Sunday May 20th 2012

Cinta Untuk Rumah-Mu Menghanguskan Aku”"

Author : | This author have 132 posts

Yohanes 2:13-17

Ketika masuk ke dalam Bait Allah di Yerusalem, Yesus mendapati Rumah Allah kotor oleh hewan-hewan yang dibawa masuk untuk diperjual-belikan sebagai korban.  Juga oleh meja penukaran uang.  Ia marah dan mengusir mereka semua dari Bait Suci.  Menyaksikan hal itu, murid-murid teringat pada ayat dalam Perjanjian Lama: “Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku.”

Cinta
Cinta Tuhan akan Rumah BapaNya begitu besar sehingga Ia tidak rela rumah itu dinajiskan orang.  Cinta memiliki kekuatan yang sangat besar. 

 

Kidung Agung 8:6-7 – “… cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN!  Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya.  Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina.” 

Mazmur 69:8-10 – “Sebab oleh karena Engkaulah aku menanggung cela, noda meliputi mukaku.  Aku telah menjadi orang luar bagi saudara-saudaraku, orang asing bagi anak-anak ibuku; sebab cinta untuk rumah-Mu menghanguskan aku,….”  Apa yang diucapkan Daud dalam Mazmur 69 digenapi oleh Tuhan Yesus.  Apa yang tertulis dalam Perjanjian Lama, digenapi dalam Perjanjian Baru.

Cinta Untuk Rumah Tuhan
Pada tahun 1500 Sebelum Masehi, Musa memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir menuju tanah perjanjian di bawah pimpinan tiang awan di waktu siang, dan tiang api di malam hari.  Waktu itu mereka memiliki satu Bait Allah, yaitu bangunan dari kayu yang bisa dibongkar-pasang, disebut Tabernakel – tempat di mana Tuhan tinggal di dalamnya. 

Raja Daud yang hidup 500 tahun kemudian, begitu mencintai Rumah Tuhan, padahal ketika itu Bait Allah tidak ada di Yerusalem.  Itu sebabnya ia sangat rindu untuk membangun Bait Allah yang permanen di Yerusalem. 

Maka untuk keperluan pembangunan Rumah Allah, raja Daud pun mempersiapkan – 1 Tawarikh 22:14-16:
1. 100.000 talenta = 3.400.000 kg emas;
2. 1 juta talenta = 34 juta kg perak;
3. sangat banyak tembaga dan besi;
4. kayu dan batu,
5. dan lain-lain.
 
Begitu besar cinta Daud kepada Rumah Allah, sehingga ia dengan rela dan sukacita menyumbang dari harta pribadinya – 1 Tawarikh 29:3-5:
1. 3.000 talenta = 102.000 kg emas dari emas Ofir;
2. 7.000 talenta = 238.000 kg perak murni.

Bangunan Bait Allah
Bangunan permanen Bait Allah pertama yang sangat indah akhirnya berhasil dibangun oleh raja Salomo.  Namun karena kedurhakaan bangsa Israel, Bait Allah dihancurkan oleh raja Nebukadnezar.  Emas dan peraknya diambil dan diangkut ke Babel.

Setelah sekian tahun berlalu, Tuhan menyatakan kemurahanNya.  Bangsa Israel yang dibuang dan diasingkan mulai dikembalikan ke Yerusalem dan diijinkan membangun Bait Allah yang lebih besar dan lebih mulia dari yang dibangun Salomo.  Bait Allah inilah yang dibersihkan Yesus dari para pedagang dalam Yohanes 2.

Tetapi karena bangsa Israel kembali berbuat dosa, Tuhan menghukum.  Bait Allah kedua ini pun dihancurkan oleh jenderal Titus dari Roma pada tahun 70 Masehi.  Empat ratus tahun lamanya bangsa Yahudi hidup dalam kekeringan.  Tuhan tidak lagi berfirman melalui nabi-nabiNya. 
Sampai sekarang tidak ada Bait Allah di Yerusalem.  Bangsa Yahudi tidak lagi bisa menyembah dan membawa korban persembahan dalam Bait Allah.  Rumah ibadah/sinagog ada untuk sembahyang.  Tetapi untuk membawa korban, mereka tidak punya mezbah dalam Bait Allah.

Rahasia
Rasul Paulus menghendaki umat Tuhan mengetahui rahasia tentang mengapa bangsa Israel telah menjadi tegar = keras tengkuk.  Sampai sekarang sebagai bangsa, mereka belum menerima keselamatan!

Roma 11:25-26 – “Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.  Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan,….”

Pintu keselamatan bagi bangsa Yahudi saat ini masih tertutup dan belum bisa dibuka, sebelum penuh jumlah orang-orang dari bangsa lain/kafir yang diselamatkan.  Apabila jumlahnya tercapai, maka pintu kemurahan untuk orang-orang non-Yahudi ditutup, dan pintu keselamatan bagi orang-orang Yahudi dibuka.  Pada saat itulah, seluruh orang Israel akan diselamatkan.  Jadi jangan heran kalau sampai saat ini banyak orang Yahudi membenci orang Kristen.

Bait Allah: Saudara & Saya

Saudara dan saya adalah Bait Allah – tempat kediaman Allah.  Efesus 2:19-21 – “Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.  Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan.  Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.”  Tuhan Yesus memberkati saudara.

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Akhir Zaman – Eskatologi* (1)
Akhir Zaman – Eskatologi* (1)

I.Pentingnya Pelajaran Kedatangan Yesus Kedua Kali. Para malaikat berkata kepada murid-murid Tuhan ketika menyaksikan [Read More]

Kolose (21-30)
Kolose (21-30)

COLOSSIANS  21 There can be no statement of more importance to the church than that which the Apostle made concerning [Read More]

Kolose 11-20
Kolose 11-20

COLOSSIANS  11 Redemption is necessary when a person or item of some sort is held captive by an evil force or group. A [Read More]

Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)
Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)

BAB I: KEBERADAAN MALAIKAT. Memang harus diakui bahwa ayat-ayat referensi tentang malaikat dalam Alkitab hanya sedikit. [Read More]

Kolose (1-10)
Kolose (1-10)

Greetings in the lovely name of our Lord Jesus Christ. It is a joy to once again be able to send you a daily study. My [Read More]

Insider

Archives