Yakobus 1:18 – Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya kita pada tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya.
Atas kehendakNya sendiri yang Paulus katakan sebagai takdir, ketika Tuhan jadikan kita, Ia sudah tetapkan tujuan sejak awal. Sebelum ada tanda-tanda, sebelum ada segala sesuatu Tuhan sudah punya takdir untuk kita. Dalam Eph 1:3-14 terdapat tujuh rumus ilahi tentang takdir (= predestination; satu tujuan yang ditetapkan sejak awal di dalam Kristus). Selama kita di dalam Kristus, tujuh rumus ilahi dan buahnya akan mewarnai hidup kita. Persoalannya banyak orang ingin berjalan menurut kemauannya sendiri dan saat ia berjalan menurut kemauannya sendiri ia berada di luar Kristus. Jangan mimpi akan mendapat perkara-perkara ilahi kalau berada di luar Kristus, di luar Kristus hidup menjadi sia-sia.
Beberapa di antara tujuh rumus ilahi dalam kerangka takdir kalau di dalam Kristus:
Eph 1:3. Laut boleh terjadi tsunami, peta bumi boleh berubah, bencana boleh terjadi, tapi kita ditakdirkan di dalam Kristus menerima berkat dari sorga, sebagaimana yang di sorga demikian akan terjadi dalam hidup kita. Jangan dicengkram takdir di luar Kristus!
Eph 1:4. Kita telah dipilih dan ditetapkan –bukan ‘akan’ dipilih– sebelum dunia dijadikan supaya kita kudus (hagios – bahasa Yunani = tampil beda; tidak sama dengan yang pada umumnya) dan tidak bercacat (am?mos – bahasa Yunani = tidak ada nodanya).
Di dalam Kristus ada jaminan dan tujuh rumus ilahi diakhiri di ayat 13 dan 14 ditekankan di dalam Kristus kita telah dimeteraikan dengan Roh Kudus, kita memiliki surat berharga/jaminan untuk memperoleh semua. Pastikan diri kita untuk mengambil pilihan untuk tinggal di dalam Kristus (memiliki jaminan), jangan mengambil pilihan untuk tinggal di luar Kristus–banyak ancaman binatang, penyamun, penguasa di udara.
Kembali ke Yakobus 1:18, ketika kita mengenal soal takdir ada tujuh rumus takdir supaya pada tingkat tertentu dalam proses menuju tujuan ada perkembangan/pertumbuhan. Tuhan sudah tetapkan sejak awal satu kepastian tapi harus ada perkembangan karena setiap perkembangan ada berkat/fasilitas sendiri-sendiri. I John 2:13-14, ada tiga fase yang dimuat dalam ayat ini yaitu anak-anak, orang muda dan orang tua. Biasanya tiga fase dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok anak-anak dan kelompok dewasa. Ketika orang percaya ini mencapai tingkat tertentu seperti yang dimaksud oleh Yakobus ketika pertumbuhan/perkembangan dalam kategori dewasa maka ia menjadi anak sulung, dewasa rohaninya. Dewasa rohani tidak dibatasi oleh umur.
Saat Tuhan melihat kita dewasa, Imamat 23:10 hasil pertama dari penuaian itu milik Tuhan dan hasil pertama disebut buah sulung. Siapa yang disebut buah sulung di Perjanjian Baru?
1.Col 1:18, Yesus karena Ia yang pertama bangkit dari antara orang mati.
2.Heb 12:23, orang percaya di hadapan Allah disebut anak sulung karena anugerah.
Num 3:13, setiap anak sulung itu kepunyaan Tuhan, Yesus kepunyaan Bapa, kita sebagai orang percaya kepunyaan Bapa. Fasilitas yang bagaimana yang disiapkan untuk anak sulung (orang percaya yang dewasa rohaninya)?
Deu 28:11-13 adalah hak dari semua anak sulung, berkat yang Tuhan siapkan untuk anak sulung. Anak sulung bukan hanya berbicara tentang pribadi kita tapi juga anak keturunan kita, keluarga kita. Isa 61:9 – Keturunanmu akan terkenal di antara bangsa-bangsa, dan anak cucumu di tengah-tengah suku-suku bangsa, sehingga semua orang yang melihat mereka akan mengakui, bahwa mereka adalah keturunan yang diberkati TUHAN. Amin.
Jauh sebelum Tuhan memberikan peraturan tentang hari Sabat dalam Hukum Taurat. Tuhan sudah memberkati dan menguduskan hari Sabat – hari ke-tujuh. Setelah bekerja menciptakan langit dan bumi selama enam hari, TUHAN berhenti pada hari ke- tujuh, lalu memberkati dan menguduskan hari itu – Kejadian 2:1-3.
MENGAPA ANAK SULUNG DISERAHKAN ? Sebab Tuhan dengan kekuatan tangan Nya, telah membawa bangsa Israel keluar dari rumah perbudakan di Mesir – Keluaran 13:14-15. Ketika Allah mendatangkan kematian keatas setiap anak sulung Mesir, pada saat yang sama anak sulung Israel selamat. Itu sebabnya Tuhan minta agar semua anak sulung Israel diserahkan bagi Nya. Hidup dan diserahkan kepada Tuhan untuk diberkati jauh lebih baik daripada mati seperti anak sulung Mesir.
