Warning: include(/hermes/bosoraweb178/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-base.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /hermes/bosnaweb08a/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 53

Warning: include() [function.include]: Failed opening '/hermes/bosoraweb178/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache-base.php' for inclusion (include_path='.:/usr/local/lib/php-5.2.17/lib/php') in /hermes/bosnaweb08a/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 53

Warning: include_once(/hermes/bosoraweb178/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/ossdl-cdn.php) [function.include-once]: failed to open stream: No such file or directory in /hermes/bosnaweb08a/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 70

Warning: include_once() [function.include]: Failed opening '/hermes/bosoraweb178/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/ossdl-cdn.php' for inclusion (include_path='.:/usr/local/lib/php-5.2.17/lib/php') in /hermes/bosnaweb08a/b1745/ipw.gpdiworl/public_html/v7/wp-content/plugins/wp-super-cache/wp-cache.php on line 70
Hukum ke 5: Hormatilah Ayah & Ibumu | GPdIWorld
Friday August 22nd 2014

Hukum ke 5: Hormatilah Ayah & Ibumu

Author : | This author have 131 posts

Ayat Pokok : Keluaran 20:12 (Bagian 2)

Menghormati orangtua adalah perintah Tuhan! Menghormati berarti tidak melakukan hal-hal yang bisa menyakiti hati orangtua. Menghormati orangtua supaya lanjut usia, berbahagia, dan menyenangkan hati Tuhan – Efesus 6:2-3; Kolose 3:20.

Yang dimaksud dengan orangtua, bukan hanya orangtua kandung yang melahirkan dan membesarkan kita, tetapi juga Tuhan, Allah kita.

Menghormati Tuhan
Kita harus menghormati (=mengasihi) Tuhan dengan segenap hati, jiwa, dan kekuatan kita. Perintah ini begitu penting dan harus diajarkan kepada anak-anak dalam setiap kesempatan – Ulangan 6:5-9.

“… apakah yang dimintakan dari padamu oleh TUHAN, Allahmu, selain dari takut akan TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, berpegang pada perintah dan ketetapan TUHAN… supaya baik keadaanmu. Sesungguhnya, TUHAN, Allahmulah yang empunya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit, dan bumi dengan segala isinya” – Ulangan 10:12-14.

Janji Tuhan jika kita menghormati Dia: “Muliakanlah (Terjemahan lama =hormatilah) TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya” – Amsal 3:9-10

Mengapa?
Mengapa kita harus menghormati Tuhan? Sebab Allah telah lebih dulu mengasihi kita. “Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita” – 1 Yohanes 4:19.

Tandanya?
Tanda orang yang mengasihi Tuhan:
1. Membaca & Merenungkan Firman Tuhan Sepanjang Hari
“Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya
sepanjang hari” – Mazmur 119:97. Firman Tuhan
adalah surat cinta dari Allah kepada setiap orang
percaya. Yeremia 15:16 – “Apabila aku bertemu dengan
perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya;
firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi
kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku,
ya TUHAN, Allah semesta alam.”

2. Segala Sesuatu Di Luar Kristus = Sampah
“Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena
pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia
dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah
melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah,
supaya aku memperoleh Kristus” – Filipi 3:8.
Pengenalan akan Kristus melalui FirmanNya, membuat
segala sesuatu yang dulu begitu dihargai dan disanjung
menjadi tidak berarti lagi, bahkan dianggap sampah!

Bagaimana?
Kita menghormati Tuhan dengan cara:
1. Mengasihi Dia dengan segenap hati, jiwa dan kekuatan
kita – Ulangan 6:5;
2. Memberi apa yang dapat kita berikan: terutama hati dan
harta. Tuhan adalah Tuhan yang besar, kaya, dan heran.
Ia sanggup memberikan apapun yang kita perlukan.

Pemberian orang miskin – 2 Korintus 8:1-4
Jemaat Makedonia adalah jemaat yang sangat mencintai Tuhan dan suka memberi. Secara materi, mereka miskin, tetapi mereka kaya dalam kemurahan. Mereka memberi menurut kemampuan, bahkan melampaui kemampuan mereka! Pada saat mereka tidak lagi memiliki apa-apa untuk diberi, mereka menawarkan diri mereka untuk mengambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus.

