaan daripada keledai; maka saudara akan melihat bagaimana keledai itu sama seperti manusia, sifat-sifatnya, apa yang Alkitab katakan tentang keledai itu ada di dalam manusia.  Sehingga kalau sekarang pun kita menarik satu kesimpulan bahwa keledai, anak sulung keledai harus ditebus sama seperti dengan anak sulung manusia yang juga harus ditebus.  Keadaan  daripada manusia sama dengan keledai yang najis, manusia pun najis adanya kalau dia tidak ditebus.

Nah keledai itu baru kudus, kalau sudah ditebus. Kalau dia tidak ditebus, batang lehernya akan dipatahkan. Binasa dia !! Manusia pun demikian, kalau manusia itu tidak ditebus – binasa, mati untuk selama-lamanya. Tetapi kalau dulu sekali, binatang ditebus dengan lima syikal perak, anak manusia yang sulung ditebus denga domba, begitu juga sekarang ini, manusia yang lahir dalam dunia ini adalah dalam keadaan najis. Dosa ada di dalamnya.  Itupun ada peraturannya. 

USIA PENEBUSAN SATU BULAN. Bilangan 18:15-16. Ayat-ayat ini mengatakan bahwa keledai itu perlu ditebus. Dalam waktu yang telah ditentukan yaitu: satu bulan.  Begitu dia dilahirkan, sebulan kemudiaan harus sudah ditebus. Kalau dia mati dalam waktu satu bulan itu, maka dia tidak perlu ditebus; tapi kalau dia hidup sampai lewat satu bulan, maka dalam waktu satu bulan itu dia harus sudah ditebus lebih dahulu. Artinya bahwa jedah waktu penebusan adalah satu bulan.  Bila mati sebelum satu bulan dia tidak perlu ditebus; tidak ada uang yang harus dikeluarkan, tidak harus dibayar dengan uang perak; karena dianggap satu bulan itu Tuhan punya, keledai itu tidak ada valuenya.  Namun kalau dia hidup terus baru dia harus ditebus dalam waktu satu bulan itu juga.  Saya harap saudara mengerti dengan penjelasan ini. 

Begitulah juga dengan manusia, TUHAN berkata bahwa anak-anak inilah yang mewarisi kerajaan Allah.  Bagi keledai, binatang, usia penebusan adalah satu bulan. Kurang dari itu tidak perlu ada penebusan, karena masih milik TUHAN.  Juga anak-anak manusia, pada satu waktu dalam masa muda mereka, masa itu adalah memang milik TUHAN.  Kalau sudah bertambah besar, dewasa, maka mereka perlu ditebus. Tiap manusia HARUS ditebus !  Kalau dulu binatang yang najis itu ditebus dengan lima syikal perak.  Maka kita sekarang ini harus ditebus dengan domba. Kita ditebus dari hidup yang sia-sia, hidup yang tidak benar, hidup yang najis. Tuhan tebus kita sekarang bukan lagi dengan emas dan perak, melainkan dengan Darah Kristus. Kristus inilah Anak Domba yang tersembelih buat kita sekalian. YESUS inilah Anak Domba yang mati untuk menebus kita – 1 Petrus 1:18. 

Kita mengerti sekarang, bahwa nilai manusia dihadapan Allah, kalau ia tidak ditebus oleh darah anak domba (Yesus Kristus), maka ia adalah sama seperti binatang yang najis. Tidak dapat di persembahkan kepada Tuhan. Jadi sama dipemandangan Allah.  Manusia tidak dapat berkata bahwa saya pandai, saya hebat, saya kaya, saya mempunyai kedudukan yang tinggi.  Ketahuilah saudara, itu semua dihadapan Allah tidak ada artinya.  Bagaimana pun hebatnya manusia itu, kalau manusia itu tidak ditebus, maka ia sama seperti binatang yang najis yang akan binasa.   

Tapi binatang yang najis sekalipun masih bisa dibenarkan kalau dia ditebus. Begitu juga halnya dengan manusia, meskipun dosa manusia itu merah seperti kirmizi, tetapi kita di selamatkan oleh penebusan akan darah anak domba Allah, yaitu TUHAN YESUS KRISTUS, maka kenajisan dari kitapun akan hilang sama sekali.  Kita di sucikan, kita di selamatkan, kita di tebus bukannya dengan perkara-perkara dunia yang fana seperti perak dan emas.  Perak dipakai untuk menebus.  Begitu juga apabila saudara memperlajari tentang Tabernakel, maka disitu diajarkan bahwa \”Perak\” berarti \”Penebusan\”. 

