Sunday May 20th 2012

Ikat Pinggang

Author : | This author have 132 posts

Keluaran 12:11.


Saudara-saudara, saya ingin mengulang sedikit khotbah minggu yang lalu bagaimana Allah menyediakan jalan keluar atas penderitaan, aniaya yang dialami oleh bangsa Israel selama mereka tinggal di Mesir, sehingga mereka menjerit berseru kepada Allah minta supaya Allah membebaskan mereka.


Sama halnya dengan bangsa kita (Indonesia) yang telah dijajah sekian tahun oleh bangsa lain, sehingga datang tanggalnya bangsa kita MERDEKA , BEBAS dari penjajah. Tuhan-lah yang memberikan Kemerdekaan itu. Dan setelah Perang Dunia ke II telah banyak bangsa-bangsa, negara-negara yang merdeka. Ketahuilah bahwa Itu semua sesuai dengan Firman Tuhan.

Keluar dari Mesir (Dosa). Keluarnya bangsa Israel dari Mesir bukan hanya menggambarkan bangsa-bangsa yang merdeka sekarang, tetapi terutama bagi kita yang percaya hal ini menggambarkan terlepas nya kita dari genggaman DOSA. Kehidupan di Mesir mempunyai arti rohani, yaitu kehidupan yang digenggam, ditindas dan dianiaya oleh dosa. Tidak ada kebebasan, kita disuruh kerja paksa. Kita melakukan apa yang kita tidak mau lakukan. Itulah orang yang ada dibawah hukum dosa (Rom 7:15). Tetapi, Tuhan mau lepaskan kita dari genggaman dosa (Mesir rohani) yaitu dengan cara menyediakan anak domba yang dipanggang lalu dimakan secara keseluruhannya, tidak boleh ada sisa.  Anak Domba itulah YESUS, DIA menjadi makanan bagi kita .Yesus berkata: \Aku lah Roti hidup\” Itu sebabnya hendak lah kita makan Anak Domba itu seutuhnya, jangan hanya sebagian-sebagian saja. Ada orang yang mengaku Yesus hanya sebagai Guru, ada orang yang mau terima Yesus kalau Yesus menjadi sumber berkat buat saya, ada orang mau terima Yesus kalau Yesus menjadi Juruselamat / Dokter saya sehingga kalau saya sakit Tuhan Yesus sembuhkan. Tapi hal-hal yang lainnya tidak mau terima. Saya sudah katakan minggu lalu. 4 Injil sudah berbicara dari hal YESUS sebagai: Juruselamat, Dokter, Pembaptis dengan Roh Kudus, Raja diatas segala raja yang akan datang. Karena itu terima Yesus seutuhnya, terima Firman Allah sepenuhnya, sekalipun pahit dan menyakitkan, namun itu yang membawa keselamatan buat kita.

Cara Memakan Anak Domba (Kel 12:11).

1. Pakai Ikat Pinggang – di pinggang

2. Pakai Kasut – di kaki

3. Pegang Tongkat – di tangan

4. Makan Buru-Buru.

 Kententuan-ketentuan ini Tuhan tetapkan. Tuhan sangat konsisten apabila berbicara tentang keselamatan. DIA berikan cara dan petunjuk yang jelas dan tepat, supaya tidak salah / menyimpang dari apa yang Tuhan katakan dari hal memakan anak domba yang membawa kehidupan, keselamatan kepada kita.

IKAT PINGGANG. Kel. 28:4. Berbicara tentang “berpakaian lengkap”, bukan hanya kemeja, baju efod, serban dan lain lain, melainkan termasuk ikat pinggang juga merupakan salah satu kelengkapan dari berpakaian itu sendiri.  Saya, dari waktu masih kecil tidak suka pakai ikat pinggang (sampai sekarang ini); sehingga saya selalu katakan kepada penjahit celana saya supaya dibuat model apa saja yang penting saya tidak usah pakai ikat pinggang. Tapi kemudian beberapa tahun terakir ini saya suka diberi hadiah pada event-event tertentu (Natal, HUT) berupa Ikat Pinggang. Satu demi satu saya kumpulkan, kemudian saya berfikir kenapa orang memberi Ikat pinggang kepada saya yang notabene saya tidak suka menggunakannya. Apa karena dianggapnya saya tidak bisa membeli atau bagaimana pemikiran mereka, saya tidak tahu. Yang jelas itulah yang ada, Ikat pinggang ! Sampai satu hari saya coba memakainya hanya untuk menyenangkan si pemberi barang tersebut (sebab sering orang yang memberi saya dasi, misalnya, menanyakan: dasinya koq tidak dipakai ?) Begitulah, sekali dua kali saya pakai Ikat pinggang tersebut. Lama kelamaan saya rasa nyaman/ enak juga dengan memakai Ikat pinggang. Dan sekarang merasa perbedaan antara tidak pakai Ikat pinggang maupun pakai Ikat pinggang.  