Pemberian orang kaya – 1 Tawarikh 29:2-4
Karena cintanya yang demikian besar kepada Allah dan rumahNya, Daud memberikan emas dan perak kepunyaannya sendiri, yaitu 3000 talenta emas Ofir dan 7000 talenta perak murni. 1 talenta = 34 kg. Berarti, Daud memberikan 102.000 kg emas dan 238.000 kg perak!

Cinta kepada Tuhan diukur dari apa yang dengan rela kita berikan kepada Tuhan. Dan satu hal yang harus kita ingat, bahwa Dia adalah Tuhan yang heran dan tidak pernah berhutang kepada siapapun. Semakin banyak yang kita berani berikan, lebih banyak lagi Ia akan memberkati saudara dan saya.

Persembahan persepuluhan adalah milik Tuhan. Dan hanya dengan mengembalikan milik Tuhan (=persepuluhan), Ia berjanji akan “membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan!” Apalagi jika kita tambah memberi di luar persembahan persepuluhan, Ia akan membalas lebih banyak lagi.

Jemaat Makedonia menghormati Tuhan dengan melayani dan memberi dari apa yang ada pada mereka. Tuhan telah lebih dulu memberikan sesuatu yang yang paling berharga dan paling dicinta: AnakNya yang tunggal. Mengapa? Sebab Ia mengasihi saudara dan saya.

Bagaimana dengan kita? Jika kita mengasihi Dia, kita pun rela dan mau memberi sesuatu bagi Tuhan, termasuk diri kita sendiri. Satu saat kelak Ia akan meminta pertanggungan-jawab dari setiap orang: apa yang telah kita kerjakan bagi Dia.

Hormatilah orangtuamu, yaitu ayah dan ibumu. Hormati juga Tuhanmu dengan cara memberi apa yang dapat kita berikan kepadaNya: pertama-tama hati kita – kasihilah Tuhan dengan segenap hati, jiwa dan kekuatanmu. Kedua, dengan harta dan diri kita, maka Ia akan memberkati saudara dengan berlimpah.

Mari serahkan diri kepadaNya; minta Tuhan pakai hidup kita bagi Dia dan sesama.

Menghormati ayah dan ibu berarti tidak melakukan hal-hal yang bisa menyakiti hati mereka. “Ayah & Ibu” di sini mencakup arti lebih luas dari sekedar ayah dan ibu jasmani. Ada lima yang harus kita hormati:

Allah;
Orangtua jasmani;
Pemerintah;
Atasan/majikan;
Gembala/pemimpin rohani.

Menghormati Allah
Yeremia 15:16 – “Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya TUHAN, Allah semesta alam.”

Yeremia mencari, dan sebab itu ia menikmatinya saat bertemu dengan perkataan-perkataan Tuhan. Firman Tuhan adalah kegirangan dan kesukaan hatinya. Allah memberikan FirmanNya kepada saudara dan saya. Rasul Paulus berkata, Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya – Roma 1:16. Ada kuasa dalam Firman, sebab Firman itu adalah Allah sendiri – Yohanes 1:1.

Bagaimana orang menghormati Allah? Dengan menerima dan melaksanakan segala FirmanNya! Ibrani 10:10 – “Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.” Yesus menghormati BapaNya dengan cara melakukan kehendakNya. Ia datang ke dunia untuk melakukan kehendak Allah dengan mempersembahkan tubuhNya – Ibrani 10:5-9. Hasilnya: saudara dan saya diselamatkan dan dikuduskan satu kali untuk selamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus!

Seperti Yesus, jika kita mau menghormati Tuhan, maka kita pun harus melakukan apa yang Ia perintahkan.

Menghormati Allah juga berarti tidak melakukan perkara-perkara yang bisa menyakiti hatiNya. Jika hati Allah disakiti, Ia bisa berubah dari Sahabat yang baik menjadi musuh yang berperang melawan kita! “Tetapi mereka memberontak dan mendukakan Roh Kudus-Nya; maka Ia berubah menjadi musuh mereka, dan Ia sendiri berperang melawan mereka” – Yesaya 63:10.

