Sunday May 20th 2012

Kemuliaan dan Jawaban ditengah Persoalan

Author : | This author have 258 posts

Realitas kehidupan rohani dan pertumbuhannya dalam berbagai pengalaman berdinamika kehidupan yang sangat luar biasa, berbagai pengalaman yang terkategori baik yang selalu membuat kita tersenyum, terberkati. Ataupun pengalaman yang terkategori kurang baik dalam pikiran kemanusiaan sehingga bereaksi emosional dengan berbagai ekpresi. Sikap dalam merespon berbagai pengalaman hidup merupakan bagian dari kehidupan rohani. Bagi orang Yahudi, tidak ada pemisahan antara reaksi yang disebut fisik dan rohani. Sehingga setiap respon terhadap keadaan apapun adalah spiritual action.
Bagaimana reaksi kita terhadap sebuah kenyataan yang sedang terjadi dihidup kita, akan menunjukan kemurnian dan kwalitas rohani kita yang sebenarnya. Kemurniaan dan kedewasaan rohani dalam tingkatan Iman akan menjadi kekuatan bagi kita untuk menyelesaikan dan menikmati pengalaman tersebut dengan bijak, yang dengan hal itu, maka kemuliaan Tuhan semakin diagungkan.

Alkitab dengan sangat jelas dan objektif menguraikan secara detail berbagai pengalaman dari tokoh-tokoh dalam Alkitab. Dan semua pengalaman itu bermakna kehidupan Firman Allah. Sebut saja Abraham yang sangat diberkati Tuhan lalu Allah minta supaya mempersembahkan apa yang paling Ia cintai dari segala kelimpahan yang Ia miliki, kemudian Ayub yang sangat kaya, tiba tiba harus kehilangan semuanya termasuk anak-anaknya dan bahkan hidupnya sendiri menderita. Namun, akhir dari pengalaman mereka ada kemuliaan Tuhan dan dengan itu memberikan ‘KEHIDUPAN’ bagi kita, sebab itu bukan sekedar sebuah pengalaman tapi adalah firman Tuhan.
Demikian dengan hidup kita, ketika kita sedang bertumbuh dalam Tuhan, bahkan kita merasakan sendiri akan pertumbuhan itu, didalam mana kita mengharapkan akan sebuah pengalaman rohani yang besar, dengan berkat dan jawaban yang sesuai dengan apa yang kita inginkan. Tapi kenyataannya dalam beberapa pengalaman rohani, kita tidak mendapatkan hal itu tapi justru apa yang kita dapatkan sangat bertentangan dengan apa yang kita harapkan dan inginkan.

Bagaimana kerohanian kita merespon pengalaman ini ? reaksi kita sangat berhubungan dengan hasil akhir dari peperangan dalam pengalaman rohani itu. Alkitab mencatat Abraham taat, Ayub tetap setia kepada Tuhan. Bagaimana dengan kita ? Ingat, dalam kwalitas rohani yang prima sekalipun, tidak membuat iblis beristirahat untuk tidak menghancurkan kita ! Alkitab tidak mengumpamakannya sebagai singa tua yang ompong yang hanya bisa meng-gelikan tapi singa yang mengaum. Jika singa tua ompong, sudah cukup membuat kita gemetar apalagi dengan singa muda yang mengaum kelaparan yang mungkin belum menemukan mangsanya setelah beberapa hari.

Mari kita melihat sebuah pengalaman besar yang bisa menjawab dan memberikan pematangan rohani serta pengalaman “kemuliaan dan Jawaban ditengah Persoalan”. Anda sedang bertumbuh, sedang giat dalam Tuhan, rajin beribadah dan melakukan hal-hal positif lainnya dengan Tuhan. Bertumbuhlah dalam pengalaman kemuliaan ditengah keadaan yang bertentangan dengan harapan kita sekalipun dan menjadi kuat.

