Sunday May 20th 2012

Allah Menghilangkan Kekeringan Rohani dan Kegelisahan

Author : | This author have 132 posts

Ayat Pokok: Ibrani 13:11-16

Dimasa Perjanjian Lama, saat memberikan korban penghapus dosa, maka darah dari korban itu akan diambil dan dibawa ke tempat Maha Kudus untuk dipercikan di atas grafirat. Tapi bagian tubuhnya diambil dan dibakar di luar perkemahan. Di zaman Perjanjian Baru hal ini digenapi saat tubuh Yesus disalibkan di Golgota yang ada diluar kota Yerusalem. Berdasarkan pengorabanan Yesus inilah kita meletakan dasar persembahan pujian kita yaitu berupa korban ucapan bibir yang mengagungkan dan menyaksikan nama-Nya dan korban persembahan berupa perbuatan baik kepada orang lain. Korban-korban seperti ini adalah hal-hal yang menyenangkan hati Tuhan. Karena itu memuji Tuhan adalah hal yang harus keluar dari orang-orang yang sudah diselamatkan oleh Tuhan.

Kekeringan dan kehausan akan Allah

Kerinduan kepada Allah digambarkan seperti seekor rusa yang sangat kehausan dan karena itu sangat merindukan aliran air sungai (Mzm. 42:1-3). Sedangkan kondisi rusa yang haus adalah sama seperti sebatang pohon yang habis dimakan belalang-belalang dan seperti binatang-binatang yang menjerit kehausan karena wadi telah kering (Yl. 1:4, 20). Kekeringan rohani dapat melanda hidup kita. Apa yang harus kita lakukan?

Ratusan tahun kemudian Allah “menjawab” seruan kehausan rohani dengan mengirimkan dan mencurahkan Roh Kudus untuk pertama kalinya kepada para murid-Nya (Kis. 2:1-4). Inilah solusi yang Allah berikan untuk memuaskan dahaga dan kehausan kita akan hadirat Allah seperti yang telah dinubuatkan nabi Yoel (Kis. 2:16-18). Roh Kudus adalah “air” yang Allah berikan untuk menghapus segala kehausan kita. Setelah menerima Roh Kudus maka ada pujian yang dinaikkan karena ada sukacita terlepas dari kehausan.

Kekeringan yang menekan dan membungkukkan.

Apa jadinya bila kehidupan rohani kita mengalami kekeringan seperti ini? Tentulah akan menjadi sesuatu yang berat untuk dijalani. Pemazmur mengungkapkan betapa kerinduan akan Allah telah membuat jiwanya gundah dan tertekan (Mzm. 42:5-6).

Tekanan hidup membungkukan kita. Dalam kitab Lukas diceritakan tentang seorang wanita yang telah 18 tahun lamanya bungkuk hingga tidak dapat lagi berdiri dengan tegak (Luk. 13:10-13). Posisi bungkuk membuat kita tidak melihat dan terlihat dengan baik. Tetapi Yesus melihat kebungkukan itu. Dengan penuh belas kasihan Yesus menyembuhkan wanita tadi sehingga ia dapat kembali berdiri dengan tegak. Bersyukurlah bahwa ada Yesus yang penuh belas kasih kepada kita yang mau dan mampu menegakkan kembali kehidupan yang ‘bungkuk” karena tekanan-tekanan keadaan sehari-hari. Karena Yesus telah menegakkan hidup kita, maka tentu akan ada pujian yang diucapkan bagi-Nya.

Kekeringan mendatangkan kegelisahan

Jiwa pemazmur menjadi gelisah saat dia rindu kepada Allah. Dalam bahasa aslinya kata gelisah itu berarti suara erangan beruang yang sedang marah. Orang yang sedang gelisah mengeluarkan keluhan-keluhan dan merasa tidak ada harapan baginya. Jika hidup terasa berat dan harapan seakan tidak ada lagi, maka baiklah kita datang kepada Tuhan sebab Tuhan adalah harapan kita (Mzm. 71:15). Taruhlah semua beban hidup kita dan berharaplah hanya kepada Dia saja.

Setelah menaruh harapnya pada Tuhan, maka pemzmur kemudian bersyukur kepada Tuhan. Ia bersyukur dan bersyukur lagi kepada-Nya. Demikianlah hendaknya juga yang kita lakukan dalam kehidupan kita saat kekeringan rohani melanda kita sehingga kita menjadi gelisah. Datang saja kepada Yesus. Setelah menerima pertolongan-Nya jangan lupa untuk bersyukur kepada-Nya lagi dan lagi.sebab orang-orang yang sudah ditolong dan diselamatkan oleh Tuhan wajib mempersembahkan korban pujian kepada-Nya.
(WJ GPdI Kramat, No. 1357, Thn. XXVI, 06072008).

Leave a Comment

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

More from category

Akhir Zaman – Eskatologi* (1)
Akhir Zaman – Eskatologi* (1)

I.Pentingnya Pelajaran Kedatangan Yesus Kedua Kali. Para malaikat berkata kepada murid-murid Tuhan ketika menyaksikan [Read More]

Kolose (21-30)
Kolose (21-30)

COLOSSIANS  21 There can be no statement of more importance to the church than that which the Apostle made concerning [Read More]

Kolose 11-20
Kolose 11-20

COLOSSIANS  11 Redemption is necessary when a person or item of some sort is held captive by an evil force or group. A [Read More]

Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)
Doktrin Tentang Malaikat – Angelogy (1)

BAB I: KEBERADAAN MALAIKAT. Memang harus diakui bahwa ayat-ayat referensi tentang malaikat dalam Alkitab hanya sedikit. [Read More]

Kolose (1-10)
Kolose (1-10)

Greetings in the lovely name of our Lord Jesus Christ. It is a joy to once again be able to send you a daily study. My [Read More]

Insider

Archives