" />
Tuesday May 22nd 2012

Mengucap Syukur

Author : | This author have 132 posts

1 Tesalonika 5:18: “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang di kehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu”.

Mengucap syukur adalah salah satu kehendak Allah buat kita dan juga merupakan suatu perintah/ himbauan agar kita bisa mengucap syukur dalam segala hal. Bukan hanya dalam waktu kita senang, melainkan pada waktu kita sedang susahpun, hendaknya kita mengucap syukur.  Dan juga bukan hanya pada saat kita sehat kita mengucap syukur, pada saat sakitpun kita harus bisa mengucap syukur. Susah, memang!! Tapi bisa kita lakukan kalau saja kita mau, terserah dengan kita. Tapi Allah perintahkan hendaknya kita mengucap syukur senantiasa.

Di dalam Lukas 17:11-19, ada kisah tentang sepuluh orang yang sakit kusta datang kepada Yesus minta kesembuhan dan langsung Yesus sembuhkan mereka semuanya, Tak ada satupun yang tidak disembuhkan. Tapi, berapa yang kembali kepada Yesus untuk mengucap syukur atas kesembuhan itu ?  Hanya SATU !! Apa kata Yesus ? Bukankah sepuluh yang sembuh, dimanakah yang sembilan itu ? Artinya apa pertanyaan Yesus itu ? Yesus hanya ingin supaya kita belajar untuk mengucap syukur kepada Tuhan atas pertolongan Tuhan, kesembuhan, berkat dan segala sesuatu yang Tuhan berikan kepada kita.

Demikian juga halnya dengan orangtua yang mengajarkan kepada anak-anaknya untuk mengucapkan terima kasih apabila mendapat sesuatu dari orang lain. Apalagi kepada Tuhan yang memberikan kehidupan kepada kita, biarlah kita belajar mengucap syukur kepada Tuhan, juga di waktu susah. Mungkin saudara akan berkata, bagaimana mungkin mengucap syukur kalau lagi dalam keadaan susah ! Kalau kita dalam keadaan senang untuk mengucap syukur sih, pasti bisa.   

Roma 8 : 28. Allah bekerja dalam segala sesuatu, baik senang maupun susah, untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. Allah kita bukannya Allah yang mempunyai rencana yang jahat bagi manusia, melainkan Allah yang mempunyai rencana yang baik bagi manusia khususnya bagi orang yang mengasihi Dia. Apakah saudara mengasihi Tuhan ? Percayalah akan JANJI TUHAN ini !!  Terlepas dari apakah saudara tua atau muda, anak-anak atau dewasa; Tuhan bekerja dalam segala hal yang kita alami untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia.

SIMEON & HANNA – Lukas 2:21-27. Yesus sebagai bayi dibawa ke bait Allah untuk diserahkan kepada Tuhan, seperti tertulis dalam hukum Tuhan. Itulah sebabnya kita, di gereja ini juga melakukan hal yang sama terhadap anak-anak yaitu “Penyerahan anak” kepada Tuhan.  Selanjutkan, Yesus yang di baptis dalam air, begitulah juga yang kita lakukan “Baptisan Air”. Demikian juga halnya Yesus yang dipenuhi dengan Roh Kudus; kita pun akan dipenuhi Roh Kudus. Apa yang Firman Allah katakan dan Yesus sebagai contoh teladan kita, maka kitapun mengikut teladan itu.

Pada waktu Yesus dibawa ke bait Allah, disitu ada seorang yang bernama SIMEON yang kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum melihat Mesias, yaitu Yesus; dan ada seorang lagi yaitu janda 84 tahun, HANNA namanya yang hidup dengan suaminya hanya 7 tahun. Rupanya di usianya yang lanjut itu, Hanna ini pernah mengalami kepahitan di dalam hidupnya, duka cita dan kesusahan terjadi silih berganti dari dia usia muda sampai usia lanjut bahkan selama hidupnya – Pengkhotbah 3:1.    

Apa yang sedang dilakukan janda tua ini, Hanna ?

