Keluaran 13:17

Akhirnya Firaun membiarkan bangsa Israel keluar dari tanah Mesir. Ketika Allah bertindak dengan kekuatan tanganNya untuk membawa bangsa Israel keluar dari Mesir, maka Firaun tidak lagi dapat melawan dan menahannya, kecuali membiarkan bangsa itu pergi.

"" />
Sunday May 20th 2012

Jalan Tuhan Sempurna

Author : | This author have 132 posts

Akan tetapi Allah tidak menuntun mereka melalui jalan yang paling dekat menuju ke tanah perjanjian, melainkan jalan yang panjang, berputar di padang gurun menuju ke Laut Teberau (ayat 18).

Jalan Tuhan: Sempurna. Jalan panjang yang ditempuh bangsa Israel di padang belantara selama 40 tahun adalah jalan yang dikehendaki Allah – Ulangan 8:2. Selama berjalan di padang gurun selama 40 tahun, Tuhan memperhatikan perjalanan mereka, sehingga bangsa Israel tidak kekurangan sesuatupun – Ulangan 2:7. Kalau Tuhan beserta, tidak peduli harus melalui jalan yang panjang dan sukar di padang gurun yang gersang, kita tidak akan kekurangan sesuatupun. Puji Tuhan.

Mengapa Allah memilih jalan yang panjang, padahal ada jalan pendek dari Sukot di Mesir menuju Israel? Supaya jangan bangsa itu menyesal apabila menghadapi peperangan di jalan yang pendek itu, lalu mereka kembali ke Mesir. Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut – Amsal 16:25. Itu sebabnya Allah tidak menghendaki mereka mengambil jalan yang dekat, sebab di sana ada banyak musuh.

Allah menghendaki agar setelah keluar dari Mesir, jangan pernah kembali ke sana. Mesir adalah gambaran dari kehidupan duniawi yang dikuasai oleh Iblis dan dosa. Sekali anak Tuhan, tetap jadi anak Tuhan! Jangan pernah mau kembali pada kehidupan lama yang penuh dosa. Jangan seperti isteri Lot, yang sudah dituntun keluar oleh malaikat, tetapi masih ingat pada kehidupan yang lama. Ia menoleh ke belakang dan menjadi tiang garam.

Setelah lepas dari perhambaan dosa, kita harus mengikuti perlombaan yang Tuhan telah tentukan/wajibkan bagi kita dengan tekun, sambil tetap memandang kepada Yesus yang membawa iman kita kepada kesempurnaan – Ibrani 12:1-2. Dari tahun ke tahun, iman kita akan terus bertumbuh sampai menjadi sempurna.

Orang yang takut akan Tuhan dan hidup menurut jalan yang ditunjukkanNya adalah orang-orang yang berbahagia – Mazmur 128:1. Sebab itu, jangan pilih jalan sendiri. Ambillah jalan yang Tuhan tunjukkan, sebab itulah jalan yang terbaik dan sempurna – Yesaya 55:7-9.

Tuhan berikan jalan yang jauh supaya bangsa Israel tidak kembali ke Mesir. Melalui jalan yang panjang itu, Tuhan mau menguji mereka. Minggu depan kita akan melihat, bahwa di jalan yang jauh yang Tuhan tentukan, juga ada banyak musuh. Tetapi karena Tuhan menyertai mereka, maka mereka tidak kekurangan sesuatupun, bahkan terus mendapat kemenangan sampai tiba di tanah perjanjian.

Ujian Di Tengah Perjalanan. Kalau bangsa Israel Tuhan uji, saudara dan saya pun harus melalui ujian. Tujuan Tuhan menguji kita adalah untuk mengetahui apakah kita masih tetap setia dan pegang Firman Tuhan – Ulangan 8:2b. Kita akan melihat apa yang terjadi ketika Tuhan menguji iman kita:

1. Tuhan minta pengorbanan dari kita – Kejadian 22:1. Ketika Tuhan menguji kita, Dia minta pengorbanan dari kita. Kita harus berani mengorbankan sesuatu yang kita kasihi. Abraham tidak ragu melakukannya, ketika Allah memintanya mengorbankan Ishak, putera tunggal yang amat dikasihinya. Tuhan ingin mengetahui apakah cinta kita kepadaNya melebihi segala sesuatu yang kita kasihi di dunia ini. Beranikah kita mengorbankan apa yang Tuhan minta dari kita?

2. Tuhan berikan tugas yang sangat berat – Yohanes 6:5-6. Tuhan Yesus menyuruh murid-muridNya untuk memberi makan 5000 orang laki-laki saja. Padahal Ia sudah tahu apa yang akan dilakukanNya. Ketika manusia menghadapi jalan buntu karena masalah yang terasa terlalu berat, percayalah, Tuhan mempunyai jalan keluar bagi setiap persoalan. Apapun keperluan kita, bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.

3. Ada maksud dalam setiap pencobaan – Yakobus 1:2-4. Ujian terhadap iman menghasilkan ketekunan supaya kita menjadi sempurna dan utuh, dan membawa kita pada kehidupan yang tidak kekurangan suatu apapun. Sebab itu, jangan lari dari berbagai pencobaan yang datang; hadapi semua bersama Tuhan.

4. Setiap pekerjaan akan diuji dengan api dari Tuhan – 1 Korintus 3:13. Pada Hari Tuhan, setiap pekerjaan kita akan diuji dengan api. Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah.

5. Ujian menunjukkan fondasi/dasar – Lukas 6:46-49. Ujian akan menyatakan bahan yang dipakai sebagai fondasi/dasar. Rumah yang dibangun di atas dasar pasir akan segera roboh ketika banjir melanda, sedangkan rumah yang dibangun di atas batu tidak dapat digoyahkan meski air bah dan banjir melanda. Orang yang mendengar Firman Tuhan dan melakukannya sama dengan orang bijak yang mendirikan rumahnya di atas batu. Ketika ujian dan pencobaan berlalu, ia tetap tegar dan kokoh berdiri. Tuhan memberkati saudara.(Pdt.A.H.Mandey, GPdI Ketapang, Jakarta-082904).

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Akhir Zaman – Eskatologi* (1)
Akhir Zaman – Eskatologi* (1)

I.Pentingnya Pelajaran Kedatangan Yesus Kedua Kali. Para malaikat berkata kepada murid-murid Tuhan ketika menyaksikan [Read More]

Kolose (21-30)
Kolose (21-30)

COLOSSIANS  21 There can be no statement of more importance to the church than that which the Apostle made concerning [Read More]

Kolose 11-20
Kolose 11-20

COLOSSIANS  11 Redemption is necessary when a person or item of some sort is held captive by an evil force or group. A [Read More]

Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)
Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)

BAB I: KEBERADAAN MALAIKAT. Memang harus diakui bahwa ayat-ayat referensi tentang malaikat dalam Alkitab hanya sedikit. [Read More]

Kolose (1-10)
Kolose (1-10)

Greetings in the lovely name of our Lord Jesus Christ. It is a joy to once again be able to send you a daily study. My [Read More]

Insider

Archives