Kehendak Tuhan adalah kepercayaan yang besar buat kita.
Waktu Tuhan adalah yang kesempatan yang terbaik buat kita.
Cara Tuhan adalah kehormatan dan penghormatan serta pelayanan yang terbaik buat kita.
Saya selalu menekankan kepada jemaat bahwa ijinkan Tuhah bekerja melalui ketika hal ini.
Cara Tuhan selalu unik tak terjangkau dengan kemampuan berpikir manusia.

Perspektif melalui cerita Daniel
Daniel disebut memiliki kehidupan rohani yang luar biasa. Kepandaiannya melebihi orang lain ia sangat disayang raja, tampil professional dalam pekerjaannya. Kehidupan Daniel sangat merepsentasikan kehidupan yang sangat diidamkan oleh banyak orang.
Dan 6:11 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.
Dan 6:4 Maka Daniel ini melebihi para pejabat tinggi dan para wakil raja itu, karena ia mempunyai roh yang luar biasa; dan raja bermaksud untuk menempatkannya atas seluruh kerajaannya.
Memiliki kehidupan rohani yang luar biasa, mampu menjaga kredibiltas rohaninya ditengah bangsa yang tidak percaya Tuhan.
? Berdoa 3 kali sehari (tentu doa ini diluar doa makan dan doa tidur / bangun)
? Berlutut saat berdoa
? Memuji Tuhan dalam doa
? Memiliki Roh yang luar biasa

Dan 6:6 Maka berkatalah orang-orang itu: “Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakwaan terhadap Daniel ini, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya!”
Orang tidak dapat menuduh dan menemukan kesalahan Daniel dalam segala pekerjaannya kecuali dalam kehidupan Imannya. Ada konspirasi yang dengan sengaja membuat sebuah peraturan perundang-undangan yang kemudian yang tidak dapat dibatalkan sekalipun oleh raja. Daniel telah mengetahui ada konspirasi yang ingin menjatuhkan dirinya dengan resiko kehilangan pekerjaan dan hukuman yang berat, ia tetap setia dan beribadah kepada Tuhan. Dengan sikap yang sangat militant ini maka Daniel harus menghadapi hukuman yang sangat ditakuti oleh para terhukum lainnya pada zaman itu yakni dimasukan dalam goa singa.

Bagaimana mungkin ini harus terjadi kepada orang yang sangat setia kepada Tuhan, kenapa Tuhan seolah-oleh membiarkan orang yang sangat setia dalam Tuhan. Sangat umum protes seperti ini muncul dari mulut orang Kristen. Perhatikan kasus ini Daniel tidak menolak, protes dengan kenyataan itu. Daniel bereaksi positif dan tidak menolak hukuman itu.

Daniel disebut orang yang setia berdoa. Tiga kali sehari ia berdoa kusus, saya percaya ini tidak termasuk dengan doa makan atau tidur dan bangun tidur.

Dengan kehidupan doanya, keyakinan saya melalui pengalaman gua singa maka doa-doa Daniel dijawab Tuhan. Alkitab memang tidak mencatat akan materi doa-doa dari Daniel, tapi dengan statusnya sebagai seorang negarawan yang takut akan Tuhan ditengah bangsa yang fasik, raja yang tidak kenal Tuhan, maka itulah yang menjadi poko-pokok doa Daniel. Sama halnya dengan kekristenan kita, jika Ia sebagai seorang bisnisman maka yang menjadi pokok doanya adalah seputar tentang aktivitas bisnisnya, karyawan akan berdoa tentang pekerjaannya, seorang student akan berdoa untuk studynya, pelayan akan berdoa akan pelayanannya dengan harapan dalam bidang pekerjaan masing-masing maka orang dapat mengenal Tuhan dan nama Tuhan akan dipermuliakan, seorang birokrat seperti Daniel maka doanya adalah untuk karier dan pemerintahannya, termasuk berdoa untuk orang-orang yang memusuhi dirinya. Demikian kita mendapatkan keyakinan dan rema dalam kehidupan rohani Daniel. Tuhan akhinya menjawab doa-doanya didalam gua singa.

