Sunday May 20th 2012

Harus Ada Pelayanan

Author : | This author have 132 posts

Kel.13:9

PASKAH pertama adalah keluarnya Bangsa Israel dari Mesir – Keluaran 13:3-4. Dari awal, kitab Keluaran 13 ini menceritakan tentang apa yang TUHAN katakan kepada bangsa Israel melalui Musa pada saat mereka keluar dari Mesir; keluarnya mereka bukan karena kekuatan mereka tapi semata-mata karena kekuatan tanganNya TUHAN. 


TUHAN beritahukan juga kepada mereka: apabila nanti mereka sudah tiba di Tanah Perjanjian, mereka tidak harus berdiam diri, melainkan mereka masih harus merayakan dan mengadakan satu hari Raya, yaitu mengadakan suatu pesta – ayat 6, (bahasa Inggrisnya: Feast). Itulah yang harus diadakan ! Dan hari raya itu adalah hari raya Roti yang tak beragi selama tujuh hari, sama seperti pada waktu mereka keluar dari Mesir.  


PASKAH kedua adalah Mengingat Perbuatan TUHAN – Keluaran 13:5c. Dan kalau mereka sudah tiba di Tanah Perjanjian pun, mereka harus ulangi dan adakan lagi pesta itu yaitu mengingat bagaimana Tuhan dengan kekuatan tanganNya telah mengeluarkan bangsa Israel dari Mesir.  Pada saat itu mereka menyembelih seekor domba dan seterusnya….saudara tentu sudah kenal ceritanya.  

RENCANA ALLAH bagi manusia SETELAH DITEBUS ( PASKAH ). Apa yang menjadi hasil dengan adanya Paskah itu?.  Apa akibat dari di keluarkan nya bangsa Israel dari Mesir?.  Kalau Allah mengeluarkan bangsa Israel dari Mesir, bukannya tidak ada maksud.  Dan saudara tahu, bahwa keluarnya bangsa Israel dari Mesir sudah beberapa kali saya katakan adalah berbicara tentang keluarnya kita dari penjajahan dosa, dibebaskannya kita dari genggaman dosa. Itulah keselamatan kita.   

Sama sebagaimana bangsa Israel ketika mereka mau keluar dari Mesir, seekor anak domba disembelih dan darahnya digosokkan pada tiang dan ambang pintu agar malaikat-malaikat kematian tidak masuk dalam rumah tangga itu lalu membunuh anak sulung; begitulah juga oleh anak domba Allah, Yesus Kristus yang telah mati di kayu Salib bagaikan anak domba yang disembelih, darahNya tertumpah untuk mengampuni dan menebus kita dari segala dosa.   

Begitulah saudara-saudara, kalau saja kita telah diselamatkan oleh TUHAN, bukan berarti kita selamat sudah, lalu berdiam diri tanpa berbuat sesuatu. Saudara bisa buktikan dalam Keluaran 13:9, apa saja yang harus dilakukan oleh bangsa Israel sebagai konsekwensi atas dikeluarkannya dari Mesir. Ini juga berlaku bagi kita yang telah dikeluarkan dari lumpur dosa. Ada kelajutan daripada keselamatan yang Tuhan berikan kepada kita.  

\PASKAH\” dilakukan secara terus menerus, sebagai PERINGATAN. Ada beberapa hal yang harus kita lakukan menurut Keluaran 13:9-10 itu yaitu : …dari tahun ke tahun, dari hari ke hari adalah hal-hal yang mereka harus lakukan. Apakah yang mereka harus lakukan? Kita baca ulang ayat 9: “Hal itu bagimu harus menjadi …” Apa yang dimaksud dengan ‘hal itu’ ? Mari kita lihat pada ayat 8, pada hari mereka harus kembali mengadakan suatu pesta yang disebut pada ayat 6 tadi, ‘Pesta’ itu, ‘hari Raya’ itu, disebut dalam ayat 9 ini, harus menjadi tanda pada tanganmu.  Jadi ‘Pesta’ itu, ‘hari Raya’ itu adalah ‘hari Raya’ keluarnya bangsa Israel dari Mesir, ‘hari Raya’ Allah membawa mereka keluar dari Mesir dengan tanganNya yang kuat itu.     

