Tuesday May 22nd 2012

Menjadi Gereja Yang Tak Tergoncangkan

Author : | This author have 258 posts

Pada tahun 1998 beberapa negara di Asia tenggara termasuk Indonesia mengalami krisis keuangan yang begitu hebat. Namun di penghujung tahun 2008 ini krisis keuangan dan ekonomi secara global menerpa banyak negara, dimulai dari negara super-power Amerika Serikat. Beberapa perusahaan besar di Indonesia menyatakan bangkrut dan puluhan ribu karyawan terpaksa dirumahkan dan sebagian lagi terkena PHK. Untuk itu mari kita melihat dari Alkitab tentang apa dan bagaimana kita hidup di tengah terjadinya krisis ini.
Ibrani 12:26-27. Goncangan di bumi yang dimaksudkan dalam ayat ini adalah goncangan-goncangan di bidang jasmani ; goncangan ekonomi, keuangan, sosial, politik, dll. Sedangkan goncangan di langit berbicara tentang goncangan hal jasmani bisa mempengaruhi menjadi juga goncangan rohani. Alkitab dengan jelas mencatat bahwa setiap goncangan terjadi karena Tuhan mengijinkannya. Itu sebabnya goncangan yang terjadi bukan hanya dialami orang-orang dunia, tetapi juga dialami anak-anak Tuhan.

Untuk apa Allah mengijinkan goncangan terjadi? Ibrani 12:27. Allah mengadakan goncangan bahkan akan ada goncangan yang lebih hebat lagi, karena Allah ingin melihat siapa orang yang bisa digoncangkan dan siapa yang tidak tergoncangkan. Itu sebabnya anak-anak Tuhan pun, Allah luaskan mengalami goncangan, untuk melihat kemurnian iman, pengharapan dan kasih anak-anak Tuhan.
Berikut beberapa contoh dalam Alkitab yang tergoncang imannya ketika goncangan jasmani menerpa :

Kejadian 26:1-11. Bagaimana mungkin Ishak, seorang anak perjanjian, Allah ijinkan mengalami krisis ekonomi yang hebat. Karena krisis itu Ishak dan keluarganya harus pindah ke Gerar ke wilayah Filistin yang dipimpin Abimelekh. Di Gerar, Ishak tidak mengakui Ribka sebagai istrinya sebab ia cantik. Ishak takut kalau-kalau penduduk kota itu membunuhnya untuk mendapatkan Ribka. Jadi untuk memperjuangkan supaya tetap bisa hidup di hadapan orang Filistin, Ishak mengakui Ribka sebagai saudaranya. Kondisi ini sangat mengerikan sekali apabila terjadi dalam kehidupan kita. Orang yang ada di depan mata kita saja, bisa tidak kita akui, apalagi Tuhan yang tidak kelihatan.

Matius 26:31. Di sini kita melihat bagaimana murid-murid mengalami goncangan begitu rupa ketika Yesus ditangkap dan diadili. Hampir semua murid-murid tergoncang imannya ; Petrus menyangkal Yesus, Yudas menghianati Yesus, murid-murid yang lain lari tunggang-langgang dan ada dua orang murid yang kembali ke Emaus.

Tetapi kita melihat ada contoh yang positif dalam Alkitab :

AYUB. Kita tentu tahu goncangan yang dialami Ayub. Ayub mengalami goncangan secara paripurna. Dia alami goncangan ekonomi, di mana dari seorang yang kaya raya berubah menjadi orang yang paling miskin. Dia tidak tidur lagi di atas tilam tetapi tidur di atas abu. Selain itu ia juga alami goncangan dalam bidang kesehatan yaitu fisiknya. Alkitab mencatat bahwa sekujur tubuhnya mengalami luka mengerikan yang disebut barah. Ia juga mengalami goncangan sosial dimana sahabat-sahabatnya meninggalkan dia. Hanya tiga orang sahabatnya yang membezuk Ayub, tetapi ketiga orang ini pun datang bukan memberikan dukungan moral tetapi malah menuduh dan mempersalahkan Ayub sebagai orang berdosa sehingga dihukum Tuhan. Goncangan sosial yang paling berat adalah datang dari istrinya. Bisa kita bayangkan goncangan yang Ayub alami, tetapi dengan goncangan yang hebat itu justru membuat kualitas iman Ayub semakin terasah.

Sehingga II Korintus 4:16-18. Yang dimaksud Paulus dengan manusia lahiriah adalah tubuhnya, kesehatan fisiknya yang semakin menurun. Tetapi manusia lahiriah bukan hanya berbicara tentang kesehatan, tetapi juga bisa berbicara tentang ekonomi ataupun pendapatan yang tadinya banyak sekarang berkurang karena krisis. Ada kemerosotan di bidang jasmani tetapi kemerosotan ini tidak mempengaruhi manusia batiniah/rohaniah Paulus. Tetapi kita melihat sekarang ada banyak orang Kristen yang tergoncang imannya karena kemerosotan jasmani. Ketika penghasilan tidak sebesar sebelumnya, mulai kecewa, berpandangan buruk tentang Tuhan, mengurangi jam-jam doa, mengurangi jam-jam ibadah, dlsb. Tetapi Paulus tidak melakukan hal yang demikian. Paulus berkata : ”Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.” (II Kor 4:17). Betapa indahnya kalau pandangan kita sama seperti Paulus. Dan lagi Paulus berkata : ”Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.” (II Korintus 4:18). Walaupun yang kelihatan merosot tetapi marilah kita melihat yang tidak kelihatan yang Tuhan sediakan buat kita.