Allah melihat manusia seperti binatang yang najis, kalau manusia itu belum ditebus oleh darah anak domba.  Di dalam Epesus 4:17-18 dikatakan bahwa orang yang belum ditebus, disebut sebagai orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.  Begitulah keadaan dari orang yang belum percaya kepada Tuhan. Yang belum dikuduskan, belum dipersembahkan kepada Tuhan, belum ditebus oleh darah Kristus Yesus.  Mereka tidak ada pengertian tentang Allah sama sekali, tidak tahu tentang Allah sama sekali, tidak mengerti akan Allah.  Inilah yang perlu kita instropeksi diri, sebelum kita mengenal dan percaya kepada Tuhan, bagaimana keadaan yang tidak punya pengertian. Pikirannya di gelapkan oleh illah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang Kemuliaan Kristus. Buta rohani, tidak mempunyai pengertian. 2 Korintus 4:3-4. 

Bisa saja pandai secara duniawi, berpengetahuan secara duniawi, tetapi Firman Allah berkata: mereka tidak berpengetahuan mengenai perkara-perkara Allah. Demikianlah keadaan orang yang belum ditebus, tidak mempunyai hikmat, tidak mempunyai pengertian bagaikan binatang yang najis. Itu sebabnya dianjurkan untuk tidak kembali kepada kehidupan orang-orang yang berdosa, layaknya belum di tebus.  Mari saudara, kalau kita sudah serahkan hidup kita kepada Tuhan, tinggallah tetap dalam Tuhan.  Begitu bodohnya dunia ini, orang-orang dunia ini, orang-orang yang najis ini. Yohanes 5:39-40. Tuhan berbicara kepada ahli-ahli Torat, yaitu mereka yang mempelajari tentang hukum-hukum Allah kepada manusia.  

Ahli torat, Orang Parisi yang gemar menyelidiki Alkitab.  Mereka bukan hanya sekedar membaca, melainkan mereka juga menyelidiki kitab-kitab suci, Alkitab. Sampai sekarang saya dengar di Israel ada orang-orang yang dari hari ke hari hanya duduk untuk menyelidiki kitab-kitab suci. Mereka bahkan dibayar oleh pemerintah untuk menyelidiki kitab-kitab suci. Menjadi seorang Parisi dia harus fasih dan menguasai akan ayat-ayat Alkitab. Untuk saat sekarang ini, barangkali mereka yang mempunyai gelar Theologia, Hanya saja dikatakan dalam Injil Yohanes tadi mereka hanya mempelajari dan menyelediki tetapi  t i d a k  mau datang kepada Yesus untuk memperoleh kehidupan yang diberikan TUHAN YESUS KRISTUS. Kemauan untuk menerima kehidupan itu tidak ada pada mereka.  Mereka hanya mau belajar, belajar dan belajar tetapi tidak pernah mempunyai kehidupan yang benar itu. Karena apa ? Pikiran mereka gelap !  Pandai dan pinter dalam hal pengetahuan Alkitab, tapi tidak mempunyai kehidupan seperti yang tertulis dalam Alkitab.  Itulah orang-orang yang tidak ditebus.   Mereka mengangap pinter tapi sesungguhnya adalah bodoh ! 

Karena itu dalam 1 Korintus 1:22-24 kita bisa menyimpulkan bahwa Kristus adalah \” way of life \” daripada Allah.  Untuk itu kalau kita mau tahu dan mengenal Kristus maka satu-satunya jalan kita harus datang kepada Kristus.   Bukan saja menyelidiki dan menghafalkan ayat-ayat yang ada dalam Alkitab tapi harus juga mengalami apa yang kita pelajari dari Alkitab itu.  Kekristenan b u k a n  hanya tahu dan menguasai akan isi Alkitab, tetapi tidak mengalami dan tidak mempunyai hikmat Allah serta tidak mempunyai \”way of life\” daripada Allah ; melainkan  Kekristenan adalah Allah datang memberikan Firman Nya kepada kita dan Allah pun datang menyatakan diri kepada kita. 

