Disebut apakah perbuatan mengambil keledai orang lain tanpa terlebih dahulu memintanya kepada si pemilik? Benar, perbuatan itu disebut mencuri! Percayakah Anda kalau Injil menginformasikan kepada kita bahwa Yesus memerintahkan pencurian? Yesus jadi pencuri?
Kalimat diatas adalah pertanyaan dari orang yang tidak percaya injil, yang sedang dibahas di milis kita.
Betfage adalah desa kecil di Bukit Zaitun, dekat Betania, dekat jalan antara Jerusalem dan Yeriko. Mat.21:1, Mark.11:1, Luk.19:29. Arti Betfage adalah Rumah Zaitun Mentah. Di bukit inilah kelak Yesus akan datang untuk yang kedua kalinya.
Kejadian Yesus mengendarai keledai muda terjadi sekitar tahun 29-33, 6 hari sebelum kematianNya. Matius orang Lewi bekas pemungut cukai yang Yesus jadikan sebagai salah seorang dari 12 muridnya, yang saat kejadian itu ada bersama Yesus, mencatat peristiwa ini lebih 20 tahun kemudian, yaitu disekitar tahun 55-65 sebagai berikut:
Mat.21:1-3. Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem dan tiba di Betfage yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan: “Pergilah ke kampung yang di depanmu itu, dan di situ kamu akan segera menemukan seekor keledai betina tertambat dan anaknya ada dekatnya. Lepaskanlah keledai itu dan bawalah keduanya kepada-Ku. Dan jikalau ada orang menegor kamu, katakanlah: Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya.”
Markus adalah injil tertua yang ditulis oleh Markus yang juga disebut Yohanes, anak Maria, sekitar tahun 50-60. Dirumah Maria inilah orang percaya berkumpul ketika Petrus berada dalam penjara dan secara ajaib dibebaskan dari sana. Yohanes mungkin nama Yahudinya, sedangkan Markus adalah nama Yunani. Markus merupakan salah seorang pemimpin missionari waktu itu. Ia sepupu Barnabas. Col.4:10, yang bersama-sama dalam perjalanan missionari Paulus pertama.
Markus juga merupakan penyebab perpisahan antara Barnabas dan Paulus pada perjalanan missionari kedua Act.15:39. Paulus menolak mengikutsertakan Markus karena ia telah meninggalkan mereka di Yerusalem. Barnabas bergabung dengan Markus. Tapi pada akhirnya masalah mereka selesai dengan baik.Act.12:25, 13:5. Markus menulis kisah Betfage sebagai berikut:
Mark.11:1-6 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem, dekat Betfage dan Betania yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan: “Pergilah ke kampung yang di depanmu itu. Pada waktu kamu masuk di situ, kamu akan segera menemukan seekor keledai muda tertambat, yang belum pernah ditunggangi orang. Lepaskan keledai itu dan bawalah ke mari. Dan jika ada orang mengatakan kepadamu: Mengapa kamu lakukan itu, jawablah: Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya ke sini.” Merekapun pergi, dan menemukan seekor keledai muda tertambat di depan pintu di luar, di pinggir jalan, lalu melepaskannya. Dan beberapa orang yang ada di situ berkata kepada mereka: “Apa maksudnya kamu melepaskan keledai itu?” Lalu mereka menjawab seperti yang sudah dikatakan Yesus. Maka orang-orang itu membiarkan mereka.
Tabib Lukas menulis injil ini sekitar tahun 60-61. Ia mencatat peristiwa Betfage sebagai berikut:
Luk.19:29-34 Ketika Ia telah dekat Betfage dan Betania, yang terletak di gunung yang bernama Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan: “Pergilah ke kampung yang di depanmu itu: Pada waktu kamu masuk di situ, kamu akan mendapati seekor keledai muda tertambat, yang belum pernah ditunggangi orang. Lepaskanlah keledai itu dan bawalah ke mari. Dan jika ada orang bertanya kepadamu: Mengapa kamu melepaskannya? jawablah begini: Tuhan memerlukannya.” Lalu pergilah mereka yang disuruh itu, dan mereka mendapati segala sesuatu seperti yang telah dikatakan Yesus. Ketika mereka melepaskan keledai itu, berkatalah orang yang empunya keledai itu: “Mengapa kamu
melepaskan keledai itu?” Kata mereka: “Tuhan memerlukannya.”