Saya juga akan menunjukkan salah satu goncangan yang akan Allah lakukan di masa yang akan datang :

Daniel 7:2-7. Ada 4 malaikat yang disuruh meniup angin ke atas lautan dari keempat penjuru bumi. Bersama-sama bertiup sehingga terjadi goncangan besar di laut yang luas. Menurut Wahyu 17:15, air yang banyak berbicara tentang penduduk dunia ini. Goncangan hebat di atas laut itu memunculkan tiga binatang yang dapat dikenal sedangkan binatang keempat sedikit aneh, ganas dan menakutkan. Keempat binatang ini adalah gambaran 4 kerajaan yang pernah dan akan menguasai bumi ini. Binatang yang pertama seperti singa adalah bayangan Kerajaan Babel. Yang kedua seperti beruang adalah Media dan Persia. Yang ketiga adalah Kerajaan Yunani. Ketiga kerajaan ini pernah menguasai dunia begitu rupa. Tetapi binatang yang keempat yang digambarkan dengan binatang aneh adalah antikris. Sebab antikris akan memimpin dunia di segala bidang. Dan kehadirannya didahului dengan goncangan-goncangan. Tetapi sebelum itu terjadi, Wahyu 7:1 mencatat bahwa angin dari keempat penjuru bumi ditahan, tidak boleh bertiup. Sebab antikris tidak akan muncul sebelum gereja Tuhan disempurnakan. Dari sini kita dapat kesimpulan bahwa kalau nanti antikris muncul akan didahului dengan goncangan yang dahsyat di segala bidang kehidupan dunia ini : ekonomi, politik, sosial, keamanan, dan berbagai bidang lainnya.
Goncangan sekarang yang kita lihat mungkin hanya goncangan kecil saja, sebagai pertanda bahwa di depan ada goncangan yang lebih hebat sebelum antikris muncul.

Ibrani 12:28. Allah sedang mempersiapkan sebuah kerajaan yang tak tergoncangkan. Yang masuk kepada kerajaan yang tak tergoncangkan itu adalah gereja yang tak tergoncangkan. Kalau dengan goncangan ini kita kalah, maka tidak mungkin Tuhan tempatkan kita dalam kerajaan yang tak tergoncangkan. Justru goncangan sekarang ini merupakan kesempatan bagi kita untuk menunjukkan kualitas rohani kita, menjadi gereja yang tak tergoncangkan oleh apapun. Untuk itu, gereja dituntut keintiman hubungan dengan Tuhan. Ayub begitu intim dengan Tuhan. Setiap pagi ia membangun mezbah, bersyafaat kepada Tuhan. Orang-orang Yahudi menolak Yesus, tetapi keluarga Betania mempunyai hubungan intim dengan Yesus. Paulus, karena keintimannya dengan Tuhan, berani berkata aku tidak peduli dengan hal-hal yang merosot itu, karena ia sedang membangun manusia batiniah yang diperbaharui dari hari ke hari.

Bagaimana dengan goncangan yang anda alami. Satu waktu kita akan datang dengan penggenapan Firman Allah yang berkata walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu karena kita menjadi gereja yang tidak tergoncangkan. Mazmur 91:7. Tuhan memberkati

Ringkasan Khotbah Pdt. J.S. Minandar (Tegal, Jawa Tengah), Minggu 14 Desember 2008 (Ibadah Raya ke-2)

Next Topic:

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Pantekosta
Pantekosta

Ayat Pokok: Kisah Para Rasul 2:1-4 Setelah 10 malam mengadakan kebaktian doa, hari ini kita tiba pada puncak perayaan: [Read More]

Berkat Umum dan Berkas Khusus
Berkat Umum dan Berkas Khusus

Hari ini adalah hari gereja pantekosta. Mungkin lain tahun kita akan adakan acara khusus setiap hari pantekosta. Kita [Read More]

Natal, Orang Majus dan Kita
Natal, Orang Majus dan Kita

Matius 2:1-12 Apakah makna natal? Salah satunya dapat kita rujuk pada peristiwa orang Majus yang datang ke Betlehem dan [Read More]

Natal
Natal

Ayat Pokok : Kidung Agung Hari-hari ini kita tengah memperingati Hari Kelahiran Tuhan Yesus.  Allah Yang Maha Kuasa [Read More]

Kita Bukan Lagi Dibawah Hukum Taurat,
Kita Bukan Lagi Dibawah Hukum Taurat,

Kita Bukan Lagi Dibawah Hukum Taurat, Tapi Dibawah Kasih Karunia. Firman Tuhan, Kolose 2:6-14, Dalam Dia kamu telah [Read More]

Insider

Archives