1 Petrus 5:5
Orang percaya hendaknya menunjukkan sikap rendah hati dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu diperlukan usaha untuk mencari sikap rendah hati ini [Zef 2:3]. Namun ada juga orang sombong yang berpura-pura menjadi rendah hati [Col 2:18]. Paulus menuliskan hal ini dalam sikap rendah hati yang sejati, yaitu untuk meninggikan orang lain [2 Cor 11:7].
Surat yang ditulis Paulus kepada Filemon, salah seorang anak rohaninya mencatat nasihat-nasihat Paulus yang meminta dengan kerendahan hati bukan dengan menggunakan perintah dan kedudukannya [Fil 1:8-9]. Orang yang lebih tua hendaknya hidup sederhana, terhormat, bijaksana, sehat dalam iman, dalam kasih dan dalam ketekunan [Tit 2:2].
Onesimus adalah seorang budak, yang sebelumnya telah merugikan Filemon, ia bahkan lari dari tuannya. Namun selanjutnya ia bertemu dengan Paulus, lalu ia bertobat dan melayani Paulus [Fil 1:9b-13]. Setiap orang yang bertobat dan menyucikan diri dapat dipakai menjadi alat untuk pekerjaan yang mulia [2 Tim 2:21]. Allah sanggup memulihkan setiap orang yang berdosa menjadi orang yang berguna.
Di hadapan Allah, setiap orang percaya adalah sama. Paulus meminta Filemon untuk menerima Onesimus kembali bukan lagi sebagai hamba, namun sebagai seorang saudara di dalam Tuhan [Fil 1:15-17]. Sebagai orang percaya yang dipersatukan di dalam Kristus, hendaknya kita saling memperhatikan dan tidak menganggap satu orang lebih tinggi daripada yang lain [1 Cor 12:20-26]. Berilah perhatian kepada mereka yang lebih lemah dengan tidak memandang rendah.
Allah membalas setiap orang sesuai dengan perbuatannya [Luk 14:13-14; Mat 25:40]. Lakukanlah setiap hal yang baik tidak dengan meminta balasan. Milikilah kasih Allah, yang memampukan kita untuk mengampuni setiap orang yang bersalah dalam kerendahan hati [1 Cor 13:4-5].
Tinggi hati mendahului kehancuran, namun kerendahan hati mendahului kehormatan. Allah menghormati setiap orang yang rendah hati dan takut akan Dia [Prov 18:12; 22:4]. Bukanlah hal yang mudah untuk memiliki sikap rendah hati dalam kehidupan kita. Oleh sebab itu carilah sikap rendah hati untuk diterapkan di dalam kehidupan kita.
Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati, menerima pujian. Prov 29:23