Saudara-saudara, ini berbicara tentang keselamatan yang Tuhan berikan kepada kita. Apa yang disebut dalam ayat 9 itu adalah satu keharusan yang harus mereka kerjakan mulai mereka keluar dari Mesir sampai di Tanah Perjanjian, bahkan seterusnya dari tahun ke tahun harus mereka pegang ketetapan ini.   

Saudara-saudara,TUHAN berikan satu peraturan, satu kewajiban bagi bangsa Israel. Kamu telah dianiaya, kamu telah merasakan sengsara di tanah Mesir sekarang TUHAN bebaskan mereka supaya mereka bebas dan keluar menuju Tanah Perjanjian yang berkelimpahan susu dan madunya.  Sedangkan tanah Mesir digambarkan pada waktu itu sebagai tanah perbudakan. Dari perbudakan menuju ke ketempat yang merdeka, yang bebas, tanah yang dijanjikan dan diberikan oleh Allah sejak dari zaman Abraham , Ishak dan Yakub.     

Disanapun adalah tanah yang berkelimpahan.  Dari kekurangan, dari penderitaan, dari kesengsaraan menuju ke tanah yang berkelimpahan. Itu suatu perubahan yang luar biasa. Tetapi Tuhan tidak keluarkan mereka dari Mesir begitu saja tanpa ada tujuan, tanpa ada suatu kewajiban yang diberikan kepada bangsa Israel ini. Hal ini merajuk pada kehidupan kita sekarang ini yang telah keluar dari Mesir rohani, yang sudah keluar dari perbudakan dosa dan iblis.  

Ada 3 ( tiga ) hal yang WAJIB kita laksanakan :

1. Tanda pada TANGAN mu

2. Peringatan di DAHI mu

3. Hukum TUHAN ada di BIBIR  

Saudara-saudara, ada ‘T a n d a’ dan harus ini menjadi satu tanda. Apa yang TUHAN lakukan, ‘Pesta’ yang besar, ‘hari Raya’ yang ramai, hari raya Peringatan, hari Kemerdekaan mereka itu.  Perayaan itulah yang TUHAN lakukan. Tidak dapat dan tidak boleh dilupakan, sehingga harus mereka membuat  ‘T a n d a’ pada : TANGAN, DAHI  dan BIBIR.     

Ke-3 (tiga) hal ini sangat penting dalam kehidupan saudara dan kehidupan saya.  TUHAN memberikan kepada kita keharusan dan kewajiban.  Kalau kita tidak melaksanakan berarti kita  melanggar apa yang TUHAN telah tetapkan.  

T A N G A N – Keluaran 13 : 9a. Menjadi tanda pada tangan mu, pada tangan mu ada satu ‘Tanda’. Nah, kalau kita berbicara tentang tangan; tangan berbicara darihal ‘pekerjaan’.  Kita bekerja dengan tangan, kalau kaki, berbicara tentang perjalanan kita barangkali.  Tapi tangan berbicara tentang pekerjaan kita, tentang pelayanan kita, dan inilah sesuatu keharusan bagi orang yang sudah mengalami kelepasan dari penjajahan oleh dosa, oleh perbudakan. Mau tidak mau dia di wajibkan untuk mempunyai tanda pada tangan.  Tangan lambang daripada pekerjaan, daripada pelayanan, daripada perbuatan.    

Saudara-saudara, sebagai orang yang percaya, sesudah kita di selamatkan, kita di wajibkan untuk melayani !  Nah, saya katakan ‘Tanda’, dalam kitab Mazmur 150:6 = “MEMUJI TUHAN”, itu adalah perkara yang paling mudah yang bisa dan harus kita lakukan.  Bayangkan kalau orang yang tadinya selalu tertindas oleh dosa, selalu menangis, selalu menderita; lalu di selamatkan. Dan apabila sudah selamat lalu berdiam diri, seperti mayat yang tidak berdaya! Allah selamatkan kita, agar supaya kita melakukan sesuatu.

Kita diselamatkan mulai dengan Iman. Efesus 2:8 ; tetapi sesudah kita diselamatkan oleh iman, maka Firman Allah juga berkata : “Bahwa Iman tanpa perbuatan adalah mati”.  Dengan kata lain bahwa Iman harus disertai dengan perbuatan, agar Iman itu tetap hidup. Sebab kalau iman itu sudah mati, maka keselamatan itu akan hilang.    

