Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus. (II Yoh. 1:7)
Sering kita menjustifikasi/menuduh seseorang sesat tanpa ada acuan yang jelas, apa yg tidak sejalan dgn doktrin/pengajaran yang selama ini diterima kemudian dinyatakan sesat secara serampangan. Kita bisa menilai sesuatu itu sesat apabila apa yang menjadi tolok ukur itu telah kita kuasai sungguh, dalam hal ini Alkitab. jadi apabila Alkitab masih dibiarkan berdebu, boro2 mau direnungkan, jangan coba2 berkata tentang kesesatan, karena mungkin anda sendiri yang tersesat.
Suatu kali seorang teman membelikan saya sebuah buku dgn judul :”Jesus lived in India”, Buku ini disebarkan melalui Vihara dan diharapkan dpt sampai ke tangan2 lain melalui para jemaatnya.
Satu hal yang menjadi topik dlm buku ini adalah bahwa : Yesus pernah tinggal di India untuk belajar kepada Budha. Bukankah Alkitab hanya mencatat kemunculan Yesus pada usia 12 tahun dan setelah itu Dia menghilang dan kemudian baru muncul lagi pada usia 30 tahun. Antara umur 12 – 30 tahun dimanakah Yesus berada?
Mereka memanfaatkan kevakuman ini dengan mengatakan bahwa Yesus pergi ke India untuk belajar agama Budha. dalam buku ini juga dikatakan bahwa Yesus tidak sungguh2 mati di kayu salib, hanya pura2 mati, dan juga dikatakan ada kuburan Yesus di India.
Bagaimana kita menyikapi kebohongan ini, karena Alkitab memang tidak menulis dimana Yesus berada pada usia 12 – 30 tahun. Sangat jarang bahkan belum pernah gereja membahas keberadaan Yesus pada pada usia tsb, sebelum ada serangan dari buku sejenis.
Inilah salah satu bentuk penyesatan, dan ini ADALAH AJARAN SESAT karena jelas2 mereka tidak mengakui Ketuhanan Yesus, yang datang ke dunia dalam rupa manusia supaya Dia dapat mati menggantikan kita, dan kemudian bangkit dari kematian untuk membuktikan bahwa Dialah Tuhan, Alkitab mencatat kubur-Nya kosong.
Pikiran yang mereka gunakan untuk menganalisa adalah pikiran manusia berdosa yg mengatakan bahwa mustahil Yesus dapat mengajarkan sesuatu kalau Dia tidak pernah belajar. Bukankah agama Budha ada jauh sebelum Yesus? Kristen adalah agama yg sangat baru dibandingkan dgn Budha?
Padahal Alkitab mencatat bahwa pada usia 12 tahun Yesus telah bersoal jawab dengan para guru agama di Bait Allah. Yesus tidak perlu belajar mengenai kitab para nabi, karena memang Dialah yang meng-ilhamkan kitab2 kepada para nabi.
Kalau begitu kemana Yesus setelah itu? kok Alkitab tidak mencatatnya?
Diperkirakan Yusuf (ayah jamani Yesus) meninggal pada usia yg masih sangat muda, oleh sebab itu Yesus sebagai anak tertua harus menggantikan posisinya sebagai pencari nafkah menjadi tukang kayu. hal ini bisa dilihat dari beberapa event dimana Yusuf tidak lagi tampil bersama keluarganya.
Yoh. 2:1 Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ;
Pesta perkawinan ini besar kemungkinan adalah dari kerabat Maria, ini terlihat bagaimana ia dapat dengan pasti mengetahui keadaan persediaan makanan (kehabisan air anggur), mustahil seorang undangan biasa akan memeriksa ke dapur untuk mengetahui persediaan makanan. Akan tetapi dalam pesta ini Yusuf sebagai kepala keluarga tidak hadir, ini yang menjadi alasan kuat bahwa ketidak hadiran Yusuf adalah karena ia telah meninggal.
Yoh. 19:25 Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.
Ayat ini juga menunjukan bahwa pada moment ini Yusuf tidak hadir bersama keluarga, ini lebih menguatkan lagi bahwa memang Yusuf sudah meninggal pada usia muda.
Lalu mengapa Yesus baru muncul pada usia 30 tahun? (Lukas 3:23 Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,). Menurut kebiasaan yang berlaku pada masa itu, seseorang baru dianggap cukup dewasa menjadi seorang pemimpin pada usia 30 tahun. Yesus tahu betul hal itu, oleh sebab itu Dia baru muncul pada usia 30 tahun agar tidak terjadi penolakan2.
Dengan sedikit penjelasn di atas, diharapkan kita dapat memberikan penjelasan apabila ada pihak lain yang mencoba untuk mempermasalahkan keberadaan Yesus pada usia 12 – 30 tahun. Ada beberapa buku lain yang juga merupakan usaha2 penyesatan spt: injil Barnabas, injil Yudas, Talpiot Tomb dll. (mungkin ada yg mau membahasnya?).
Mungkin masih ada yang berkata : kenapasih Injil gak menuliskan/menjelaskannya secara rinci? Injil Yohanes mengatakan: Yoh.21:25 “Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.”
Kiranya kita lebih berhati2 lagi dalam menjustifikasi seseorang sebagai sesat, padahal kesesatan sedang menunggu anda apabila tidak mewaspadai hal2 yg benar2 sesat.
Tuhan Yesus Memberkati!
Paul Herwanto
