Mazmur 37:4 dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.
Dalam salinan lain, dipakai kata ‘delight yourself also in the Lord’ … senangkanlah dirimu juga di dalam Tuhan.
Kata delight, ketika saya lihat di kamus, artinya mengambil sukacita yang dari Tuhan bagi diri kita sendiri.
Saya ingin bagi dalam tiga macam berkat yang akan dihasilkan oleh hal ini. Sebelum 3 berkat itu kita tahu, kita harus tahu dulu apa dan bagaimana delight ini. Yang dimaksud delight yourself adalah hubungan saudara pribadi ‘satu lawan satu dengan Tuhan’. Kalau saudara seorang pria, saudara punya hubungan dengan Tuhan. Bukan istri, bukan berdua dengan Tuhan, bukan satu keluarga dengan Tuhan, apalagi satu jemaat dengan Tuhan tapi satu lawan satu. Hubungan pribadi saudara dengan Tuhan. Sebab ada kata yourself, dirimu sendiri. Sukacitakanlah dirimu sendiri dengan kesukaan dari Tuhan. Ambillah sukacita Tuhan dan nikmatilah oleh dirimu sendiri akan Tuhan.
Jadi kalau saya tanya sama saudara, apa artinya delight? Mengambil sukacita Tuhan dan kita ambil untuk diri kita sendiri! Bukan istri kita, bukan anak kita, bukan keluarga kita tapi satu lawan satu – kita dengan Tuhan. Sebab keselamatan itu satu lawan satu. Kita selamat dengan Tuhan.
Nah, saya ingin meningkatkan hubungan pribadi saudara dengan Tuhan.
Sukacitakanlah dirimu. Siapa yang harus bersukacita? Pribadi saya, pribadi saudara. Satu lawan satu. Delight yourself. Nikmati dirimu dengan kenikmatan yang datang dari Tuhan, dengan sukacita yang datang dari Tuhan.
Saudara tidak bisa tanggung jawab keselamatan istri, keselamatan anak, keselamatan keluarga. Saya tidak bisa tanggung keselamatan jemaat, keselamatan keluarga, keselamatan anak-anak saya. Semuanya satu lawan satu dengan Tuhan. Saya bilang tadi, kita akan dapat tiga berkat.
Berkat yang pertama: Kalau kita bersukacita, menyukakan diri kita, bersukacita dengan sukacita yang Tuhan beri yang kita terima di dalam hati kita, berkat yang pertama, Dia juga akan menyukai kita.
Kalau saudara menyukai Dia, pasti Dia menyukai kita. Kita tidak bisa bertepuk tangan sebelah. Nggak bisa bunyi. Harus dua tangan. Jadi Tuhan mau mengasihi kita tidak ada respon dari kita, tidak bisa terjadi. Maka berkat pertolongan-Nya tidak kita alami karena kita tidak respon sama Tuhan. Ngomong saja dalam doa: Tuhan, aku mengasihi Engkau.
Kalau saudara menyukakan diri saudara dengan Tuhan, Tuhan akan menyukai saudara. Itu berkat yang pertama, Dia akan menyukai saudara, Dia akan menyenangi kita.
37:4 …; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.
Yang kedua, Dia akan memberkati saudara. Wah, di pikiran saudara Mercides, motor Kawasaki, motor Honda. Rumah, saya belum punya. Toko. Sukses. Saya ingin naik pangkat.
Bergembiralah karena Tuhan. Dia tidak bilang, bergembiralah karena engkau kaya, bergembiralah karena engkau punya rumah, bergembiralah karena engkau punya mobil, bergembiralah karena pangkatmu tinggi, bergembiralah karena engkau kenal presiden, bergembiralah karena engkau kenal Anggodo, bergembiralah karena engkau kenal orang besar, tidak. Bergembiralah karena engkau kenal Tuhan.
Saudara boleh ngomong apa-apa, Mercy apa boleh. Tapi apa kuncinya, apa kuncinya supaya Tuhan memberikan kepada kita apa yang diinginkan hati kita? Kuncinya ini. Dengar baik-baik: Kalau kita menyenangkan diri kita dengan Tuhan maka keinginan hati kita akan sesuai dengan keinginan hati Tuhan.