1. Setia beribadah

2. Berdoa dan berpuasa

3. Masih mempunyai harapan untuk masa depan.

4. Berbicara tentang Yesus

5. Mengucap syukur kepada Allah

Apa yang pernah dialami oleh Hanna dan yang tertulis dalam Pengkhotbah 3:1-8 itu terjadi dan bisa dialami oleh semua manusia pada umumnya. Apakah kita beriman kepada Tuhan atau tidak beriman kepada Tuhan. Pengalaman suka dan duka itu ada dalam manusia. Pencobaan selalu datang bagi manusia, juga bagi orang-orang yang percaya kepada Tuhan. Tetapi seperti yang saya katakan diawal tadi bahwa “Allah turut bekerja dalam segala sesuatu, dalam kesulitan dan kesenangan untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Dia”. Jadi Allah selalu mempunyai tujuan memberikan yang baik bagi orang-orang yang mengasihi Dia. Juga dalam kesulitan dan kesusahan yang Tuhan katakan sebagai pencobaan-pencobaan yang biasa (lazim) dan terjadi sehari-hari- 1 Korintus 10:13.

Saya pernah katakan bahwa ada 3 ( tiga ) macam PENCOBAAN :

1. Pencobaan yang datang dari iblis. (Ayub – Ayub 1:12).

2. Pencobaan yang datang oleh karena kesalahan kita sendiri. (Nabi Yunus – Yunus 1:1-4)

3. Pencobaan yang datang karena di ijinkan oleh Tuhan terjadi dalam hidup manusia, tetapi INGAT bahwa Tuhan turut bekerja dalam pencobaan-percobaan itu untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Dia. Dan tentunya pencobaan-pencobaan itu TIDAK akan melebihi kekuatan manusia itu sendiri.    

Kalau saja Tahun 2004 ini saudara dan saya akan mengalami pencobaan entah dari mana datangnya kita tidak tahu, tetapi kalaupun pencobaan itu datang, PERCAYALAH bahwa :

- HAL itu tidak  akan melebihi kekuatan manusia.

- Allah itu SETIA dan memberikan jalan keluar dalam setiap pencobaan.

Adapun kapan waktunya Tuhan memberikan jalan keluar, kita tidak tahu. Sebab waktu TUHAN bukan lah waktu kita. Sebab Tuhanlah yang mengadakan jalan keluar. Bisa seminggu, bisa sebulan, bisa setahun, bahkan mungkin bisa bertahun-tahun. Kita tidak tahu. Tuhan tuntut KESABARAN dari kita – Ibrani 4:14-16.

1. SETIA BERIBADAH. Ketahuilah saudara bahwa Imam besar kita, Yesus, turut merasakan kelemahan-kelemahan kita. Kalau kita sedang dalam pencobaan, Tuhan tahu apa yang sedang kita alami. Tuhan MEMPEDULIKAN kita, Dia tahu segala beban kita, Dia tahu kesusahan kita, Dia tahu kemampuan kita. Hanya bedanya, dalam pencobaan Yesus TIDAK berbuat dosa. Sedangkan kita, seringkali tidak sabar. Apabila datangnya pertolongan Tuhan itu lama….., disitulah kita seringkali MENYIMPANG dari jalan Tuhan. Lalu kita mencari jalan alternatif, pada saat itulah iblis menggoda dan akibatnya kita celaka sendiri !  Sebab itu di anjurkan dalam Ibrani 4:16, untuk kita dengan berani, tanpa malu-malu dan takut sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, kita berhak untuk menghampiri tahta kemurahan daripada Allah. Halleluyah. Allah itu Raja segala raja, Dia mempunyai tahta dan kita dapat datang menghampiri dan mendekati tahta itu supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan Tuhan tepat pada waktunya. WAKTUnya TUHAN !!

Kenyataan yang ada pada kita ini adalah, kalau sudah terlalu lama tidak mendapatkan jawaban/pertolongan dari Tuhan; maka kita mencari jalan lain, jalan alternatif. Sedangkan Firman Allah katakan bahwa: ‘Jalan manusia bukanlah jalan Allah. Pikiran Allah bukan lah pikiran manusia”. Seringkali jalan yang kita pilih kita sangka baik, tahu-tahunya justru kebinasaan”. Amsal 14:12. ALLAH itulah JALAN yang terbaik ! Yesus berkata : “Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup; tak seorangpun sampai kepada Bapa tanpa melalui Aku”. Dalam Yesus selalu ADA jalan keluar. Dalam Yesus setiap percobaan dapat diatasi !! Puji Tuhan.

