Keluaran 12:37
Kemudian berangkatlah orang Israel dari Raamses ke Sukot, kira-kira enam ratus ribu orang laki-laki berjalan kaki, tidak termasuk anak-anak”.
Ayat pokok ini menggambarkan tentang bangsa Israel yang mulai berangkat keluar dari Mesir. Sesudah beberapa lama Tuhan menyiapkan bangsa ini dengan jalan mengadakan, mendatangkan hukuman atas Firaun dan bangsa Mesir; karena selalu mengeraskan hati, melawan dan tidak mau menurut perintah Tuhan. Maka akhirnya, keluarlah juga bangsa Israel dari Mesir.
“SATU ORANG BISA MENJADI BERKAT. Saudara-saudara, mereka berangkat sesudah mereka tinggal di Mesir sekian banyak tahun lamanya (430 tahun – ayat 40). Di mulai dari hanya satu orang sebenarnya, yaitu YUSUF, salah seorang anak dari 12 anak laki-laki Yakub. Yusuf ini, satu, yang masuk ke Mesir. Masuknya itu juga karena dibuang, karena dia dijual oleh saudara-saudaranya yang tidak cinta kepadanya. Dijual kepada orang-orang Ismaili lalu dia dibawa ke Mesir dan disana menjadi budak untuk bekerja kepada orang. Lalu dia difitnah dan dimasukkan dalam penjara. Kalau masih menjadi budak diluar bisa bekerja, masih lumayan; tapi akhirnya sesudah dia difitnah, dia dimasukkan dalam penjara.
Tapi, jalan Tuhan adalah jalan yang luar biasa. Sekalipun saudara-saudaranya membenci Yusuf, berusaha untuk membunuhnya, Tuhan dapat mengubah apa yang tadinya direncanakan oleh manusia untuk mendatangkan kebinasaan, mendatangkan kecelakaan bagi Yusuf. Begitulah Allah juga bisa membuat sesuatu yang baik, sehingga Yusuf bisa menjadi Perdana Mentri di Mesir. Seluruh kekuasaan di Mesir berada ditangan Yusuf. Hanya kursi kerajaan yang tidak diberikan kepada Yusuf. Sebab itu kita tidak perlu takut, apapun yang terjadi dalam perjalanan hidup kita ini. Mungkin orang merencanakan yang jahat bagi kita atau mungkin keluarga merencanakan yang tidak baik bagi kita. Tuhan lebih tahu segala sesuatunya, dari jalan yang celaka itu Tuhan bisa membuka jalan, menjadi jalan yang menguntungkan. Mungkin teman dalam usaha bisa membuat kita menjadi bangkrut dengan cara mereka yang jahat; tapi jalan Allah adalah jalan yang luar biasa, dapat mengubah !! Dalam segala perkara Allah turut bekerja bersama-sama mendatangkan kebaikan bagi kita. Halleluyah.
Demikian juga dengan Yusuf, akhirnya saudara-saudara Yusuflah yang datang kepadanya, mencari, beli gandum bahkan bapak mereka juga dibawa dan tinggal di Mesir. Dan disanalah mereka tinggal ratusan tahun, beranak cucu. Mulai dari Yusuf, satu orang, kemudian dengan saudara-saudaranya tujuh puluh orang; kemudian kita membaca tadi yang keluar laki-laki yang kuat berjalan saja adalah enam ratus ribu orang. Ini laki-laki yang kuat dan bisa berperang, belum termasuk anak-anak, belum termasuk anak-anak dengan ibu mereka. Jadi jumlahnya sudah jutaan orang, waktu mereka keluar. Dari satu orang, akhirnya jutaan orang yang keluar dari Mesir.
Kemudian berangkatlah orang Israel dari Raamses ke Sukot…, kata “berangkat” ( bahasa aslinya, Ibrani: mencabut; bahasa Inggris: “to pull-up” = menarik, mencabut keatas); Jadi “berangkat” sama seperti mereka mencabut keatas untuk berangkat. Yes 54:1-2: Yesaya adalah seorang nabi yang banyak mendapat pesan dari Allah untuk disampaikan kepada bangsa Israel. Banyak sekali mengemukakan nubuatan-nubuatan tentang apa yang akan terjadi di kemudian hari, salah satunya Yesaya 54 yang merupakan perjanjian damai; yang membahas tentang kebahagiaan dari orang yang tidak mempunyai anak. Sekalipun mempunyai anak merupakan suatu kebahagiaan dalam Rumah Tangga, itu adalah berkat daripada Tuhan dalam keluarga. Zaman dulu, dalam Perjanjian Lama banyak ayat yang menceritakan tentang bagaimana seorang wanita yang hidup dengan laki-laki lalu tidak mempunyai anak, maka si wanita itu lebih baik mati daripada hidup sebagai istri dan tidak mempunyai anak. Sebab dia merasa dihina tidak mempunyai anak.
