Warning: include(/hermes/bosoraweb178/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-base.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /hermes/bosnaweb08a/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 53

Warning: include() [function.include]: Failed opening '/hermes/bosoraweb178/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-base.php' for inclusion (include_path='.:/usr/local/lib/php-5.2.17/lib/php') in /hermes/bosnaweb08a/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 53

Warning: include_once(/hermes/bosoraweb178/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/ossdl-cdn.php) [function.include-once]: failed to open stream: No such file or directory in /hermes/bosnaweb08a/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 70

Warning: include_once() [function.include]: Failed opening '/hermes/bosoraweb178/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/ossdl-cdn.php' for inclusion (include_path='.:/usr/local/lib/php-5.2.17/lib/php') in /hermes/bosnaweb08a/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 70
Pdt. Ibu M. M. Mandey: Peliharalah Imanmu | GPdIWorld
Saturday August 23rd 2014

Pdt. Ibu M. M. Mandey: Peliharalah Imanmu

Author : | This author have 260 posts

Dalam Alkitab tertulis bahwa ketika Musa mengakhiri perjalanan hidupnya (mati), ia mencapai umur 120 tahun. Angka 120 berarti berakhirnya segala daging. Tetapi ketika Musa mati, keadaannya sebagai berikut:

1.  Matanya tidak kabur.

Dalam 2 Kor. 5:7 rasul Paulus membandingkan dua hal yang dipakai dalam menjalani hidup ini, yaitu penglihatan (mata) dan iman. Jadi, mata juga berbicara tentang hal iman. Perjalanan hidup orang percaya haruslah merupakan perjalanan yang mengandalkan iman. Dan sama seperti Musa yang pada akhir hidupnya masih memiliki penglihatan yang terang, maka kita pun harus mengakhiri perjalanan kita di dunia ini dengan iman yang tetap kuat, terpelihara baik.

Tuhan Yesus pernah bertanya, “Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?” (Luk. 18:8). Dari kalimat ini tersirat bahwa nantinya menjelang bahkan pada saat kedatangan Tuhan Yesus kembali, iman akan menjadi sesuatu yang langka. Ada banyak orang yang akan kehilangan imannya kepada Tuhan! Kaburnya mata dapat membuat orang menyimpang dari jalannya dan tidak mencapai tujuannya yang semula. Demikian juga yang akan dialami seseorang jika imannya menjadi kabur/hilang.

Beberapa hal mengenai mata/iman:

1. Mata bisa menjadi kabur (Mzm. 69:4)

Daud mengungkapkan bahwa matanya menjadi nyeri/kabur karena mengharapkan Allah dan karena berseru-seru kepadanya. Ternyata ada orang-orang yang imannya akan menjadi kabur/hilang, justru karena pengharapannya kepada Tuhan. Seringkali ketika seseorang berada dalam kesesakan dan mengharapkan pertolongan Tuhan tetapi pertolongan itu seolah-olah lama datang, orang itu kemudian menjadi lemah imannya bahkan meninggalkan imannya karena berpikir bahwa pengharapannya kepada Tuhan adalah sia-sia.  

Ironis sekali kalau ada orang yang imannya menjadi lemah bahkan hilang hanya karena pencobaan. Padahal, bukankah Firman Tuhan berkata bahwa justru pencobaan dan ujian yang kita alami yang akan membuat iman kita menjadi lebih berharga dari emas? (1 Ptr. 1:6-7).

   2. Mata dari Gereja Tuhan (Kid. 1:15; 4:1)

Gadis Sulam adalah gambaran dari Gereja Tuhan, mempelai Kristus. Ia dikatakan memiliki mata yang seperti mata merpati. Merpati termasuk jenis burung yang kudus/halal yang dapat dijadikan sebagai korban yang dipersembahkan kepada Tuhan. Burung merpati juga bebicara tentang Roh Kudus (Mat. 3:16). Hal ini berbicara tentang:

-      Iman kita haruslah iman yang murni, bercahaya, berkenan/menyenangkan bagi Tuhan. Untuk bisa seperti itu, iman kita haruslah selalu dikuasai oleh Roh Kudus.

