Keluaran 14:23-31
Saya ingin mengulang untuk membaca Keluaran 14:22, dikatakan di situ bahwa orang Israel berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering; bahasa Inggris: So the children of Israel went into ( = to go into ) the midst of the sea… = mereka pergi masuk ke dalam tengah-tengahnya laut. Lalu berjalan di tempat yang kering, tetapi mereka masuk ke tengah laut, mereka berjalan masuk, mereka berjalan menginjak laut, mereka belum menginjak darat dulu, mereka belum menginjak langsung ke tanah – tapi mereka masuk ke dalam laut (went into the sea). Sedang di ayat 21, “Musa mengulurkan tangannya keatas laut dan TUHAN menguakkan air laut….dan laut itu menjadi tanah kering, maka terbelahlah air itu”. Apa sebenarnya yang terjadi pada saat Musa mengangkat tangannya? Datanglah angin timur yang menguakkan air laut itu dan menjadi tembok. Saya percaya bahwa Musa sebagai pemimpin tentu dia berada di depan dan bangsa Israel yang jumlahnya kira-kira tiga juta berjalan di belakang Musa dan Harun. Mereka berjalan bukan seperti layaknya orang berbaris, memanjang, melainkan mereka berjalan bersama-sama, melebar.
Tetapi apa yang mereka buat, mereka berjalan pada waktu malam (sebab tertulis bahwa semalam-malaman angin timur datang meniup diatas air itu) dan begitu bangsa Israel Musa dan Harun menaruhkan langkah mereka, kaki mereka diatas air laut, air itu kemudian terbelah. Jadi apa yang saya bayangkan dari sekian banyak orang yang berjalan maju bersama-sama; pada saat kaki mereka menginjak air, air menjadi tembok; tambah selangkah lagi, air menjadi tembok. Jadi TIDAK SEKALIGUS sudah terjadi jalan yang terbuka bagi mereka, tetapi karena angin itupun bertiup semalam-malaman. Jadi semalam itu mereka berjalan dan semalam itu juga kaki mereka melangkah dan tiap kali kaki mereka melangkah kena air, airpun pecah menjadi tanah yang kering.
ALLAH ITU ADA, SEKALIPUN TIDAK KELIHATAN. Saudara bisa bayangkan, kalau kita berjalan di tanah atau di daratan lalu di depan ada air / sungai / laut. Apa yang terjadi? Begitu kaki kena air lalu kering, didepan masih ada air; begitu kaki melangkah lagi airpun jadi kering begitu seterusnya! Akhirnya mereka sudah sampai ke ujung dan sudah menjadi satu jalan yang terbuka. Halleluyah. Jadi bukan sekaligus langsung sudah terbuka lalu bangsa Israel tinggal berjalan diatasnya melainkan bergantung kepada tiap langkah mereka. Itulah yang disebut dalam Ibrani 11:29 – mereka berjalan dengan iman. Iman, membuat air jadi tanah; air jadi tanah, air jadi kering; begitulah mereka berjalan semalam-malaman itu. Mujizat terjadi – Mazmur 77:17-21. “….tetapi jejakMu tidak kelihatan” – Mazmur 77:20b. Allah bekerja tanpa kelihatan Allahnya, tetapi perbuatan Allah, pekerjaan Allah, mujizat yang Allah lakukan, semua orang bisa melihat akan tetapi Allahnya sendiri mereka tidak dapat melihat. Halleluyah.
Saudara percaya bahwa Allah sekalipun kita tidak melihat dengan mata kepala kita, DIA masih mengadakan mujizat-mujizatnNya. Apa yang terjadi dulu Tuhan bisa lakukan juga sekarang. Apa yang dulu terjadi diantara bangsa Israel, sekarang pun Allah bisa lakukan. Kita bisa melihat mujizat terjadi tanpa kita melihat Tuhannya. Tetapi nanti suatu waktu kita akan bisa melihat Tuhan yang membuat mujizat itu.
