Sunday May 20th 2012

Dia Dipermalukan Demi Keselamatan Kita

Author : | This author have 132 posts

Ayat Pokok: Ester 6:11
Firman Tuhan mengatakan saat kesombongan datang, maka tibalah juga hal yang memalukan (Amos 11:2). Dunia membawa manusia menyombongkan diri sendiri dan meremehkan Kristus. Tapi bagi orang-orang yang dipanggil oleh Kristus, maka Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah; sebab yang bodoh dan lemah bagi dunia justru dipakai Allah untuk memalukan apa yang kuat dan yang berarti dari dunia (1 Kor. 1 :18-29). Mengapa Allah melakukan hal seperti ini? Supaya tidak ada satu manusiapun yang memegahkan diri dihadapan Allah.

Mengetahui bahwa raja hendak memberikan penghormatan pada seseorang – dan mengira pasti dirinya yang akan menerima penghormatan itu – maka segeralah Haman meluncurkan ide-ide kemegahan yang luar biasa. Tapi keadaan menjadi terbalik. Mordekhai menjadi orang yang dihormati dan dia sendiri menjadi orang yang memberitahukan khalayak ramai tentang kehormatan yang diterima oleh Mordekhai. Ironis sekali bahwa sebenarnya Haman datang ke istana raja justru memberitahukan rencana pembunuhan atas Mordekhai.

Dosa kesombongan di taman Eden

Dosa kesombongan yang membawa hal yang memalukan bermula di taman Eden. Iblis menyesatkan pikiran Hawa dengan mengatakan bahwa jika Hawa memakan buah dari pohon yang dilarang Allah untuk dimakan, maka Hawa akan jadi seperti Allah: mengetahui mana yang baik dan mana yang jahat (Kej. 3:17). Pernyataan “akan menjadi seperti Allah’ menimbulkan kesombongan dalam hati Hawa yang kemudian diwujudkan dalam sikap melanggar perintah Allah. Setelah Adam dan Hawa memakan buah itu, maka mereka jadi tahu bahwa mereka telanjang dan mereka menjadi malu karenanya. Padahal sebelumnya mereka tidak pernah merasa seperti itu sebab ketelanjangan mereka ditutupi oleh kemuliaan Allah. Jadi sejak awal sudah terlihat ketika kesombongan timbul, maka hilanglah kemuliaan Allah, dan itu menimbulkan rasa malu dalam diri manusia.

Menjadi malu menyembunyikan diri dari Allah

Apa yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah? Dosa kita (Yes. 59:2). Setelah menyadari ketelanjangan mereka, Adam dan Hawa membungkus diri dengan cawat dari daun. Ketika Allah memanggil mereka, ketakutanlah mereka dan menyembunyikan mereka dari hadapanNya (Kej. 3:7-10). Dosa membuat manusia menjadi takut menghampiri Allah. Tidak tahukah Allah apa yang dilakukan oleh Adam dan Hawa? Allah sangat tahu apa yang telah terjadi, tapi panggilanNya adalah untuk mendapatkan kejujuran jawaban dari ciptaanNya sendiri.

Yesus disalibkan tanpa jubahnya

Setelah dihadapkan kepada Pilatus, Yesus dibawa ke gedung pengadilan (Mat. 27:27-35). Disana para prajurit menanggalkan jubah Yesus dan menggantinya dengan jubah ungu. Mereka mengolok-olok Dia dengan begitu hina sembari mengenakan mahkota duri di kepalaNya. Sesudah itu mereka menanggalkan jubah ungu tadi dan kembali memakaikan jubah Yesus sendiri untuk membawa Dia keluar untuk disalibkan. Tapi ketika Yesus disalibkan,  para prajurit itu menanggalkan jubah Yesus. Artinya Yesus disalibkan dalam keadaan telanjang, tanpa jubah, tanpa pakaian.

Dipermalukan untuk mengangkat yang memalukan

Saat disalib Yesus berada dalam keadaan yang sangat memalukan. Orang memalingkan muka dariNya karena merasa malu melihat kehinaan seperti itu (Yes.53:3). Mengapa Yesus rela dipermalukan seperti itu? Karena Ia mau mengangkat hal yang telah membuat manusia malu yaitu dosa. Rasa malu akibat dosa itu membuat manusia lari dari Allah. Tapi Yesus mau turun dan masuk dalam kehinaan dosa itu untuk memikulnya bagi manusia.

Dia yang telah naik ke tempat yang paling tinggi adalah Dia yang telah turun ke tempat yang paling dalam dan rendah yaitu hal yang paling memalukan manusia (Ef. 4:8-9). Tapi Yesus mengabaikan segala kehinaan itu supaya kita yang dianggap hina oleh dunia diangkat dalam keselamatanNya (Ibr. 12:2). Bersyukurlah kepadaNya untuk kerelaan hatiNya dipermalukan sedemikian rupa demi keselamatan kita. Karena itu baiklah kita bersungguh-sungguh dalam menjalani kehidupan dalam Kristus.

(Pdt. AH Mandey, Jakarta. WJ GPdI Kramat, No.1316 Thn. XXV, 23 September 2007)

Previous Topic:
Next Topic:

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Akhir Zaman – Eskatologi* (1)
Akhir Zaman – Eskatologi* (1)

I.Pentingnya Pelajaran Kedatangan Yesus Kedua Kali. Para malaikat berkata kepada murid-murid Tuhan ketika menyaksikan [Read More]

Kolose (21-30)
Kolose (21-30)

COLOSSIANS  21 There can be no statement of more importance to the church than that which the Apostle made concerning [Read More]

Kolose 11-20
Kolose 11-20

COLOSSIANS  11 Redemption is necessary when a person or item of some sort is held captive by an evil force or group. A [Read More]

Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)
Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)

BAB I: KEBERADAAN MALAIKAT. Memang harus diakui bahwa ayat-ayat referensi tentang malaikat dalam Alkitab hanya sedikit. [Read More]

Kolose (1-10)
Kolose (1-10)

Greetings in the lovely name of our Lord Jesus Christ. It is a joy to once again be able to send you a daily study. My [Read More]

Insider

Archives