Keluaran 19:16-17
Tiga ribu lima ratus tahun yang lalu, Tuhan memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir, tanah penderitaan menuju tanah perjanjian, tanah kemerdekaan. Sepanjang perjalanan Tuhan memelihara, melindungi dan menyediakan semua keperluan mereka. Tuhan juga berjanji tidak akan menimpakan penyakit manapun, apabila mereka sungguh-sungguh mendengar dan melakukan FirmanNya – Kel. 15:26. Kalaupun ada yang sakit, Tuhan menyembuhkan mereka.
Kalau dulu Tuhan telah memimpin dan memelihara bangsa Israel, percayalah, sekarang inipun Ia mau memelihara dan memimpin saudara dan saya, sebab kita adalah Israel rohani. Berkat yang Tuhan janjikan kepada Abraham, Ishak dan Yakub adalah juga milik saudara dan saya. Haleluya!
Mempersiapkan Diri.
Setelah 50 hari berjalan, tibalah bangsa Israel di gunung Sinai. Lalu Tuhan memerintahkan Musa untuk membangun pagar sekeliling gunung itu, supaya tidak ada manusia ataupun hewan yang melewati atau menyentuh gunung itu, sebab sucilah gunung itu.
Allah yang kudus hanya bisa turun ke tempat yang suci. Dan karena Tuhan akan turun dalam kemuliaan dan kesucianNya, maka bangsa itupun harus suci – ayat 11. Mereka harus menyucikan dan mempersiapkan diri. Jika mau Tuhan datang dalam hidup kita, kita harus mempersiapkan diri. Demikian pula bila hendak datang menghadap Tuhan, harus ada persiapan. Bahkan imam-imam yang mau datang mendekat, harus menguduskan diri, supaya Tuhan jangan melanda mereka – ayat 22.
Kita datang ke gereja untuk berjumpa dengan Tuhan. Itu sebabnya, sebelum datang ke rumah Tuhan, kita harus memperhatikan langkah-langkah kita. “Jagalah langkahmu, kalau engkau berjalan ke rumah Allah! Menghampiri untuk mendengar adalah lebih baik dari pada mempersembahkan korban yang dilakukan oleh orang-orang bodoh, karena mereka tidak tahu, bahwa mereka berbuat jahat.” – Pengkhotbah 4:17.
Meski belum melihat Tuhan sebagaimana Ia ada, kita datang ke gereja untuk mendengar FirmanNya. Tiga ribu lima ratus tahun yang lalu, Tuhan datan menemui Israel dalam api, awan yang tebal, guruh, guntur dan kilat sehingga seluruh bangsa gemetar.bahkan sebagai pemimpin, Musa sangat ketakutan dan sangat gemetar – Ibrani 12:21.
Jika kita datang ke rumah Tuhan dengan persiapan, datang untuk berjumpa dengan Dia dan mendengar FirmanNya, maka sesuatu pasti akan terjadi. Sebab Firman yang keluar dari mulutNya tidak akan kembali dengan sia-sia. Artinya, Firman Tuhan akan selalu mencapai tujuannya – Yesaya 55:10-11. Firman Tuhan bagaikan hujan yang mengairi bumi, menyuburkan tanah hati kita sehingga kita bisa menghasilkan buah-buah yang menyenangkan hati Tuhan.
Jadi, sebelum datang ke rumah Tuhan kita harus mempersiapkan diri; datang dengan satu tujuan: untuk bertemu dan mendengar FirmanNya. Maka Tuhan akan memberkati saudara. Mendengar Firman Tuhan mendatangkan keselamatan. Firman yang diberitakan dan diterima, tidak akan kembali kosong tetapi akan mengeluarkan buah-buah.
Kristus: Kekuatan dan Hikmat Allah.
Secara umum, Alkitab membagi seluruh bangsa di dunia dalam 2 kelompok – 1 Korintus 1:22-24:
orang Israel/Yahudi
Orang non-Yahudi.
Yang dicari oleh orang Israel adalah tanda. Mereka tidak akan percaya sebelum melihat tanda/mujizat. Sedangkan kelompok kedua yang diwakili oleh orang Yunani, mencari hikmat.
Kedua kelompok manusia ini mencari tanda dan hikmat. Tetapi orang-orang percaya (kelompok ke-3) memberitakan Kristus yang disalibkan: bagi orang Yahudi, suatu batu sandungan, dan bagi orang non-Yahudi, suatu kebodohan. Namun bagi orang-orang percaya, Kristus yang tersalib adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah! Puji Tuhan!
Musa Membawa Bangsa Israel.
“Lalu Musa membawa bangsa itu keluar dari perkemahan untuk menjumpai Allah dan berdirilah mereka pada kaki gunung.” Musa membawa bangsa itu keluar dari perkemahan = tempat tinggal mereka, untuk menjumpai Tuhan.
Murid-murid Yesus menjelajah ke seluruh negeri dan memberitakan Injil. Filipus pergi ke suatu kota di Samaria untuk memberitakan Mesias – Kisah Rasul 8:4-8. Memberitakan Injil = memberitakan Mesias (= Kristus = Yang diurapi). Ketika orang-orang mendengar dan menerima pemberitaan Injil, maka terjadilah perkara-perkara heran: banyak orang yang kerasukan roh-roh jahat dilepaskan, yang sakit disembuhkan, sehingga sangat besarlah sukacita dalam kota itu. Haleluya!
Musa membawa orang Israel untuk menjumpai Allah. Filipus membawa orang-oran di satu kota di Samaria untuk datang mengenal Yesus. Filipus membawa mereka keluar dari rumah mereka untuk mendengar Firman Tuhan dan menerima keselamatan.
Tuhan mau memakai saudara dan saya, seperti Musa dan Filipus, untuk membawa orang-orang lain untuk berjumpa dengan Tuhan dan mendengar FirmanNya. Bersediakah saudara? Tuhan Yesus memberkati! (Pdt. A.H. Mandey, WJ 25 Nov. 2007 no. 1318/XXIII – stand).