“Engkau telah menuntun umatMu seperti kawanan domba dengan perantaraan Musa dan Harun” – Mazmur 77:21. Musa & Harun lah yang memimpin bangsa Israel tetapi Allah yang bekerja. Kita menyembah kepada Allah yang kita tidak lihat, tapi kita percaya bahwa Allah itu ADA, halleluyah. Kalau kita tidak percaya, apakah yang kita harapkan; kalau kita tidak percaya, apakah yang kita nantikan? Mari saudara percayalah, Allah yang tidak kelihatan itu adalah Allah yang hidup yang dapat melakukan perkara-perkara yang besar. Mujizatpun terjadi !!
ALLAH MEMBELA UMATNYA – Keluaran 14:23-24. Kalau bangsa Israel berjalan melangkah sampai ke tengah laut dan berjalan terus; begitu juga dengan bangsa Mesir yang mengejar bangsa Israel waktu itu, pun berjalan tetapi sudah dijalan yang sudah ada. Jadi dalam hati mereka (bangsa Mesir) ini mujizat, sebab ada air, Laut Merah bisa terbelah bagaikan jalan raya di depan mereka; akan tetapi pada saat mereka telah sampai di tengah-tengah laut; dan pada waktu jaga pagi, TUHAN yang di dalam tiang api dan awan itu memandang kepada tentara orang Mesir, lalu dikacaukanNya tentara orang Mesir itu. Kita sudah tahu bahwa bangsa Israel di Keluaran 13:21, dituntun oleh TUHAN di jalan dengan tiang awan pada waktu siang hari dan tiang api untuk menerangi mereka di waktu malam, sehingga mereka bisa berjalan siang dan malam. Jadi jalannya bangsa Israel meskipun waktu tengah malam yang gelap sekalipun (bayangkan tidak ada listrik pada waktu itu); Tuhan yang menyertai mereka.
Akan tetapi dalam Keluaran 14:24, TUHAN yang di dalam tiang api dan awan itu memandang kepada tentara orang Mesir, lalu dikacaukanNya tentara orang Mesir itu. Kapan hal ini terjadi? Pada waktu mereka sudah mengejar bangsa Israel dan mereka (tentara Mesir itu) juga sudah ada ditengah-tengah laut. Tadinya waktu bangsa Israel belum berjalan masih berhenti di tepi laut, mereka belum melangkah, yang mereka takuti adalah ‘laut’ itu. Bagaimana harus menyebrangi laut itu? Laut itu dianggap oleh mereka seperti musuh! Mereka berkata: Dari belakang musuh mengejar, di depan: laut, kiri-kanan: padang pasir; kemanakah kami harus pergi? Mereka marah-marah seakan-akan memberontak kepada Musa. Mereka menganggap laut adalah musuh yang tidak bisa mereka kalahkan. Tetapi kalau Tuhan bekerja, musuh berubah menjadi kawan mereka, halleluyah. Itulah yang mereka lewati.
Bagi tentara Mesir, waktu mereka sudah berjalan di tengah laut, mereka pikir: wah……laut ini menolong kami, kami akan mengejar mereka, kami akan tangkap mereka, kami akan bunuh mereka! Apa yang orang Mesir anggap sebagai teman mereka akan menolong mereka, justru menjadi lawan mereka! Musuh bisa menjadi teman, sebaliknya teman bisa menjadi musuh. TUHAN membela umatNya.
Sekali lagi saya mau katakan, kalau ini berbicara tentang Mesir, ini bukan berarti Mesir di zaman sekarang! Ini berbicara darihal Mesir di zaman 3500 tahun yang lalu, Firaun yang memerintah pada waktu itu dan bangsa Israel lah yang ditindas pada waktu itu. Dan kalau Allah menyelamatkan bangsa Israel, dan Allah mengembalikan mereka ke tanah yang Tuhan telah janjikan kepada bapa Abraham dan keturunannya, maka Allah yang berjanji itu membela umatNya. Allah yang berjanji itu membela janjiNya juga. TUHAN TIDAK AKAN PERNAH MENGINGKARI JANJINYA !