KESETIAAN bagaikan TIANG yang kuat. Begitulah juga halnya dengan ibu janda Hanna ini. Saya percaya, pasti banyak mengalami perrcobaan, kesusahan dan sebagainya. Namanya juga seorang “janda” pastilah mengalami kesulitan apalagi pada saat ditinggal mati suaminya pasti menangis, apalagi baru menikah 7 tahun. Sedih !! Tapi saudara tahu, alkitab menulis bahwa Hanna bagaikan tiang di dalam bait Allah. Karena Hanna tidak pernah meninggalkan Bait Allah.

Alkitab berbicara tentang kita sebagai orang-orang yang percaya; Tuhan mau supaya kita bisa menjadi tiang-tiang di dalam Bait Allah. Tuhan mau jadikan kita pilar-pilar / “sokoguru” dalam Bait Allah.  Wahyu 3:12. Tiang yang tidak dapat di pindahkan seperti yang dilakukan Hanna dalam Bait Allah, sekalipun dia pernah mengalami kesulitan, kesusahan dan duka cita dalam hidupnya; namun Hanna tetap setia. Tidak beranjak sedikitpun dari Bait Allah.    

Dan itulah yang Tuhan mau lakukan bagi kita.  Kita akan menjadi “sokoguru” dalam Bait Suci Allah; bukan dalam gudang yang dibuat dari batu, beton dan sebagainya. Tetapi dalam bait suci Allah, dalam gereja Tuhan, gereja yang rohani, bangunan rohani yang Tuhan sedang bangun sekarang. Gereja yang terdiri dari batu-batu hidup yaitu sebuah jemaat yang diselamatkan oleh Yesus Kristus. Akan ada tiang-tiang yang begitu kuat dan berakar sehingga tidak mudah dipindahkan, tidak dapat digoyahkan dengan angin ribut percobaan, gelombang atau apapun juga yang terjadi dalam dunia ini.

2. BERDOA DAN BERPUASA. Kalau saudara sedang berdoa dan berpuasa, tentunya saudara tidak akan berdoa dan berpuasa untuk hal-hal yang sudah berlalu. Tidak mungkin saudara berdoa apalagi berpuasa untuk hal-hal yang sudah terjadi dalam Tahun 2003, bukan ?   Sia-sia, karena Tahun 2003 sudah lewat bukan …..? Yang pasti saudara tentu akan berdoa bahkan bila perlu berpuasa untuk Tahun 2004 kedepan ini. Apa yang akan terjadi Tahun 2004 ini, kita berdoa untuk minta kekuatan di Tahun 2004. Kita berdoa, bahkan minta sesuatu yang kita rindukan dari Tuhan. Kita berdoa untuk sesuatu yang akan datang !

TUHAN masih melakukan perkara-perkara yang ajaib, dan kita masih terus lagi berdoa dan berpuasa karena kita percaya sepanjang Tahun 2004, Tuhan masih akan melakukan perkara-perkara yang heran dalam kehidupan kita semua. Untuk itu jadilah TIANG-TIANG dalam bait suci Allah. Jadilah TIANG-TIANG dalam gereja Tuhan, yang tidak dapat dipindahkan oleh kesulitan, percobaan atau apapun juga. Seperti janda tua ini, SETI A, setia sampai usia lanjut – Mazmur 92:13-16.