Yohanes saudara Yakobus, Mark.1:193:17. Anak Zebedeus, penangkap ikan dari Galiliea yang dipanggil menjadi murid Yesus menulis injil ini sekitar tahun 80-90. Yohanes adalah murid yang dikasihi Yesus.John 13:23, 19:26, 20:2, 21:7, 20. Ia juga mencatat kisah ini. Keempat injil mencatat peristiwa yang sangat penting dalam penggenapan nubuatan dalam kehidupan Yesus.
Yesus adalah Allah yang menjadi manusia. Ia adalah Tuhan yang pernah berjalan di Israel dan Mesir, tinggal bersama manusia selama lebih kurang 33 tahun. Bersyukurlah kalau kita sudah percaya, karena masih ada banyak orang yang tidak percaya, bahkan Yahudi, bangsaNya sendiri masih banyak yang buta tentang hal ini. Teringat minggu lalu ketika kami bercakap-cakap dengan seorang rekan Yahudi dari Rusia. Ujung dari perdebatan antara Yahudi dan Bangladesh tentang Palestina, berakhir cukup menggembirakan karena si Yahudi mulai terbuka dengan kebenaran injil. Yang Bangladesh pergi meninggalkan kami, masih dengan konsep yang dipercayainya, tapi tanpa permusuhan.
Kita tahu bahwa perdebatan pasti terjadi ketika Yesus yang kita percaya sebagai Allah diberitakan. Sebutan baik lainnya boleh dan tak bermasalah, asal jangan katakan Ia Tuhan..! Alkitab mencatat bahwa Dialah Tuhan..! hal ini bisa dibuktikan.
Dibawah ini saya lampirkan 22 dari seratus catatan nubuat perjanjian lama yang telah digenapi oleh Yesus. Dengan penggenapan nubuatan ini maka iman kita terbukti tidak sia-sia, dan memang tidak satu orangpun yang pernah, dan akan lahir ke dunia sama seperti Yesus. Dialah Tuhan..! Orang Israel yang menantikan Messias-nya harus memperhatikan nubuatan-nubuatan tersebut untuk memastikan kebenarannya. Tidak boleh ada satu nubuatan pun yang tidak terjadi. Semua harus terjadi. Termasuk kedatangan Yesus kedua kali, pasti akan terjadi..!
- Messias/Raja/Pemerintah/Tuhan kita yang akan datang harus lahir dari suku Yehuda Gen.49:8-10, Mic.5:2. Nubuatan ini digenapi di Mat.1:1-3, Heb.7:14, Rev.5:5.
- Ia harus lahir di kota Betlehem, Yehuda. Mic.5:2. Digenapi di Mat.2:1-6. Yusuf yang tinggal di Nazaret, Galiliea, harus pergi ke Bethlehem, Kota Daud di Yudea karena sensus yang diadakan oleh Kaisar Agustus. Orang-orang waktu itu harus kembali ke kotanya untuk dihitung. Jika tidak ada sensus ini maka Yesus akan lahir di Nazaret dan nubuatan Mikha tidak digenapi yang tentunya akan menjadi masalah besar.
- Ia harus lahir dari garis keturunan raja Daud. Isa.9:7, 2 Sam.7:12-13, Jer.23:5,30:9. Digenapi di Mat.1:1, Luk.1:32, Act.13:22-23.
- Ia harus lahir dari seorang perawan. Isa.7:13-14. Digenapi di Mat. 1:18-23. Luk.1:26-35. Maria yang beriman dan takut Tuhan berani menanggung aib karena hamil sebelum menikah. Yusuf juga berani berkorban dan percaya dengan menikahi Maria tapi tidak bersetubuh sampai Yesus lahir.
