Sunday May 20th 2012

Dibenarkan Oleh Kebangkitan Yesus

Author : | This author have 132 posts

Apakah arti KEMURAHAN ?

Efesus 2:8: Kasih karunia, Kemurahan adalah pemberian Allah.  Kalau kita berbicara tentang Kasih karunia, kemurahan dan pemberian, maka banyak orang bisa memberi, tetapi kalau Allah memberi maka pemberian itu disebut sebagai kasih karunia, pemberian Allah adalah pemberian kepada orang yang sebenarnya tidak pantas menerimanya. Itulah: KEMURAHAN – By grace you are saved, kasih karunia, kemurahan adalah pemberian seseorang kepada orang lain yang tidak pantas untuk menerimanya.    

Manusia telah jatuh dalam dosa, Simon Petrus akui bahwa dia telah bersalah dan berbuat sesuatu yang rasanya tidak ada ampun baginya, tetapi kasih karunia, kemurahan diberikan kepadanya yang sebenarnya merasa tidak pantas untuk menerimanya, tapi Tuhan memberikan dengan cuma-cuma. Itulah kasih karunia ! Untuk itu jangan ada orang yang memegahkan diri. Keselamatan itu bukan hasil pekerjaan kita, bukan hasil usaha kita, tidak ada jasa kita untuk mendapatkan kemurahan itu, untuk mendapatkan pengampunan, untuk mendapatkan kehidupan kekal apalagi mendapat sesuatu pengganti daripada kebinasaan dalam neraka, (kehidupan yang kekal didalam Surga). Ketahuilah saudara, semuanya itu diberikan Tuhan dengan \prodeo\” (gratis), tidak ada harga yang kita bayar untuk menerimanya. Puji Tuhan !!

Contoh : Lukas 18:10-14

Dari dua orang yang datang ke Bait Allah dengan tujuan yang sama, tempat yang sama, pada waktu yang sama dalam acara yang sama pula di Bait Allah itu.  Seorang PARISI dan yang seorang adalah PEMUNGUT CUKAI.  

ORANG PARISI :

Seringkali kita mendengar dan membaca dalam Alkitab tentang orang-orang Parisi. Siapakah mereka ini ? Mereka adalah orang-orang Yahudi -Israel; tetapi mereka ini telah menekuni sekali ajaran-ajaran agama (Yahudi) khususnya kitab Torat, mereka pelajari, mereka hafal, dan mereka kerjakan/laksanakan apa yang diajarkan dalam kitab Torat itu. Diusahakan untuk tidak ada salah sedikitpun di dalam menjalankan hukum Torat itu. Mereka inilah orang-orang yang sangat menonjol dalam agama Yahudi. Orang Parisi yang diceritakan oleh Tuhan Yesus ini adalah orang yang menjadi wakil daripada orang-orang yang menganut agama mereka dengan sangat taat. Tetapi, di zaman Tuhan Yesus ada diatas muka bumi ini, mereka merupakan juga orang-orang yang mau tidak mau, harus di cap sebagai orang-orang yang sukar dipercaya, bahkan cenderung disebut orang-orang munafik, sayang sekali !    

Kelihatannya sebagai orang-orang yang menjalankan segala syariat agama mereka dengan sempurna. Tetapi Tuhan berkata: mereka bagaikan kubur yang berlabur putih, nampak dari luar indah, bagus dan bersih, tapi di dalam adalah tulang-tulang kering. Mereka inilah yang disebut sebagai orang-orang munafik, berpura-pura; senang sekali menunjukkan diri, senang sekali untuk dihormati, dihormati sebagai orang yang beragama.  Manakala berdoa, mereka berdoa dipinggir jalan; sehingga setiap orang bisa menyaksikan mereka berdoa sambil berdecak kagum menyaksikan akan ketaatan mereka dalam beragama, sampai-sampai dipinggir jalanpun mereka berdoa. Tetapi dalam Bait Allah dia berdoa dan berkata: Ya Allah, aku mengucap syukur kepadaMu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain..; karena apa dia berkata demikian, perhatikan baik-baik disini ! Dia merasa bahwa dia : (1) bukan perampok; (2) bukan orang lalim; (3) bukan pezinah, tetapi dia (4) berpuasa dua kali seminggu; (5) bayar perpuluhan.    

