Tuesday May 22nd 2012

Mengenal dan Menjawab Saksi Yehuwa

Author : | This author have 38 posts

Saksi Yehuwa adalah bidat (cult), aliran sesat dalam kekristenan yang tidak mengakui bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Mesias. Selain itu mereka juga tidak mengakui Trinitas, satu Allah dalam 3 persona yang Esa, mereka menolak Roh Kudus sebagai seorang Pribadi melainkan hanya “tenaga aktif” Allah, mereka menyangkali hukuman kekal dan Neraka.

Secara resmi pengajaran Saksi-Saksi Yehuwa di Indonesia dilarang melalui Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor 129 Tahun 1976, lewat SK itu, Jaksa Agung telah melarang kegiatan Saksi Yehuwa atau Siswa Alkitab di seluruh wilayah Indonesia. Sebab, Saksi Yehuwa memuat hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku, seperti menolak salut bendera dan menolak ikut berpolitik. Ajaran yang mereka yakini juga dianggap bertentangan dan menyimpang dari kebijaksanaan dan politik pemerintah RI dan dianggap meresahkan karena perilaku penyebaran agama. Pengikut yang cukup rajin mendatangi orang-orang dari rumah ke rumah, hal ini telah menimbulkan keresahan di kalangan umat beragama umumnya karena praktek kunjungan-kunjungan ini dilakukan ke rumah-rumah masyarakat yang sudah beragama. Mereka juga melakukan antitesa terhadap beberapa aspek pemerintahan

Pada 1 Juni 2001 SK ini kemudian dicabut. Walaupun begitu, sebenarnya sejak tanggal 19 Juli 1996, SSY telah membuka kantor cabang Indonesia berupa gedung yang dipergunakan sebagai tempat pertemuan dan pusat kegiatan

Karena menyangkal bahwa Yesus adalah Tuhan, Kelompok ini yang bermarkas besar di Amerika, membuat terjemahan Alkitab sendiri yang diberi nama New World Translation yang dalam bahasa Indonesia di kenal dengan mana Alkitab Terjemahan Dunia Baru. Alkitab New World ini di terjemahkan dari Empathic Diaglott karangan Benjamin Wilson. Pendiri Saksi Yehuwa (Yehova Witness), Charles Taze Russel dulunya juga menggunakan Alkitab King James Version. Namun karena akhirnya dia menolak bahwa Yesus adalah Tuhan, melalui pihak perantara dia membeli hak cipta Empathic Diaglott, kemudian bersama beberapa orang mereka memasukkan pengajaran Saksi Yehova kedalamnya dan menerbitkan Alkitab New World Translation.

Pengikut Saksi Yehuwa tidak boleh mengartikan Alkitab sendiri, namun harus mengikuti penafsiran yang telah dibuat dalam Alkitab New World, karena Alkitab ini pada prinsipnya berupa penafsiran dengan ribuan catatan kaki yang ada di dalamnya.

Itulah sekilas mengenai Saksi Yehuwa.

Pada waktu2 yang lalu, yang saya percaya seturut pengaturan Tuhan, saya sudah bertemu dengan 4 orang saksi Yehuwa dan memberitakan Yesus pada mereka lewat Alkitab. Kiranya Tuhan sendiri berbicara kepada mereka untuk menarik mereka menjadi hambaNya.

Para Pengikut Saksi Yehuwa kebanyakan adalah orang-orang militan. Mereka menyebarkan ajaran mereka dari rumah ke rumah. Sesuatu yang seharusnya dilakukan oleh setiap orang Kristen untuk memberitakan Yesus sebagai Tuhan. Untuk memperlengkapi pengikutnya dengan pemahaman yang baik, mereka di ajarkan Alkitab mereka dengan ketat, sekian jam setiap minggu. Mereka di latih berdebat dan menggunakan ayat2 Alkitab untuk menyerang kepercayaan Kristen. Namun dalam perjumpaan dan pembicaraan dengan 4 orang saksi Yehuwa, saya pribadi menemukan bahwa mereka sangat lemah dalam Alkitab. Ke empat orang ini belum pernah satu kali pun membaca Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu, sekalipun itu Alkitab Terjemahan Dunia Baru mereka, apalagi Alkitab LAI, yang di terjemahkan apa adanya, bukan menurut ajaran tertentu. Sekalipun perihal membaca Alkitab secara keseluruhan tidak menjamin seseorang memahami Alkitab secara utuh, namun paling tidak seseorang bisa diraba pengetahuan Alkitabnya dari hal ini.

