Ayat Pokok : Lukas 2 : 8 – 11
Istilah “memulihkan” dalam Alkitab berarti mengembalikan apa yang telah hilang. Manusia kehilangan sesuatu yang indah dari Tuhan. Pada mulanya manusia dan Allah bergaul erat. Allah kerap datang ke Taman Firdaus untuk bercakap-cakap dengan Adam dan Hawa. Namun dosa emutuskan hubungan antara Allah dengan manusia. Dosa memisahkan Allah dari manusia. Dan tandanya adalah perasaan takut yang ada dalam diri manusia.
Sejak Adam dan Hawa, turun temurun manusia mempunyai perasaan takut. Tetapi berita Natal adalah : Jangan takut !”.
- Lukas 1:30 Kepada Maria, malaikat berkata, “Jangan takut ! ”
- Matius 1:20 Kepada Yusuf, malaikat Tuhan berkata, “Jangan takut !”
- Lukas 2:8-11 Berita Natal kepada para gembala di padang adalah : “Jangan takut !
T A K U T. Ada 3 ( tiga ) macam rasa takut yang menghantui dan membuat hidup manusia tidak tenang :
1. Takut hidup : Kepala penjara menghunus pedang hendak bunuh diri ketika melihat pintu-pintu penjara terbuka. Ia takut hidup, sebab menyangka para tahanan telah melarikan diri. Kis. 16 : 27. Dalam penderitaan yang sangat hebat, Ayub berdoa agar Tuhan menyembunyikan dia di dalam dunia orang mati – dalam kubur, sampai murka Tuhan surut. Banyak orang merasa takut menghadapi hidup dan masa depan yang harus dihadapi. Kepala penjara bertanya kepada Paulus dan Silas, apa yang harus ia perbuat agar selamat. Jawab mereka : “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu”. Perasaan t a k u t untuk hidup bisa hilang hanya dengan p e r c a y a kepada Tuhan Yesus Kristus. Haleluyah !
2. Takut mati : Pemazmur berkata, “tali-tali maut telah meliliti aku dan kegentaran ( = ketakutan ) terhadap dunia orang mati ( = kubur ) menimpa aku : – Maz 116 : 3. Ayub 14 : 1- manusia singkat umur dan penuh dengan kegelisahan. Raja Belsyazar dari Babilonia menjadi pucat, pikiran-pikirannya menyusahkan, sendi pangkal pahanya lemas dan lututnya berantukan. Ia ketakutan ketika melihat jari menulis di dinding \”Mene, mene, tekel ufarsin\” yang berarti : masa pemerintahan raja dihitung oleh Allah dan telah diakhiri. Raja ditimbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan – Dan 5 : 5-6,25. Pada suatu waktu, setiap manusia pun akan ditimbang/diukur oleh Allah. Bila kita didapati tidak memenuhi ukuran standar yang ditetapkan oleh Allah, kita pun akan mati dibuang ke dalam neraka. Tetapi rasa takut mati akan hilang bila kita berseru kepada Tuhan – Maz. 116 : 4. Perasaan takut mati lenyap bila Yesus Kristus datang ke dalam hidup kita. Puji Tuhan.
3. Takut Allah : Amsal 28 : 1a – orang fasik (= orang jahat ) lari meskipun tidak ada orang yang mengejarnya. Orang jahat dibayangi oleh perasaan takut, sebab hati nurani nya mengejar/menuduhnya. Mereka yang melakukan kejahatan dan membunuh umat Tuhan ditimpa kekejutan (fear = ketakutan) yang besar, padahal tidak ada yang mengejutkan – Maz. 53 : 5-6. Orang-orang ini tidak mempunyai damai dalam hidupnya. Mereka takut dan gelisah karena dosa yang telah mereka perbuat. Semua perasaan takut bisa hilang, oleh sebab ” Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus Tuhan di kota Daud ” – Luk 2 : 11. Juruselamat berarti Orang yang menyelamatkan. Seperti Maria, Yusuf dan para gembala di padang, setiap manusia mempunyai rasa takut. Tetapi malaikat Allah yang membawa berita N a t a l berkata , ” Jangan takut ! ”
Tuhan menyediakan jalan keluar dari perasaan takut dengan kedatangan Juruselamat, yaitu Yesus yang berarti Pelepas. Dia lah yang melepaskan saudara dan saya dari dosa dan dari perasaan takut. Takut adalah produk dosa. Dosa mendatangkan perasaan takut. Adam langsung pergi menyembunyikan diri dari Allah, sebab takut. Apapun ketakutan yang saudara rasakan saat ini, jangan takut ! Percayalah kepada Yesus ! Dia lah Juruselamat yang akan mengusir segala perasaan takut dan kuatir mu. Tuhan memberkati saudara.