BERKAT ANAK SULUNG. Anak sulung mendapat berkat dua kali ganda, sebab anak sulung adalah kegagahan pertama seorang suami – Ulangan 21:15-17. Yakub mengakui Ruben sebagai permulaan kegagahannya. Ruben harusnya mendapat berkat dua kali lebih banyak – Kejadian 49:3.
ANAK SULUNG. Setiap anak sulung Israel harus dikuduskan – dipisahkan = diserahkan kepada Tuhan sehingga anak sulung bukan lagi milik orang-tua melainkan milik Tuhan – Keluaran 13:12-13. Dalam perkembangan selanjutnya, ketika Israel telah menjadi bangsa yang besar, sebagai ganti anak-anak sulung. Tuhan menetapkan suku Lewi sebagai milikNya – Bilangan 3:11-14 Suku Lewi mewakili semua anak sulung yang ada dalam setiap keluarga Israel. Tuhan mengakui bangsa Israel adalah anakNya yang sulung – Keluaran 4:21-23 Artinya, bangsa Israel mempunyai Hak / berkat dua kali lipat dibanding bangsa-bangsa lain yang ada di dunia. Dan sebagai milik Nya , Ia akan menjaga dan memelihara serta memberkati bangsa ini.
TERDAHULU DAN TERAKHIR. Tuhan Yesus berkata, \Yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu\” – Matius 19:30.
* Adam dan Hawa mempunyai tiga orang putera : Kain, Habel, dan Set. Habel mati dibunuh oleh Kain. Berkat Tuhan jatuh kepada Set, bukan Kain sebagai anak sulung.
* Abraham mempunyai Ismail dan Ishak. Berkat Tuhan diberikan kepada Ishak.
* Ishak memiliki Esau dan Yakub. Yang mendapat berkat dua kali ganda adalah Yakub.
* Yakub mempunyai dua belas orang anak. Ruben anak sulung, tetapi yang mendapat berkat adalah Yusuf, anak ke-11, yang merupakan anak sulung Rachel.
* Yusuf memiliki Manasye dan Efraim. Berkat anak sulung diberikan kepada Efraim.
* Bangsa Israel, sebagai bangsa, adalah anak sulung Tuhan, tetapi berkat Tuhan, yaitu keselamatan diberikan kepada bangsa-bangsa lain termasuk bangsa Indonesia.
Bangsa Israel yang mulanya paling depan, menjadi yang terakhir, yang mendapat berkat keselamatan dari Tuhan, oleh sebab mereka telah menjadi tegar = keras hati – Roma 11:25.
ANAK SULUNG ROHANI. Setelah keluar dari Mesir, bangsa Israel tiba di gunung Sinai. Mereka disebut sebagai jemaah di padang gurun – Kisah Rasul 7:38. Sedangkan kita, jemaat Perjanjian Baru, datang ke bukit Sion – Iberani 12:22-24. Perhatikan perbedaan antara bangsa Israel dulu yang adalah anak sulung Allah, dengan kita sebagai gereja di zaman Perjanjian Baru. Kita bukan jemaat gunung Sinai melainkan jemaat gunung Sion, yaitu Yerusalem Surgawi. Kita adalah anak sulung rohani, yang namanya terdaftar di Surga.
Sampai sekarang, sebagai bangsa, orang Israel masih tidak menerima Yesus sebagai Tuhan dan Mesias. Dengan demikian, mereka yang terdahulu menjadi yang terakhir. Sedang kita yang terakhir menjadi yang terdahulu. Kita inilah yang Tuhan berkati dengan hak anak sulung.
BERKAT DUA KALI GANDA. Berkat / hak anak sulung yang dua kali ganda adalah hak mempunyai Kerajaan dan Pelayanan sebagai Imam – 1 Petrus 2:9. Saudara dan saya adalah umat terpilih – raja dan imam-imam. Karena kita milik Tuhan, maka , di dalam Kristus, orang Yahudi dan non Yahudi dipersatukan. Ia mengurapi dan memeteraikan tanda milikNya dengan Roh Kudus – 2 Korintus 1:21-22. Ia memberikan namaNya, yaitu Tuhan Yesus Kristus kedalam kita melalui baptisan air. Ia juga memeteraikan kita dengan Roh Kudus, sebagai jaminan dari semua yang Tuhan telah sediakan bagi kita.
Maukah saudara dipenuhkan dengan Roh Kudus ? Elisa minta kepada Elia dua bagian dari rohNya – itulah hak anak sulung. Dan ia mendapatkannya. Mujizat-mujizat yang dilakukan Elisa dua kali lebih banyak dari mujizat-mujizat yang dikerjakan oleh Elia.
Saudara dan saya adalah anak-anak sulung Allah. Dia sudah memberikan namaNya kepada kita sebagai tanda milikNya. Dia juga mau mengurapi dan memeteraikan kita dengan Roh Kudus. Mari minta Tuhan penuhi kitadengan Roh-Nya yang kudus.Tuhan berkati saudara.(SWD-Ketapang-052503).
“