Mega Project
Christmas !, . seluruh dunia merayakannya, sehingga kita akan menemukan disetiap sudut keramaian kota dan desa pada setiap akhir tahun. Berbagai bentuk hiasan natal dari yang sederhana sampai yang termahal, terpajang dirumah-rumah, gedung, mall, park dll; sekedar untuk menunjukan bahwa semua orang antusias untuk turut menikmati kemeriahan Natal.
Bagaimana dengan makna Natal bagi kita ditahun 2009?, . .kesan kemeriahan, pesta pora apakah semua itu cukup memberikan pesan bagi kita tentang Christmas.
Pesan ‘Keselamatan bagi seluruh umat manusia’ adalah tema central dari Christmas yang sesungguhnya.
Matius 1:18-25 (21) Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”
Sebelum Yesus dilahirkan maka dosa telah menguasai seluruh dunia, sehingga manusia membutuhkan juru selamat. Dan keselamatan itu hanya ada didalam Yesus. Demikianlah kita mendapatkan kesimpulan yang sangat jelas tentang kenapa Yesus lahir, kenapa Allah harus menjadi manusia.
Rancangan tentang misi keselamatan itu telah ada sejak awal, sebelum Yesus dilahirkan tapi project keselamatan itu sendiri mulai berjalan menjadi hidup sejak Yesus dilahirkan. Didalam Yesus kristus project misi penyelamatan umat manusia berjalan hingga hari ini. Keselamatan adalah sesuatu yang hidup yang bukan nanti dinikmati setelah manusia meninggal dunia. Saya sungguh percaya bahwa saya telah diselamatkan didalam nama Yesus sejak saat ini dan saya rindu untuk menikmatinya..
Kemanusiaan Yesus berakhir di kayu salib dengan sebuah kemenangan besar terhadap maut. KematianNya memberikan sebuah jaminan dan kepastian akan keselamatan yang telah kita miliki didalam Yesus. Namun Misi keselamatan (penyelamatan) itu sendiri terus berjalan sampai hari ini. Allah didalam Tuhan Yesus Kristus melalui pekerjaan Roh Kudus terus bekerja didalam hidup setiap orang percaya untuk menyempurnakan misi keselamatan.
Yesus adalah pribadi Allah dalam kemanusiaanNya.
Kekristenan selalu diperhadapkan dengan pertanyaan ‘bagaimana mungkin Allah menjadi manusia ?’
Berbagai analogi dibangun untuk memberikan penjelasan. Namun, apapun keraguaan manusia tentang hal itu, namun sebuah kepastian dalam iman kristen bahwa Allah telah menyatakan dirinya dalam form kemanusiaan melalui pribadi Yesus.
Melekat dalam pribadi Yesus, sesuai dengan nubuatan nabi Yesaya (Isa 9:5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai).
Saya tertarik untuk mengangkat salah satu predikat yang melekat didalam diri Yesus sejak kelahiranNya. Yesus disebut sebagai Raja Damai. Dengan predikat ini, maka kita mendapatkan sebuah kenyataan yang sangat kuat, yang mengikuti pribadi Yesus dalam misi keselamatan itu sendiri.
Misi keselamatan didalam Yesus berjalan dalam damai / kedamaian. Atau dengan arti yang lain Ia datang dengan dan membawa damai yang sesungguhnya bagi dunia. Keselamatan didalam Yesus Kristus dikerjakanNya dalam damai yang sejati sebab Ia disebut sebagai Raja Damai.
Inilah yang membedakan konsep dan misi keselamatan antara kekristenan dan agama lain. Militansi kekristenan bukan pada mengangkat senjata dan berperang.
Kedamaian mengikuti tema central dari Christmas 2009 yang dirayakan oleh seluruh dunia.
Pesan kedamaian itu menjadi hal yang mutlak. Sejak Yesus lahir maka spirit kedamaian terus hidup.
Kemanusiaan Yesus berakhir dikayu salib, namun pekerjaan-Nya tidak berhenti dikayu salib. Misi itu harus terus berjalan. Seluruh dunia membutuhkan keselamatan.
Waktu kita menerima Yesus sebagai juruselamat, misi itu berjalan melalui kita. Yesus ada didalam kita dan predikat raja damai itupun tetap melekat dalam pribadiNya didalam kita. Allah telah memilih kita untuk menyelesaikan Mega project keselamatan itu melalui diri kita. Misi itu berjalan melalui diri kita dalam damaiNya.
Joh 14:27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Yesus mempercayakan damai itu untuk melengkapi gereja Tuhan dalam menjalankan misinya. Gereja harus hidup dalam damai agar dapat menjalankan misi keselamatan bagi dunia.
Saya selalu mengatakan bahwa hidup kita adalah representasi Kristus bagi dunia. dan itu bukan sekedar sebuah simbol melainkan kenyataan. Dunia akan melihat Yesus melalui diri kita.