KEBANGUNAN ROHANI YANG BESAR. Nah, saudara-saudara begitulah juga keadaan rohani dari kita kalau kita tidak mempunyai anak rohani. Kita merupakan bayangan dari gereja Tuhan, seharusnya mempunyai anak rohani, harus bertambah banyak. Tetapi dalam sejarah, gereja tetap ada, namun ada saat-saat tertentu gereja Tuhan itu seperti tidak bertambah, tidak ada gairah, tidak ada pertumbuhan dalam kehidupan gereja bahkan tidak ada perkembangan juga. Tapi Tuhan janjikan bahwa mereka yang tidak pernah melahirkan, tidak pernah mempunyai anak, tidak pernah melahirkan anak – bersorak sorailah. Ini berbicara tentang satu nubuatan. Mungkin saudara pernah mendengar, membaca dalam buku-buku yang diterbitkan oleh gereja kita, GPdI adanya \”TUAIAN GLOBAL\” yang merupakan tema kerja kita Tahun 2003 ini, yaitu akan ada tuaian jiwa-jiwa secara besar-besaran dan bersifat global.
RUMAH TUHAN = TEMPAT DAMAI. Sebab itu, salah satu nubuatan yang kita pegang adalah Yes 2:2 inilah gunung tempat rumah Tuhan; Rumah Tuhan disini berbicara tentang gereja Tuhan. Gereja Tuhan bukan berbicara tentang gedung gereja, bukan berbicara tentang denominasi gereja, tetapi gereja Tuhan berbicara tentang semua orang-orang percaya akan menjulang tinggi diatas bukit-bukit dan segala bangsa akan berduyun-duyun kesana. Saudara percaya, apa yang Tuhan janjikan bahwa diakhir zaman bangsa-bangsa, orang-orang akan datang mencari gereja Tuhan, mencari “rumah Tuhan”…?!.
Yes 2:3 Ini bukan berbicara tentang kota Yerusalem yang ada di Israel sana; yang selalu ada bom-bom bunuh diri meledak, ada banyak korban selalu berjatuhan. Tapi berbicara tentang Yerusalem yang merupakan gereja Tuhan, kita melihat arti rohani dari ayat-ayat ini. Yerusalem, kota damai, berbicara tentang gereja Tuhan. Kalau kota damai Yerusalem yang sekarang ini, damai nya apa… ?! Tiap kali ada bom yang meledak disana; tetapi Yerusalem gereja Tuhan, dimana Yesus sebagai Juruselamat nya, disana ada damai, ada ketenangan, dan kesanalah orang akan pergi ! Jadi jelas sekali, diakhir zaman ini manusia akan mencari tempat damai, mencari damai; karena di dunia ini tidak ada damai. Ancaman perang selalu terdengar, apa akan terjadi dalam beberapa hari yang akan datang (Perang AS – Irak ). Ketakutan timbul ! Tetapi Alkitab berkata : Justru pada waktu orang tidak mempunyai damai, maka orang akan mencari rumah Tuhan, mencari Tuhan, mencari ajaran, mencari Firman Tuhan.
Mereka akan mencari Firman Tuhan, sebab itu kita perlu sekali mempunyai Firman Allah, sebab nanti akan ada orang-orang yang mencari Firman Allah kedalam kita. (Luk 11:5-8) Betapa pentingnya kita memiliki roti pada tengah malam, akhir zaman. Karena akan datang orang-orang mencari makanan rohani, dan kalau kita tidak mempunyai makanan rohani, apakah yang akan kita berikan bagi mereka ? Kita akan menghadapi hari-hari, dan tahun-tahun, dimana kita akan melihat satu tuaian yang luar biasa akan terjadi di akhir zaman ini; yaitu adanya suku-suku bangsa berduyun-duyun datang ke rumah Tuhan, halleluyah.
Tapi untuk itu kita perlu berdoa, kita perlu mempersiapkan diri; sebab itu dalam Yes 54: 1-2 tadi, dia berkata : Bersorak-sorailah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan !,…..hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin – artinya belum pernah melahirkan anak, mempunyai anak rohani. Pada suatu waktu gereja seperti tidak ada perkembangan, tetapi Tuhan janjikan pada satu waktu akan terjadi kebangunan rohani yang luar biasa, dan akan banyak orang datang berduyun-duyun kepada Tuhan (gereja) mencari Firman Allah.