Sebab itu Alkitab berkata: Kalau secara manusia ada perjanjian yang telah dibuat dan disepakati bersama antara dua orang, maka perjanjian tersebut TIDAK dapat dibatalkan begitu saja, apalagi janji yang Allah buat dengan umatNya; AllAH TIDAK akan dapat mengingkari janjiNya! Sebab itu kalau kitapun sebagai umat Allah yang mempunyai ikatan perjanjian antara TUHAN dengan kita, percayalah saudara, “Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta…..” – Bilangan 23: 19a.
Kalau manusia, dia bisa berdusta seenaknya, asal ngomong saja; manusia bisa mengumbar janji seenaknya, janji “gombal”; manusia bisa berubah setiap saat. Tetapi Allah kita SAMA ADANYA, dulu sekarang dan sampai selama-lamanya! FirmanNya selalu akan dipegang, kekal selama-lamanya – Langit dan bumi akan berlalu tetapi firmanKu akan tinggal untuk selama-lamanya. Janji Tuhan TETAP ya dan amin, saudara percaya, JANJI TUHAN JUGA BUAT Saudara…..haleluyah. Apa yang kita anggap lawan kita, apa yang kita anggap bisa membawa kebinasaan bagi kita, Tuhan bisa ubah menjadi suatu kemenangan dan kehidupan bagi kita.
HADIRAT TUHAN ADA PADA SAAT KEKACAUAN DATANG DI MALAM HARI. Allah itu ADA !! Ada dimana ? Disebutkan tadi bahwa Allah itu ADA di dalam tiang api dan tiang awan. Pada waktu kita mempelajari kitab Keluaran 13:21, saya katakan bahwa tiang awan dan tiang api adalah bayangan dari “HADIRAT TUHAN” di tengah-tengah bangsa Israel”; sehingga mereka bisa berjalan pada waktu siang maupun malam Tuhan ada senantiasa menyertai mereka, demikian juga Tuhan mau menyertai kita, berjalan dengan kita pada waktu siang dan waktu malam, Amin….!
Siang dan malam Tuhan berjalan dengan kita, dan kalau bangsa Israel lihat musuh sudah dekat sekali (bayangkan saudara, tentara Mesir itu naik kuda, pakai kereta ditarik oleh kuda, kecepatannya luar biasa) mereka sudah sampai ke tengah laut, sebentar lagi mereka akan menangkap bangsa Israel itu. Tapi pada waktu itulah TUHAN melihat dari dalam tiang api dan tiang awan itu, memandang kepada tentara orang Mesir, lalu dikacaukanNya tentara orang Mesir itu. Kekacauan terjadi pada malam hari.
Bagi saudara yang sudah sering mendengar Firman Allah, sudah sering belajar akan Firman Allah, saudara tentu tahu arti rohani dari “malam hari” yaitu: malam kesulitan, kekuatiran, akhir zaman; dimana akan terjadi banyak kekacauan. Dikatakan dalam ayat tersebut bahwa Tuhan mengacaukan; dan bangsa-bangsa juga akan dikacaukan oleh Tuhan dalam dunia ini. Hati-hati kalau orang sudah mulai berkata: “Damai, damai” – 1 Tes. 5:3. Perempuan yang sudah hamil untuk bersalin jangan pikir tidak merasakan sakit. Hal ini sudah dialami sejak Kejadian 3, yaitu untuk melahirkan kamu akan menderita sakit.
