Roma 12:2 “Janganlah menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”
Cara pandang kita tentang kehidupan akan membentuk kehidupan kita sendiri. Jika kamu suka ama musik, maka kamu tanpa segan-segan akan berkata: ”hidup itu adalah music, seperti jantung yang berdenyut, gada music ya ga hidup”. Wow keren juga bisa mengatakan hal seperti itu. Orang yang bisa mengatakan hal itu berarti dia sangat mencintai musiknya, dan tentu saja dia adalah orang yang berprinsip. Patut diacungin jempol.
Tetapi apakah yang dikatakan alkitab tentang kehidupan? Kehidupan adalah ujian, hidup adalah kepercayaan, hidup adalah tugas. Kalo hidup adalah ujian, dah ga asing lagi lah… setiap hari sangat nyata klo kita selalu diperhadapkan dengan ujian kehidupan, karena kita sedang berada dalam sekolah kehidupan. Kalo hidup adalah kepercayaan dan tugas itu, kita inget aja firman Tuhan di Kej 1: 28 “…beranak cucu dan bertambah banyak…. Taklukkanlah itu… berkuasalah…”. Ini adalah perintah Tuhan yang pertama kali kepada manusia. Intinya adalah kita harus mengelola bumi ini baik untuk diri kita sendiri, untuk orang lain dan untuk kelestarian alam ini.
Dalam kita menjalani kehidupan kita sebagai anak-anak terang tentulah ada suatu aturan yang jelas yang telah disampaikan oleh FirTu “Jangan serupa dengan dunia ini”, berarti kita tidak boleh asal-asalan menjalani hidup baik sebagai ujian, kepercayaan maupun suatu tugas sementara. Kita harus tunjukkan ‘perbedaan’ karena adanya “pembaharuan budimu” yang berasal dari Tuhan sendiri. Supaya kita dapat mengenal kehendak Allah itu.