Saudara-saudara, orang bisa diselamatkan oleh Anugerah Tuhan, tetapi keselamatan itu bisa hilang, tidak berguna sama sekali jika tidak disertai dengan perbuatan. Saya tidak percaya bahwa orang kalau satu kali sudah selamat akan tetap selamat, meskipun dia sudah berdosa.  Enak bener….! Jangankan berdosa, kalau orang sudah selamat oleh Iman lalu tidak berbuat sesuatu, tidak mempunyai pekerjaan, tidak mempunyai perbuatan. Firman Allah berkata, iman itu pun mati. Keselamatan yang dimulai oleh Iman itupun akan hilang dari kita kalaupun kita tidak berbuat sesuatu. Nah, perbuatan yang paling kecil, bahkan paling mudah adalah : Memuji TUHAN.  

Memuji TUHAN ada berbagai macam cara. Dengan bersorak !  Dengan mengatakan halleluyah, memuji TUHAN, dengan menyanyi. Banyak cara yang kita pakai untuk memuji TUHAN. Tetapi paling sedikit memuji TUHAN !    

Efesus 4:11. Tuhan yang mengangkat seseorang sehingga ada orang yang diangkat Tuhan menjadi Rasul, ataupun Nabi, atau Pemberita Injil, atau Gembala atau juga sebagai Pengajar / Guru.  Jelas disini ada 5 (lima) jawatan hamba Tuhan. Dan semua mereka mempunyai tugas untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan.    

Saudara-saudara, Tuhan mengangkat dan mempercayakan seseorang, sehingga ada yang menjadi rasul, nabi, pemberita injil, gembala, dan guru.  Dan semua mereka dipercayakan oleh Tuhan dengan satu tugas untuk memperlengkapi orang-orang kudus.  Siapakah orang-orang kudus itu? Mereka adalah: semua orang yang percaya kepada Tuhan. Pertanyaannya sekarang, untuk apa mereka perlu diperlengkapi? Untuk pekerjaan pelayanan!  

Jadi setiap orang percaya  “harus” mempunyai pekerjaan pelayanan, harus mempunyai kegiatan, harus mempunyai keaktifan, Tidak mempunyai pekerjaan tidak mempunyai pelayanan, maka sia-sialah apa yang telah dikerjakan oleh para rasul, nabi, pemberita injil, gembala,dan guru.  Saya pun sebagai Gembala dalam jemaat ini, saya coba untuk memberikan kepada saudara bahan Firman Allah untuk mendorong saudara berbuat sesuatu melayani Tuhan. Dan seperti apa yang telah saya katakan tadi, yang paling mudah atau yang paling kecil barangkali adalah: “MEMUJI TUHAN”.  Halleluyah…Jangan hanya berdiam diri. Paling sedikit MEMUJI TUHAN, melayani.  Kita layani Tuhan.  

HARUS ADA PELAYANAN .

Sebagai anak Tuhan kita harus mempunyai suatu pelayanan, perbuatan yang kita buat untuk Tuhan diantaranya adalah beribadah ( to serve = melayani Tuhan ).  

Apa yang Tuhan minta adalah :

1. Takut akan TUHAN. Artinya menghormati Tuhan, percaya kepada Tuhan, serahkan semua kepada Tuhan.

2. Hidup menurut jalan yang ditunjukkanNya. Kalau DIA yang tunjukkan jalan kepada kita, maka kita akan mengalami kebahagiaan – Mazmur 128:1.     Bukan berjalan pada jalan kita, tetapi berjalan pada jalan Tuhan Yesus , bersandar pada Tuhan Yesus serta berharap hanya pada Tuhan.      

Saudara-saudara, kalau kita berada pada jalan yang Tuhan telah tunjukkan, maka disitu ada satu jalan yang telah ditentukan oleh Allah lebih dahulu. Sebelum ada segala sesuatu, ada satu jalan yang telah ditentukan oleh Tuhan  yang sudah predestinated oleh Tuhan. Sudah ditentukan lebih dahulu oleh Tuhan – itulah jalan yang adalah TUHAN sendiri.  Yesus berkata: \”Akulah jalan kebenaran dan hidup. Tiada seorang pun dapat datang kepada Bapa kalau  tidak melalui DIA\” – Yohanes 14:6

3. Mengasihi Dia dan beribadah kepada TUHAN. Melayani Tuhan; Itulah yang Tuhan kehendaki dari kita.  

Pelayanan dalam hal “MEMUJI TUHAN\”. Roma 1:25. Ayat ini berbicara tentang mereka.  Siapakah mereka itu? Mereka adalah ciptaan daripada Allah. Saya percaya, kita semua percaya bahwa semua manusia adalah ciptaan Allah.  Sejak mula pertama, Adam dan Hawa adalah ciptaan daripada Allah. Adam bukan jadi begitu saja.  Melainkan Allah yang menciptakan.  Tuhan menciptakan manusia itu menurut gambar dan teladan Allah sendiri.  Itulah karya Allah, itu karya dari Tuhan. Manusia adalah ciptaan Tuhan.  