Saya kasih contoh raja Salomo. I Raja Raja 3, dia baru jadi raja menggantikan ayahnya. Ketika dia jadi raja, dalam satu mimpi Tuhan datang kepada Salomo dan Dia bilang begini: Salomo, apa yang engkau inginkan, ngomong. Apa saja, satu saja, Aku kasih.
Dan Salomo bisa ngomong apapun juga, pasti dikabulkan. Tapi Salomo pandai, dia bilang: Tuhan, beri kepada saya hikmat. Hikmat itu tidak diajarkan di sekolah, saudara; hikmat itu yang ngajarnya Tuhan. Berikan saya hikmat. Oke, kata Tuhan, Aku beri kamu hikmat. Walaupun kamu nggak minta kekayaan, Aku akan kasih kekayaan. Dan apa yang terjadi? Salomo selain dapat hikmat dapat kekayaan, kuasa, keterkenalan, terkenal di mana-mana. Sampai sekarang namanya masih disebut-sebut di mimbar ini. Sudah 3000 tahun yang lalu. Beri saya hikmat. Sebab Tuhan bilang: Tidak ada yang pernah kaya seperti kamu dan tidak akan ada yang lebih kaya dari pada kamu.
Tuh, Tuhan. Kalau saudara senangnya dengan Tuhan, ngobrol dengan Tuhan, menyenangi Tuhan, Tuhan itu dikeukeuweuk oleh saudara, saudara senang sama Tuhan. Sedikit-sedikit Tuhan, apa-apa Tuhan, ada persoalan Tuhan, apa-apa Yesus. Semuanya Yesus. Disukakan Yesus, haleluyah Yesus semua … Dia akan memberkati saudara.
Maka saya nggak takut tahun 2010. Saya dinubuatkan lagi kemarin hari jumat, satu pendeta dari Amerika tiba-tiba lagi sembahyang dia diam. Dia panggil tante Brodland, suruh salin, dia bernubuat tentang saya, dia bernubuat begini, kurang lebih: Aku akan memakai engkau dan tahun di depan kamu akan ada banyak tantangan. Tapi kamu jangan takut, Aku beserta dengan kamu dan Aku akan menambahkan kepadamu umur yang panjang. Dokter bilang kemarin mustinya sudah lewat, tapi nubuatan dari Tuhan, masih panjang umurku.
Yang ketiga,
37:5 Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;
Bahasa Inggris, commit your way to the Lord. Siapa tahu persamaan dari commit? Berjanji. Bawa dirimu sendiri janji. Tadi senangkan dirimu, sekarang commit yourself. Satu lawan satu dengan Tuhan. Tuhan, saya berjanji, commit. Tahun 2010 ini saya mau commit diri saya. Saya mau lebih rajin, saya mau lebih baik.
Dalam kata commit ini termasuk nggak bawa diri, bagaimana Tuhan. Sebab kalau Tuhan bilang kanan, tadi kan udah commit, kita ke kanan. Dia bilang berhenti, sudah commit, kita berhenti. Balik kanan, kita sudah commit, balik kanan. Jalan di tempat, sudah commit, kita jalan di tempat. Maju jalan, hayu sudah commit sama Komandan kita.
Kalau kita commit, apa katanya?
37:5 …, dan Ia akan bertindak.
Bahasa Inggris, And He shall bring it to pass … dan Tuhan akan membuat hal itu kejadian. Jadi kalau saudara nggak minta apa-apa tapi dalam hati kecil sudah duh, Tuhan saya belum punya rumah, ingin punya rumah. Karena saudara commit sama Tuhan maka Tuhan akan membuat itu terjadi. Duh, Tuhan saya sekolah ingin sekolah tinggi tapi orang tua saya kurang keuangannya, Tuhan tolong. Saudara commit sama Tuhan, Tuhan akan memberikan tiba-tiba bea siswa.
Saudara disayang Tuhan cuma saudara nggak tahu. Sekarang saya beri tahu, saudara itu disayang Tuhan. Maka kita harus commit sebab yang menyayangi kita ini Tuhan. Saya disayangi Gus Dur tapi Gus Durnya meninggal. Siapa lagi yang sayangi saya? Saya datang ke sana ke istrinya: Saya disayang Gu Dur, loh. Loh, siapa anda, sampean sopo? Gus Dur sudah meninggal. Tapi kalau Tuhan sayang kita, kita meninggal, istri kita dijaga, anak kita, cucu kita, cicit kita … semua dibela sama Tuhan. 7 turunan. Maka saya ingin saudara memperhatikan 3 ayat.