Menghormati Orangtua
Menghormati orangtua jasmani dengan cara patuh dan melaksanakan segala perintah mereka, serta tidak melakukan hal-hal yang akan menyakiti hati mereka.

Menghormati Pemerintah
Roma 13:1-7 – “Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah…”

Allah mengangkat pemerintah – entah yang baik atau yang jahat – untuk kebaikan kita. Ia juga memberikan pedang = kekuasaan kepada pemerintah untuk menghakimi jika kita berbuat salah/jahat.
Jadi, kita menghormati pemerintah dengan cara melaksanakan segala peraturan yang telah ditetapkan, termasuk taat membayar pajak.

Menghormati Atasan/Majikan
1 Petrus 2:18-21 – “Hai kamu, hamba-hamba, tunduklah dengan penuh ketakutan kepada tuanmu, bukan saja kepada yang baik dan peramah, tetapi juga kepada yang bengis…”

Efesus 6:5-6 – “Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan tulus hati, sama seperti kamu taat kepada Kristus, jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan hati orang, tetapi sebagai hamba-hamba Kristus yang dengan segenap hati melakukan kehendak Allah.”

Meski tidak diperlakukan dengan adil, Tuhan tetap menuntut kita untuk menghormati atasan! Memang tidak ada keadilan di dunia ini. Tetapi pada waktunya, Tuhan akan mendatangkan keadilan yang kekal – Daniel 9:24. Yaitu saat Yesus datang kembali sebagai Raja di atas segala raja!

Selama hidup di dunia, kita mengalami banyak penderitaan dan ketidak-adilan. “Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia” – Filipi 1:29. Mari bulatkan tekad: Sekali Yesus, Tetap Yesus!?

Menghormati Gembala/Pemimpin Rohani
Ibrani 13:7,17 – “Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu… Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu…”

1 Timotius 5:17-18 – “Penatua-penatua yang baik pimpinannya patut dihormati dua kali lipat, terutama mereka yang dengan jerih payah berkhotbah dan mengajar. Bukankah Kitab Suci berkata: “Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik,” dan lagi “seorang pekerja patut mendapat upahnya.”

Akibat tidak melakukan perintah Tuhan dan tidak menghormati utusan/ hamba-hamba yang membawa pesan Tuhan: murka Tuhan bangkit sehingga tidak mungkin lagi ada pemulihan – 2 Tawarikh 36:11-16.

Yesus adalah teladan yang sempurna. Sebagaimana Ia telah melaksanakan perintah Tuhan, biarlah kita pun mau dengan rela melaksanakan kehendakNya. Haleluya! Yesus mati disalib karena melakukan kehendak BapaNya, untuk menyelamatkan saudara dan saya. Inilah yang kita peringati melalui Perjamuan Kudus pada hari ini.

Mari datang kepadaNya dan minta Dia mengajar kita untuk melakukan segala perintahNya. Dan lihat bagaimana Ia akan memberkati kita dengan berkat-berkat surgawi.
Tuhan Yesus memberkati saudara!

Oleh : Pdt. A.H. Mandey-gpdiketapang.com.

Be Sociable, Share!
Next Topic:

More from category

Akhir Zaman – Eskatologi* (1)
Akhir Zaman – Eskatologi* (1)

I.Pentingnya Pelajaran Kedatangan Yesus Kedua Kali. Para malaikat berkata kepada murid-murid Tuhan ketika menyaksikan [Read More]

Kolose (21-30)
Kolose (21-30)

COLOSSIANS  21 There can be no statement of more importance to the church than that which the Apostle made concerning [Read More]

Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)
Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)

BAB I: KEBERADAAN MALAIKAT. Memang harus diakui bahwa ayat-ayat referensi tentang malaikat dalam Alkitab hanya sedikit. [Read More]

Kolose (1-10)
Kolose (1-10)

Greetings in the lovely name of our Lord Jesus Christ. It is a joy to once again be able to send you a daily study. My [Read More]

Love (111-125 – Selesai)
Love (111-125 – Selesai)

ALLAH ADALAH KASIH. #111 Besarnya ukuran satu kata sederhana BEGITU tidak dapat, ataupun tidak pernah akan terukur, [Read More]

Insider

Archives