Tuhan berkehendak, sebagai Pencipta agar manusia jangan lupa, melainkan harus memuji Tuhan selama-lamanya.  Paling sedikit, minimal Tuhan minta dari setiap orang yang percaya bahkan setiap manusia yang merupakan ciptaan Allah, hendaknya mereka itu ‘MEMUJI TUHAN’.  Kalau saja orang itu bukan ciptaan Allah, jangan memuji Tuhan deh ! Ada yang bilang manusia lahir dari monyet lah..; kalau dia dilahirkan dari mulanya adalah monyet, jangan memuji Tuhan !. Tapi kalau manusia itu adalah ciptaan daripada Tuhan, dia mempunyai kewajiban; itulah yang Tuhan minta secara minimal: ‘MEMUJI TUHAN’. Itu pekerjaan, itu pelayanan !  Kita menyenangkan hati Tuhan, kita memuji Tuhan itu yang Tuhan inginkan dari kita.  Allah jadi kan kita, Tuhan jadi kan kita, untuk memuji Tuhan.  Saudara mau memuji Tuhan…itu kewajiban kita !

Pada saat kita bangun pagi, ternyata kita masih bisa bernafas, itu artinya kita masih hidup; dan hal yang utama kita katakan kepada Tuhan adalah: PUJI TUHAN !! Baru kita mempersiapkan diri untuk melakukan tugas dan aktivitas kita sehari-hari mencari nafkah.  

Pelayanan Sebagai Hamba/Karyawan – Efesus 6: 5-7. Sebagai orang yang sudah percaya kepada Tuhan; artinya kita sudah di merdekakan dari perhambaan dosa; maka kita juga harus akui kalau kita bekerja di suatu tempat kita adalah: hamba ( servant ). Kita harus tunduk kepada atasan kita, kita harus menghormati Boss kita, sama seperti kita menghormati kepada Kristus. Jangan hanya dihadapan mereka yang merupakan atasan kita saja, atau hanya untuk menyenangkan hati orang.  Tetapi sebagai hamba-hamba Kristus yang dengan segenap hati melakukan kehendak Allah, meskipun yang dia kerjakan pekerjaan di kantor, di toko, di pabrik. Tapi dia lakukan itu seperti melakukan kehendak Allah.  

Saudara-saudara, kerja di kantor pun, itu pelayanan.  Bukan hanya Pendeta, Penginjil yang disebut sebagai Pelayan (an). Kerja di kantorpun juga merupakan pelayanan saudara; meskipun kita kerja disitu untuk mencari nafkah, kita bekerja dibawah pimpinan seorang Boss, sebagai atasan.   Saudara, apapun yang kita kerjakan, hendaknya kita kerjakan itu dengan rela seperti kita melayani Tuhan dan bukan manusia – Efesus 6:7.

Walaupun kita kerja buat seorang Boss, itu juga pelayanan, untuk itu lakukanlah seperti kepada Tuhan. Itu pelayanan kita kepada Tuhan. Kerjakanlah itu dengan takut dan gentar serta penuh rasa hormat terhadap Boss. Tuhan minta dari kita, pelayanan.  

Kita mempunyai kewajiban untuk bekerja! Oleh sebab itu, saudara bisa membayangkan, seandainya suatu hari saudara tidak mau melayani/bekerja, saudara hanya mau tinggal dirumah selama sebulan. Akibatnya, saudara tidak akan menerima gaji. Firman Tuhan berkata: “……jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan” – 2 Tes 3:10b.  