Ke-4 orang ini hanya memahami point2 tertentu yang sudah di ajarkan pada mereka untuk mendebat orang Kristen. Saya mencoba merangkum beberapa point dan menjawabnya.

1. SSY berkata bahwa Yesus bukan Tuhan.

Hal ini tentu tidak benar. Jika seseorang berdasarkan Alkitab berkata Yesus bukan Tuhan, maka hal ini bertentangan dengan Alkitab itu sendiri.

Yesaya 9:6 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Ayat diatas berkata Yesus itulah Allah yang Perkasa. Dia juga adalah Bapa. Yesus juga adalah Mesias dan Allah yang harus di puji (Roma 9:5). Murid2Nya menyebut dia Allah (Yoh 20:28). Tuhan juga membenarkan hal itu (Yoh. 13:13). Yesus pun adalah Allah yang kekal, yang tidak ada awal dan tidak ada akhirnya (Yohanes 1:1, Wahyu 1:8).

2. Yesus adalah Ciptaan Allah. Namun Yesus menciptakan segala sesuatu.

SSY berkata bahwa Yesus sendiri di ciptakan Allah.  Ayat favorit mereka biasanya Kolose 1:15  “Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan”.

Bagi kita, ayat ini sama sekali tidak asing, bukan sesuatu yang aneh. Para pengikut SSY pun umumnya tidak menyadari mengapa ayat ini menjadi alasan bagi mereka untuk berkata Yesus diciptakan Allah (biasanya mereka tidak mampu menjelaskan alasan penggunaan ayat ini).

Karena masalahnya bukan di bahasa Indonesianya, melaikan di terjemahan Bahasa Inggris. Dalam bahasa Inggris, kata “yang sulung, lebih utama” menggunakan kata “first born”. Pendiri SY menggunakan kata “firstborn” ini untuk mengatakan bahwa Yesus itu adalah yang pertama di ciptakan oleh Allah. Padahal dalam bahasa Gerika, “Firstborn” ini memakai kata “prototokos” yang berasal dari kata “Protos” yang artinya “utama atau pertama”. Jadi kata itu menunjukkan keutamaan Kristus, yaitu bahwa Kristus lebih UTAMA dari segala ciptaan

Kemudian SSY memang percaya bahwa Yesus adalah PENCIPTA , namun sebagai pencipta dia juga di ciptakan.

Mereka berkata bahwa Allah Menciptakan Yesus, setelah itu Yesus menciptakan segalanya (yang kelihatan). Alasan mereka adalah Kejadian 1:26. Disitu dikatakan “baiklah KITA menciptakan…” berarti saat itu (setelah penciptaan yang terjadi sebelumnya), barulah Allah, bersama Yesus, menciptakan manusia.

Alasan ini sangat lemah karena :

(1) Yohanes 1:1 berkata “Pada mulanya adalah Firman…”. Kapankah “Pada Mulanya” itu dalam Injil Yohanes ?

Pada Mulanya dalam Yohanes 1:1 adalah permulaan yang “tidak ada awalnya”, alias permulaan dalam kekekalan. Yohanes 1:1 lebih lama waktunya, jauuuuuuhhhhhhh sebelum peristiwa Kejadian 1:1. Tidak ada seorang manusia pun yang sanggup mengukur titik awal “Pada mulanya ini”.

