Tuesday May 22nd 2012

Pdt. Rudy Makal: Seorang Dengan 10 Kaki

Author : | This author have 258 posts

Keberhasilan misi di atas dapat terjadi karena ada beberapa faktor penunjangnya. Pertama ada kesungguhan hati untuk membawa jiwa bagi Yesus. Kedua, kemampuan mengubah hambatan menjadi keberhasilan. Dan ketiga, setiap usaha pasti akan memberi hasil.

Sungguh-sungguh membawa jiwa.

Keempat sekawan tadi sanggat bersungguh-sungguh untuk menyelamatkan teman mereka. Firman Tuhan mengatakan bahwa ada sukacita yang besar di sorga bila ada satu jiwa dimenangkan bagi Tuhan (Luk. 15:7). Itulah sebabnya banyak sekali pesan bagi gereja untuk giat dalam kegiatan penginjilan. Bila kita berani melangkah jauh daripada sekedar berdoa saja, maka akan kita dapati betapa banyak jiwa-jiwa yang sedang membutuhkan kabar baik karena mereka ingin hidup serius dalam mendengarkan perintah Tuhan, ingin hidup patuh kepada Tuhan. Kita dapat memulainya dengan menunjukan penampilan perilaku dan tutur kata yang memberi kesaksian tentang Yesus yang ada dalam kita.

Mengubah hambatan menjadi keberhasilan

Firman Tuhan mengatakan bahwa kemalangan orang benar itu banyak tapi Tuhan meluputkan mereka dari semuanya itu. Jadi, tidak heran jika dalam menjalani hidup ini kita menghadapi banyak hambatan dan rintangan seperti yang dihadapi oleh keempat sekawan diatas. Tapi hambatan itu sama sekali tidak menghentikan langkah mereka. Malah menjadi dorongan untuk menembusnya. Bila ditembus, maka hambatan akan berubah menjadi jalan menuju keberhasilan. Yesus tidak hanya melihat usaha keempat sekawan membuka langit-langit rumah untuk menurunkan si lumpuh, tapi melihat kesungguhan hati dan kekuatan iman mereka. Dan inilah yang membuat Dia menyembuhkan orang lumpuh tadi. Bila kita mau melayani dan melakukan kehendak Tuhan, maka segala usaha kita tidak akan pernah menjadi sia-sia.

Setiap usaha pasti akan berhasil.

Salah satu misi Yesus datang ke dalam dunia ini adalah meremukan kuasa kegelapan yang telah membawa manusia masuk ke dalam dosa. Berdasarkan hal ini Yesus punya otoritas untuk mengampuni dosa manusia. Rupanya dosa adalah akar “kelumpuhan’ hidup kita. Yesus datang untuk mengubah keadaan dan karakter hidup kita dengan cara mengampuni dosa kita. Dan usaha ini berhasil. Demikian juga dengan segala usaha kita untuk memberitakan kabar kesukaan pasti akan memberi hasil bila kita lakukan dengan penuh percaya kepada Yesus. Contohnya adalah Petrus. Semalam-malaman ia berusaha sekuat tenaga menjala ikan tapi tak berhasil. Kemudian datang Yesus yang menyuruhnya untuk kembali menebarkan jala padahal waktunya sudah tidak tepat lagi untuk menjala ikan. Tapi ia percaya pada Yesus. Maka usahanya tidak sia-sia. Ia mendapat banyak ikan sehingga jalanya hampir robek. Bersama dengan Tuhan, maka kita tahu ada pertolongan bagi kita. Bersama dengan Tuhan maka setiap usaha yang kita lakukan pasti akan memberi hasil. (WJ GPdI Kramat, No. 1135 Thn. XXVI, 03022008).

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Pantekosta
Pantekosta

Ayat Pokok: Kisah Para Rasul 2:1-4 Setelah 10 malam mengadakan kebaktian doa, hari ini kita tiba pada puncak perayaan: [Read More]

Berkat Umum dan Berkas Khusus
Berkat Umum dan Berkas Khusus

Hari ini adalah hari gereja pantekosta. Mungkin lain tahun kita akan adakan acara khusus setiap hari pantekosta. Kita [Read More]

Natal, Orang Majus dan Kita
Natal, Orang Majus dan Kita

Matius 2:1-12 Apakah makna natal? Salah satunya dapat kita rujuk pada peristiwa orang Majus yang datang ke Betlehem dan [Read More]

Natal
Natal

Ayat Pokok : Kidung Agung Hari-hari ini kita tengah memperingati Hari Kelahiran Tuhan Yesus.  Allah Yang Maha Kuasa [Read More]

Kita Bukan Lagi Dibawah Hukum Taurat,
Kita Bukan Lagi Dibawah Hukum Taurat,

Kita Bukan Lagi Dibawah Hukum Taurat, Tapi Dibawah Kasih Karunia. Firman Tuhan, Kolose 2:6-14, Dalam Dia kamu telah [Read More]

Insider

Archives