Sama halnya dengan di negara kita beberapa waktu yang lalu ada peraturan: \”Bagi setiap pengemudi/penumpang kendaraan harus menggunakan “safety belt”, demikian juga naik pesawat udara harus menggunakan Ikat pinggang supaya apabila terjadi kecelakaan jangan sampai fatal.  Tapi, begitulah di negara kita ini ada UU tapi tidak pernah dinyatakan berlaku dan harus dilakukan; berbeda dengan di Luar Negeri begitu naik kendaraan automaticaly kita pasang safety belt. Ada orang yang sudah terbiasa pakai Ikat Pinggang sehingga kalau tidak pakai Ikat Pinggang rasanya jadi tidak enak, perut rasa longgar seperti ada sesuatu yang kurang, terbiasa dengan safety belt, tidak menggunakan safety belt akan merasa tidak aman. Saudara-saudara,  sehingga benar lah bahwa Ikat Pinggang menjadi satu bagian daripada berpakaian lengkap bagi bangsa Israel waktu itu.

1. KESETIAAN. Apa gunanya Ikat Pinggang itu ? Yes. 11:5 “Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan”, (artinya orang itu tetap setia, tetap memegang kebenaran, tidak mau pegang yang palsu, maupun pegang yang bohong, dusta, apalagi yang tidak benar. Tidak mau !!  Orang tersebut hanya mau memegang kebenaran & kesetiaan), seperti ikat pinggang, tetap terikat pada pinggang. Saya jarang bahkan tidak pernah melihat Ikat pinggang dipakai di leher, salah !! Ikat Pinggang selalu di pakai di pinggang. Sama halnya dengan ayat tersebut diatas, “…Seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang”,  begitulah orang tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan. Jadi kesimpulannya adalah bahwa IKAT PINGGANG berarti juga KESETIAAN.   

Seperti Ikat pinggang yang selalu melekat di pinggang dan bukan pada leher atau pada kaki, begitulah orang bisa setia. Kesetiaan ini selalu mengikat bagaikan Ikat pinggang, orang yang selalu berpegang pada kebenaran. Orang yang setia. Istri setia kepada suami, suami kepada istri, anak kepada orang tua, orang tua kepada anak, anggota jemaat kepada gereja dan seterusnya. TUHAN SETIA, kitapun harus setia kepada TUHAN. Tuhan minta kesetian dari kita. Dan untuk makan dari anak domba itu yang menjadi keselamatan bagi kita agar kita terlepas dari “Mesir rohani” (penjajahan Dosa); maka kita perlu juga kesetiaan kepada Tuhan, memakan anak domba itu dengan mengikat pinggang kita, ada kesetian dari kita kepada Tuhan. Tuhan berkata: “Barangsiapa yang bertahan, bertekun sampai akhir….”, artinya siapa yang setia kepada Tuhan sampai akhir, mereka itulah yang akan selamat. Saudara-saudara, Firman Tuhan katakan, sekalipun kita tidak setia, Tuhan itu tetap setia kepada kita. Tuhan selalu peduli kepada kita, Tuhan selalu pikirkan kita, Tuhan selalu mau memberi apa yang kita perlu.  Karena TUHAN itu ALLAH adanya ! DIA SETIA. Demikian juga TUHAN minta kesetiaan dari kita. Dalam peneguhan pernikahan selalu ditanyakan kepada pasangan pengantin darihal kesetiaan ini (pada waktu suka maupun duka). Kesetian diperlukan dalam Rumah Tangga, Kesetiaan diperlukan dalam Ibadah kita kepada Tuhan. Kesetiaan kepada Tuhan itu diperlukan pada waktu memakan anak domba. Memakan sesuatu yang membawa kehidupan, Tuhan minta kesetiaan dari kita. !!

2. KEKUATAN.  Maz. 66:11. “Engkau telah membawa kami kepada jaring, mengenakan beban pada pinggang kami”. Beban adalah sesuatu yang berat dan ayat tersebut mengatakan beban diikat pada pinggang. Dan kalau Tuhan letakkan beban tersebut pada pinggang kita, ingatlah akan 1 Kor. 10:13 : “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami sekarang ini adalah pencobaan-pencobaan yang lazim/biasa”. Mengapa ? Sebab Tuhan tidak memberikan kepada kita pencobaan, beban yang melebihi kekuatan kita, semuanya itu hanyalah pencobaan yang biasa !! Janganlah beranggapan bahwa sebagai orang Kristen / anak Tuhan maka hidup kita akan senang terus tanpa gejolak, tanpa kesusahan. Bisa saja ada pencobaan, kesusahan yang datang kepada kita, hamba-hamba Tuhan pun mengalami hal seperti itu. Tetapi dikatakan disitu bahwa pencobaan-pencobaan tersebut. tidak melebihi kekuatan manusia. Puji Tuhan !!