Kejadian 1:1 mencatat “Permulaan Penciptaan”, namun Yohanes 1:1 mencatat “Permulaan Azali”. Permulaan yang tidak tahu kapan muasalnya.

Pada permulaan di Yohanes 1:1 itu, pada permulaan yang kekal itu, dia berkata “Firman itu bersama-sama dengan Allah…”

Jadi dalam permulaan kekekalan, sebelum penciptaan, sebelum ada iblis, sebelum ada kerajaan atau tahta atau apapun juga, FIRMAN itu sudah bersama-sama dengan Allah. Kemudian Rasul Yohanes menandaskan sekali lagi bahwa FIRMAN ITU ADALAH ALLAH.

(2). SSY berkata bahwa Allah “bersama-sama dengan Yesus” menciptakan.

Saya memberitahukan mereka satu ayat yang berkata bahwa Allah menciptakan langit dan bumi “seorang diri”  : Yesaya 44:24 “Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, yang membentuk engkau sejak dari kandungan; “Akulah TUHAN, yang menjadikan segala sesuatu, yang seorang diri membentangkan langit, yang menghamparkan bumi–siapakah yang mendampingi Aku? –

Ayub 9:8 juga mengatakan bahwa Tuhan “Seorang Diri” membentangkan langit.

Jadi dua ayat diatas tidak sesuai dengan doktrin mereka yang mengatakan bahwa “Allah bersama Yesus”, dua oknum yang berbeda, bersama2 menciptakan. Ayat diatas berkata Tuhan seorang diri, tidak perlu di temani atau dibantu orang lain, menciptakan segala sesuatu. Dengan demikian, Kolose 1:16, Yesus sebagai pencipta segala sesuatu, jelas adalah ALLAH sendiri.

Haleluya. Yesus adalah Allah Penciptaku !

Selain menggunakan Kejadian 1:26, SY juga memakai ayat favorit mereka, Amsal 8:22-31 untuk mengatakan bahwa Yesus di ciptakan Allah. Kalau kita tidak pernah membaca Amsal 8:22-31 ini, kita tidak akan siap menjawab mereka.

Mereka berkata pada saya “bukankah Amsal 8:22-31 ini dengan jelas berkata bahwa Yesus itu diciptakan Allah ?”

Saya tersenyum dengan kasih pada mereka. Sungguh kasihan kataku dalam hati. Di satu aspek mereka berkata “kami mengartikan Alkitab sesuai konteks, tidak asal comot” dan membanggakan pengetahuan Alkitab mereka (yang sudah di rubah), tetapi menggunakan Amsal 8:22-31 sebagai dasar pembenaran ajaran mereka menunjukkan kebodohan mereka yang “asal comot” ayat dan melepaskannya dari konteksnya.

Saya kemudian menjawab Siapakah “AKU” dari Amsal 8:22-31 itu ? Aku itu adalah Amsal 8:12, yaitu “HIKMAT”, bukan mengacu pada diri Yesus. Hal ini juga telah di tuliskan dengan jelas di ayat sebelumnya yaitu Amsal 3:19-20.

Hikmat juga adalah pokok pembicaraan dalam kitab Amsal. Jadi Amsal 8:22 mempersonifikasi “hikmat” seperti halnya dalam Amsal 1:20, Amsal 4:5-9.

(3) Saksi Yehova selalu meramalkan tanggal kedatangan Tuhan
Sejarah Mencatat, SY berkali2 meramalkan tanggal kedatangan Yesus, namun tidak terbukti sampai hari ini. Pertama mereka meramalkan Yesus datang pada tahun 1914, kemudian 1915, 1918, 1925, 1942, 1975. Meramalkan tanggal kedatangan Tuhan selalu menunjukkan kebodohan manusia. Menunjukkan bahwa orang yang meramalnya tidak mengerti Alkitab.

Karena terus menerus salah, mereka akhirnya malu dan membuat ajaran bahwa tahun 1914 Yesus sudah datang, hanya orang2 tertentu yaitu para petinggi SY yang melihatnya.

