Dalam hidup ini kita harus selalu mengandalkan Tuhan agar apa yang dilakukan tidak sia-sia.
Keberhasilan yang kita capai janganlah membuat kita menjadi sombong, merasa seolah segalanya
dapat dilakukan karena kemampuan kita. Firman Tuhan mengatakan : Diberkatilah orang
yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
Keberhasilan dan kesuksesan kadang membuat kita lupa bahwa segalanya karena kemurahan-Nya,
dan hanya oleh kuasa-Nya kita dapat bertahan sampai sekarang ini.
Ada pelajaran yang indah dari Nabi Elia, bagaimana dia dapat melewati masa-masa yang sangat
sulit. Selama tiga tahun Samaria dilanda kekeringan dan kelaparan, akan tetapi Tuhan sanggup
memeliharakan Elia dengan cara yang sangat luar biasa.
Pada saat Tuhan akan mengakhiri masa ini, Dia juga memakai Elia untuk menunjukkan kuasa-Nya,
api dari langit membakar semua korban bakaran yang telah disiapkan oleh Elia, dan kemudian ada
tahap akhir dimana Elia harus berserah penuh pada Tuhan, Elia harus berdoa sampai tujuh kali
barulah hujan turun dengan derasnya.
Akan tetapi kita melihat bahwa ketika Elia lupa bahwa semua itu hanya oleh kuasa Tuhan maka dia
merasa sangat ketakutan oleh ancaman Izebel, yang hanyalah seorang wanita. Elia yang begitu
tegar dan perkasa kini menjadi Elia yang ketakutan dan patah semangat . . . . . . . .
Kiranya Roh Kudus selalu mengingatkan bahwa hanya oleh kuasa-Nya maka kita dapat bertahan
menghadapi & melakukan segala perkara.
