Tuesday May 22nd 2012

Pastor Lawrence Lee: Menghampiri Hadirat Tuhan

Author : | This author have 258 posts

Sorak-sorai diberikan atas kemenangan yang telah diraih baik dalam pertandingan maupun perang. Dalam terjemahan lain, ayat 1 dari mazmur ini berbunyi: on your feet, applaud Lord! (=pada kakimu, bersoraklah bagi Allah!). Bagaimanapun keadaan kita, tetaplah bersorak-sorai bagi Allah.

Beberapa alasan kita bersorak-sorai, memuji dan melayani Tuhan.

1. Sebab Tuhan-lah Allah yang menjadikan dan memberikan kehidupan bagi kita (ayat 3). Orang yang tidak mengenal Allah tidak menyadari akan hal ini sehingga hidup mereka tidak berarti. Saat kita bersorak, memuji dan melayani Tuhan adalah bukti bahwa kita mengakui keberadaan Tuhan sebagai Allah atas kehidupan kita. Elia mengatakan dalam 1 Raj 18:36-39, biarlah diketahui orang bahwa Engkaulah Allah (ayat 36), jawablah aku supaya bangsa ini mengetahui bahwa Engkaulah Allah yang membuat hati bangsa Israel tobat kembali (ayat 37). Pelajaran yang dapat kita ambil: sebelum mujizat terjadi, Elia telah mengakui bahwa Tuhanlah Allah. Akui keberadaan Tuhan bukan hanya setelah melihat mujizat yang Allah kerjakan.
2. Dia adalah Allah yang baik (ayat 5). Dia adalah Allah yang memberikan hal-hal yang baik dalam kehidupan kita, meskipun hidup kita susah, mengalami pencobaan, dan sebagainya.
3. Dia adalah Allah yang Maha Besar. Dia bukan saja Allah yang baik, tetapi Dia juga Allah yang Maha Besar, yang mengatasi segala Allah.
Allah telah memerintahkan kita untuk bersorak, memuji dan melayani Dia. Dia juga melengkapi kita dengan segala kemampuan untuk saling melayani. Pelayanan adalah salah satu bentuk penyembahan kepada Allah, sebagai ungkapan kasih kita kepadaNya. Sebab sesungguhnya Allah tidak memerlukan sesuatupun dari siapapun. Apapun yang kita lakukan bagi Allah, lakukanlah dengan segenap hati. Jika kita mengasihi maka kita akan melayani. Mat 4:9 mencatat, Yesus mengatakan: Hanya kepada Allah kita menyembah dan berbakti. Layani Tuhan dengan sukacita, tanpa sukacita pelayanan kita menjadi tidak berarti.
Menghampiri Allah dan masuk ke hadirat-Nya:
(1) Datanglah dengan sorak-sorai (2) Layani Tuhan dengan sukacita (3) Datang ke hadapanNya dengan puji-pujian (4) Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur (5) Masuk ke pelataran-Nya dengan puji-pujian (6) Bersyukurlah kepada-Nya (7) Pujilah nama-Nya.
Yesus adalah jalan, kebenaran dan hidup yang membawa kita semakin dekat kepada-Nya.(020407).

Previous Topic:

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Pantekosta
Pantekosta

Ayat Pokok: Kisah Para Rasul 2:1-4 Setelah 10 malam mengadakan kebaktian doa, hari ini kita tiba pada puncak perayaan: [Read More]

Berkat Umum dan Berkas Khusus
Berkat Umum dan Berkas Khusus

Hari ini adalah hari gereja pantekosta. Mungkin lain tahun kita akan adakan acara khusus setiap hari pantekosta. Kita [Read More]

Natal, Orang Majus dan Kita
Natal, Orang Majus dan Kita

Matius 2:1-12 Apakah makna natal? Salah satunya dapat kita rujuk pada peristiwa orang Majus yang datang ke Betlehem dan [Read More]

Natal
Natal

Ayat Pokok : Kidung Agung Hari-hari ini kita tengah memperingati Hari Kelahiran Tuhan Yesus.  Allah Yang Maha Kuasa [Read More]

Kita Bukan Lagi Dibawah Hukum Taurat,
Kita Bukan Lagi Dibawah Hukum Taurat,

Kita Bukan Lagi Dibawah Hukum Taurat, Tapi Dibawah Kasih Karunia. Firman Tuhan, Kolose 2:6-14, Dalam Dia kamu telah [Read More]

Insider

Archives