Sunday May 20th 2012

Hidup Anda Bukan Kebetulan Tapi Memiliki Tujuan

Author : | This author have 35 posts

Kolose 1:18 “….Segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia”

Kehidupan ini berawal pada Tuhan. Segala sesuatu dalam dunia ini, termasuk anda, kota Medan, Indonesia dan seluruh alam semesta ini dijadikan oleh Dia dan untuk Dia. Karena itu kehidupan ini sebenarnya bukanlah urusan kita. Semua dalam kehidupan ini bersentral kepada Pencipta-Nya. Ayub 12:10 “Dalam tangan-Nya terletak nyawa segala yang hidup dan nafas setiap manusia”. Di dalam setiap kehidupan ada planning Allah. Adam dan Hawa diciptakan pada hari keenam, bukan hari pertama atau hari ketiga atau hari-hari sebelumnya di mana dunia belum sempurna. Tetapi manusia diciptakan setelah segala sesuatunya diciptakan, sehingga manusia bisa menikmati dunia ini. Kita semua dilahirkan ke dunia di dalam maksud yang unik, dan tujuan yang khas daripada Allah. Kalau Tuhan yang sudah merencanakan hidup kita, berarti hidup kita sudah dijamin oleh Tuhan. Karena itu, kalau kita mau mempunyai hidup yang baik, kita harus membangun hubungan yang baik dengan Tuhan, sebagai Sumber kehidupan. Kekristenan bukanlah sekedar agama, tetapi hubungan dengan Tuhan.

Kita ada bukan karena kebetulan. Kelahiran anda bukan karena kecelakaan, atau bukan karena kesalahan ketika ber-KB atau bukan karena ketidaksengajaan, atau karena kebetulan. Bahkan, bukan juga karena sudah diatur oleh ayah dan ibumu atau bukan karena sudah direncanakan oleh orang tua anda. Tuhan yang beracara, Tuhan yang melakukan, Tuhan yang mengizinkan ibumu mengandung dan melahirkan. Anda lahir dapat bernafas dan menangis bukan karena memang harus begitu atau karena proses alamiah. Bukan. Tetapi karena Tuhan yang memberi nafas dan kehidupan. Anda bisa hidup, karena Tuhan menghendaki anda hidup. Simak apa kata Alkitab: “Beginilah firman TUHAN yang menjadikan engkau, yang membentuk engkau sejak dari kandungan……..” (Yesaya 44:2). Karena itu kita menolak aborsi. Kita juga harus banyak berdoa untuk keluarga muda yang menantikan anak, supaya Tuhan berkati sejak dari kandungan, dijauhkan dari segala macam virus penyakit. Mazmur 139:13,14-16. “Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku….mata-Mu melihat selagi aku bakal anak,…..”

Kehidupan adalah sementara. Kehidupan di dunia ini hanya sementara. Mazmur 39:5. Hidup kita memang singkat. Banyak ayat di Alkitab yang menyatakan bahwa kehidupan manusia itu sangat terbatas waktunya. Jadi ingat, hidup di dunia ini, hanyalah penugasan Tuhan yang temporer. Alkitab memetaforakan usia hidup manusia sebagai : uap, bunga mekar dan layu, bayang-bayang berlalu, rumput. Yaitu unsur-unsur alam yang masa hidupnya amat singkat. Kita tidak boleh lupa 2 kebenaran ini. Pertama, dibanding dengan kekekalan, umur hidup ini, teramat pendek. Kedua, dunia yang kita huni adalah kediaman sementara.

Jadi hidup ini adalah urusan Tuhan, dan yang utama dalam hidup ini adalah Tuhan. Sebab pada mulanya adalah Tuhan, adalah Firman. Kejadian 1:1, Yohanes 1:1.

Karena itu, bagaimana menggunakan hidup ini menurut kehendak Tuhan ?
Ada 5 tujuan hidup orang percaya, yang saya petik dari buku Rick Warren, penulis buku “The Purphose Driven Life” yang sangat laris di dunia, yaitu sebagai berikut :

1. Kita Dirancangkan untuk menyenangkan Tuhan (You were planned for God’s Pleasure).
Yesaya 43:7. Kita adalah ciptaan yang paling sempurna. Pernah jatuh dalam dosa, tetapi kemudian di dalam Yesus Kristus, hidup manusia dipulihkan asal percaya kepada Yesus. Kita dirancangkan untuk menyenangkan Tuhan. Kalau kita berfungsi selalu menyenangkan Tuhan, hidup kita pasti dijamin Tuhan. Hidup manusia bertujuan untuk kemuliaan Allah.