Keselamatan yang Tuhan berikan kepada kita harus nyata pada tangan kita, harus nyata dalam pelayanan kita, dalam pekerjaan kita. Apa saja yang kita kerjakan, kerjakan itu seperti untuk Tuhan.  Kalau saja ada yang belum bekerja, kewajiban saudara untuk belajar, ya belajarlah seperti kepada Tuhan.  Tapi jangan saudara bilang, yah…….kalau begitu saya juga mencuri dan merampok seperti kepada Tuhan.  S a l a h !!   Sebab mencuri dan merampok adalah dosa. Tapi lakukan pekerjaan yang benar dan baik serta tidak melanggar Firman Allah.  Ada banyak perbuatan yang dilarang oleh Firman Allah.  Saya mencuri, seperti kepada Tuhan; saya berzinah seperti kepada Tuhan.  Enak saja…..bukan !! Melainkan kerjakan semuanya itu sesuai dengan jalan yang ditunjukkan Allah kepada Kita.  Apakah itu?  Firman Allah inilah yang memberikan kepada kita petunjuk jalan yang perlu kita jalani. Begitulah saudara-saudara, semua harus melakukan sesuatu.  


Pelayanan dalam hal MENGUCAP SYUKUR. Tuhan memberikan kepada kita suatu KERAJAAN yang tak tergoncangkan – Ibrani 12:28. Sehingga sekarang kita mempunyai, kita mendapat dan menerima Kerajaan yang tidak tergoncangkan itu. Rasanya sekarang ini tidak ada pemerintah dalam dunia yang tidak goncang. Krisis dimana-mana; ancaman terorisme dimana-mana. Semua aspek kehidupan ini digoncang oleh Tuhan.  Krisis keuangan dimana-mana, demonstrasi dimana-mana.  Yang tenang-tenang digoncang oleh Gempa Bumi. Tetapi kita mempunyai Kerajaan yang tidak tergoncangkan!  Kerajaan apakah itu?  Kerajaan Allah, Kerajaan Allah di dalam kita. Dunia bisa goncang, tapi ada satu kerajaan yang tidak bisa tergoncangkan oleh apapun juga yaitu KERAJAAN  ALLAH.  Puji Tuhan.  

Nah, karena kita mempunyai Kerajaan itu, Dia minta kita untuk mengucap syukur dan beribadah hanya kepada Allah. Marilah kita mengucap syukur, bangun pagi nomor satu PUJI TUHAN, terima kasih Tuhan aku masih bisa bernafas. Mengucap syukur, Firman Allah berkata: Mengucap syukurlah dalam segala hal, karena itulah kehendak  Allah bagimu di dalam Kristus. Itu paling sedikit harus kita lakukan, mengucap syukur. !  

Dan beribadah kepada Allah, melayani Tuhan. Menurut cara yang berkenan kepadaNya. Jangan melakukan sesuatu yang melawan kehendak Tuhan.  Kalau Tuhan berkata jangan mencuri, jangan berkata aku mencuri seperti kepada Tuhan, untuk Tuhan – jangan!  Tuhan minta lakukan  sesuatu yang baik, menurut cara yang berkenan kepadaNya dengan hormat dan takut. Jadi setiap orang yang sudah diselamatkan, yang sudah mempunyai Kerajaan yang tidak tergoncangkan dalam hidupnya itu, diwajibkan untuk melakukan sesuatu. Dan yang paling dasar adalah mengucap syukur dan memuji Tuhan. Haleluyah…..itu yang harus kita buat; saudara mau…….?.  

Mulai besok pagi, saudara bangun pagi………..mari mengucap syukur lebih dahulu, PUJI TUHAN; jangan saudara bangun tidur lalu memikirkan aduh……..makan apa hari ini……! Karena BAPA yang di dalam Sorga tahu apa yang kita perlu, dan DIA cukupkan segala keperluan kita dari hari ke hari. Karena kita mempunyai Kerajaan yang tidak tergoncangkan itu. Lakukan segala sesuatu menurut kehendak Tuhan.  

Kita semua hidup sekarang ini, kalau Tuhan kehendaki kita bisa umur panjang, dan Tuhan tidak lambat-lambat untuk datang segera, seperti Matius 25:31. Maka saudara senang kalau Tuhan berkata, hai domba-domba terimalah Kerajaan yang tak tergoncangkan ini,  Kerajaan Allah yang penuh dengan Damai Sejahtera, Suka-Cita dan kebenaran di dalam Roh Kudus. Mengapa Tuhan berkata : “Sekarang masuklah dalam Kerajaan yang Tuhan sudah sediakan !” Sebab, ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan dan seterusnya…..maka orang-orang benar itu yang diumpamakan sebagai ‘domba’,(saudara sudah jadi domba atau kambing?  Atau dombing, nggak domba nggak kambing ?); dan ita inilah orang-orang yang dibenarkan oleh Tuhan.   