Dunia pun kalau berkata: “Damai, aman dan tenang”, waspadalah!, itu Firman Allah katakan! Tiba-tiba datang rasa sakit bagaikan seorang wanita yang akan melahirkan, sakit ! Dunia harus tahu, kekacauan kesakitan akan datang dalam dunia ini. Tuhan tahu semua tetapi orang yang percaya kepada Tuhan maka tiang awan dan tiang api ada menyertainya. Orang yang beribadah kepada Tuhan, Tuhan akan pelihara pada siang dan malam. Mata Nya tertuju kepada mereka baik bangsa Israel maupun mereka (tentara Mesir) yang sedang mengejar bangsa Israel. Mata Tuhan melihat mereka yang akan dan sedang berbuat jahat; Mata Tuhan melihat segala sesuatu, semua yang baik Allah lihat; semua yang jahat Allah juga lihat. Allah dari dalam surga mempunyai pandangan yang tajam, tak seorangpun manusia yang bisa lolos dari pandangan Allah, sampai ke dalam isi hatinya, sampai ke dalam pikiran manusia, Allah sudah tahu segala sesuatu.
HANYA TUHAN YANG TAHU APA YANG ADA DALAM HATI DAN PIKIRAN MANUSIA. “Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata” – Kejadian 6:5. Allah bisa merasa menyesal, Dia telah membuat manusia sebagai ciptaannya yang paling indah, yang paling mulia. Karena hanya inilah yang dibuat menurut peta dan gambar Allah – Kejadian 1:27. Hanya manusia yang dibuat menurut gambarnya Allah. Begitu mulia, begitu indah, tetapi waktu manusia berdosa Allah menyesal !! “….Kecenderungan hatinya” = the imagination of the thoughts of their heart = segala imajinasi, segala pemikiran dari pikirannya yang ada dalam hati.
Banyak alat-alat tehnologi yang canggih yang bisa mengetahui apa yang ada dalam tubuh manusia tapi untuk tahu apa yang ada dalam pikiran dan hati manusia hanya Allah yang bisa lihat. Apa rencana manusia yang jahat, hanya Allah yang tahu dan Allah lihat semua, Allah menyesal! Allah binasakan semua umat manusia, sehingga mulai lagi dengan delapan orang yaitu: Nuh dan keluarga. Akan tetapi apa yang terjadi, mereka berdosa lagi, dan seterusnya. Dan kalau sekarang pun manusia masih tetap berbuat dosa, awas, hati-hati, akan ada “Pay Day”. Pay day is coming, hari penghitungan antara Allah dengan manusia akan datang dan Allah tidak akan biarkan manusia yang mempunyai rencana kejahatan untuk membiarkan dia hidup dalam dunia ini. Allah akan menjatuhkan penghukuman.
Kembali kepada kitab Keluaran 14, Allah kacaukan, semua rencana mereka untuk berbuat kejahatan Allah kacaukan. Bayangkan mereka jalan dengan kereta yang rodanya ditarik oleh kuda, jalannya cepat sekali; tapi Allah kacaukan sehingga roda kereta tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya. Roda jadinya berjalan denga miring sehingga macet semua. Allah hanya kacaukan belum yang lain-lainnya sudah membuat mereka berteriak-teriak – Keluaran 14:25.
Mengapa mereka lari ? Karena ” Takut”. Mereka takut karena Tuhan lah yang berperang untuk mereka, tidak ada yang berani melawan Tuhan. Seorang yang paling hebat dalam kejahatannya itupun takut. Perasaan takut akan timbul – Yesaya 2:17-19; Amsal 21:1-2 – Hati raja, hati manusia ada dalam tangan Tuhan, Tuhan lah yang mengaturnya dan menguji hati. Firaun mempunyai tujuan untuk menangkap bangsa Israel ini. Mereka keluar dari Mesir dengan kekuatan dan kecepatan yang luar biasa sampai tibalah mereka di tengah laut dan siap untuk menangkap. Pada saat itulah Tuhan yang mengatur segala sesuatu. Waktu mereka sudah mulai merasa kami sudah menang, Tuhan campur tangan dan seringkali itulah yang Tuhan buat bagi kehidupan kita. Tuhan ijinkan pencobaan datang, Tuhan ijinkan rasa kuatir karena musuh sudah dekat, pencobaan sudah tak terelakkan lagi, tidak ada harapan lagi. Sepertinya Tuhan biarkan kita bergumul sendiri, tapi TEPAT pada waktunya Tuhan berikan pertolongan. Apakah saudara pernah alami hal yang demikian? Rasanya dalam kehidupan saudara, dalam rumah tangga, dalam usaha-bisnis saudara rasanya sudah tenggelam sehingga berteriak, Tuhan utangku sudah tak terhitung. Percayalah saudara,….pada waktunya Tuhan pasti tolong.