Ada 5 (lima) hal yang dia banggakan.    

Dalam doanya itu dia banggakan 5 hal. Saya tekankan soal \”l i m a\” ini.  Angka 5 berbicara tentang angka kemurahan, 5 luka daripada Tuhan Yesus. Tapi angka 5 juga bukan hanya mempunyai arti bagi keselamatan, tetapi angka 5 juga merupakan bagian daripada orang yang akan menuju kepada kebinasaan.  Ironisnya, saudara bisa baca bahwa justru 5 hal inilah yang membuat dia bangga diri. Apa yang dia pelajari dari Torat hanyalah: perbuatan, perbuatan dan perbuatan.  Perhatikan, dengan berani dia katakan 5 hal itu.  Ini semua menunjukkan perbuatan-perbuatannya.  Jangan lupa bahwa ke-5 hal (perbuatan-perbuatan) itu dia ucapkan dengan suara lantang dan penuh kebanggaan (dan ada unsur untuk menonjolkan diri) didalam Bait Allah dan orang lainpun bisa mendengarkan.    

Hal yang samapun pernah dilakukan oleh Rasul Paulus sebelum dia bertobat menjadi seorang rasul Kristus. Dalam salah satu suratnya ia pernah memberikan kesaksiannya sambil berkata bahwa ia yang terlebih maju diantara kawan-kawan sebayanya, tentu saja dalam hal melaksanakan Torat. Sehingga Saulus (nama sebelum bertobat) menjadi pemuka agama di dalam agama Yahudi, Impiannya untuk bisa menjadi salah satu pimpinan / Mahkamah Agama (Satu posisi yang terhormat dalam agama Yahudi) kandas, karena Tuhan tangkap dia.

PEMUNGUT CUKAI.

Ia merupakan bagian dari Kekaisaran Romawi, kerajaan dunia pada waktu itu; dan dengan sendirinya pemerintahan yang besar itu mempunyai perangkat yang menunjang adanya \”good goverment\” yaitu  \”u a n g\”.  Uang menjadi \”motor\” dalam pemerintahan, kalau terjadi krisis moneter, dengan sendirinya \”motor\”nya juga macet. Uang itu mempunyai kuasa, Tak heran, apabila pemerintahan Romawi harus mengumpulkan uang, mengingat teritorial kekuasaan Romawi sangat luas termasuk di dalam nya Asia. Perlu uang, jelas !    

Sehingga ada pejabat-pejabat tertentu yang diangkat dengan maksud untuk mengumpulkan uang dari rakyat, sebutkanlah sebagai Pemungut Cukai, sampai di Israel pun ada Pemungut Cukai.  Sudah pasti bahwa pemimpin-pemimpinnya adalah orang-orang Roma, dan sebagai bawahannya terdapat orang Yahudi juga, sehingga orang Yahudi yang harus mengumpulkan uang dari rakyat untuk pemerintahan penjajah Roma pada waktu itu, dianggap sebagai pengkhianat-pengkhianat/pembelot-pembelot. Timbullah persepsi bahwa Pemungut Cukai adalah orang-orang yang tidak baik/ orang-orang hina.

Ada banyak tokoh-tokoh di alkitab yang menjadi Pemungut Cukai : Matius, Lewi dan pimpinan dari Pemungut Cukai: Zacheus.  Dan kalau ada orang yang bergaul dengan Pemungut Cukai, maka orang itu di cap tidak baik oleh kalangan rakyat biasa. Saudara bisa bayangkan betapa jeleknya anggapan masyarakat terhadap profesi ini. Tetapi justru profesi inilah yang dijadikan contoh oleh Yesus. Dia, Pemungut Cukai itu datang juga ke Bait Allah untuk berdoa, bersama-sama dengan orang Parisi tadi.    