- Salah satu nubuatan yang nampaknya seperti perkara kecil tapi sangat berarti adalah ayat yang sedang dipertanyakan dalam Lukas 19:23-25. Ayat ini merupakan penggenapan dari nubuatan nabi Zakharia yang disampaikan sekitar 518 tahun sebelum Yesus lahir.
Zec.9:9: Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.
Yesus mengendarai anak Keledai yang belum pernah ditunggangi orang, sedangkan ibu keledai juga telah dipelanai, mengikuti dari belakang tapi tanpa penunggangnya. Hal ini menggambarkan akan penolakan Israel pada Yesus.
Yesus adalah 100 persen Allah, dan 100 persen manusia. Sebagai Allah ia tahu akhir, sejak awalnya. Ketika menjalankan missiNya sebagai manusia, Ia tahu batas-batas yang menjadi tanggungjawabnya, termasuk ketika ditanya tentang kedatanganNya di Mark 13:32.
Waktu menuju Yerusalem, Yesus tahu bahwa saatnya telah tiba, dan ada seorang yang memiliki keledai di Betfage yang akan memberikan keledainya untuk dipakai menggenapi nubuatan Zakharia. Tidak ditulis apakah orang ini tahu akan nubuatan Zakharia atau tidak. Orang ini mungkin seperti Simeon yang menantikan penghiburan bagi Israel dimana Roh Kudus telah memberitahukan bahwa ia tidak akan mati sebelum melihat Juruselamat Luk.2:25-29. Jika Roh Kudus sudah memberitahukan hal ini kepada sipemilik keledai, ia hanya perlu bertanya kenapa keledai itu dilepaskan? Ketika murid-murid yang dipercaya sebagai Petrus dan Yohanes katakan: Tuhan memerlukan. Tahulah ia bahwa ia telah melakukan kehendak Tuhan.
Saya percaya Roh Kudus telah mengatakan hal yang sama kepada sipemilik keledai sehingga ia tidak ragu akan keputusannya. Ketaatannya telah membawa satu penggenapan nubuat yang harus terjadi. Hal ini juga menjelaskan bahwa tidak ada kesepakatan sebelumnya antara Yesus dengan si pemilik keledai. Ia tidak membantah membuktikan bahwa ia tahu dan percaya. Seandainya murid menjawab hal lain tidak seperti yang Yesus perintahkan, mungkin ia akan menolak memberikan keledainya.
Kita tahu bahwa Tuhan tidak pernah memaksakan kehendakNya kepada manusia. Manusia bebas memilih dan memutuskan apakah mau Tuhan pakai atau tidak. Manusia bebas untuk taat atau membantah. Biasanya Tuhan akan memberitahukan apa yang akan dikerjakanNya kepada orang yang percaya. Seperti halnya kepada Maria. Tuhan tidak sewenang-wenang melakukan kehendaknya pada Maria tanpa perlu minta persetujuan. Malaikat menyampaikan rencana Tuhan pada Maria. Maria bebas menentukan ya atau tidak. Demikian juga yang terjadi dengan Yusuf. Atau pada kisah persiapan perjamuan malam yang dicatat di Mark.14:12-16:
Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi, pada waktu orang menyembelih domba Paskah, murid-murid Yesus berkata kepada-Nya: “Ke tempat mana Engkau kehendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?” Lalu Ia menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan: “Pergilah ke kota; disana kamu akan bertemu dengan seorang yang membawa kendi berisi air. Ikutilah dia dan katakanlah kepada pemilik rumah yang dimasukinya: Pesan Guru: di manakah ruangan yang disediakan bagi-Ku untuk makan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku? Lalu orang itu akan menunjukkan kamu sebuah ruangan atas yang besar, yang sudah lengkap dan tersedia. Di situlah kamu harus
mempersiapkan perjamuan Paskah untuk kita!” Maka berangkatlah kedua murid itu dan setibanya di kota, didapati mereka semua seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka. Lalu mereka mempersiapkan Paskah.