3. MEMPUNYAI PENGHARAPAN. Hanna, 84 tahun, masih berdoa dan berpuasa. Tentu dia lakukan itu untuk sesuatu yang akan datang, artinya dia masih mempunyai pengharapan untuk masa depan.  Sudah tua-tua juga, masih mempunyai pengharapan……..  Saudara-saudara, JANGAN PERNAH putus harap sebagai orang yang percaya kepada Tuhan.  Harapan kita masih harus KUAT. Jangan cepat mengalah dan kala h. JANGAN PERNAH menyerah dalam ujian dan pencobaan. Dalam kesusahan apapun juga, jangan mundur dari Tuhan.    Dalam Tuhan segala perkara bisa terjadi. Bagi Tuhan tidak ada perkara yang mustahil ! Gunung-gunung pencobaan pun bisa dipindahkan, kalau kita punya iman sebesar biji sesawi. Tuhan bekerja, hanya tinggal tunggu waktuNya Tuhan. Dan Puji Tuhan, selama empat hari berturut-turut kita mengadakan kebaktian dari tanggal 31 Desember 2003 sampai dengan 3 January 2004; kita bisa mendengarkan kesaksian-kesaksian dari saudara-saudara kita yang telah mengalami pertolongan Tuhan, baik dalam hal kesembuhan maupun pemulihan ekonominya dan sebagainya. Menunjukkan bahwa berapa banyak Tuhan memberikan pertolongan dan mujizatNya. Ini meyakinkan dan meneguhkan kita bahwa TUHAN yang kita sembah adalah Tuhan yang Hidup dan masih tetap sanggup mengadakan mujizatNya.  Amin……ITULAH TUHAN !!

Janda yang tua, Hanna, 84 tahun, adalah seorang nabi perempuan yang hidup dekat dengan Tuhan. Dia yang selalu mendengar suara Tuhan dan memberitahukan kepada orang lain. Tetapi kita membaca dalam Mazmur 92:13-16, orang benar, siapapun dia; bukan hanya SIMEON atau HANNA tetapi semua orang yang percaya kepada Tuhan dan disucikan dari segala dosanya dan menjadi manusia baru (orang benar itu); akan bertunas seperti pohon kurma. Saya tidak tahu apakah saudara pernah melihat pohon Kurma atau belum, tapi yang jelas pohon ini adanya di Timur Tengah di Palestina, Israel dan Mesir.  Saudara bisa melihat pohon kurma (yang mirip seperti pohon kelapa) di mana-mana di daerah Timur Tengah itu. Herannya, pohon ini bisa tumbuh di padang pasir yang panas itu. Ayat tadi mengatakan bahwa “orang benar” itu akan bertunas seperti pohon kurma, sampai masa tua masih berbuah. Pohon kurma bisa tumbuh terus dan mengeluarkan buah sampai pohon tersebut berusia tua.    

4. BERBICARA TENTANG YESUS – BERSAKSI. Begitu juga janda tua ini, sampai tua dia masih mengeluarkan buah-buah rohani.  Saudara-saudara, hal ini menunjukkan kepada kita bahwa dalam berbuah dan menjadi orang yang mengeluarkan buah rohani bukan hanya MONOPOLI orang-orang muda saja.  Bagi orang-orang tuapun, saudara masih bisa mengeluarkan buah-buah yang baik – Galatia 5:22-23. Ada sembilan buah-buah Roh, yang diawali dengan Kasih, sukacita dan seterusnya yang merupakan perkara-perkara yang indah yang harus dihasilkan oleh orang-orang yang percaya kepada Tuhan.     

Kalau kita tidak menghasilkan buah-buah tersebut maka kita akan ditebang, demikianlah yang tertulis dalam Matius 3:10. Sebab itu saudara-saudara, kita perlu mengeluarkan buah. Sampai tua pun harusnya lebih banyak buah yang dihasilkan, yaitu kasih, sukacita, kelemah lembutan, kemurahan dan sebagainya. Maka percayalah saudara, kalau kita mempunyai buah-buah Roh itu, maka bukan hanya hati Tuhan yang di senangkan; teman-teman, keluarga dan lingkungan kita pun akan diberkati dengan hadirnya kita di tengah-tengah mereka.

2 Korintus 4:8-18 => Kita selalu mengeluarkan buah-buah rohani, sampai tua. Tetap bersemangat, tidak loyo. Orang yang benar terus bertunas, gemuk dan segar seperti yang tertulis dalam Yesaya 40:31.  Puji Tuhan. Tuhan janjikan kepada kita kekuatan yang baru setiap pagi, sebab itu jangan putus asa kalau satu waktu saudara harus mengalami kesulitan. Tetap lah setia dan beribadah kepada Tuhan. PERCAYALAH, Jalan keluar pasti Tuhan berikan.

