Ayat Pokok: Amsal 4:23
Oleh: Pdt. A.H. Mandey
   
Yesus datang ke dunia untuk mencari dan menyelamatkan orang-orang berdosa – bukan orang benar!  “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus” – Filipi 2:5. 
" />
Friday November 28th 2014

Menjaga Hati dengan Segala Kewaspadaan

Author : | This author have 131 posts
Ayat Pokok: Amsal 4:23

Yesus datang ke dunia untuk mencari dan menyelamatkan orang-orang berdosa – bukan orang benar!  “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus” – Filipi 2:5.

Hati
Amsal 4:23 – Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” Hati mempunyai beberapa pengertian:
1. Jantung
2 Raja-Raja 9:24 – “Yehu menarik busurnya dengan sepenuh kekuatannya,
lalu memanah Yoram… sehingga anak panah itu menembus jantungnya, maka
rebahlah ia di dalam keretanya.”

2. Hati/Perasaan
Lukas 2:19 – “Tetapi Maria menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya
dan merenungkannya.”

3. Pikiran
Amsal 16:1 – “Manusia dapat menimbang-nimbang dalam hati, tetapi jawaban
lidah berasal dari pada TUHAN.”
Banyak hal yang harus kita pertimbangkan
(= rencanakan = pikirkan) dalam hidup ini, tetapi Tuhan lah yang memberi jawaban!
Amsal 16:9 – Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi TUHANlah yang
menentukan arah langkahnya.”

Amsal 19:21 – Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan
TUHANlah yang terlaksana.”
Serahkan segala rancangan kita kepada Tuhan,
sebab Ia memilki rancangan yang sempurna bagi kita.
Jadi, ‘Menjaga hati’ = ‘Menjaga pikiran’ dengan segala kewaspadaan.  Mengapa harus waspada?  Sebab musuh, yaitu Iblis berusaha “mencabut” pikiran Yesus yang ada dalam kita, dan “menggantinya” dengan pikiran yang tidak baik.

Pikiran Jahat Berasal Dari Iblis
Kita sudah menerima sekian banyak Firman Allah agar memiliki pikiran dan perasaan yang sama seperti Yesus, yaitu memikirkan bagaimana agar orang berdosa bisa diselamatkan.

Firman Allah bagai benih yang ditaburkan, dan bisa jatuh ke atas empat macam tanah:
1. tanah keras di pinggir jalan;
2. tanah berbatu;
3. tanah berduri; dan
4. tanah yang baik.

Benih yang jatuh di tanah keras di pinggir jalan, tidak bisa bertumbuh.  Maka datanglah si jahat (Iblis) mengambil benih Firman Allah dari dalam pikiran/hati kita!  Itulah pekerjaan Iblis: mengambil Firman Tuhan yang telah kita terima tetapi tidak bertumbuh karena hati kita keras!

Matius 15:19 – “Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.” Iblis berusaha keras memasukkan segala pikiran jahat ke dalam hati/pikiran anak-anak Tuhan.

Matius 5:28 – “… Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.” Sebuah jajak pendapat menyatakan, setelah memandang seorang gadis selama 8.5 detik, seorang pria sudah bisa jatuh cinta kepadanya.  Bayangkan, dalam waktu sesingkat itu, orang sudah berzinah dalam hati, dan mengubah arah hidupnya dalam kekekalan.  Dan hukumannya adalah selama-lamanya menderita dalam neraka.  Mengapa?  Akibat tidak menjaga pikiran/hati!

Menjaga Hati/Pikiran
Agar hati/pikiran terjaga dari pikiran jahat yang berasal dari Iblis, kita harus menjaga akal budi = pengertian = pikiran kita!  “Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus” – 1 Petrus 1:13.  (Bahasa Inggris: “… gird up the loins of your mind…” = siapkan/kenakan ikat pinggang pikiranmu).

Ikat pinggang adalah salah satu dari tujuh perlengkapan senjata yang diberikan Allah kepada kita untuk melawan Iblis.  Dan senjata pertama ialah ikat pinggang kebenaran – Efesus 6:14.

Iblis datang untuk mengambil pikiran Yesus dari dalam kita, dan menggantinya dengan pikiran-pikiran yang jahat, kotor, dan najis.  Sebab itu, kita kita harus siapkan akal budi/pikiran kita, dan meletakkannya dalam kasih karunia/kemurahan Allah yang dianugerahkan pada waktu penyataan Yesus Kristus = pada saat Ia datang kembali.

1 Petrus 1:14 – “Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu.” Masa kebodohan adalah masa sebelum kita mengenal Firman Allah, ketika kita tidak tahu apa-apa.  Tetapi setelah bertobat, jangan lagi melakukan hal-hal yang dulu kita lakukan.

1 Petrus 1:15 – “tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu.” Selain hidup taat dan tidak menuruti hawa nafsu, kita harus kudus dan tetap kudus!

Roma 1:8-12 merupakan isi hati rasul Paulus dan kerinduan hati setiap gembala yang mengasihi jemaatnya: “Pertama-tama aku mengucap syukur kepada Allahku oleh Yesus Kristus atas kamu sekalian, sebab telah tersiar kabar tentang imanmu di seluruh dunia.  Karena Allah, yang kulayani dengan segenap hatiku dalam pemberitaan Injil Anak-Nya, adalah saksiku, bahwa dalam doaku aku selalu mengingat kamu: Aku berdoa, semoga dengan kehendak Allah aku akhirnya beroleh kesempatan untuk mengunjungi kamu.  Sebab aku ingin melihat kamu untuk memberikan karunia rohani kepadamu guna menguatkan kamu, yaitu, supaya aku ada di antara kamu dan turut terhibur oleh iman kita bersama, baik oleh imanmu maupun oleh imanku.”

Yesus datang ke dunia dengan pikiran untuk menyelamatkan manusia, hingga rela mati disalib.  Itu sebabnya, Allah sangat meninggikan Dia.  Maukah saudara memiliki pikiran dan perasaan Yesus, dan praktekkan Filipi 2:5?  Sekali memiliki pikiran Yesus, tetapi miliki pikiran Yesus!  Sekali Yesus, tetap Yesus!  Sekali orang Kristen, tetap orang Kristen!  Jangan pernah mundur!  Sambil menantikan kedatangan Yesus kembali, dan menerima upah pada waktunya.  Tuhan Yesus memberkati saudara!

Previous Topic:
Next Topic:

More from category

Akhir Zaman – Eskatologi* (1)
Akhir Zaman – Eskatologi* (1)

I.Pentingnya Pelajaran Kedatangan Yesus Kedua Kali. Para malaikat berkata kepada murid-murid Tuhan ketika menyaksikan [Read More]

Kolose (21-30)
Kolose (21-30)

COLOSSIANS  21 There can be no statement of more importance to the church than that which the Apostle made concerning [Read More]

Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)
Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)

BAB I: KEBERADAAN MALAIKAT. Memang harus diakui bahwa ayat-ayat referensi tentang malaikat dalam Alkitab hanya sedikit. [Read More]

Kolose (1-10)
Kolose (1-10)

Greetings in the lovely name of our Lord Jesus Christ. It is a joy to once again be able to send you a daily study. My [Read More]

Love (111-125 – Selesai)
Love (111-125 – Selesai)

ALLAH ADALAH KASIH. #111 Besarnya ukuran satu kata sederhana BEGITU tidak dapat, ataupun tidak pernah akan terukur, [Read More]

Insider

Archives