Tuhan sudah mempersiapkan segala sesuatunya termasuk orang yang akan taat pada rencanaNya. Jadi tindakan Yesus sehubungan dengan keledai ini bukanlah pencurian atau sejenisnya. Tapi ini adalah nubuatan sejak 518 tahun lalu yang harus digenapi. Tuhan sudah tahu dan sudah dikatakan sejak jaman Zakharia bahwa peristiwa ini pasti terjadi. Dia tahu ada seseorang yang memiliki iman yang taat dan akan memberikan keledainya sebagai penggenapan nubuat yang sekaligus melengkapi pembuktian bahwa Yesuslah Tuhan, Raja Israel. Lagipula, keledai ini tidak diambil, tapi hanya dipinjam. Saya bisa bayangkan betapa sukacitanya si pemilik keledai karena dia telah terlibat dalam pekerjaan besar
dalam sejarah umat manusia.
Sebagian dari nubuatan lainnya yang membuktikan bahwa Yesus-lah Messias:
- Raja-raja akan memberikan hadiah dan sujud menyembahNya. Psalm 72:10-11. Digenapi di Mat.2:1-11.
- Ada pembunuhan anak-anak saat kelahiranNya. Jer.31:15. Digenapi di Mat.2:16-18.
- Harus mengungsi dan dipanggil kembali dari Mesir. Hos.11:1. Digenapi di Mat.2:13-15, 19-21.
- Akan berbicara dengan perumpamaan dan arti yang tersembunyi. Psalm 78:2. Digenapi di Mat.13:10-16, 34-35, Luk.8:10.
- Seseorang akan mempersiapkan jalan baginya. Isa.40:3-5. Digenapi di Mat.3:3, Mark.1:3,Luk.3:3-5, John.1:23.
- Penyembuh dan melakukan mujijat. Isa.35:4-6. Digenapi di Mat.9:30, 11:4-6, 12:22, 20:34, 21:14. Mark. 7:32-35, John 9:1-7, 11:47.
- Sebagai korban Paskah tanpa tulang yang dipatahkan. Ex.12:46, Numb.9:12, Psalm 34:20. Digenapi di John 19:31-36.
- Akan mati disalib sebagai kutuk ganti kita. Deut.21:23. Digenapi di Gal.3:13.
- Tangan dan kakinya akan dipaku. Psalm 22:16, Zec.12:10. Digenapi di Mat.27:35, John 19:18, 34-37, John 20:25-29.
- Tentara akan membuang undi untuk jubahNya. Psalm 22:18. Digenapi di John.19:23-24, Mat.27:35, Mark.15:24, Luk.23:34.
- Akan diberikan anggur asam bercampur empedu. Psalm 69:20-22. Digenapi di Mat.27:34, 27:48, Mark.15:23, 15:36, Luk.21:36, John.19:29.
- Akan dikhianati oleh rekan sendiri. Psalm 41:9, 55:12-14. Digenapi di Mat. 26:14-16, 26:23, 26:47-50, Luk.22:19-23, 48, John.13:18-30, 18:2-5.
- Akan dikubur dengan orang kaya. Isa.53:9. Digenapi di Mat.27:57-60.
- Dijual seharga 30 keping perak. Zec.11:12-13. Digenapi di Mat.27:3, 6-10.26:14-15.
- Akan dibangkitkan dari kematian. Psalm 16:8-11. Digenapi di Luk.24:6-8, John 20, Act.1:3, 2:32, 13:34-37, 2 Tim.2:8.
- Mengalahkan kematian dengan kebangkitan. Psalm 16:8-11, 49:15, 86:13. Digenapi di Act.2:24-36, 13:30-39, 1 Cor. 15:3-4.
- Naik ke Surga. Psalm 68:18. Digenapi di Luk.24:51, Act.1:9, Eph.4:8.(nyc051810).