Ada contoh dalam 2 Raja 4:1-7, bagaimana janda dari seorang hamba Tuhan yang sudah meninggal mempunyai banyak hutang. Sehingga membuat janda ini ditagih oleh penagih-penagih utang dan apa yang dia buat?. Dia mengadukan apa yang dialami kepada Elisa. Tidak ada barang satu pun yang ada padanya kecuali buli-buli yang berisi minyak. Lalu Elisa menyuruh untuk pinjam sebanyak-banyaknya tempat kosong. Saudara bisa bayangkan, sudah banyak hutang sekarang malah disuruh pinjam barang lagi. Apakah dia masih dipercaya oleh masyarakat sekitarnya? Tapi itulah yang diperintahkan nabi Elisa kepadanya dan ia laksanakan; ia mulai mengisi masing-masing tempat yang ia pinjam dari tetangga dengan minyak yang dia miliki cuma sedikit tadi. Mulailah dia mengisi satu demi satu hingga penuh, isi lagi, penuh isi lagi dan tak habis-habis sampai banyak sekali dan akhirnya berhenti dengan sendirinya. Mujizat Tuhan terjadi! Nabi Elisa katakan: juallah dan bayarlah hutangmu! Pada waktu harapan sudah tidak ada lagi, disitulah Tuhan campur tangan sehingga semua hutang bisa terbayarkan. Halleluyah………Kalau dulu Tuhan bisa bayar hutang, saudara percaya sekarangpun Tuhan bisa bayar hutang? Siapa yang masih punya utang, siapa yang masih punya kredit belum lunas, percayalah Tuhan kita tidak berobah dulu, sekarang dan sampai selama-lamanya. Puji Tuhan.
Begitu juga dengan bangsa Israel, musuh sudah mengejar dan sudah dekat sekali, pada waktu itu Tuhan campur tangan, rodanya miring lalu kedengaranlah orang-orang Mesir berteriak: Marilah kita meninggalkan orang-orang Israel sebab Tuhanlah yang berperang untuk mereka melawan orang Mesir. Ada ketakutan! Tetapi sekarang mengaku Tuhanlah yang menolong mereka. Percayalah saudara, suatu saat segala lutut akan bertelut, segala lidah akan mengaku bahwa Yesus itulah Tuhan. Tetapi bisa terlambat mengakunya, terlambat!.
FIRAUN & TENTARANYA BERJALAN MENUJU KE KEMATIAN. Keluaran 14: 26-27: “Ulurkanlah tanganmu ke atas laut, supaya air berbalik meliputi orang Mesir…”, Air yang tadinya seperti tembok di kiri kanan akan berbalik. Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, maka menjelang pagi (jadi pada saat berjalan di tengah laut itu, malam; tengah malam Tuhan bekerja, waktu menjelang pagi berbaliklah air laut ke tempatnya) berbaliklah air laut ke tempatnya…”. Musa angkat tangan, air berbalik ke tempatnya = to its full strength = kembali kepada kekuatannya yang sepenuhnya = to its full depth = kembali kepada kedalamannya. Kalau tadi dalamnya saya tidak tahu berapa meter Laut Merah itu dalamnya, air itu kembali kepada kedalaman yang sama dan kepada kekuatan yang sama. Berbaliklah itu….kemana jatuhnya -> sedang orang Mesir lari menuju air itu……..” Ini namanya orang cari mati ‘kan saudara ?
Kalau lari dari air, itu namanya menghindari air; ini tidak…..!. Mereka lari menuju air, ini kan cari mati. Mereka pikir lebih baik mati daripada melawan Tuhan. Pada waktunya Tuhan bekerja, mujizat terjadi. Tetapi Tuhannya, kita tidak lihat, namun DIA bekerja. Tiba-tiba air itu datang menutupi mereka, Firaun dan tentaranya berikut kereta dan kudanya semua tenggelam di dalam Laut Merah itu.