Ada agama-agama yang mempelajari (katanya) sesuatu yang datang dari Allah. Tidak salah…, tetapi bagi kita, kita bukan hanya percaya bahwa Alkitab itu Allah berikan kepada kita, melainkan Allah juga menyatakan diriNya kepada kita sehingga kita bisa bertemu denganNya pada waktu kita mempelajari Firman Allah. Inilah pengalaman yang jauh lebih indah daripada hanya mengenal Firman Allah dari pikiran kita sendiri, hanya sekedar belajar Firman Allah saja.  Sebagai satu pengetahuan saja !!    Tapi yang Allah inginkan ialah: JADIKAN KRISTUS sebagai  \”WAY OF LIFE\” anda dalam kehidupan sehari-hari.  2 Timotius 3:16-17.  Jadikan Firman TUHAN itu sebagai satu kelengkapan dalam hidup kita. 

Firman Allah datang kepada kita dan Firman Allah itu pula yang sanggup mengubah hidup kita. Firman Allah adalah TUHAN YESUS sendiri. Itu sebabnya kalau kita hanya mempelajari Alkitab saja tanpa ada perubahan dalam hidup kita, maka belum sampai tercapai MISI daripada Kristus sebagai FIRMAN yang datang ke dalam dunia ini.  Tuhan mau hidup kita berubah !  Kita ditebus oleh darah Anak Domba Allah. Inilah yang Tuhan mau sampaikan kepada kita pagi hari ini. 

Meskipun waktu kita lahir, dianggap oleh Allah seperti binatang yang haram. Binatang yang najis, tetapi Allah sendiri yang telah membuat ketentuan bahwa binatang yang haram pun masih bisa ditolong, kalau dia ditebus dengan uang perak. Demikian juga manusia yang paling najis sekalipun masih bisa disucikan kalau dia ditebus; tapi bukan dengan perak melainkan dengan darah Anak Domba.  

Saudara bersyukur kepada Tuhan, bahwa Tuhan menyediakan satu jalan keselamatan bagi kita.  Bagaimanapun najisnya kita, bagaimanapun banyaknya dosa dan kesalahan kita Tuhan tidak biarkan kita begitu saja. Tuhan berkata tebuslah dia daripada batang leher dipatahkan, daripada sengsara selamanya dalam neraka. Tuhan selamatkan kita, Tuhan bebaskan kita dengan jalan penebusan oleh darah Anak Domba. Itulah anugerah Tuhan, itulah kemurahan Tuhan. Puji Tuhan !! 

Sebab itu saudara-saudara, JANGAN malu mengaku kelemahan dan kekurangan saudara dihadapan Tuhan. JANGAN malu mengaku kesalahan saudara kepada Tuhan, sekalipun dosa mu merah seperti kirmizi, berapa banyak dosa mu, percayalah………pada saat ini, pada saat ini saudara-saudara, SEMUA DOSA MASIH DAPAT DIAMPUNI !  KARENA PINTU KEMURAHAN TUHAN MASIH TERBUKA. 

Saudara mau datang kepada Tuhan? kita belum sempurna. masih banyak kesalahan kita, masih ada dosa kekurangan kita; tapi Tuhan berkuasa untuk menghapus segala dosa kita. 1 Yohanes 1:9. Tidak ada dosa yang tidak bisa diampuni. Mari datang kepada Tuhan dan berkata: \”Tuhan sucikan saya, tebus saya dengan darah Anak Domba, hanya Yesus yang menumpahkan darahNya diatas bukit Golgota, hanya DIA yang dapat menebus kita. Sehingga dari kenajisan kita menjadi sesuatu yang kudus dipemandangan Allah. Mari kita berdiri dan nyanyikan pujian TUHAN SELALU AMPUNI. Tuhan memberkati saudara sekalian.(swd).”

Previous Topic:

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Akhir Zaman – Eskatologi* (1)
Akhir Zaman – Eskatologi* (1)

I.Pentingnya Pelajaran Kedatangan Yesus Kedua Kali. Para malaikat berkata kepada murid-murid Tuhan ketika menyaksikan [Read More]

Kolose (21-30)
Kolose (21-30)

COLOSSIANS  21 There can be no statement of more importance to the church than that which the Apostle made concerning [Read More]

Kolose 11-20
Kolose 11-20

COLOSSIANS  11 Redemption is necessary when a person or item of some sort is held captive by an evil force or group. A [Read More]

Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)
Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)

BAB I: KEBERADAAN MALAIKAT. Memang harus diakui bahwa ayat-ayat referensi tentang malaikat dalam Alkitab hanya sedikit. [Read More]

Kolose (1-10)
Kolose (1-10)

Greetings in the lovely name of our Lord Jesus Christ. It is a joy to once again be able to send you a daily study. My [Read More]

Insider

Archives