Gua singa bisa berarti masalah atau persoalan
Adalah harapan semua orang Kristen untuk mendapatkan jawaban doa-doanya ditempat yang prestigious, dengan suasana yang menyenangkan, bukankah demikian ? sehingga seringkali kita protes ketika perjalanan itu penuh dengan bebatuan yang keras bahkan melukai kita. . . .tapi ‘tidak’ dengan Daniel dalam pengalamanya. Daniel merespon positif.
Daniel setia bedoa dan Tuhan menjawab Doa Daniel di dalam / melalui Gua singa.
Keesokan harinya, raja datang pagi-pagi sekali untuk melihat Daniel karena memang raja sangat mengasihi Daniel.
Dan 6:21 dan ketika ia sampai dekat gua itu, berserulah ia kepada Daniel dengan suara yang sayu. Berkatalah ia kepada Daniel: “Daniel, hamba Allah yang hidup, Allahmu yang kausembah dengan tekun, telah sanggupkah Ia melepaskan engkau dari singa-singa itu?”
Daniel menjawab Raja; Dan 6:23 Allahku telah mengutus malaikat-Nya untuk mengatupkan mulut singa-singa itu, sehingga mereka tidak mengapa-apakan aku, karena ternyata aku tak bersalah di hadapan-Nya; tetapi juga terhadap tuanku, ya raja, aku tidak melakukan kejahatan.”

Jika apa yang kita lakukan benar dihadapan Tuhan maka pembela kita adalah Tuhan sendiri.
Apa yang terjadi digua singa itu, apa yang terjadi ditengah situasi yang tidak kita harapkan itu ? dijerumuskan dalam sebuah persoalan yang sengaja dikonspirasikan untuk menghancurkan kita. Iblis menggunakan banyak cara, melalui siapa saja untuk menghalangi pertumbuhan Iman kita.

KemuliaanNya dinyatakan dalam persoalan.
Daniel menjawab Raja :
Allah-ku telah mengutus Malaikat-malaikatnya untuk mengatupkan mulut singa.
Dimana ada kehadiran Tuhan maka tempat itu menjadi tempat yang penuh dengan kemuliaan dan otoritas Surga. Daniel sangat yakin akan apa yang ia lihat itu. Saya coba membayangkan situasi saat Daniel baru akan dihempaskan dalam gua itu. Ketika pintu gua singa itu mulai dibuka, maka semakin keras kedengaran auman singa yang telah berkumpul dekat gua itu siap menerkam siapapun atau apapun yang masuk dalam gua itu. Saya tidak mengatakan bahwa Daniel tersenyum dalam kepasrahan karena ia memilki roh yang luar biasa, gejala awal dari semua orang ketika diperhadapkan dengan situasi seperti itu, maka pasti denyut nandi dan detak jantung akan sangat cepat sampai akhirnya kita bisa mengatasai itu, seandainya kita bisa. MUNGKIN, yang terlintas dalam pikiran Daniel dalam pemahaman yang sederhana ‘Tubuh ini binasa, jiwa selamat’ atau ‘mati masuk surga’ karena ia tahu tidak ada yang akan lepas dari kebuasan singa-singa itu. Tidak pernah ada yang lepas dari cengkraman singa-singa itu. (Dan, 6:25) diceritakan akan kebuasan singa-singa itu, dalam setiap tayangan Discovery Chanel maka yang kita tahu bahwa sebuas-buasnya singa Afrika, jika mereka mendapatkan mangsanya, mereka pasti menyisahkan tulang yang tidak dapat dimakannya. Tapi singa-singa dikerajaan Babel saat itu adalah singa yang tidak pernah menyisahkan makanannya karena tulang-tulangpun hancur.
Kita menemukan cerita iman dari seorang anak Tuhan yang SANGAT rohani lalu dihempaskan dalam persoalan yang wow, demikian besar dan beratnya tantangan itu. Ketika Daniel berada didalam gua itu, ia sendiripun dikagetkan dengan singa-singa yang tiba-tiba diam. Disaat itulah maka Daniel merasakan ataupun melihatnya secara langsung kemuliaan Tuhan, malaikat Tuhan yang tiba-tiba mengatupkan mulut singa-singa itu.
Psa 91:11 sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.
Psa 34:8 Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.
Ekspresi Daniel dalam kemuliaan Tuhan saat itu adalah pujian dan pengagungan kepada Tuhan sepanjang malam (doa semalaman) saya meyakini hal itu. Daniel mengalami pengalaman Kemuliaan dengan Tuhan digua singa. Persoalan berubah menjadi tempat yang sangat mengesankan, dan Allah hadir disana dalam kemuliaanNya.
Saya tidak mengatakan bahwa marilah kita mencari-cari masalah supaya kemuliaan Tuhan dinyatakan, tidak demikian, jika kita setia bersungguh-sungguh dalam Tuhan dan mengalami sebuah masalah itu berarti Allah sedang mengutus malaikatnya bagi kita untuk mengubah masalah kita menjadi tempat yang mengagumkan dimana Allah hendak menyatakan dirinya dan memberikan jawaban atas doa-doa kita dengan lebih dahsyat dari apa yang kita harapkan sebelumnya. Kebuasan singa-singa itu tidak akan menyentuh kita. Itu sebuah kepastian didalam Tuhan.