-      Kejujuran; perhatikan akibat dari ketidakjujuran para imam dalam mengelola uang yang dipersembahkan rakyat untuk perbaikan Bait Allah (2 Raj. 12:4-8). Selama 23 tahun mereka mengumpulkan uang tetapi Bait Allah tidak diperbaiki. Akhirnya pengelolaan uang itu diserahkan kepada para tukang yang jujur – bahkan saking jujurnya sehingga tidak diadakan lagi perhitungan/pertanggungjawaban (ay. 11-15).

2.      Kekuatannya tidak hilang.

Hal lainnya yang harus kita jaga supaya tidak hilang/masih kita miliki ketika akan mengakhiri hidup ini adalah kekuatan kita! Kaleb adalah contoh lainnya yang kita jumpai dalam Alkitab (Yos. 14:6-14). Dalam usia 85 tahun, Kaleb berkata bahwa ia memiliki kekuatan sama seperti ketika ia berumur 40 tahun, ketika ia dan Yosua pulang dari pengintaian Yerikho dengan membawa kabar yang sejujur-jujurnya. Ia meminta Hebron untuk menjadi milik pusakanya seperti yang dijanjikan Musa. Dengan kekuatannya itu, Kaleb akhirnya merebut Hebron.

Perhatikanlah baik-baik, Kaleb menjadi orang jujur karena tetap mengikut Tuhan. Kekuatannya tidak hilang, karena ia tetap mengikut Tuhan. Bahkan Hebron bisa menjadi miliknya, karena ia tetap mengikut Tuhan. Betapa luar biasanya kehidupan seseorang yang mengikut Tuhan!!!

Kekuatan yang kita miliki bukanlah kekuatan yang berasal dari diri kita sendiri. Kita perlu memperoleh kekuatan itu dari sumbernya, yaitu:

1. Yesaya 30:15-16:

-      Duduk tenang, bicara dari hal berdoa dan merenungkan Firman Tuhan (Mzm. 1:2-3; 1 Ptr. 4:7).

-      Percaya.

2. Nehemia 8:11; Sukacita dari Tuhan mendatangkan kekuatan bagi kita. Dari manakah kesukaan dari Tuhan itu datang? Sukacita dari Tuhan itu diberikan kepada kita jika kita dekat dengan Firman Tuhan (Yer. 15:16).

Saudara-saudara, dunia yang kita tinggal di dalamnya adalah jahat. Banyak orang akan kehilangan iman dan kekuatannya. Tetapi jika kita dekat selalu dengan Tuhan dan memiliki Firman hidup itu di dalam kita, maka iman dan kekuatan itu akan tetap menjadi milik kita sampai kita mengakhiri perjalanan hidup ini dalam kemenangan bersama Tuhan Yesus. Amin!! (Pdt. M. M. Mandey, GPdI Ketapang – Kebaktian IV, 06 April 2008).

Be Sociable, Share!
Next Topic:

More from category

Akhir Zaman – Eskatologi* (1)
Akhir Zaman – Eskatologi* (1)

I.Pentingnya Pelajaran Kedatangan Yesus Kedua Kali. Para malaikat berkata kepada murid-murid Tuhan ketika menyaksikan [Read More]

Kolose (21-30)
Kolose (21-30)

COLOSSIANS  21 There can be no statement of more importance to the church than that which the Apostle made concerning [Read More]

Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)
Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)

BAB I: KEBERADAAN MALAIKAT. Memang harus diakui bahwa ayat-ayat referensi tentang malaikat dalam Alkitab hanya sedikit. [Read More]

Kolose (1-10)
Kolose (1-10)

Greetings in the lovely name of our Lord Jesus Christ. It is a joy to once again be able to send you a daily study. My [Read More]

Love (111-125 – Selesai)
Love (111-125 – Selesai)

ALLAH ADALAH KASIH. #111 Besarnya ukuran satu kata sederhana BEGITU tidak dapat, ataupun tidak pernah akan terukur, [Read More]

Insider

Archives