(4) Alkitab Dunia Baru

Karena di terjemahkan dan di campurkan dengan ajaran saksi Yehuwa, Alkitab mereka tidak mengajarkan kebenaran yang murni. Ketika saya bertemu dgn anggota SY, mereka umumnya berkata bahwa Alkitab mereka SAMA dengan Alkitab LAI. Hal ini di perbuat agar mereka mudah masuk dan mempengaruhi seseorang dengan ajarannya.

Saya selalu berkata “Alkitab kalian berbeda”. Alkitab itu hanya di pakai oleh golongan SY, tidak dipakai oleh Katolik, Karismatik, Protestan dan Pantekosta, karena di dalamnya berisi pengajaran Saksi Yehova.

Karena Alkitab mereka memaksakan pengajaran bahwa Yesus bukan Tuhan, maka semua ayat yang menyatakan Yesus Tuhan di rubah maknanya. Misalkan dalam Yohanes 1 :1. Terjemahan LAI, KJV, NIV, Darby, Textus Receptus, NASB dan terjemahan2 yg benar lainnya selalu berkata “… FIRMAN ITU ADALAH ALLAH”

Sedangkan terjemahan NW berkata “… FIRMAN ITU ADALAH SUATU ALLAH”. Tidak jelas apa maksud mereka “Suatu Allah”, karena di pihak lain mereka mengakui hanya ada satu Allah. Jika hanya Satu Allah dan memang demikian, maka apakah maksud “Suatu Allah” ? Berarti Allah lebih dari satu.
Bertentangan pula dengan ajaran merela lainnya yang mengatakan Yesus lebih rendah dari Malaikat, dan Yesus adalah Mikhael, karena “suatu Allah” itu berarti Allah yang lain, namun setara dengan Allah.

(5) Masih banyak lagi perbedaan kekristenan dengan mereka. Misalnya mengenai Trinitas, Roh Kudus, Orang Mati (menurut mereka orang mati tidak kemana2), Gereja dan pokok-pokok yang hakiki lainnya.

Kesimpulan :
Jadi untuk membawa mereka kepada kebenaran yang sesungguhnya maka :

1. Kita perlu memberitahu mereka tentang Alkitab mereka yang tidak murni lagi dan dalam pembicaraan dengan mereka, kita harus mengajak mereka menggunakan Alkitab LAI
2. Kita harus menunjukkan kesalahan2 pemimpin mereka dalam meramalkan kedatangan Tuhan dan perpecahan di antara mereka
3. Kita harus mendoakan dan menyerahkan mereka pada kemurahan hati Tuhan untuk mencelikkan mata rohani mereka.

Tuhan memberkati.

Related Tags:
Next Topic:

More from category

Dibawah Pohon Ara
Dibawah Pohon Ara

Di bawah Pohon Ara   Yesus menjawab, kata-Nya: “Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon [Read More]

E-SWORD DI MALANG
E-SWORD DI MALANG

Klik http://www.youtube.com/watch?v=FtDyI9itw3Q Klik http://www.youtube.com/watch?v=R_Ura39pwUI Puji Tuhan !! Pelatihan [Read More]

E-SWORD DI JAKARTA
E-SWORD DI JAKARTA

klik http://www.youtube.com/watch?v=FtDyI9itw3Q klik http://www.youtube.com/watch?v=R_Ura39pwUI Panitia sudah mulai [Read More]

KEMAJUAN TEKNOLOGI = KIAMAT SEMAKIN DEKAT
KEMAJUAN TEKNOLOGI = KIAMAT SEMAKIN DEKAT

Alkitab tidak menuliskan secara pasti tanggal hari kiamat. Namun demikian, Alkitab menuliskan beberapa tanda atau [Read More]

Setia Sampai Akhir
Setia Sampai Akhir

Akhir Juli 2009 Tak ada yang berubah dengan rumah yang sering disebut ibu Loji Pastoral itu. Masih tetap tertata rapi, [Read More]

Insider

Archives