Adalah sebuah kehormatan ketika Allah mempercayakan kita dari sekian banyak manusia untuk menjadi bagian dari Mega project Allah yang besar bagi dunia. Kita menjadi mitra kerja ilahi, partner kerja, teman sekerja. Setiap orang percaya adalah mitra kerja Allah dalam misi keselamatan. Allah sedang bekerja secara luar biasa melalui diri kita. Ia memberikan kedamaianNya terlebih dahulu untuk kita dapat mengerjakan misi itu dalam kedamaian kristus.
Kerjakanlah keselamatanmu
Keselamatan yang telah menjadi milik kita adalah bagian dari ‘penyelamatan umat manusia dalam misi sejak Yesus dilahirkan’, mati dikayu salib dan berlanjut melalui kita.
Phi 2:12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,
Dalam Misi itu Allah sedang menyempurnakan pekerjaan-Nya (Mega project-Nya) melalui diri kita agar semua orang dapat mengenal Tuhan.
Allah mengerjakan misi keselamatan itu bagi dunia, dalam komunitas, dan perseorangan.
PekerjaanNya bagi setiap orang (perseorangan)
Hal ini menjadi sangat serius, sebab ini akan menjadi awal dari pekerjaan dalam sebuah komunitas.
Sebagai Raja Damai dalam misi penyelamatan, Yesus telah mengorban diriNYa agar ‘setiap orang’ percaya kepadaNya dan beroleh hidup Kekal (yoh. 3:16).
Yesus memberikan kedamaian itu, dan melalui pekerjaan Roh Kudus maka kedamaian itu sedang diletakan dalam hidup kita. IA mengerjakan itu didalam setiap kesempatan, setiap hari, setiap detik dari hidup kita. Supaya setiap manusia yang telah percaya dapat menikmati kedamaian. Esensi dari hidup didalam Tuhan ada pada bagian ini. Menikmati apa yang tidak dapat diberikan oleh dunia. Rasa damai dalam setiap keadaan, tidak terintimidasi, hidup yang dipenuhi dengan kedamaian kristus, kita dapat menikmati hubungan persekutuan yang intim dengan Tuhan. Dapat mengerjakan misi keselamatan lebih bebas.
Ingat !, Allah sedang mengerjakan project-Nya dalam diri seseorang, dan kita tidak berhak untuk menghalangi atau merusak rancangan dan project Allah bagi orang lain.
Kenapa orang Kristen tidak boleh menggosip, menghina, dendam dan membuat orang lain kesal, marah dll. Persoalan ini tidak sekedar berhenti pada seseorang berhasil melampiaskan emosi dan ketidak puasan akan sebuah keadaan. Hal ini menjadi sangat serious sebab :
Merusak rancangan Allah bagi orang lain.
o Merusak kesempatannya untuk hidup tenang, kesempatan untuk hidup diberkati.
o Merusak produktifitas kerjanya
o Merusak haknya untuk hidup berbahagia (Keluarga, pelayanan, study)
o Merusak banyak hal.
Merusak rancangan Allah dalam hidup kita sendiri
o Merusak hubungan kita dengan Allah sendiri
o Kehilangan kesempatan untuk menikmati hubungan intim dengan Tuhan (tidak bisa Doa)
o Kehilangan kesempatan untuk hidup berkelimpahan dalam segala sesuatu (Orang lain sedang bertumbuh luar biasa dalam Tuhan sedangkan kita sibuk menggosip orang lain)
o Kehilangan kesempatan-kesempatan lainnya.
Christmas, selalu bermakna ‘pesan kedamaian’. Christmas tahun inipun Roh Kudus sedang bekerja dalam diri kita agar kedamain itu dapat dinikmati oleh semua orang.
Malaikat membawa berita sukacita bagi para gembala. Bahwa Yesus telah lahir. Damai yang sesungguhnya sedang ada didunia.
Akankah kita menjadi bagian dalam berita kedamaian ditahun 2009.
Pesan kedamaian adalah pesan yang sangat kuat bagi dunia dalam misi keselamatan didalam Tuhan Yesus Kristus.
Keselamatan yang kita miliki harus kita kerjakan sesuai dengan misi itu sendiri dalam projec awalnya.
Keselamatan didalam Yesus Kristus mengemban pesan kedamaian.
Yesus memberikan kedamaian kepada setiap pribadi yang menerimaNya sebagai Tuhan dan juru selamat. Dan kita memiliki tanggung jawab untuk membawa pesan itu bagi dunia.
Apakah kita mau menjadi bagian dari mega projec Allah bagi dunia atau tidak ? pilihannya ada pada kita.
Membawa pesan dan menghadirkan kedamaian (suasana kedamaian) atau merusaknya !
Jangan menjadikan pengorbanan Yesus menjadi sia-sia.
Isa 26:3 Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya.
Sunday service
GIGC & GPdI Brisbane, 2009
Ps. Jerry E. Sanger, SH
