Tuesday May 22nd 2012

Nuh & Lot

Author : | This author have 22 posts

Alkitab diawali dengan Kitab Kejadian yang dimulai oleh kisah pernikahan Adam dan Hawa. Keluarga ini kemudian gagal karena tidak taat pada perintah Tuhan. Mereka membawa dosa masuk dalam kehidupan manusia yang sampai sekarang ini menciptakan berbagai rupa kegagalan dalam rumah tangga.

Di zamannya Yesus, mujizat pertama yang dilakukan terjadi pada pesta perkawinan di Kana. Suatu pesta yang penuh sukacita yang segera akan menjadi berantakan karena persediaan air anggur mereka habis. Untung mereka mengundang Yesus pada acara tersebut. Air diubahNya menjadi anggur terbaik untuk pesta dan kemelut teratasi karena kehadiran Yesus dalam acara tersebut.

Alkitab diakhiri oleh Kitab Wahyu yang juga menceritakan tentang akan terjadinya perkawinan antara Yesus dengan gerejaNya, yaitu orang-orang yang percaya. Tuhan menaruh perhatian khusus bagi perkawinan dan keluarga. Dia juga yang menginginkan kita memanggilnya Bapa. Suatu hubungan indah dan istimewa dalam suatu keluarga.

Tahun 2008 bagi orang-orang yang menantikan Tuhan adalah tahun yang semakin mendekat pada kedatanganNya yang kedua. Dimana-mana tanda zaman mengenai kedatangan Tuhan seperti yang alkitab katakan makin digenapi. Salah satu tanda yang Yesus katakan pada murid-muridNya dalam Lukas  17:26-32  adalah tentang kondisi seperti pada zamannya Nuh dan Lot, demikianlah kelak zaman dimana Tuhan akan datang kembali.

Di zaman Nuh mereka makan, minum, kawin dan dikawinkan sampai pada hari Nuh masuk kedalam bahtera, penghukuman banjir atas dunia datang. Pada zaman Lot mereka makan, minum, membeli, menjual, menanam, dan membangun sampai pada hari Lot keluar dari kota itu maka hujan api turun. Di zaman kita sekarang ini perkara makan, minum dan lainnya yang disebutkan diatas sudah sampai pada tingkat yang sangat luarbiasa. Hari-hari berlalu seolah  dunia tidak akan pernah berakhir. Kata orang.., dimanakah janji akan kedatanganNya?

Keadaan zaman  sebagai tanda menjelang kedatangan Yesus kedua kali yang dicatat  oleh Lukas  mengetengahkan perbandingan tentang kondisi dua  type dari keluarga  orang percaya yang perlu mendapat perhatian kita.  

Keluarga Nuh.
Nuh adalah orang benar yang tidak bercela diantara orang-orang sejamannya. Ia hidup bergaul dengan Allah. Keluarga ini merupakan suatu keluarga dimana Nuh sebagai kepala keluarga berhasil membawa seluruh keluarganya selamat dari hukuman banjir yang datang bagi dunia saat itu.

Keluarga Lot.
Walaupun Lot pernah merasakan indahnya tinggal dalam damai bersama keluarga Abraham yang percaya Tuhan, tapi pada waktu ia menentukan pilihan, ia telah memilih hal yang kelak akan menghancurkan keluarganya. Ia menuruti pandangan mata jasmaninya dengan memilih lembah Yordan yang banyak airnya, kota indah seperti taman Tuhan. Dengan pilihannya itu ia telah membawa keluarganya berkemah mendekat Sodom, satu kota yang penghuninya sangat jahat dan berdosa terhadap Tuhan (Kej.13:12). Kalau kita baca terus pada Kejadian 14:12 Lot sudah tinggal di Sodom. Di Sodom Lot menjadi orang percaya tanpa kuasa untuk menjadi saksi Allah yang Benar. Dia dan keluarganya pernah ditawan musuh yang menyerang dan mengalahkan Sodom. Dia memerlukan Abraham untuk membebaskannya kembali dari tawanan musuh.

Hal tersebut sebetulnya merupakan peringatan untuk Lot. Seharusnya ia jangan kembali tinggal di Sodom karena ia tidak bisa mengatasi pengaruh buruk Sodom bagi keluarganya yang seharusnya menjadi terang disana.

Pilihan Lot merupakan kompromi terhadap dosa dan kesenangan dunia yang sementara. Pilihannya membuat ia kehilangan kuasa, otoritas dan wibawa Ilahi bagi keluarganya. Suatu ketika waktu Tuhan memerintahkan Lot untuk menyelamatkan keluarganya untuk lari keluar dari Sodom yang akan dimusnahkan, ketika ia menyampaikan hal ini pada 2 orang calon menantunya, mereka hanya menganggap ia berolok-olok saja. Mereka tidak percaya kapada perkataannya dan tidak mau turut pergi. Bahkan istri Lot pun harus  menjadi tiang garam karena  menoleh kembali ke Sodom dalam pelarian mereka. Hatinya sudah terpikat dengan keindahan kota itu. Selanjutnya dalam pelarian kedua anak perempuan Lot memberinya minum anggur, tidur bergantian dengannya dan melahirkan anak-anak yaitu Moab dan Amon yang dikemudian hari menjadi musuh bangsa Israel. Demikian buruknya pengaruh Sodom bagi keluarga ini.

