Tuesday May 22nd 2012

Menjadi Pelayan

Author : | This author have 132 posts
Ayat Pokok: Markus 10:45

Dengan pikiran dan perasaan yang berasal dari Allah, Yesus datang ke dunia untuk mati, disalibkan bagi saudara dan saya.  Dalam Markus 10:45 kita membaca pernyataan Yesus, bahwa Ia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani, bahkan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang! 

Latar Belakang
Untuk mengetahui latar belakang mengapa Yesus mengeluarkan pernyataan tersebut, kita harus mundur dan membaca ayat-ayat sebelumnya.  Dalam Markus 10:32-34, Tuhan Yesus mengemukakan apa yang akan dialamiNya di Yerusalem: “diolok-olokkan, diludahi, disesah dan dibunuh, dan sesudah tiga hari Ia akan bangkit.”

Ayat 35:
Mendengar ucapan itu, dua muridNya, Yakobus dan Yohanes segera mengajukan permintaan, “Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan kami.”  (Bahasa Inggris: “… whatsoever we shall desire” = “apapun yang kami inginkan”).  Mereka merasa berhak meminta Tuhan mengabulkan apapun yang mereka minta!

Ayat 36:
Yesus bertanya apa yang mereka kehendaki Ia perbuat bagi mereka.  Ketika memohon sesuatu, Tuhan mau agar kita menyebutkan permintaan kita secara lebih spesifik.

Ayat 37:
Mereka pun menyebutkan permintaan mereka.  Satu permintaan yang amat istimewa: agar diperkenankan duduk dalam kemuliaan Yesus: di sebelah kanan dan kiriNya.  Mereka mengira itulah saatnya Yesus akan mendirikan kerajaanNya di Yerusalem.  Sehingga mereka pun segera pesan tempat paling terhormat: di kanan dan kiri Tuhan.

Ayat 38:
“Tetapi kata Yesus kepada mereka: “Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?”  Cawan yang harus diminum Yesus adalah dosa semua manusia.  Meminum cawan Yesus = Menanggung dosa semua umat manusia.

Ayat 39-42:
Dengan penuh percaya diri ke-2 murid ini menjawab, “Kami dapat.”  Lalu kata Yesus kepada mereka: “Memang, kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima.” 

Dengan kata lain, untuk mendapat bagian dalam kemuliaan Yesus, mereka/kita harus minum dari cawan itu.  Penderitaan yang dialami Yesus, harus juga kita alami!  Alkitab berkata, di akhir zaman akan terjadi banyak kesusahan, aniaya, dan penderitaan.  Dan karenanya, banyak orang akan murtad; kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin – Matius 24:3-12.  Lebih banyak orang yang akan mundur dan murtad dibanding mereka yang bertahan sampai akhir.  Tetapi yang bertahan sampai akhir, merekalah yang akan selamat! – Matius 24:13.  Dan untuk bisa bertahan sampai kesudahan dan selamat, kita membutuhkan perlengkapan dari Allah: (1) Roh Kudus; (2) Firman Allah, dan (3) Doa.

Kedua murid berambisi untuk mendapat kedudukan amat terhormat.  Mereka tidak sadar, ada harga sangat mahal yang harus dibayar.  Tuhan berkata, hal duduk di sebelah kanan atau kiriNya, Ia tidak berhak memberikannya.  Tempat itu diperuntukkan bagi mereka yang berlayak!

Ayat 43-44:
Manusia mencari kekuasaan.  Manusia bahkan rela menghalalkan segala cara demi memperoleh kekuasaan.  Kedua murid ini ingin langsung menjadi penguasa – tidak mau menjadi pelayan. 

Menjadi Pelayan
Yesus datang untuk melayani, bukan dilayani.  Dia juga menghendaki saudara dan saya mempunyai pikiran dan perasaan yang sama seperti Dia: rela merendahkan diri dan menjadi pelayan!

Kita telah mencanangkan tahun 2009 sebagai Tahun Pelayanan.  Bersediakan saudara melayani Tuhan?  Melayani berarti memberi, bukan mengharapkan menerima!  Yesus memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang.  Melayani Tuhan berarti memberi: waktu, akal, pengetahuan, tenaga, harta, dan lain-lain.  Banyak yang dapat kita berikan untuk Tuhan.  Dan percayalah, saudara tidak akan rugi!  Sebab Tuhan tidak pernah berhutang kepada siapapun!  Apapun yang kita buat untuk Tuhan – tidak akan sia-sia – 1 Korintus 15:58.

Caranya?
Yesus meninggalkan teladan bagi kita, yaitu dengan cara mengosongkan/ merendahkan diri, menjadi hamba, mati di kayu salib/serahkan nyawaNya bagi manusia, dikubur dan dibangkitkan.  Lalu diangkat naik, dan beroleh upah: duduk di sebelah kanan Allah Bapa!

Kita pun harus berani merendahkan diri, menjadi hamba/pelayan, dan kalaupun harus mengalami aniaya, kita terima semua.  Dan Ia akan memberikan upah yang luarbiasa: mendapat bagian dalam kemuliaan Allah.

Jadi, mari layani Tuhan – jangan mencari kedudukan.  Kedudukan dalam kerajaan Allah bukanlah kedudukan jasmani, melainkan kemuliaan Tuhan yang akan diberikan kepada saudara dan saya kelak. 

Sebab itu, mari berbuat sesuatu bagi Tuhan: bersaksi dan menangkan jiwa-jiwa bagi Tuhan.  Tetapi sebelum itu, Ia hendak memperlengkapi kita dengan Roh Kudus, Firman Allah dan Doa.  Dengan ketiga perlengkapan ini, kita akan berjalan terus sebagai pemenang – terus menang untuk merebut kemenangan, seperti kuda putih dan penunggangnya – Wahyu 6:1-2.

Yesus telah merendahkan diri sedemikian rupa, bahkan memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi orang banyak.  Sebagai anak-anak Tuhan, kita tidak akan bebas dari peperangan, kesusahan, pencobaan dan penderitaan.  Namun kalau saja kita bertahan sampai kesudahannya, kita akan meraih kemenangan sampai Yesus datang kembali.

Mari bulatkan tekad: Sekali Yesus, Tetap Yesus!  Jangan menjadi lemah, mundur dan murtad!  Tuhan kiranya menolong dan memberikan kekuatan.  Tetaplah miliki pikiran dan perasaan yang sama seperti yang ada pada Kristus Yesus – menangkan jiwa bagi Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati saudara.

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Akhir Zaman – Eskatologi* (1)
Akhir Zaman – Eskatologi* (1)

I.Pentingnya Pelajaran Kedatangan Yesus Kedua Kali. Para malaikat berkata kepada murid-murid Tuhan ketika menyaksikan [Read More]

Kolose (21-30)
Kolose (21-30)

COLOSSIANS  21 There can be no statement of more importance to the church than that which the Apostle made concerning [Read More]

Kolose 11-20
Kolose 11-20

COLOSSIANS  11 Redemption is necessary when a person or item of some sort is held captive by an evil force or group. A [Read More]

Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)
Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)

BAB I: KEBERADAAN MALAIKAT. Memang harus diakui bahwa ayat-ayat referensi tentang malaikat dalam Alkitab hanya sedikit. [Read More]

Kolose (1-10)
Kolose (1-10)

Greetings in the lovely name of our Lord Jesus Christ. It is a joy to once again be able to send you a daily study. My [Read More]

Insider

Archives