1 Petrus 1:8 => Percaya kepada Yesus mendapat keselamatan jiwa, barangkali tubuh ini bisa sakit, tapi jiwa kita di selamatkan oleh percaya kepada Yesus. Dan apabila jiwa ini sudah di selamatkan, maka akan ada sukacita. Bisa saja tubuh ini menderita sakit, tapi kalau jiwa nya ada sukacita, maka sekalipun kita belum pernah melihat Yesus secara kasat mata, tapi kita PERCAYA, maka sukacita itu akan NYATA  dalam hidup kita. Sehingga sekalipun harus ada percobaan, pergumulan karena sakit dan sebagainya, SUKACITA  tetap ada dalam hidup kita. Nehemia 8:11b “…..sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu”

Sukacita yang dari Tuhan itu berperan sebagai kekuatan dalam menghadapi peperangan rohani. Halleluyah! Saudara bersukacita, saudara yakin sudah diselamatkan, bersaksilah……..!!  Jadilah seperti Hanna, karena dia sudah melihat Mesias sehingga mulutnya tidak henti-hentinya untuk bersaksi darihal kelepasan yang diberikan oleh Mesias yaitu Yesus Kristus. Di dunia ini sekarang sangat membutuhkan “kelepasan”. Kelepasan dari rokok, kelepasan dari sakit penyakit, kelepasan dari judi, narkoba dan sebagainya. Banyak sekali yang Tuhan ingin berikan bagi mereka yang membutuhkan kelepasan dari NYA. Janda tua ini, sekarang ia begitu senangnya melihat Yesus; ia mengucap syukur, senang melihat keselamatan yang sudah datang dan mulutnya tidak bisa berhenti untuk berbicara tentang Yesus. Bersaksi tentang Yesus.   5. MENGUCAP SYUKUR. Janda tua ini, secara manusia memang sudah lanjut usia, tetapi karena ada sukacita dalam hatinya, apalagi pada saat ia telah melihat Yesus. Sebagai seorang nabi, ia tahu bahwa Yesus akan datang, ia tahu bahwa Mesias akan lahir. Tapi ia belum melihatnya. Tapi begitu ia melihat Yesus, lalu ia MENGUCAP SYUKUR  kepada Tuhan. Saudara-saudara, kalau kita sudah melihat Yesus dengan iman kita, kita sudah diselamatkan di dalam Yesus dan oleh Yesus, maka kitapun akan menaikkan syukur kepada Tuhan. Dan kalau hari ini kita mengadakan kebaktian Ucapan syukur, marilah kita mengucap syukur dengan sukacita. Kalau ada di antara saudara yang datang dengan beban berat, ada kesusahan dalam diri saudara. Percayalah bahwa Yesus sanggup mengubah dukacitamu menjadi sukacita pada hari ini. Belajar mengucap syukur kepada Tuhan dalam segala hal. Dalam kesulitan, kesusahan pun- ucapkanlah syukur kepada Tuhan.  Maka Tuhan dapat mengubah kesulitan dan kesusahan mu menjadi sukacita. Karena bagi Tuhan tidak ada perkara yang mustahil !! Barangkali “hal” ini yang kurang pada kita yaitu KURANG mengucap syukur. Sebab itu lakukan seperti apa yang dilakukan janda tua itu, Hanna.  Mengucap syukur senantiasa di dalam segala hal. Puji Tuhan, Tuhan memberkati saudara sekalian.Amin***Swd. (010404).

Previous Topic:
Next Topic:

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Akhir Zaman – Eskatologi* (1)
Akhir Zaman – Eskatologi* (1)

I.Pentingnya Pelajaran Kedatangan Yesus Kedua Kali. Para malaikat berkata kepada murid-murid Tuhan ketika menyaksikan [Read More]

Kolose (21-30)
Kolose (21-30)

COLOSSIANS  21 There can be no statement of more importance to the church than that which the Apostle made concerning [Read More]

Kolose 11-20
Kolose 11-20

COLOSSIANS  11 Redemption is necessary when a person or item of some sort is held captive by an evil force or group. A [Read More]

Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)
Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)

BAB I: KEBERADAAN MALAIKAT. Memang harus diakui bahwa ayat-ayat referensi tentang malaikat dalam Alkitab hanya sedikit. [Read More]

Kolose (1-10)
Kolose (1-10)

Greetings in the lovely name of our Lord Jesus Christ. It is a joy to once again be able to send you a daily study. My [Read More]

Insider

Archives