SIAPAKAH MEREKA YANG DATANG ITU ? Yes 60 : 5-7 Saudara harus membaca arti rohani nya, mereka datang dengan membawa emas (Kemuliaan) & kemenyan (Penyembahan). Mereka akan memeriahkan dan menyemarakkan rumah keagunganKu sehingga penuh dengan kemuliaan. Pada waktu apa saudara-saudara ? Pada saat kambing domba Kedar berhimpun dan domba-domba jantan Nebayot tersedia untuk ibadah. Saudara periksa dalam Alkitab, siapa Kedar, siapa Nebayot. Mereka semua adalah keturunan dari Ismail. Tuhan janjikan mereka akan datang dan terjadi di akhir zaman, untuk itu Yes 54:2 mengingatkan agar kita melapangkan tempat kemah, dan bentangkan tenda tempat kediaman, jangan menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patok mu.
Kalau orang membuat kemah, bukan membuat rumah dari kayu, tetapi kemah- tempat sementara; lalu dikaitkan, sebab banyak orang akan masuk, akan datang kelahiran anak-anak rohani akan datang suku bangsa datang beribadah, membawa kambing domba untuk dijadikan korban yang dibawa kepada Allah. Nah saudara tahu, Tuhan tidak berkenan lagi kepada korban-korban binatang, bukan ? (Kita tahu itu dari Perjanjian Baru) – tetapi mereka akan membawa semua, yang akan dipersembahkan kepada Tuhan. Pujian, Penyembahan akan datang saudara-saudara, orang-orang akan datang; dan untuk itu kemahnya harus diperlebar.
Kemah itu terbuat dari kain, dan kalau kemah itu akan diperlebar, maka kainnya harus diikat ke tanah bukan ? Agar bisa diikat di tanah, maka harus ada patok. Dikatakan bahwa untuk memperlebar kemah harus panjangkan tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu; pancangkan dengan kokoh ! Saudara mungkin bisa melihat bagaimana pembangunan “jalan layang” yang ada sekarang ini di Jakarta yang dibangun dengan menggunakan tiang-tiang pancang, begitulah juga patok-patok dari kemah itu harus dipancangkan dengan kokoh supaya kuat, jangan sampai tenda itu roboh; sehingga kalau angin pun datang kemah itu tidak roboh karena talinya sudah diikat dengan kuat pada patok-patok yang dipancang dengan kokoh tersebut!
Sekarang bangsa Israel dikatakan berangkat dari Mesir, “berangkat” dalam arti kata “mencabut ke atas” (to pull-up), jadi seperti patok yang sudah dipancang kuat, sekarang dicabut – berarti kemah ini dibongkar !!. Berangkat keluar dari Mesir, berarti cabut patoknya, bongkar kemahnya – lalu pergi. Saudara, “berangkat”, bukan saja asal berangkat tapi memberikan kepada kita gambaran tentang kemah yang mempunyai patok yang kuat, lalu patoknya dicabut, kemahnya dibongkar untuk pindah keluar dari Mesir. Apa arti daripada “berangkat” itu sebenarnya ?
Berangkat, berarti apa yang mereka sudah patok kuat-kuat, dipancang sekuat-kuatnya, sekarang diangkat, dan harus keluar pergi. Kalau orang hanya pergi sementara saja, maka tidak perlu lakukan hal itu. Tapi, kalau sudah dicabut patoknya, sudah dibongkar kemahnya, lalu pergi; artinya, dia tidak akan kembali lagi. Benar bukan… ? Kalau patoknya sudah dicabut, talinya sudah digulung, kemahnya sudah roboh dan dibawa pergi, “berangkat” itu berarti pergi dan t i d a k kembali lagi. Ini arti rohaninya buat kita adalah : Kalau kita tinggal di Mesir. (Apa artinya Mesir ?) – KEL 3:17 -> Perbedaan antara Mesir dan Tanah Perjanjian : Bangsa Israel keluar berangkat dari Mesir, berangkat berarti pergi dan tidak kembali lagi !!. Karena patoknya s u d a h dicabut.
Ada waktunya kalau kita sudah berangkat, sudah jalan – Ibarat pesawat terbang yang siap-siap untuk tinggal landas kita bisa mendengar deru mesin yang sangat kencang sekali, lalu take off dan dalam posisi itu tentu tidak bisa di rem mendadak / atau kembali seketika – begitulah dengan hidup kita. Barangsiapa yang percaya dan menyerahkan hidupnya kepada Kristus , maka ia adalah ciptaan baru. Dan apabila ada orang yang t i d a k mau menjadi manusia yang baru, tidak mau bertobat, tidak mau dilahirkan baru, tidak mau percaya kepada Tuhan; Yesus katakan dalam Yoh 3: 3 – 5 maka kita tidak bisa melihat Kerajaan Allah, jangankan masuk, melihat Kerajaan Allah pun tidak. Jadi kita harus menjadi manusia yang baru – artinya yang lama sudah lalu. Kita berjalan menuju Tanah Perjanjian yang berlimpah-limpah dengan susu dan madu. Itu hebatnya yang TUHAN mau berikan kepada kita. Dari negeri kesengsaraan pergi ke tempat yang berlimpah dengan susu dan madu. Syarat untuk menikmati itu semua yaitu : berangkat keluar dari Mesir, cabut semua patok-patok, tinggalkan semua, mari kita berangkat dan jangan ingat lagi.