Yang pertama ayat 1,
37:1 Dari Daud. Jangan marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang;
37:7 Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya.
37:8 Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan.
Kalau Tuhan sudah ngomong sampai tiga kali: Jangan marah! … kita baca. Empat kali, loh.
Yang tiga dipakai anger, jangan marah. Yang keempat, do not fret, jangan putus asa. Tapi di bahasa Indonesia jangan marah. Kalau Tuhan udah ngomong empat kali jangan marah, kita masih mau marah, itu bukan salah Tuhan kalau kita nggak diberkati. Jangan iri hati, jangan marah. Marah itu dosa.
Bagaimana supaya saya jangan marah-marah saja bagaimana ya? Saya kasih rahasianya, Mazmur
32:1 Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!
32:2 Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!
32:3 Selama aku berdiam diri, tulang-tulangku menjadi lesu karena aku mengeluh sepanjang hari;
32:4 sebab siang malam tangan-Mu menekan aku dengan berat, sumsumku menjadi kering, seperti oleh teriknya musim panas. Sela
32:5 Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela
32:6 Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi Engkau dapat ditemui; sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi, itu tidak melandanya.
32:7 Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak. Sela
Banyak orang datang sama Tuhan dia menutupi dirinya, dia menutupi dosanya. Kalau saudara pura-pura benar, kalau saudara menutupi dosa, Tuhan buka. Tapi kalau saudara membuka dosa saudara, mengaku kesalahan saudara, saya tadi bilang, satu lawan satu. Jangan ngaku sama orang, jangan ngaku sama pastor, ngaku sama Tuhan. Ngaku: Tuhan, saya pemarah, saya banyak kekurangan, saya banyak kesalahan, Tuhan tolong saya. Kalau saudara terbuka, Dia tutup. Berbahagialah yang ayat 1, dosanya ditutupi.
32:1 Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi!
Dosanya diakui di depan Tuhan tapi akibat dari dosa itu Tuhan tutup. Kalau kita nutup-nutupi, dosa, biarin, nggak ada yang tahu inilah, pendeta nggak ada, tidak ada yang lihat ini. Saya lihat satu anak muda kita sedang naik motor sambil merokok. Dia rasa gaya, dia rasa action hebat. Memang nggak bisa dipaksa, dia musti lepas dari Tuhan.
Ngaku sama Tuhan. Tuhan, saya masih ada ini, Tuhan tolong. Kalau saudara membuka diri, Tuhan menutup kekurangan, kesalahan kita. Kalau saudara datang sama Tuhan menutup, diam-diam, Tuhan nggak tahu … eh, Dia buka. Ayat 8,
32:8 Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kau tempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.
Begitu saya dapat ayat ini, terima kasih Tuhan, kalau aku jalan seperti six million dollar man, matanya Tuhan ada di atas kepala saya. Mata Tuhan ada bersama dengan saya.
Kalau kita menyenangkan Tuhan dengan sungguh-sungguh, mata Tuhan tertuju kepada kita. Serahkan rencana saudara, serahkan hari depan saudara, serahkan kepada Tuhan. Serahkan. Dia lebih tahu banyak dari pada kita.
Lihat sayangnya Tuhan sama saudara. Kalau saudara terbuka kepada Tuhan, Dia menutupi … itu hatinya Tuhan. Kalau saudara nggak jujur, nutup-nutupin … Dia buka. Tapi kalau kita terbuka, ya Tuhan, memasrahkan diri, saya banyak salah, saya banyak dosa. Tuhan, ampuni saya. Mengaku sama Tuhan. Ampuni saya, kesalahan saya, kekurangan saya, kelalaian saya. Oh Tuhan, ampuni saya … sore ini Dia akan tutup, diampuni. Kalau sudah diampuni, sudah. Tuhan kalau mengampuni saudara, Dia lupa kesalahan saudara. Senang ikut Tuhan? -011710-