Jawaban diberikan melalui persoalan yang dihadapi.
Dan 6:24 Lalu sangat sukacitalah raja dan ia memberi perintah, supaya Daniel ditarik dari dalam gua itu. Maka ditariklah Daniel dari dalam gua itu, dan tidak terdapat luka apa-apa padanya, karena ia percaya kepada Allahnya.
Dilepaskan dari Gua Singa. Raja sangat bersukacita dan memerintahkan untuk membebaskan Daniel dari gua singa.
Dan 6:25 Raja memberi perintah, lalu diambillah orang-orang yang telah menuduh Daniel dan mereka dilemparkan ke dalam gua singa, baik mereka maupun anak-anak dan isteri-isteri mereka. Belum lagi mereka sampai ke dasar gua itu, singa-singa itu telah menerkam mereka, bahkan meremukkan tulang-tulang mereka.
Kekristenen tidak diajarkan untuk membalas dendam terhadap bentuk ketidak adilan, sebab penghakiman itu adalah dari Tuhan. Kita tidak boleh berdoa untuk terjadinya kecelakaan, atau hal buruk dialami oleh mereka yang tidak suka dengan kita. Allah yang akan menjadi hakim yang adil.
Mereka yang berkonspirasi untuk menghancurkan karier dan kesuksesan Daniel, dan atas perintah raja mereka dan keluarga mereka dilemparkan kedalam gua singa, dan singa-singa itu mengancurkan tulang-tulang mereka.
Setiap usaha yang akan menghancurkan iman kita bagaikan sedang menjerusmuskan diri mereka dalam sebuah lubang persoalan yang mereka ciptakan sendiri.
Orang-orang yang tidak suka terhadap Daniel hanya sempat berpesta semalam, karena keesokan harinya Daniel dilepaskan dan mereka yang dihempaskan. Jangan takut terhadap senyum kemenangan sementara dari mereka yang memusuhi kita sebab pada dasarnya mereka sedang berhadapan dengan Tuhan.