Tadi di sebutkan bahwa orang Parisi berdoa dengan angkuhnya sambil berkata bahwa dia tidak seperti pemungut cukai itu. Sikap doa orang Parisi yang mencibir ini seolah-olah mau menunjukkan bahwa si Pemungut Cukai itu tidak ada artinya, terhina, dibandingkan dengan orang Parisi yang terhormat,  terpandang. Lebih lanjut dia berkata (1) aku bukan perampok – Karena mereka, Pemungut Cukai dianggap tukang merampok uang rakyat.  Lagi (2) aku bukan orang lalim – bukan orang jahat, aku sangat taqwa dalam beragama dan menjalankan Torat; juga (3) aku bukan pezinah – sebab bukan rahasia lagi bahwa Pemungut Cukai itu banyak uang, bukan ? Sama seperti  Zacheus, zaman dulu belum ada computer, sehingga uang yang di terima banyak itu bisa dengan mudah di korupsi oleh Pemungut cukai ini; sampai-sampai Zacheus berkata, kalau dulu aku pernah mengambil uang orang, maka aku akan kembalikan empat kali lipat.  Bayangkan saudara, berapa banyak uang Zacheus waktu itu yang berprofesi sebagai Pemungut Cukai, sampai dia rela mengembalikan empat kali lebih banyak dari apa yang pernah ia peras dari orang lain. K a y a, sekarang disebut konglomerat barangkali !    

Nah…….kalau orang sudah kaya, gampang sekali untuk berzinah. Wanita mana saja dia beli ! Lagi disebutkan, (4) aku berpuasa dua kali seminggu – nampaknya sangat suci. Sebab arti berpuasa adalah mendekatkan diri kepada Allah, kita coba untuk melepaskan diri dari nafsu daging (makan); Sedangkan orang yang doyan makan, Alkitab katakan supaya taruh pisau dileher mu, supaya bisa menahan.  Tapi kalau orang sudah berpuasa dua kali seminggu rasanya itu sudah biasa kalau tidak makan, karena aku mendekatkan diri kepada Allah. Dianggap seorang yang dekat sekali dengan Tuhan, bahkan iapun (5) bayar perpuluhan juga.  Lihat saja apa yang dilakukan oleh Zacheus. Kalau pimpinannya begitu (korupsi) apalagi bawahannya saudara-saudara.  Itu keadaan zaman dulu !  Sekarang……(saudara tahu jawabannya !).

Pemungut Cukai berdoa dengan rendah hati, tidak ada indikasi untuk menonjolkan diri tentang apa yang pernah dia berikan bagi bangsa dan negaranya, sekalipun dia diangkat dengan terhormat oleh kaisar di Roma; bukan itu yang dia tonjolkan. Tapi dia berdiri jauh-jauh sambil memukul diri dan berkata: Ya Allah kasihanilah aku orang berdosa ini.  Hanya dengan ucapan yang pendek itu maka Yesus berkata: Orang ini (Pemungut Cukai) pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak.

Orang yang dibenarkan Allah : Roma 5:1

Kita yang dibenarkan karena Iman, kita hidup dalam damai sejahtera. Itulah sebabnya kalau Pemungut Cukai ini dibenarkan oleh Allah di dalam Kristus Yesus, maka dia mempunyai damai sejahtera.  Tadinya dia datang ke Bait Allah dengan beban dosa dalam hidupnya, punya tanggungan dosa dan beban itu di ekpresikan dalam doanya yang berkata: Ya Allah kasihanilah aku orang berdosa ini.

Beban dalam hidupnya ialah dosa yang menekan dia, dosa merupakan satu beban yang sangat berat, dia tidak tahu lagi kemana dia harus pergi. Sampai akhirnya dia datang ke Bait Allah, disanalah tempat dia menemukan jawaban, dia bisa berdoa, dia bisa minta ampun dan merendahkan diri sambil mohon pengampunan dosa. Bayangankan dari seorang yang mempunyai fasilitas tapi fasilitas itu tidak berfungsi dalam hal pengampunan dosa. Untuk itu dia hanya minta Ya Allah kasihanilah aku orang berdosa ini. Dihadapan Tuhan dia dibenarkan  dan diselamatkan hanya karena doanya yang minta dikasihani Allah.

