Banyak lagi perilaku orang-orang Kristen yang bertentangan dengan kehendak Allah. Mereka percaya pada kemampuan orang-orang yang sudah mati untuk menolong dan menjaga mereka. Mereka masih menyembah berhala-berhala. Tentu saja ini sama sekali tidak dikehendaki Allah tapi itulah yang masih terjadi dalam praktek kehidupan orang Kristen sehari-hari.
Allah memberi kepada kita kebebasan untuk memilih apakah kita mau memilih dan menerima Dia dalam hidup kita atau menolak Dia. Ia tidak memberi keharusan karena Ia mau pilihan kita berasal dari keputusan hati kita. Jika kita menerima kebenaran Firman Tuhan dan menyimpannya dalam hati, maka kita akan hidup menurut kehendakNya. Tapi, jika Firman Tuhan yang kita dengarkan hanya kita dengarkan saja dan simpan di dalam kepala, maka itu akan berubah menjadi \tanduk\” untuk menanduk ke kiri dan ke kanan dan tidak membuat kita hidup menurut kehendakNya.
Tambahan dari om Hanny: Allah akan mencurahkan Air yang jernih ke atas manusia dan memberikan hati yang baru yang lembut untuk menerima kebenaran Firman Tuhan (Yehezkiel 36:25-26). Sebab manusia hidup dalam pendurhakaan dan pemberontakan terhadap segala ketentuan Allah. Pendurhakaan dan pemberontakan terhadap Allah adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan atau kekerasan hati adalah sama dengan dosa menyembah berhala. Jadi, meski kita tidak menyembah berhala tapi memiliki hidup dalam kedegilan dan kekerasan hati terhadap Firman Allah, itu sama saja dengan dosa menyembah berhala. Karena itu jadilah orang Kristen yang hidup ketaatan akan Firman Allah dan bukan melawan Dia sebab Allah membenci orang-orang yang menyembah berhala (Mazmur 31:6).
Dalam kitab Yehezkiel diberikan gambaran tentang kejatuhan Iblis (Yehezkiel 28:11-19). Sebelumnya Iblis adalah seorang penghulu malaikat di sorga bernama Lucifer yang penuh dengan kemuliaan. Tapi dalam hatinya Lucifer ingin melebihi Allah dan melanggar tempat kekudusanNya. Akhirnya Allah mencampakkan dia dan ia akan lenyap untuk selama-lamanya. Demikianlah yang akan terjadi terhadap orang-orang yang melawan Allah, mereka akan lenyap untuk selama-lamanya. Tapi jika kita berbalik dan mau menerima Allah dengan sepenuh hati kita, maka Allah akan mengubahkan hati kita dari hati yang keras menjadi hati yang lembut. Tuhan memberkati.(Jakarta, 08 Pebruari 2004).
“
