Seberapa banyak dari kita yang punya masalah dan harus menunggu bertahun-tahun untuk akhirnya dipulihkan oleh Tuhan. Wanita yang sakit pendarahan menunggu hingga 12 tahun lamanya baru disembuhkan oleh Tuhan. Bayangkan, wanita ini kehilangan apa yang seharusnya menjadi miliknya, kesembuhan, selama 12 tahun menahan sakit dan memboroskan semua daya, tenaga dan dana untuk berjuang mencari kesembuhan itu, dengan “caranya sendiri”. Inilah akar masalahnya. Sekiranya dulu wanita ini di 3 bulan pertama atau 6 bulan pertama atau satu tahun pertama atau bahkan sesaat setelah menyadari ada yang tidak beres di dalam dirinya, langsung mencari Yesus, tentu dia tidak harus bertahun-tahun menderita.
Kitapun sama seperti wanita ini. Menderita dulu karena mencoba berjuang dengan cara-cara kita, kekuatan kita, usaha dan mengandalkan uang kita, untuk menyelesaikan masalah-masalah yang menjadi beban di dalam hidup. Seharusnya kita mencariNya di “langkah pertama”. Bukan justru di saat terakhir setelah semua habis-habisan ! Alkitab menulis bahwa semua yang ada pada wanita ini telah habis dan dia tidak kunjung sembuh. Masalahnya terletak pada apa yang ada di dalam pikiran kita. Wanita ini tinggal satu kota dengan Yesus di Kapernaum. Kita tahu, Kapernaum adalah the town of Jesus, kota dimana Yesus tinggal setelah meninggalkan Nazareth. Kemanapun Dia pergi melayani di daerah sekitar Galilea, Yesus selalu kembali ke Kapernaum. Di kota ini, Yesus banyak mengajar, dan melakukan mujizat. Tapi lihat. 12 tahun tinggal satu kota, wanita ini tetap saja sakit !
Entah sudah berada lama kita tidak menyadari bahwa sesungguhnya Yesus tidak jauh di luar sana. Begitu mengaku percaya bahwa Dia adalah juru selamat pribadi, maka detik itu juga Dia tinggal di dalam hati kita. Kita mencariNya di luar sementara Dia berada di dalam. Sangat kontras ! Akibatnya, anak-anak Tuhan semakin terperosok di dalam jurang masalah tanpa mampu menolong dirinya sendiri.
Satu-satunya yang bisa memulihkan keadaan kita cuma Yesus. Oleh sebab itu, belum terlambat. Jangan tunggu 12 tahun menderita baru mencari Yesus. Sekarang juga, bawa semua permasalahan itu kepadaNya dan lihatlah, seperti wanita ini mengimani, asal ku jamah saja jubahNya aku akan sembuh, demikian kesembuhan yang sama, pertolongan, pemulihan dan jalan keluar, juga menjadi bagian anda sesaat setelah menjamahNya. Kuncinya cuma satu, intimacy !
Sonny Zaluchu
Penulis Buku “Bangkit dari Stagnasi Rohani”