Kalau pun Tuhan memberikan beban yang cukup berat sehingga kita tak mampu lagi dan membuat kita seperti mau tergeletak – knock down; tetapi Tuhan tidak membiarkan kita tergeletak, karena pencobaan-pencobaan tersebut adalah pencobaan yang lazim. Setiap pencobaan selalu ada jalan keluar nya kalau saja kita mau keluar. Seberat apapun beban anda, seberat apapun pencobaan anda, ketahuilah bahwa ada kekuatan yang Tuhan masih mau berikan kepada kita, ada jalan keluar yang Tuhan masih mau berikan kepada kita, kalau saja kita mau percaya kepada DIA. 1 Kor. 10:13b. Beban (Pencobaan-pencobaan) ditempatkan pada pinggang, karena disitulah letak  Kekuatan.

Mungkin ada saat saat tertentu, saudara anggap bahwa beban ini terlalu berat – Percayalah !! tidak ada Pencobaan, Ujian, Kesusahan, Masalah yang tidak bisa kita atasi. Memang secara manusia, kita mencoba mengatasi beban dengan kekuatan manusia, dengan kekuatan keuangan kita, dengan kekuatan jabatan / kedudukan kita, namun pada satu waktu kita mengatakan, sekarang, “tidak bisa” lagi. Apa yang Alkitab katakan: “Bukan oleh kuat atau gagah melainkan oleh ROH KU semua jadi”.

Jadi kekuatan kita sebagai manusia kalau datang persoalan rasanya mau pecah otak ini, tak sanggup lagi mengatasinya, saat itulah datang pertolongan Tuhan. Sehingga Rasul Paulus katakan “waktu aku lemah disitulah aku kuat”. Justru dalam kesulitan , dalam kelemahan kita mengalami pertolongan Tuhan yang luar biasa. Karena Tuhan berkata: “tanpa AKU engkau tak bisa berbuat sesuatu !!”

Sekarang pertanyaannya adalah: “Mengapa Tuhan berikan beban pada pinggang kita ?”  Karena Tuhan ingin membuktikan kepada kita apa yang tersirat dalam Firman Allah bahwa ada kekuatan di dalam Tuhan ! Ada maksud Tuhan supaya kita mengalami kemenangan. Bagaimana kita berbicara soal kemenangan, kalau tidak ada peperangan. Perang datang untuk kita kalahkan dan kita keluar sebagai Pemenang.

Rom. 8:28. Tujuan Allah bekerja dalam segala sesuatu adalah untuk mendatangkan kebaikan. Seringkali pikiran dan hati ini tidak bisa mengerti, cara Allah bekerja dalam hidup kita (all things work together for good) bukan hanya Tuhan yang bekerja – tetapi segala sesuatu (Ujian, pencobaan, kesulitan, kesakitan, kekurangan, dll) yang seringkali terjadi dalam hidup kita semua nya itu bekerja bersama sama untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Halleluyah !!!    

3. PELAYANAN. Apa kegunaan yang lain dari Ikat Pinggang ?  Saya melihat dan mencari tahu dari “buku pintar” mengenai ayat di Kel. 12 : 11 tersebut, rupanya kebiasaan orang Timur Tengah adalah mengenakan pakaian panjang (longdress / jubah panjang). Kita tahu cara berpakaian seperti itu sangat membahayakan bagi si pemakai jubah itu sendiri, karena kalau tidak hati hati bisa jatuh; apalagi bila sedang berjalan cepat (buru-buru) bisa terjerat dengan jubah itu sendiri. Untuk itulah dipergunakan Ikat pinggang, supaya bisa buru-buru memakannya, jangan santai santai sebab mau keluar dari Mesir – itulah Paskah bagi Tuhan. Kel 12:11.