Melalui pengalaman gua singa (persoalan), maka Raja dan kerajaannya memuliakan Tuhan.
Daniel tidak perlu lagi untuk mengkhotbahi raja tentang keyakinannya akan kebesaran Tuhan, melalui pengalaman gua singa maka Raja mengakui Tuhan yang disembah Daniel. Raja semakin mengagumi Daniel. Karier Daniel semakin cemerlang.
Dan 6:29 Dan Daniel ini mempunyai kedudukan tinggi pada zaman pemerintahan Darius dan pada zaman pemerintahan Koresh, orang Persia itu.
Jawaban terhadap doa-doanya tidak berhenti disitu, melainkan melalui pengalaman gua singa maka seluruh kerajaan dalam pemerintahan Raja Darius diperintahkan untuk mengakui Tuhan yang disembah Daniel. Nama Tuhan semakin diagungkan.
Dan 6:27 Bersama ini kuberikan perintah, bahwa di seluruh kerajaan yang kukuasai orang harus takut dan gentar kepada Allahnya Daniel, sebab Dialah Allah yang hidup, yang kekal untuk selama-lamanya; pemerintahan-Nya tidak akan binasa dan kekuasaan-Nya tidak akan berakhir.
Dan 6:28 Dia melepaskan dan menolong, dan mengadakan tanda dan mujizat di langit dan di bumi, Dia yang telah melepaskan Daniel dari cengkaman singa-singa.”

Pengalaman gua singa bagi kita adalah pernyataan kemuliaan dan jawaban Tuhan.
- Tuhan tidak akan membiarkan orang-orang benar menderita untuk selamanya.
- Bapa tidak akan tega melihat anak-anakNya diperlakukan tidak adil atau disepelehkan.

Berusahalah untuk menjaga kredibilats kerohanian kita dengan sehati dalam Tuhan, Hindari kecemburuan dan suka menghakimi orang lain. Apalagi hamba Tuhan yang setiap hari mensuport anda dalam aktifitas dan pekerjaan anda dengan doa-doanya.
Ada dua pilihan bagi mereka yang meremehkan kehidupan orang benar didalam Tuhan.Mungkin agak ekstrim jika saya mengatakan; akan lebih baik jika anda pindah gereja supaya anda sendiri mungkin terhindar dan tidak terjerumus dalam gua singa. Atau akan terhormat jika mengambil sikap untuk cepat bertobat dan anda akan semakin diberkati dalam segala hal. Karena pertobatan selalu menggugah hati Tuhan.

Marilah kita belajar merespon setiap kenyataan dengan Iman yang hidup. Jika anda sedang setia dalam Tuhan dan anda merasa sedang dipelakukan dengan tidak adil dalam sebuah keadaan tertentu, milikilah spirit seperti Daniel. Masalah akan menjadi temapt yang mengagumkan untuk Tuhan lebih cepat, membrikan jawaban atas-doa-doa kita. Tuhan sedang tersenyum dengan kerohanian anda.

Sunday Service
GIGC – 2009
Ps. Jerry E Sanger, SH

Previous Topic:
Next Topic:

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Pantekosta
Pantekosta

Ayat Pokok: Kisah Para Rasul 2:1-4 Setelah 10 malam mengadakan kebaktian doa, hari ini kita tiba pada puncak perayaan: [Read More]

Berkat Umum dan Berkas Khusus
Berkat Umum dan Berkas Khusus

Hari ini adalah hari gereja pantekosta. Mungkin lain tahun kita akan adakan acara khusus setiap hari pantekosta. Kita [Read More]

Natal, Orang Majus dan Kita
Natal, Orang Majus dan Kita

Matius 2:1-12 Apakah makna natal? Salah satunya dapat kita rujuk pada peristiwa orang Majus yang datang ke Betlehem dan [Read More]

Natal
Natal

Ayat Pokok : Kidung Agung Hari-hari ini kita tengah memperingati Hari Kelahiran Tuhan Yesus.  Allah Yang Maha Kuasa [Read More]

Kita Bukan Lagi Dibawah Hukum Taurat,
Kita Bukan Lagi Dibawah Hukum Taurat,

Kita Bukan Lagi Dibawah Hukum Taurat, Tapi Dibawah Kasih Karunia. Firman Tuhan, Kolose 2:6-14, Dalam Dia kamu telah [Read More]

Insider

Archives