Tidaklah susah untuk mendapatkan pengampunan dosa, tidaklah susah untuk mendapatkan damai dalam hidup saudara. Kalau saja saat ini saudara banyak mengalami kekacauan dalam pikiran saudara, baik itu masalah rumah tangga, pekerjaan dan usaha-bisnis saudara, tidak ada lagi damai sejahtera dalam hati dan pikiran saudara, Ingat saudara, mungkin  d o s a  yang mengakibatkan itu semua. Jangan cari tempat lain, CARI YESUS YANG DAPAT MEMBENARKAN HIDUP SAUDARA – Roma 4:23-25.

ORANG KAYA YANG BODOH – Lukas 12:16-21

Sama halnya dengan perumpamaan orang kaya yang bodoh itu- Lukas 12:16-21, ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku \”perbuat?\”, lagi-lagi disini soal perbuatan; persis dengan yang dilakukan oleh orang Parisi yaitu menonjolkan perbuatannya.

Ada 5 (lima) hal yang diperbuat :

Orang kaya inipun menonjolkan perbuatannya, yaitu: (1) merombak lumbung-lumbungku (2) mendirikan yang lebih besar (3) menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku (4) berkata kepada jiwaku…… (5) beristirahatlah dan bersenang-senanglah hai jiwaku. Tetapi 5 hal ini mendapat tanggapan dari Tuhan : \”….apa yang telah kau sediakan, untuk siapakah itu nanti ?   Yang perlu adalah kita kaya dihadapan Allah. Maksudnya adalah kaya rohani.

Pertama-tama, d o s a diampuni, lalu dibenarkan oleh Allah. itu lebih dari segala-galanya.  Jadi 5 hal yang dikemukakan oleh orang Parisi tadi sama seperti 5 hal yang dikemukakan oleh orang kaya yang bodoh ini. Membawa mereka tidak mempunyai ketenangan. Saudara bisa bayangkan, betapa kayanya, sangat banyak hartanya, sehingga dia harus membuat 5 hal untuk mempertahankan kekayaan tersebut.  Tetapi diluar dugaan semua rencana-rencananya itu Tuhan jawab dengan malam ini juga jiwamu akan diambil daripadamu. Itulah yang dia banggakan, kekayaannya, perbuatannya – tapi di mata Tuhan itu t i d a k dibenarkan !

Yesus mati untuk segala pelanggaran kita, artinya DIA mati untuk mengampuni kita dari segala pelanggaran dan dosa kita. Tanpa kematian Yesus tidak ada pengampunan dosa – Ibr 9 – Tanpa ada penumpahan darah t i d a k  ada pengampunan dosa. Saudara-saudara, darah manusia sudah mengandung dosa; ada mesin-mesin yang dapat membersihkan darah – cuci darah istilahnya. Tapi tidak akan ada mesin yang dapat mencuci darah dari segala dosa yang ada dalam darah manusia. Darah harus ditebus dengan darah. Darah yang mengandung dosa hanya dapat disucikan oleh darah yang tidak mengandung dosa yaitu darah Yesus Kristus.   

DIA diserahkan, karena pelanggaran kita; DIA dibangkitkan karena pembenaran kita.  Kalau Yesus berkata: orang ini dibenarkan, artinya Kuasa kebangkitan daripada Yesus berlaku dalam orang ini. Halleluyah ! Karena Yesus  dibangkitkan untuk pembenaran kita, untuk kita dibenarkan ! Orang ini (Pemungut Cukai) dibenarkan, kuasa kebangkitan Yesus sudah berjalan dan sudah berlaku dalam hidupnya.

Yang penting bagi saudara adalah jangan ada satu diantara kitapun yang pulang malam ini tanpa mengalami kuasa kebangkitan daripada Yesus Kristus dalam hidup kita, yaitu kita mengalami dibenarkan oleh kebangkitan Yesus. Janganlah kebangkitan hanya merupakan cerita bagi orang-orang Kristen – tapi kiranya setiap orang yang benar-benar mau merayakan Paskah juga mengalami arti daripada Paskah.    