2. Kita Dibentuk untuk menjadi Keluarga Allah (You were formed for God’s Family)
Yesus mengajar kita berdoa dengan berkata : “ Bapa kami yang di surga..” Allah itu Bapa yang selalu memberikan kesejahteraan kepada anak-anakNya. Kita adalah anak-anak Allah. I Yohanes 3:1. Hubungan kita dengan Allah, sebagai hubungan Bapa dengan anak-anak. Begitu dekat, begitu kuat ikatannya. Allah selalu ingin agar kita membangun hubungan keluarga. Karena itu jangan masuk gereja seperti masuk restoran. Mencari di mana gereja yang nyaman, yang musiknya bagus, dlsb. Kita datang ke gereja untuk menjalin hubungan dengan Tuhan dan dengan sesama anak-anak Tuhan, orang percaya. Itu sebabnya semua jemaat dianjurkan supaya aktif di jemsel-jemsel atau wadah-wadah pelayanan. Supaya kita saling mengenal, saling mengasihi, sebab kita diciptakan menjadi keluarga besar Allah.

3. Kita Diciptakan (Ditransformasikan) untuk Menjadi seperti Kristus (You were created to become like Christ).
2 Korintus 3:18. Karakter kita diubahkan untuk menjadi seperti Yesus. Tanpa sadar kita sebenarnya sedang diubah, dibentuk Tuhan. Efesus 4:15. Memang kita tidak mampu, tetapi Tuhan memberikan kuasa-Nya, menganugerahkan kasihNya supaya kita sanggup menjadi seperti Yesus. Perubahan selalu memerlukan proses dan waktu. Kita harus tekun, setia, tahan, sabar.

4. Kita Diasah untuk Melayani Tuhan (You were shaped for serving God).
Efesus 4:12,16. Kita dilengkapi oleh 5 Jawatan Gereja : Rasul, Nabi, Penginjil, Gembala dan Pengajar, supaya kita semua bekerja untuk pelayanan. Semua anak Tuhan harus terlibat dalam pekerjaan pelayanan. Sebab Yesus datang untuk melayani bukan untuk dilayani. Kita ditaruh di dunia ini untuk memberikan kontribusi : memberi, melayani, berbuat untuk Tuhan dan sesamanya.

5. Kita Dibuat untuk suatu Missi (You were made for a Mission).
Matius 28:19-20. Kita sebagai orang percaya mempunyai misi yang agung yaitu pergi memberitakan Injil. Pertama, kita melakukan misi dengan berdoa. Mungkin kita tidak bisa pergi ke kota-kota lain atau ke negara-negara lain, tetapi kita bisa berdoa untuk suku-suku dan bangsa-bangsa supaya Tuhan selamatkan. Hidup kita setiap hari adalah untuk misi. Kedua, kita bermisi dengan berkorban, memberi. Tetapi kalau Anda dpanggil Tuhan secara khusus untuk pergi ke bangsa-bangsa, silahkan masuk sekolah Alkitab dan belajar bahasa internasional yaitu bahasa Inggris, lalu pergi. Ini hal yang ketiga, pergi bersaksi, pergi melayani, pergi menginjil dan pergi lintas suku, lintas bangsa mewartakan Yesus.

Jadi begitu mengagumkan tujuan Allah bagi hidup kita. Tujuan hidup kita menggairahkan, menakjubkan. Dengan mengetahui tujuan hidup kita, maka hidup kita sebenarnya berharga. Karena itu kita perlu selalu menjalin hubungan dengan Tuhan, selalu mengagungkan Tuhan. Dan yang pasti, kita akan jauh lebih diberkati dari sebelumnya, karena kita mengerti tujuan hidup kita. Tuhan memberkati!

9 Agustus 2009

Previous Topic:

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Pantekosta
Pantekosta

Ayat Pokok: Kisah Para Rasul 2:1-4 Setelah 10 malam mengadakan kebaktian doa, hari ini kita tiba pada puncak perayaan: [Read More]

Berkat Umum dan Berkas Khusus
Berkat Umum dan Berkas Khusus

Hari ini adalah hari gereja pantekosta. Mungkin lain tahun kita akan adakan acara khusus setiap hari pantekosta. Kita [Read More]

Natal, Orang Majus dan Kita
Natal, Orang Majus dan Kita

Matius 2:1-12 Apakah makna natal? Salah satunya dapat kita rujuk pada peristiwa orang Majus yang datang ke Betlehem dan [Read More]

Natal
Natal

Ayat Pokok : Kidung Agung Hari-hari ini kita tengah memperingati Hari Kelahiran Tuhan Yesus.  Allah Yang Maha Kuasa [Read More]

Kita Bukan Lagi Dibawah Hukum Taurat,
Kita Bukan Lagi Dibawah Hukum Taurat,

Kita Bukan Lagi Dibawah Hukum Taurat, Tapi Dibawah Kasih Karunia. Firman Tuhan, Kolose 2:6-14, Dalam Dia kamu telah [Read More]

Insider

Archives