Berbaliklah segala air itu, lalu menutupi……..(ayat 28), kapan hal ini terjadi ? Malam menjelang pagi (When the morning appear = waktu pagi muncul) Kapan pagi muncul ? Disaat matahari terbit, halleluyah. Dari dalam kegelapan datanglah terang matahari. Apa artinya ini – Roma 13:12a: Hari sudah jauh malam telah hampir siang..; jangan heran kalau kekacauan-kekacauan terjadi, sama halnya saat bangsa Israel keluar dari tanah Mesir di waktu tengah malam terjadi kekacauan. Mengapa ? sebab Allah sedang memperhatikan umatNya. Allah tidak akan membiarkan kita, kalau saja kita beribadah kepada Tuhan dengan sesungguhnya. Saudara-saudara, Tuhan menjaga kita, percayalah kepada Tuhan.
Sebab itu kita yang hidup di malam hari, sebentar lagi siang akan datang, sebentar lagi Terang Fajar akan datang – ini berbicara tentang Yesus yang akan datang kembali. Pada waktu malam akhir zaman, gelap, kekacauan terjadi dan sebagainya, tapi harapan kita adalah TERANG FAJAR akan datang, yaitu Yesus akan datang kembali. Itulah yang kita lihat, pertolongan datang pada waktu pagi hari, waktu sinar datang, waktu matahari Kebenaran mulai terbit, waktu Yesus datang dengan pertolonganNya disitulah kemenangan total terjadi. Tidak ada satu orang Mesir dibiarkan hidup, seluruhnya binasa. Itu namanya kemenangan yang total. Dan inipun akan terjadi di akhir zaman. Waktu Yesus datang kembali sebagai Raja diatas segala raja, waktu hari yang kita sebut sebagai hari kiamat akan datang.
Saya dengar cerita dari orang, waktu “Bom Kuningan” terjadi, orang yang dengar dan melihat asapnya dikiranya inilah yang disebut kiamat. Saudara-saudara, Alkitab berkata bahwa seluruh bumi akan dibakar oleh Tuhan. Tidak ada lagi yang lebih hebat dari itu, akan tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dipelihara oleh Tuhan. Sebab itu mari kita beribadah kepada Tuhan dengan sungguh hati kepadaNya, percaya kepadaNya dalam kesulitan, kesusahan dan dalam ketakutan pun Tuhan masih memperhatikan kita dari tiang awan dan tiang api, mata Tuhan memandang kepada orang yang benar dan juga Tuhan memandang kepada orang yang tidak benar. Tuhan tahu apa yang DIA akan buat terhadap orang yang benar dan Tuhan juga tahu apa yang akan DIA perbuat terhadap orang yang tidak benar; satu waktu akan terjadi perbedaan antara yang beribadah Tuhan dan orang yang tidak beribadah kepada Tuhan.
Sebab itu ajakan saya pada pagi hari ini: Marilah kita beribadah kepada Tuhan, percaya dengan sungguh kepadaNya, beribadah kepadaNya, muliakan Dia, karena Dia adalah penolong, DIA adalah harapan kita, Dia tahu apa yang Dia akan buat dengan kita – Yeremia 29:11. Jangan saudara kuatir akan kegelapan yang bagaimanapun bentuknya, Yesus tidak akan tinggalkan umatNya. Kegelapan dalam ekonomi saudara, dalam rumah tangga saudara, dalam study dan pelayanan saudara – PERCAYALAH, TUHAN TAHU APA YANG DIA HARUS BUAT, PADA WAKTUNYA DIA AKAN ULURKAN TANGANNYA DAN MEMBERIKAN PERTOLONGAN YANG KOMPLIT , Tidak ada kurang sedikitpun seluruhnya binasa – Mazmur 136:11-15. Tuhan memberkati saudara sekalian.(-091204-Swd)***