Paskah, domba Paskah berbicara tentang kematian Yesus. Tapi saudara tahu bahwa masa raya Paskah bagi orang Yahudi itu terdiri dari 3 hari raya termasuk di dalamnya, mulai dari kematian Yesus sampai dengan kebangkitan Yesus.  Itu satu paket. – 1 Korintus 15:3-4. Yesus mati untuk mengampuni dosa kita, Yesus bangkit untuk membenarkan kita. Itulah yang terjadi pada si Pemungut Cukai, dia pulang dengan dibenarkan oleh Allah.    Sebaliknya bagi orang Parisi, dia pulang, tanpa/tidak dibenarkan Allah.

Mari kita renungkan,apakah yang kita mau alami dalam hidup ini, adakah saudara mempunyai beban, beban dosa yang begitu berat sehingga tidak tahu kemana harus pergi, kepada siapa harus ceritakan keadaan yang terasa menindih dalam hidup ini. HANYA ADA SATU JALAN, DATANG KEPADA  Y E S U S  YANG TELAH MATI DIBUKIT GOLGOTHA UNTUK MENGAMPUNI SEGALA DOSA KITA DAN YANG SUDAH BANGKIT KEMBALI UNTUK MEMBENARKAN KITA.   

Dan itu diberikan kepada kita hanya seperti si Pemungut Cukai lakukan, yaitu Tuhan kasihanilah aku. Pembunuh di atas kayu salib berkata kepada Tuhan Yesus diatas bukit Golgotha; Ingatlah akan daku. Pendek dan singkat permohonannya. Dia tidak berdoa panjang-panjang, singkat, namun keluar dari dasar hati yang paling dalam, Tuhan, ingatlah akan daku !.  Apa jawab Yesus: Sesungguhnya AKU berkata kepadamu pada hari ini juga engkau bersama dengan Aku di dalam Firdaus.   

Pemungut cukai: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Apa kata Tuhan, ia pulang ke rumahnya sebagai orang yang dibenarkan Allah !

Saudara-saudara, jangan pulang dengan tanggungan dosa, jangan pulang dengan kecemasan dalam dirimu, jangan pulang dengan kesusahan dalam dirimu. Pulanglah dengan damai sejahtera daripada Tuhan, pulanglah dengan berkat kuasa kebangkitan daripada Yesus, alami kuasa kebangkitan Yesus dalam hidup saudara pada malam ini, alami pengampunan dosa, alami pembenaran dari Tuhan bagi saudara. Sebab Yesus adalah Raja Damai. Hal itu diberikan dengan cuma-cuma, oleh Anugerah kamu diselamatkan, bukan oleh perbuatan tapi oleh Anugerah. Puji Tuhan, pulanglah dengan damai sejahtera dari Tuhan kita Yesus Kristus. Amin.(SWD-042003).

Previous Topic:
Next Topic:

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Akhir Zaman – Eskatologi* (1)
Akhir Zaman – Eskatologi* (1)

I.Pentingnya Pelajaran Kedatangan Yesus Kedua Kali. Para malaikat berkata kepada murid-murid Tuhan ketika menyaksikan [Read More]

Kolose (21-30)
Kolose (21-30)

COLOSSIANS  21 There can be no statement of more importance to the church than that which the Apostle made concerning [Read More]

Kolose 11-20
Kolose 11-20

COLOSSIANS  11 Redemption is necessary when a person or item of some sort is held captive by an evil force or group. A [Read More]

Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)
Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)

BAB I: KEBERADAAN MALAIKAT. Memang harus diakui bahwa ayat-ayat referensi tentang malaikat dalam Alkitab hanya sedikit. [Read More]

Kolose (1-10)
Kolose (1-10)

Greetings in the lovely name of our Lord Jesus Christ. It is a joy to once again be able to send you a daily study. My [Read More]

Insider

Archives