Bertobat: Demikian juga kalau kita mau keluar dari dosa – jangan setengah-setengah, jangan santai-santai. Cepat !!, jangan menunda nunda, kalau mau serahkan (jimat dan lain lain) segera lakukan buru-buru dan tinggalkan dosa itu. Dan berjalanlah sesuai dengan yang dikehendaki Tuhan. Jangan los-los an tanpa ada sesuatu yang mengikat (bebas). Sehingga tidak ada lagi sopan santun, etika dan hormat dalam dunia, kacau jadinya !!. “Kecelakaan” terjadi di mana-mana Free sex, free love; los-los-an (bebas); berbicara seenaknya tanpa menjaga perasaan orang lain dengan alasan H.A.M. Tuhan bilang: IKAT PINGGANG mu !!  Yoh.8:36. Kebenaran yang sesungguhnya hanya ada di dalam YESUS KRISTUS. Kemerdekaan dari Dosa, itulah yang Tuhan kerjakan bagi kita. Dan dalam alam kebebasan dari Tuhan itulah kemerdekan yang sesungguhnya. Tuhan mau bebaskan kita dari penjajahan Dosa.

Menjadi Hamba. Pada saat YESUS masih di dunia, sebelum DIA disalibkan. DIA sedang berkumpul dengan murid-murid Nya lalu Yesus menanggalkan jubahNya, lalu mengambil kain linen untuk di ikat pada pinggangnya. Yoh 13:4 Jubah berbicara tentang Kemuliaan seseorang.  Ada pepatah Belanda yang mengatakan: sejelek-jeleknya orang, apabila didandani, berpakaian dengan bagus, maka akan nampak rapi dan kelihatan cantik. Cara berpakaian menunjukkan orang itu sendiri.  Hal itulah yang dilakukan oleh Yesus, DIA tanggalkan jubahNya, pakai ikat pinggang dari kain linen dan mulai membasuh kaki murid-muridNya, dan menyeka nya dengan kain yang terikat pada pinggangNya itu. Dengan lain kata, pada saat Yesus menanggalkan jubahNya itu berarti bahwa DIA siap bekerja sebagai hamba, DIA siap menjadi hamba. Pada saat bangsa Israel makan anak domba itu seutuhnya syaratnya adalah harus mengenakan: Ikat pinggang. Demikian juga kita, pada saat kita menerima Tuhan seutuhnya, kita pun harus mengenakan ikat pinggang seperti Yesus lakukan dan siap untuk menjadi hamba.

Jadi Berkat Bagi Orang Lain. Tanda kesiapan untuk melayani harus ada pada kita. Kita bukan hanya mau diberkati oleh Tuhan saja, tapi kita juga harus menjadi berkat bagi orang lain. Sebab itu kerjakanlah apa yang Tuhan berikan/ perintahkan kepada Saudara, barangkali berat menurut ukuran kita, tapi yakinlah bahwa Tuhan akan menyertai dan memberikan kekuatan kepada sudara.

Paulus seorang Rasul pernah mengalami kesenangan dan kesulitan, kelimpahan dan kekurangan, tapi dia berkata aku sanggup melakukan segala sesuatu didalam DIA yang menguatkan aku. Juga dalam pelayanan. Menjadi seorang anak Tuhan bukan hanya terima berkat, tapi juga harus jadi berkat bagi orang lain. Kalau saudara telah menerima damai sentosa dari Tuhan, berikan damai sentosa itu kepada orang lain. Supaya orang lain dapat merasakan berkat dari DIA, dan Tuhan dipermuliakan !!  Mengamati kejadian-kejadian yang ada di dunia sekarang ini, menunjukkan kepada kita bahwa ada hari kiamat. Yesus akan datang dan bumi ini akan di hanguskan. Tetapi jangan takut, serahkan kepada Tuhan. Layani DIA, jadilah berkat bagi orang lain. Tuhan memberkati. (Pdt.Andre Hanny Mandey, Jakarta.swt-080802).

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Akhir Zaman – Eskatologi* (1)
Akhir Zaman – Eskatologi* (1)

I.Pentingnya Pelajaran Kedatangan Yesus Kedua Kali. Para malaikat berkata kepada murid-murid Tuhan ketika menyaksikan [Read More]

Kolose (21-30)
Kolose (21-30)

COLOSSIANS  21 There can be no statement of more importance to the church than that which the Apostle made concerning [Read More]

Kolose 11-20
Kolose 11-20

COLOSSIANS  11 Redemption is necessary when a person or item of some sort is held captive by an evil force or group. A [Read More]

Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)
Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)

BAB I: KEBERADAAN MALAIKAT. Memang harus diakui bahwa ayat-ayat referensi tentang malaikat dalam Alkitab hanya sedikit. [Read More]

Kolose (1-10)
Kolose (1-10)

Greetings in the lovely name of our Lord Jesus Christ. It is a joy to once again be able to send you a daily study. My [Read More]

Insider

Archives