Siapapun kita yang menyampaikan atau membawa berita keselamatan bagi orang lain, jika keadaan kita seperti Lot yang suka akan indahnya dunia walaupun mengetahui ada bahaya disana, orang terdekat kitapun tidak mau percaya. Mulanya mungkin kita hanya mendekat saja kepada Sodom yang jahat dan berdosa kepada Tuhan. Kemudian posisi kita tidak lagi berkemah dekat Sodom tapi sudah diam di sana. Pengaruh Sodom telah masuk dalam hidup kita. Kita bawa berita keselamatan tapi mereka yang mendengar hanya mencemooh, tidak mau percaya akan berita penting yang kita sampaikan. Prinsip hidup kita bertentangan dengan ajaran Tuhan. Usaha untuk menyelamatkan orang lain melalui berita keselamatan yang disampaikan banyak kali menjadi gagal.

Kalau kita bandingkan dengan Nuh, walaupun perintah Tuhan bagi Nuh lebih tidak masuk akal di zamannya untuk dilakukan, tapi keluarganya taat dan percaya padanya. Lebih dari 100 tahun mereka membangun bahtera dalam kondisi yang tidak memungkinkan tapi karena perkataan dan hidupnya menjadi teladan, keluarganya tetap setia dan percaya. Meskipun orang sekitar mereka mencemooh mereka tetap percaya Tuhan.

Tuhan sangat perduli bagi keselamatan keluarga orang percaya. Banyak contoh dalam alkitab yang menceritakan keselamatan Tuhan bagi keluarga. Rahab, seorang pelacur keturunan Kanaan di Yerikho pun bisa menyelamatkan keluarganya karena ia percaya Tuhan. Jika ada satu orang yang percaya, Tuhan mau menyelamatkan orang itu dan segenap keluarganya. Ini adalah janji Tuhan.

Tahun 2008 adalah tahun bagi keluarga-keluarga untuk bangkit. Dimulai dari kepala keluarga yang harus memimpin segenap keluarganya. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Juga tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya. Tidak perlu iman yang besar untuk memindahkan gunung, dengan iman kita pada Yesus segalanya akan digenapi.

Jika saat ini kita masih berdiri tegap sebagai kepala keluarga, syukur bagi Tuhan, pertahankan posisi ini bahkan lebih mendekat lagi pada Tuhan untuk meraih kemenangan yang telah tersedia bagi keluarga kita. Tapi jika posisi kita sudah mulai goyah, sudah mulai berkompromi dengan dosa dan dunia, sudah mulai timbul masalah dalam keluarga, ada pemberontakan dalam keluarga, kita sudah kehilangan otoritas sebagai kepala keluarga, berdoalah.  Ajak seisi rumah kita untuk berdoa bersama diawal tahun ini. Usahakan bagaimanpun caranya dan kembali melangkah bersama Tuhan.

Sebagai suami-istri kita harus satukan kembali visi bersama. Bergandengan tangan sehati membawa anak-anak kepada jalan Tuhan. Keluarga adalah yang pertama didalam Tuhan. Keluarga adalah prioritas tertinggi dalam hidup dan pelayanan kita. Jangan kuatir tentang hidup ini. Tuhan mengasihi keluarga-keluarga, Ia yang akan memenuhi segala keperluan kita.

Kalau kita sudah gagal, ayo mulai lagi, bangun kembali dan Tuhan pasti menolong kita. Bersama Tuhan kita memiliki kuasa yang luarbiasa. Percaya saja. Peran utama sebagai penentu keberhasilan hidup kita dimulai dari keluarga yang hidup takut dan menghormati Tuhan. Kita bisa menjadi seperti Nuh yang membawa keluarganya masuk dalam bahtera keselamatan, atau ada dalam posisi Rahab  yang menyelamatan keluarganya, tapi jangan sampai menjadi seperti Lot. Selamat Tahun Baru 2008..! Ada Harapan Baru menanti kita..!

Previous Topic:
Next Topic:

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Dibawah Pohon Ara
Dibawah Pohon Ara

Di bawah Pohon Ara   Yesus menjawab, kata-Nya: “Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon [Read More]

E-SWORD DI MALANG
E-SWORD DI MALANG

Klik http://www.youtube.com/watch?v=FtDyI9itw3Q Klik http://www.youtube.com/watch?v=R_Ura39pwUI Puji Tuhan !! Pelatihan [Read More]

E-SWORD DI JAKARTA
E-SWORD DI JAKARTA

klik http://www.youtube.com/watch?v=FtDyI9itw3Q klik http://www.youtube.com/watch?v=R_Ura39pwUI Panitia sudah mulai [Read More]

KEMAJUAN TEKNOLOGI = KIAMAT SEMAKIN DEKAT
KEMAJUAN TEKNOLOGI = KIAMAT SEMAKIN DEKAT

Alkitab tidak menuliskan secara pasti tanggal hari kiamat. Namun demikian, Alkitab menuliskan beberapa tanda atau [Read More]

Setia Sampai Akhir
Setia Sampai Akhir

Akhir Juli 2009 Tak ada yang berubah dengan rumah yang sering disebut ibu Loji Pastoral itu. Masih tetap tertata rapi, [Read More]

Insider

Archives