Sebab segala sesuatu yang kita lakukan bagi orang lain yang ‘hina’ (hina, karena tidak mempunyai makanan,pakaiaan dan sebagainya) itu sama juga kita melakukan bagi Tuhan.  Pelayanan yang kita buat untuk menolong orang ‘hina’ miskin, kita lakukan itu seperti kepada Tuhan.  Pada waktu kita melakukan hal itu, kita tidak menyadari bahwa apa yang kita buat itu, tercatat didalam sorga. Tuhan tahu semua apa yang kita buat.  Sebab itu saudara-saudara, h a r u s  ada kegiatan, h a r u s  ada perbuatan, h a r u s  ada pelayanan buat tiap orang yang sudah dilepaskan keluar dari Mesir rohani, keluar dari lumpur dosa. Berbuatlah sesuatu !  

Galatia 6:9-10- Jangan bosan untuk berbuat baik ! Karena berbuat baik itu ibarat orang yang sedang menabur, menanam sesuatu, bagaikan seseorang yang menabung uangnya di Bank, tapi bukan bank yang ada di dunia melainkan bank Sorga (tidak akan pernah bangkrut). Sebuah bank yang memberikan bunga 100 kali ganda (= 10.000 %) bukan 100% . Saudara cari bank mana di dunia ini yang bisa memberikan bunga seperti itu.  Apa yang kita buat dan kita lakukan itu tanpa rasa jemu, maka pada waktunya kita akan menuai, ada bunganya.  Karena itu selagi ada kesempatan mari kita berbuat baik.  Jangan capek, jangan jemu,  

Tuhan tahu apa yang kta buat. DIA lihat dan catat semua apa yang telah kita lakukan dengan imbalan yang jauh lebih besar yang kita tidak bisa bandingkan. Sekalipun terkadang kita merasakan sakit dalam berbuat baik itu.  Pendertitaan yang kita alami sekarang dalam melayani, dalam berbuat sesuatu dalam memuji Tuhan, berdoa kepada Tuhan; melakukan apa saja untuk Tuhan baik di gereja maupun diluar gereja rasanya capek, sakit. Tetapi kemuliaan yang akan Tuhan nyatakan bagi kita tidak ada bandingannya dengan penderitaan yang kita alami pada saat kita melayani, memuji Tuhan.  

Hari ini kita mengadakan Perjamuan Kudus, mengingat betapa Tuhan dengan tanganNya yang kuat telah mengeluarkan kita, membebaskan kita dari lumpur dosa. Dan sekarang satu hal yang ingin saya kemukakan kepada saudara : ” SETIAP ORANG YANG SUDAH DILEPASKAN DARI DOSA, HARUS MEMPUNYAI PELAYANAN, APAPUN JUGA HARUS MEMPUNYAI PELAYAAN!”. Tuhan sudah melakukan sesuatu yang terbesar buat kita, apakah yang kita buat untuk membalas segala CINTA Tuhan. Tuhan telah memberikan diriNYa buat kita, Dia telah menjadi korban buat kita, apakah yang kita buat untuk Tuhan, apakah kita mau melayani Tuhan, apakah kita mau berbuat sesuatu untuk Tuhan…………? (swd-Ketapang-082403).”

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Akhir Zaman – Eskatologi* (1)
Akhir Zaman – Eskatologi* (1)

I.Pentingnya Pelajaran Kedatangan Yesus Kedua Kali. Para malaikat berkata kepada murid-murid Tuhan ketika menyaksikan [Read More]

Kolose (21-30)
Kolose (21-30)

COLOSSIANS  21 There can be no statement of more importance to the church than that which the Apostle made concerning [Read More]

Kolose 11-20
Kolose 11-20

COLOSSIANS  11 Redemption is necessary when a person or item of some sort is held captive by an evil force or group. A [Read More]

Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)
Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)

BAB I: KEBERADAAN MALAIKAT. Memang harus diakui bahwa ayat-ayat referensi tentang malaikat dalam Alkitab hanya sedikit. [Read More]

Kolose (1-10)
Kolose (1-10)

Greetings in the lovely name of our Lord Jesus Christ. It is a joy to once again be able to send you a daily study. My [Read More]

Insider

Archives