Tuesday May 22nd 2012

Memahami Yang Tak Terpahami

Author : | This author have 39 posts

Ulangan 29:29 – Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini.

Sepucuk senjata menyelamatkan seorang petugas polisi. Ia menembak seorang pria yang sedang membidikkan sebuah senapan kepadanya sambil berkata, “Waktumu telah tiba!” Petugas polisi itu berhasil menghindari bidikan itu dan menembak tersangka yang berperawakan besar dan sedang mengamuk itu dengan empat tembakan. Tembakan keempat membuat tersangka itu mati. Anak perempuan pria tersebut yang baru berusia 6 tahun menangis histeris di samping ayahnya yang terkapar.

Walaupun nyawanya selamat dari insiden itu, tetapi perbuatannya mencabut nyawa orang lain sangat mengganggu pikiran dan emosi petugas polisi tersebut. Berulang-ulang peristiwa penembakan yang tragis itu terbayang olehnya. Begitu juga dengan tangisan anak perempuan si tersangka yang selalu menghantuinya. Empat tahun kemudian, ia meninggalkan dinas di kepolisian, kelelahan secara jasmani dan kejiwaan.

Akhirnya ia memutuskan pergi ke gereja, di mana ia mendengar tentang kasih karunia dan belas kasihan Allah. Ia akhirnya menyadari bahwa Tuhan mengizinkan insiden penembakan itu terjadi karena alasan-alasan-Nya sendiri, dan rasa bersalah yang tak teratasi yang tiada henti tidak ada gunanya. Ia menemukan bahwa kasih Yesus dan kekuatan doa lebih besar dari senjata serta dapat memberikan kesembuhan bagi jiwanya dan memberikan pengharapan.

Ingatlah bahwa kesedihan sedalam apapun tak dapat membalikkan keadaan-keadaan tragis. Namun bagi orang-orang beriman, perasaan dipelihara Tuhan dapat membantu menjelaskan hal-hal yang tak dapat dijelaskan oleh akal manusia. “Ia mengizinkannya terjadi karena alasan-alasan-Nya sendiri, dan saya tak perlu memahaminya.”

Terkadang, setelah bertahun-tahun, alasan-alasan-Nya muncul, dan kita menjadi paham. Kalaupun tidak, kita tinggal mempercayai hikmat-Nya dan menerima janji-Nya untuk membereskan segalanya dengan cara terbaik. Bukankah “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.”? (Ibr. 11:1)

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Dibawah Pohon Ara
Dibawah Pohon Ara

Di bawah Pohon Ara   Yesus menjawab, kata-Nya: “Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon [Read More]

E-SWORD DI MALANG
E-SWORD DI MALANG

Klik http://www.youtube.com/watch?v=FtDyI9itw3Q Klik http://www.youtube.com/watch?v=R_Ura39pwUI Puji Tuhan !! Pelatihan [Read More]

E-SWORD DI JAKARTA
E-SWORD DI JAKARTA

klik http://www.youtube.com/watch?v=FtDyI9itw3Q klik http://www.youtube.com/watch?v=R_Ura39pwUI Panitia sudah mulai [Read More]

KEMAJUAN TEKNOLOGI = KIAMAT SEMAKIN DEKAT
KEMAJUAN TEKNOLOGI = KIAMAT SEMAKIN DEKAT

Alkitab tidak menuliskan secara pasti tanggal hari kiamat. Namun demikian, Alkitab menuliskan beberapa tanda atau [Read More]

Setia Sampai Akhir
Setia Sampai Akhir

Akhir Juli 2009 Tak ada yang berubah dengan rumah yang sering disebut ibu Loji Pastoral itu. Masih tetap tertata rapi, [Read More]

Insider

Archives