Ada seorang ibu, punya suami yang baik dan anak yang baik. Tuhan janji , ayo…!, ini kota akan dibakar. Kamu keluar cepat, keluar dan kalau keluar, cepat jalan dan jangan lihat kebelakang lagi. Lalu si ibu ini jalan keluar dipegang oleh Malaikat dibawa keluar dari kota itu, namun dalam perjalanan si ibu ini menoleh ke belakang – apa jadinya ? Siapakah ibu ini ? Saudara tahu, bukan ? Dia adalah ISTRI LOT !! Saudara-saudara, Istri Lot sudah jalan keluar, selamat !!. Sodom Gomora akan dibakar, keluar cepat; jangan lihat ke belakang – jalan terus pandang kedepan, pandang kepada Yesus. Tapi, ceritanya lain. Dia hanya menengok, masih jalan sih.. - tiba-tiba langsung jadi TIANG GARAM. SEKALI KITA AMBIL PUTUSAN MENJADI ORANG KRISTEN, TETAP JADI ORANG KRISTEN, Halleluyah……. – SEKALI JADI ANAK TUHAN, TETAP JADI ANAK TUHAN, Jangan Ingat-ingat Untuk Kembali Pada Yang Lama. Angkat patoknya, cabut patoknya, keluar , jalan – menuju ke Tanah Perjanjian yang berlimpah dengan susu dan madu.
Oleh sebab itu saudara, kita harus berjalan maju terus – Rom 12:2 Surat ini ditujukan kepada jemaat di Roma, (juga buat kita). Jangan kamu menjadi serupa dengan dunia, mereka ini sudah menjadi anak-anak Tuhan, orang-orang percaya. Maksud daripada Rasul Paulus agar supaya kamu yang hidup di Roma tidak menjadi serupa dengan dunia ini. K e n a p a ?? Gal 1:3-4 – > karena d u n i a ini j a h a t ! “….untuk melepaskan kita dari dunia jahat yang sekarang ini, menurut kehendak Allah dan Bapa kita “
Yesus telah menyerahkan diri Nya, Yesus telah mati di kayu salib, Yesus tidak melawan waktu Dia ditangkap, Yesus tidak melawan waktu Dia dibawa ke pengadilan, meskipun Dia difitnah habis-habisan, Dia dianggap sebagai seorang provokator, Dia diam saja ! Terserah …..kamu mau buat apa ! Dia menyerah, bukan berarti Dia salah. Hakim telah menyatakan bahwa Dia tidak bersalah, tapi karena bangsa itu telah mengadakan demo besar-besaran, pokoknya Orang ini harus di salibkan; Yesus rela menyerahkan diri untuk disalibkan. Untuk melepaskan kita dari dunia jahat ! Jadi dunia ini apa?……apa dunia ini? ……DUNIA INI JAHAT, saudara-saudara !! Sekali jadi anak Tuhan, tetap jadi anak Tuhan. Ada nyanyian bahasa Inggris katakan : I have decided to follow Jesus, No turning back, No turning back, Putuskan sekarang juga dengan hal-hal yang lalu sekarang, berjalanlah bersama Yesus.
Memang, ada waktunya ujian datang, peperangan datang, pencobaan datang seperti halnya yang dialami oleh bangsa Israel – tapi siapa yang bertahan hingga akhir itulah yang selamat. Apa artinya penderitaan didunia ini bila dibandingkan dengan kehidupan kekal selama-lamanya-nya yang Tuhan janjikan bagi kita ? Sebab itu lupakan yang lalu, maju memandang ke depan. Ibr 12:1 – Kita jalan……jalan kemana ?? Jalan menuju kepada sesuatu yang lebih baik – Ibr 11:40; Bagi kita, saudara dan saya yang hidup diakhir zaman ini Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik. Saudara mau terima ??, Tuhan telah sediakan Tanah yang berlimpah dengan susu dan madu, Tanah Perjanjian yang penuh dengan kelimpahan. (Kel 3:17); Sebab itu (Hebrew 12 : 1 = Wherefor…..) mari kita menanggalkan semua beban dan dosa……… Jangan memandang kebelakang, jangan melihat kebelakang, jangan lagi lihat tahun-tahun yang lalu – lihat sekarang !! Pandang ke depan, Tuhan adalah Tuhan yang telah menyelamatkan kita. Kita mau berjalan terus bersama-sama dengan Tuhan. Kita akan selamat sampai tujuan , yaitu Surga yang mulia. Halleluyah, Tuhan memberkati saudara.(Ketapang-031603)***
“
Sunday May 20th 2012
